
Setan bongkok sangat terkejut dan berusaha menarik tangannya, tapi tangannya tak bisa di gerakan, dan semakin lama pergelangan tangannya semakin panas.
Dan mata merah yang menatap tajam ke arahnya membuat Setan bongkok merinding, karena tatapan mata itu sangat dingin.
Ling ji belum tahu apa yg terjadi, matanya masih terpejam, menunggu cakar setan bongkok yang sedang menuju ke arahnya.
Dan ketika membuka mata, karna tangan musuh blm juga sampai, Ling ji melihat cakar yang terbuka itu tepat di depan wajah nya, tapi cakar itu diam tak bergerak.
Dan Ling ji masih belum mengetahui apa yg terjadi karna penglihatannya terhalang oleh tangan Setan Bongkok yang terbuka di depan wajahnya.
Belum hilang rasa kaget dan kejut dari Ling ji, gadis itu melihat, cakar Setan bongkok menjauh darinya.
Dan matanya berkaca kaca, bibir tersenyum dan raut wajah gembira ketika melihat, tangan kurus yang agak kemerahan perlahan tapi pasti, menyeret tangan cakar setana, lalu di lemparkan ke arah pintu kamar.
Setan Bongkok yang kalah tenaga dalam tak berani menahan karna jika ia memaksa menarik, maka tangannya bisa putus dari sambungan.
Setan bongkok tubuhnya melayang dan menabrak pintu kamar Mo kwi yang langsung hancur terkena, hantaman keras tubuh Setan bongkok.
Pemuda tampan, bertubuh kurus dengan mata merah, dan rambut yang juga berwarna agak kemerahan bangkit dari tempat tidur, dengan menggerakan, tangan dan pinggang nya ke kiri dan ke kanan setelah berdiri
Kreeek, Kreeeek.
Terdengar suara tulang tulang gemeretek dari pinggang Mo kwi, tubuh nya yang terlihat kurus, dengan mata yang cekung menatap tajam kearah Setan bongkok.
"Kau ingin membunuh seorang istri, di depan suaminya ?" orang sepertimu tak pantas ada di dunia ini, Mo kwi kemudian mengeluarkan pukulan hitam nya, tapi kini tangannya malah berubah menjadi merah bukan hitam.
Tangan merah Mo kwi mengibas ke depan.
Whuuut...blaaar.
Selarik sinar merah melesat ke arah Setan bongkok, Setan bongkok yang terkejut lalu segera melesat ke samping kiri, dan pukulan merah dari Mo kwi langsung menghantam diinding kamar, yang langsung berlubang dan hangus terkena pukulan merah pemuda itu.
Setan bongkok sangat takut, kemudian melesat keluar kamar dan lari mencari penjaga neraka yg datang bersamanya.
Sedang kan Ling ji langsung memeluk pinggang suaminya dari belakang, Kwi koko kau sudah sembuh, kau sudah sembuh..!!" Ling ji berkata dengan nada gembira.
"Seperti ada suara pertempuran ?" Mo kwi berkata.
"Kita sedang di serang, Kwi koko, ayah juga sudah berada di sini,"
"Ayah !!" iya ayah Shin mo, sudah 2 hari berada di sini karena khawatir dengan Kwi koko, tabib Huo dan Paman Guan yu yang mengobati Kwi koko, dan semua anggota Dewa iblis datang untuk menyerang perguruan naga merah pimpinan Dewa sesat.
Mendengar perkataan istrinya, Mo kwi terkejut, lalu sambil memegang tangan istri termudanya itu, Mo kwi berjalan cepat keluar kamar, dan melihat
mayat 5 orang berpakaian hitam, yang sudah tewas akibat pedang, yang ternyata bekas pedang walet milik nenek Kharmila.
__ADS_1
Dan ketika melihat Pedang gila, nenek Kharmila, Dewa langit dan Li chun sedang mengeroyok seorang, yang memakai baju pelindung yang menyerang secara serabutan, tapi hantaman pedang, dan pukulan pukulan dari Dewa langit yang mengenai tubuh orang itu seperti tak di rasa, dan terus menyerang.
Mo kwi mengerutkan keningnya melihat pertempuran itu.
"Kuat sekali orang itu," Mo kwi berkata dalam hati.
"Kwi koko, orang itu adalah pasukan khusus Dewa sesat yang di sebut penjaga neraka." Ling ji berkata.
Hmm...!!
Kau tunggu di sini, biar aku lihat sebentar.
Setelah berkata, Mo kwi langsung melesat, dengan langkah kilin, bergerak diantara mereka yg bertempur, dan langsung menghantam dada penjaga neraka yg di lindungi baju pelindung.
Bhuuuuk.
