
Hahaha...!!
"Apa kau pikir, karna aku sekarang sendiri dan aku tidak bisa membunuhmu..?"
"Dasar bocah sombong yang tak tahu diri," kasim Co berkata sambil, mengeprak ngeprak bajunya yang kotor.
Tapi tak lama kemudian datang seorang Siwi yang berlari, dan langsung memberi hormat kepada kasim Co, lalu ia berbisik bisik dengan kasim Co.
Wajah kasim Co langsung berubah mendengar perkataan dari Siwi itu, "cepat kau kembali, dan beritahu mereka untuk bertahan, setelah membereskan begundal begundal ini, aku akan menyusul kesana."
Setelah mendengar perkataan dari kasim Co kemudìan siwi itu lalu pergi, dan kasim Co setelah mendengar perkataan dari siwi itu, yang melaporkan bahwa pasukannya mulai terdesak, karna serangan dari luar, dan kasim Co yakin, pasti Shin mo yang sudah menghabisi sepasang pisau terbang yang ia suruh untuk menghalangi gerak pasukan yang mengacau, tapi setahu kasim Co jumlah mereka tidak banyak, tapi kenapa malah pasukannya yang terdesak.
Hahaha...!!
Mo kwi balik tertawa melihat kasim Co seperti termenung, lalu berkata.
"Apa siwi itu melaporkan, bahwa pasukanmu sudah kocar kacir ?" dan hanya tinggal menunggu waktu, untuk di hancurkan.
"Kurang ajar, sebelum ayahmu menghancurkan pasukanku, maka kau yang akan kuhancurkan terlebih dahulu..!!" setelah berkata
Kemudian kasim Co menggerakan tangan, mengeluarkan tenaga dalam perjaka suci, dan tangannya yang sudah siap dengan ilmu pembeku tulang, dan tangan kasim Co langsung berubah warna menjadi putih, dan terdengar suara tulang lengannya bergemerutuk, menandakan tenaga dalam tinggi, sudah ia salurkan kearah kedua tangannya.
Sedangkan Mo kwi melihat perubahan dari tangan kasim Co, lalu mengerahkan tenaga dalam baja api miliknya, dan kedua tangan Mo kwi langsung merah menyala, karna sudah siap dengan ilmu inti api.
Sepuluh ujung jari kasim Co sudah di hiasi dengan penutup yang terbuat dari baja putih yang keras, dan ujung nya yang lancip seperti bentuk kuku, dan tajam seperti pisau.
Kasim Co mendengus keras, dan langsung melesat ke arah Mo kwi, kedua tangannya yang ke sepuluh jari seperti cakar, di gerak gerakan maju mundur.
Tangan kasim Co sebatas siku berwarna putih seperti salju, karna menggunakan ilmu pembeku tulang,
ilmu andalan kasim Co yang ia pelajari setelah mempelajari kitab terlarang perjaka suci, dari perpustakaan istana.
Mo kwi pun melesat kearah kasim Co,
Dengan kedua telapak tangan terbuka, dan berwarna merah karna ilmu inti api, yang telah Mo kwi keluarkan untuk menghadapi ilmu pembeku tulang milik kasim Co.
Mo kwi langsung mengibaskan tangannya.
Sreeeettt..!!
Sebuah hawa pedang berbentuk seperti bulan sabit berwarna merah, langsung melesat kearah kasim Co.
Mo kwi tahu, kasim Co, bukan kasim sembarangan, dan tenaga dalamnya sangat tinggi, karna ia kalah seurat ketika beradu tenaga dalam dengan kasim Co, ketika menahan pukulan yang di tujukan kepada Ling ji.
ilmu jari pedang dan inti api di gabung, dan langsung melesat kearah kasim Co.
Kasim Co yang melihat hawa tenaga dalam, yang berbentuk bulan sabit berwarna merah, dan sangat tajam melesat kearahnya, menggerakan kedua tangannya secara menyilang.
__ADS_1
Dua buah sinar putih yang berbentuk menyilang dan berhawa dingin, langsung melesat dan menghantam, hawa pedang Mo kwi.
Dhuaaar..!!
Suara ledakan kedua pukulan jarak jauh yang bertemu di udara, keras terdengar.
Mo kwi, tetap melesat dan menyabetkan tangannya kearah kepala kasim Co.
Kasim Co memiringkan kepalanya, dan tebasan Mo kwi lewat di samping kepalanya, dan kasim Co langsung membalas, dengan kuku besinya, menyabet kearah dada Mo kwi.
Mo kwi dengan langkah kilin, bergerak menghindar dan sudah berada di samping kasim Co, lalu kakinya langsung menendang kearah pinggang, kasim Co.
Kasim tua itu menangkis tendangan Mo kwi, dengan tangannya.
Dheess,.!!
Kasim Co, tangan kirinya menangkis tendangan
Mo kwi, lalu tangan kanan nya langsung mencakar kearah kepala Mo kwi.
Mo kwi mundur, sambil tangannya menyabet kearah cakar kasim Co, dengan jari pedang.
Creeek..!!
Kasim Co langsung menarik tangan, lalu kakinya menendang kearah perut Mo kwi.
Dheees,..!!
