
Melihat bahwa dua orang yang dibawa oleh pengawal itu, dan ternyata adalah Kepala perwira penjaga pintu gerbang timur kota Nanjing dan kepala perwira penjaga pintu gerbang istana.
Meng ho dan Yo tian.
Perdana mentri Qi thay lalu menatap tajam kearah Mo kwi, kemudian menatap kearah mentri Cu ming.
"Aku tau kau adalah mata mata dari jinan, dan kau ingin mencari tahu berapa besar kekuatan kami di kota Nanjing ini..!!" Mo wki mengerutkan kening mendengar perkataan dari perdana mentri Qi thay, sedang kan para mentri yang hadir terkejut, dan suasana menjadi gaduh, ketika mendengar perkataan dari mentri Qi thay,
Dan beberapa mentri lalu memerintahkan para prajurit untuk mengepung arena sayembara.
Hmm
Mo kwi menghela nafas, ketika melihat ratusan prajurit bergerak mengepung.
Pedang gila hanya berdiri di arena, ketika melihat isyarat tangan dari gurunya untuk diam.
Dan dua orang suruhan dari perdana mentri Qi thay, sudah mengeluarkan goloknya dan berada pada posisi sedang mengancam Mo kwi.
"Mo cian..!!" aku sudah suruh orang untuk selalu mengawasimu, dan aku juga tau siapa saja yang pejabat dan perwira yang kau hubungi, bukan begitu Cu ming," perdana mentri Qi thay berkata sambil menatap tajam kearah mentri Cu ming.
Hmm.
"Perdana mentri Qi mencurigai aku ?" mentri Cu ming berkata, sambil membalas tatapan perdana mentri Qi
Mendengar perkataan dari Mentri Cu ming, Perdana mentri Qi mendengus, "aku tau semua kelakuan mu..!!" kau selama ini selalu menghasut dan mengajak para pejabat, untuk memberontak bukan ?"
"Mulut mu itu yang selalu mengasut orang..!!" kau adalah ular kepala 2 Qi thay," mentri Cu ming berkata,
"Aku ikut berjuang bersama kaisar Hong wu, merebut negara ini dari pemerintahan Qing dan mendirikan Dynasti Ming, sedangkan kau..!!" apa jasamu selain, hanya pandai menjilat." mentri Cu ming berkata dan wajahmya terlihat kelam.
Mo kwi yang melihat mentri Cu ming dan perdana mentri Qi thay bersitegang malah tersenyum, dan berharap mereka terus seperti itu.
"Cu ming, kau liat kedua kawan setiamu itu, aku selalu mendapat laporan, bahwa kau selalu bertiga, menghasut pejabat sana sini bersama mereka" dan yang mulia kaisar Zhiangwen sudah mengetahuinya.
Kau bersiap siap saja bersama keturunanmu, untuk di hukum pancung karna telah berkhianat."
__ADS_1
Setelah berkata kepada Cu ming, Perdana mentri Qi thay lalu, pandangannya mengarah kepada pengawal yang membawa Meng ho dan Yo tian.
"Penggal mereka berdua..!!" Perdana mentri Qi thay berkata, mendengar perkataan dari perdana mentri Qi thay.
Kedua orang yang membawa Meng ho dan Yo tian langsung menebaskan golok nya ke arah leher dari Meng ho dan Yo tian, dan tak lama kemudian dua buah kepala menggelinding, dan terpisah dari tubuh mereka, melihat hal itu lalu.
Mo kwi dengan langkah Dewa angin, lalu melesat kearah Pedang gila, kedua orang suruhan dari perdana metri Qi thay terkejut, tapi mereka terlambat karna, Mo kwi telah bergerak tanpa mereka sadari.
Perdana Mentri Qi thay, menatap kearah Mo kwi yang kini bersama dengan Pedang gila, dan perdana mentri Qi thay terkejut melihat Mo kwi bergerak seperti terbang, dan kini sudah bersama dengan pedang gila, pengawalnya itu.
Hmm.
Setelah mendengus, perdana mentri Qi thay menatap ke arah Mo kwi, dan berkata, "rupanya kau juga mempunyai sedikit kepandaian Mo cian..!!" tapi jangan kau harap, walaupun kau punya kepandaian, kau pikir bisa lolos dari sini ?"
Ketika Perdana mentri Qi thay berkata, telinga Mo kwi yang tajam mendengar pekikan seperti suara burung elang dan seketika wajah Mo kwi tersenyum, dan mengangguk kearah Cu ming yang juga tersenyum.
"Tuan Qi waktumu sudah habis, kau bersiaplah...!!"
"Kau mengancam orang yang salah Mo cian," Perdana mentri Qi thay berkata, "akulah yang berkuasa dan pemilik tempat ini..!!"
Hahaha.
"Kau pikir aku tidak tahu, bahwa anak buahmu, selalu kemana mana dan terus membuntuti aku..!!"
.
"Dan sekarang lah saat nya untuk orang orang sepertimu lenyap dari bumi ini." Mo kwi berkata.
Hahaha.