Penjaga neraka itu langsung terpental, dan baja pelindung tubuh di dada melesak kedalam dan berwarna merah, karna ketika menghantam, Mo kwi langsung menggunakan pukulan hitam yamg sekarang berubah warna, menjadi merah.
Pedang gila, dan yang lainnya sangat kaget ketika melihat Mo kwi hadir di tengah mereka, dengan penampilan yang berbeda, rambut dan matanya berwarna agak.kemerahan.
Dan semangat mereka langsung naik ketika melihat kedatangan Mo kwi.
Ling ji langsung bergabung dengan nenek Kharmila dan yang lain.
Wajah Mo kwi terlihat agak beringas melihat lawan yang bangkit kembali.
Lalu pemuda itu langsung menyerang dengan jurus Iblis gila.
Pukulan dan hantaman tangan Mo kwi yang cepat, bersarang telak di dada musuh, tapi penjaga neraka itu terus maju dan tak memperdulikan, pukulan pukulan Mo kwi.
Wajah Mo kwi berubah ketika menyadari hal itu, dan dia belum tahu bahwa penjaga neraka adalah orang mati.
Pertempuran sengit terjadi, Mo kwi yang mulai kesal beegerak dan memegang tangan dari penjaga neraka itu, kemudian menarik tangan penjaga neraka itu sekuat tenaga.
Breeeet...!!
Tangan sebatas bahu putus akibat tarikan tangan Mo kwi dengan sekuat tenaga, darah hitam berbau busuk keluar dari bahu penjaga neraka itu.
Tapi seperti tak peduli tangan kirinya putus, penjaga neraka itu menyabetkan pedangnya kearah pinggang Mo kwi.
Mo kwi mundur dan langsung bergerak kesamping kiri, dan tangannya yang sudah berwarna merah langsung menghantam kearah leher penjaga neraka.
Kreeek..!!
Patahan tulang leher terdengar, dan posisi kepala penjaga neraka menjadi miring dan tak bisa kembali sempurna, dan dengan kepala yang miring, penjaga neraka itu terus menyabetkan pedangnya ke arah Mo kwi.
__ADS_1
Mo kwi terus menghindar dan balas menyerang.
Mo kwi mulai gelisah, lalu kembali menyerang penjaga neraka, gerakan Mo kwi sangat cepat, meja dan kursi berterbangan terkena hawa tenaga dalam, tendangan atau pukulan dari keduanya.
Ketika pedang menusuk dada, Mo kwi bergerak ke samping menghindari serangan tusukan pedang, lalu dengan jurus Iblis gila, langsung melesat mendekat, kemudian memegang pergelangan tangan penjaga neraka, dan menariknya dengan kencang.
Breeet...!!
Tangan kanan penjaga neraka langsung putus, seperti tangan kirinya yg lebih dahulu putus.
Walaupun kedua tangannya putus, dan dari bahunya keluar darah hitam yang berbau busuk, penjaga neraka masih melesat menyerang.
Mulut terbuka dengan gigi runcing dan hitam, menyerang dan seperti ingin menggigit, Mo kwi mundur, karna darah hitam yang walau tak banyak keluar, tapi aroma yang sangat busuk itu mengganggu penciuman dan memecah kosentrasi.
Mo kwi yang mulai kesal dan marah, bergerak cepat menghindari tubrukan penjaga neraka yang mulutnya sudah terbuka lebar.
Lalu dengan ilmu jari iblis yan juga berwarna merah.
Mo kwi langsung pentangkan ke 5 jarinya.
Sreeet...sreet...sret.
3 buah pukulan jari iblis yang berwarna merah langsung melesat dengan cepat kearah penjaga neraka.
Dan tanpa di sadari oleh Mo kwi salah satu jari iblisnya menghantam tepat di tengah diantara kedua mata.
Craaak...!!
kepala yang miring ketika terkena hantaman di antara kedua mata itu, penjaga neraka langsung terjungkal, dan dari luka bolong diantara kedua mata itu, keluar darah berwarna hitam, dan penjaga neraka itu tak bangun lagi.
Mo kwi menatap penjaga neraka yang tak bangkit lagi, Mo kwi mengerutkan keningnya seperti berpikir kemudian ia tersenyum, sambil angguk anggukan kepala,
"Siapa yang bertempur di luar ?"
"Ayahmu dan anggota perguruan Dewa iblis."
"Mereka sedang menhadapi 3 penjaga neraka," vv Li chun berkata.
Hmm...!!
"Mari kita keluar untuk membantu ayah," Mo kwi berkata.
Ketika melewati bangkai penjaga neraka, Mo kwi menatap kening penjaga neraka itu, dan teringat dengan perkataan tabib Song ketika menusuk perutnya, dan berkata dalam hati.
Nyawa mereka, berada di antara dua mata.
__ADS_1