Keduanya lalu mundur selangkah.
Kasim Co, ketika melihat hiasan penutup jarinya yang berada di kelingkingnya telah putus sangat gusar, dan langsung menggerakan kesepuluh jarinya yang terbuka, hiasan penutup jarinya langsung melesat kearah Mo kwi, dan terbagi menjadi sepuluh titik, menuju jalan darah kematiannya.
Mo kwi dengan langkah Dewa angin, dan langkah kilin, bergerak kekanan dan kekiri, menghindari serangan senjata rahasia dari kasim Co, dan senjata terakhir yang melesat kearah kepala, Mo kwi langsung memiringkan kepalanya, dan senjata rahasia dari jari kasim Co lewat, tanpa ada satupun yang mengenai pemuda itu.
Kasim Co lansung melesat dengan kedua telapak tangan terbuka.
Dan Mo kwi pun melakukan hal yang sama, kedua telapak tangan mereka yang berwarna putih dan merah bertemu.
Dhuaaaar.
Ledakan keras terdengar, hawa dingin dan panas langsung menyebar, keduanya terpental kebelakang.
Mo kwi merasakan angin dingin masuk, dan tulang jarinya dan lengan terasa linu, dan membeku susah untuk di gerakan, mo kwi langsung mengerahkan tenaga dalam baja api dan menyalurkan kearah kedua tangannya, hawa dingin perlahan lenyap dari kedua tangannya.
Sedangkan kasim Co merasa kebalikanya, telapak tangan terasa panas seperti terbakar, dan tenaga dalam perjaka suci, langsung meredam hawa panas dari pukulan inti api.
Kasim Co, lalu mengeluarkan sebuah cermin bulat yang bergagang seperti baja, senjata yang tak lajim itu memang senjata dari kasim Co, dan kasim Co sangat jarang menggunakan cermin itu.
__ADS_1
Dan kali ini kasim Co mengeluarkan cermin itu, untuk melawan Mo kwi.
Mo kwi yang melihat kasim Co mengeluarkan cermin, lalu mengeluarkan pisau raja neraka miliknya.
Kasim Co mengerutkan keningnya ketika melihat pisau raja neraka, lalu berkata.
"Rupanya pisau mustika yang hilang dari gudang pusaka istana itu, kini berada di tanganmu, itu sudah membuktikan bahwa kau adalah seorang pencuri cilik, Kasim Co berkata.
Mo kwi tak menggubris perkataan kasim Co, tubuhnya langsung menyerang dan tangan kananya menyabet kearah dada kasim Co.
Kasim Co menangkis serangan pisau raja neraka dengan senjatanya yang bentuk cermin.
Traaank..!!
Kedua senjata bertemu, dan keduanya langsung menyerang dari arah dekat, pisau yang berwarna hitam, dan cermin salju saling serang, gerakan mereka makin lama makin cepat, dan hanya bayang bayang dari keduanya yang terlihat,
ketika Mo kwi menyerang, dan setelah dekat pisau nya bergerak menusuk kearah leher, Kasim Co menangkis pisau itu menggunakan Cermin salju.
Dan ketika tangan kiri Mo kwi bergerak memukul dada, kasim Co.
kasim Co langsung membalikan cermimnya yang terdapat kaca, kearah wajah Mo kwi sambil mengerahkan tenaga dalamnya, dan sebuah sinar berwarna putih dan sangat terang langsung menyambar kearah mata.
Mo kwi terkejut, dan matanya terasa sakit, dan tak bisa melihat, terkena sinar ceemin dari senjata kasim Co.
Kasim Co tak membuang kesempatan emas, dan telapak kirinya langsung menghantam perut Mo kwi.
Bhuuk...!!
Mo kwi langsung terpental, dan tubuhnya melayang dan jatuh dengan keras, terkena pukulan telapak dari kasim Co.
Ling ji dan Pedang gila langsung melesat dan berdiri didepan Mo kwi, sedangkan Ling ji langsung memburu Mo kwi, dan membangunkan pemuda itu.
Dan setelah di bantu oleh Ling ji, Mo kwi langsung duduk, lalu mengerahkan tenaga dalamnya kearah perut yang terpukul, dan tak lama kemudian, dari mulutnya keluar beberapa darah beku, dan setelah darah beku keluar dari mulutnya,
Putri Qiao dan Han lian sampai ditempat Mo kwi dan bertanya, "Kwi koko bagaimana keadaanmu ?"
Aku baik baik saja, setelah berkata, Mo kwi kemudian berdiri dan matanya sangat tajam menatap kearah kasim Co.
Mo kwi yang melihat Pedang gila berdiri di depan kasim Co, lalu berkata,
"Minggiir..!!" dari nada suaranya, sangat jelas terdengar, Mo kwi sangat gusar, perut dan matanya masih terasa sakit.
Dengan tangan yang masih memegang pisau raja neraka.
Tubuh Mo kwi perlahan berubah menjadi Hitam legam, tapi pisau raja neraka yang tadinya berwarna hitam, kini sudah berubah menjadi merah menyala.
Mo kwi menatap kearah kasim Co, dan dari mulutnya terdengar suara desisan panjang.
__ADS_1
Bunuuuuuh.