"Siasat mu tentang pintu timur sudah kami ketahui, dan kami sudah memperkuat pintu timur dan kau sudah terkepung Mo cian, lebih baik menyerah..!! daripada cape cape kau bertempur akhirnya akan mati juga." perdana mentri Qi thay berkata.
Hahaha.
Mo kwi tertawa mendengar perkataaan dari perdana mentri Qi thay, lalu berkata.
__ADS_1
"Kau tahu..?" aku sengaja memancing mata mata ***** mu itu, untuk mengecoh dirimu sendiri, dan aku sudah meringkus mereka semua, dan kau telah membunuh mereka, atas perintah mu sendiri."
"Dan sepertinya Perwira Meng ho, dan Perwira Yo tian, Sudah berhasil menguasai dan membuka pintu gerbang kota Nanjing, dan pasukan kami sudah masuk."
"Dan ini waktunya untuk menghabisi orang orang picik seperti mu Qi thay..!!" penjilat yang hanya mementingkan diri sendiri.:
"Bersiaplah kau untuk mati, dan biar kau tak mati pensaran kau boleh lihat." setelah berkata lalu Mo kwi memberikan isyarat tangan.
Tiba2 Mentri Cu ming tertawa dan kali ini tertawanya berbeda, lalu mentri cuming melesat, dan sampai di dekat Mo kwi, lalu membuka topeng tipis di wajahnya, dan terlihat rauh wajah yang biasa di kenal oleh Mo kwi sebagai kakek peramal, alias Sian bin. ketua mata mata perguruan Dewa iblis.
Melihat hal itu, wajah perdana mentri, Qi thay berubah hebat, tanpa sadar ia lalu melihat kepala Meng ho dan Yo tian, yang tergeletak di dekatnya.
Dan memeberi isyarat kepada orangnya untuk memeriksa kepala dari Meng ho dan Yo tian yang sudah terpenggal.
Wajah perdana mentri Qi thay berubah hebat setelah anak buahnya memeriksa, kepala Meng ho dan Yo tian yang terpenggal, ada selaput tipis, di dekat leher yang putus dan setelah selaput itu di buka, tampak wajah 2 orang yang di kenali oleh perdana mentri Qi thay, wajah dari 2 orang mata mata khususnya yang di suruh untuk membuntuti Mo cian dan melaporkan semua kegiatan pemuda itu.
Hahaha.
Salah seorang dari 2 penjaga, itu tertawa lalu mereka melesat kearah Mo kwi dan berdiri disampingnya sambil membuka topeng tipis mereka dan terlihat 2 raut wajah tua, Hek kwi dan Zhou yun.
Wajah perdana mentri Qi thay makin pucat, ia sama sekali tak menyadari bahwa ia menyuruh orang memata matai, malah ia yang terkena tipu.
"Qi thay, apa kau mengenaliku," Zhou yun berkata, sambil menyeringai kearah Perdana menti Qi.
mentri tua itu terkejut setelah mengamati, dan mengenali Zhou yun, seorang ahli strategi yang sangat handal, dari jaman kaisar Hong wu.
Memang rencana ini sudah mereka rencanakan 2 hari sebelum hari ini, dan mereka sudah menghubungi Mentri Cu ming, perwira Meng ho dan Yo tian, untuk memuluskan rencana yang sudah diatur oleh Zhou yun dan Sian bin, dan Sian bin langsung membuat topeng tipis setelah mempelajari raut wajah dari ketiga orang itu, dan bagi Sian bin, yang mempunyai julukan Dewa seribu wajah, membuat topeng wajah mereka bukan suatu hal sulit.
Meng ho dan Yo tian lalu di beritahu bahwa pintu timur adalah sebuah pancingan, dan fokus mereka yang sebenarnya adalah pintu gerbang utama kota Nanjing.
Setelah perdana mentri Qi, mengganti semua penjaga pintu timur gerbamg kota Nanjing, diam diam Mentri Cu ming, Meng ho dan Yo tian, tanpa di ketahui oleh perdana mentri Qi thay, merubah hampir semua penjaga gerbang utama kota Nanjing dengan orang orang mereka. Dan suitan panjang yang terdengar suara seperti burung elang, adalah ciri khas anak buah Hek kwi yang menandakan bahwa pintu gerbang utama kota Nanjing sudah mereka kuasai, dan menunggu pasukan putri Qiao yang sudah sampai, dan tengah menunggu, untuk masuk melalui pintu gerbang utama.
Perdana mentri Qi thay yang melihat Zhou yun sangat terkejut kemudian, memberi tahu komandan pasukan utama kerajaan untuk dengan segera mempersiapkan pasukan, karna perdana mentri Qi thay yakin, salah satu pintu gerbang kota sudah terbuka.
Pendeta Sharika dan Sharmani melesat dan berada di sisi perdana mentri Qi thay.
__ADS_1
Pedang gila yang melihat kedua pendeta itu mendengus, sambil mengangkat pedang kearah mereka berdua dan berkata.
"Aku butuh kepala kalian, buat mas kawin ku."