
Shin mo, Mo kwi dan orang yang berada di depan perkampungan terkejut, ketika melihat puluhan panah melesat, dan menancap di tubuh pendekar anak buah suruhan kapak setan, dan juga anak buah Rajawali api, panah panah itupun sangat tepat, tanpa ada satupun yang menyerang orang orang perkampungan lembah awan. dan hal itu hanya bisa dilakukan oleh pamanah pemanah terbaik, yang sudah memastikan korbannya terlebih dahulu,
tidak asal memanah.
Dan itu pula yang membuat hati Rajawali api gentar, dengan kroyokan 1 banding 10 orang terkadang lebih saja mereka masih tak mampu, apalagi jika bala bantuan tiba, mereka pasti habis oleh orang orang perkampungan lembah awan, oleh karna itu, Rajawali api memerintahkan mudur kepada anak buah mereka.
Mo kwi melengak mendengar perkataan dari si penunggang kuda, dan sudah tahu siapa yang datang.
Mo kwi tersenyum, kearah penunggang kuda yang tak lain adalah putri Qiao.
Lalu pemuda itu melihat ayahnya Shin mo, dengan rambut acak acakan sebagian penuh darah, pakaian yang sana sini sobek, dan ada beberapa, bagian tubuh nya yang terkena sabetan pedang masih tampak mengucurkan darah segar, walau tak begitu besar dan dalam bekas sayatan pedang.
Mo kwi menghampiri ayahnya yang memang sedang tersenyum kearah Mo kwi.
Setelah sampai, Mo kwi kemudian bersujud dihadapan Shin mo, tapi sebelum kepala Mo kwi sampai menyentuh tanah, Shin mo telah menunduk, sambil memegang bahu dan mengangkat tubuh
Mo kwi.
Lalu menatap wajah anaknya, dan tersenyum.
"Nak, kenapa kau lama sekali mengunjungi ayah mu, apa kau masih marah,..?" hatiku hancur ketika mendengar penjelasan dari kakek mu, dan menyuruh paman Sian bin untuk mencari, tapi kau lenyap seperti di telan bumi.
"Jika sampai kau kenapa napa waktu itu, aku sebagai ayah sudah gagal dan merasa sangat malu dan akan menyesal seumur hidup, tapi sekarang, aku bangga sekali padamu nak, Shin mo berkata."
"Mo kwi langsung memeluk ayah nya, ia tumpahkan keluh kesah, kesedihan dan penderitaannya sejak kecil yang ingin sekali melihat orang tuanya, lewat isakan pelan di dada Shin mo, maaf kan ayahmu nak, Shin mo berkata sambil mengelus elus kepala Mo kwi.
Putri Qiao mengucurkan air mata, melihat pertemuan ayah dan anak kembali, setelah bertempur hidup dan mati antara keduanya, dan sekarang telah menyadari kekhilafan mereka.
"Apa kau sudah bertemu dengan ibu dan kedua adikmu..?" Shin mo berkata, sudah ayah, Mo kwi berkata, kepada ayahnya.
"Ibu dan kedua adik, sudah bercakap cakap, tadi di belakang perkampungan," lalu Mo kwi menceritakan, kejadian dan peristiwa mengapa ia bisa sampai kesini.
Shin mo mengangguk sambil menepak pundak Mo kwi, "bagus, ayah bangga punya anak sepertimu."
Setelah berkata Shin mo lalu mendekati putri Qiao yang masih sembab di sekitar mata setelah tadi menangis haru.
"Pertolongan tuan putri hari ini, Dewa iblis dan perkampungan lembah awan akan selalu mengingat budi ini, Shin mo berkata kemudian sedikit membungkuk memberi hormat kepada putri Qiao.
Sudah lah paman..!! tidak usah banyak peradatan, kita kan bukan orang luar, dan lagi....
putri Qiao langsung berhenti bicara.
Putri Qiao sadar, ketika melihat Shin mo tengah menatap kearahnya, wajah putri Qiao langsung merah karna jengah, karna tadi ia telah ketelepasan bicara ketika berkata, "bukan orang luar," yang bisa diartikan juga termasuk keluarga sendiri.
Putri Qiao langsung balik arah ketempat anak buahnya, dan menyuruh anak buahnya bersama orang orang perkampungan lembah awan, membersihkan mayat mayat yang berserakan, kemudian di bakar, sedangkan dari pihak perkampungan lembah awan yang tewas, dikubur secara layak.
__ADS_1
Shin Mo kemudian mengajak masuk Mo kwi dan yang lain, kedalam perkampungan lembah awan.
Setelah membersihkan tubuh, dan menyantap hidangan, tak lama Shin mo dan anggota Dewa iblis, Mo kwi, Tan lian, Yie doag, serta Putri Qiao dan kepala pengawal bergelar tombak angin, berkumpul,
Mereka membahas tentang serangan para pendekar pimpinan kapak setan, dan para siwi rajawali perak.
"Yang mana orang bernama kapak setan itu..?" Mo kwi berkata,
"Dia tidak ikut menyerang, hanya melihat dari jauh, setelah situasi aman, baru ia mau datang," Hek kwi berkata kepada Mo kwi.
"Aneh,.dia pimpinan penyerang, tapi dia tak ikut menyerang," Mo kwi berkata.
"Dia takan mau menyerang jika ada aku," Hek kwi berkata, "karna jari kelingkingnya hilang, waktu terakhir kami bertemu."
Mo kwi tersenyum mendengar perkataan Hek kwi, sambil teringat ketika Hek kwi pernah menebas kepalanya, dan di tangkis oleh pedang gila.
"Perguruan Dewa iblis memang hebat," Mo kwi berkata sedih, karna ia sudah bukan bagian dari perguruan Dewa iblis lagi, karna sudah mengatakan mengundurkan diri, ketika marah dan akhirnya bertempur dengan ayah nya sendiri.
"Kenapa kau tidak langsung menemuiku, untuk langsung mencari perkampungan lembah awan," putri Qiao berkata sambil melirik Mo kwi.
Tiba tiba, Shin hoa berkata kencang, "tuan putri Qiao, kau naksir kakakku, ya..?" Wajah putri Qiao merah mendengar perkataan, Shin hoa, dan menunduk.
"Shin hoa, kau ini,.!!"
"kalau bicara masih seenaknya aja,"
Mereka yang berkumpul tertawa, kepala pasukan kerajaan yang dibawa putri Qiao pun ikut tertawa, melihat sepak terjang pemuda itu, yang sangat hebat, pria yang berjuluk tombak angin.
Hormat dan simpati melihat kehebatan Mo kwi.
Dan setuju jika atasan nya bisa menjadi pasangan Mo kwi.
Mo kwi pun menunduk malu mendengar orang orang tersenyum sambil menatap kearahnya dan putri Qiao
Shin mo dan kedua istrinya saling tatap, dan tersenyum, mereka juga dulu pernah muda, dan jika memang benar Mo kwi menyukai putri Qiao dan begitu pula sebalikny, mereka sangat setuju.
Dan begitu juga Tan lian, dia yang tadinya mencintai Mo kwi tetapi sadar, bahwa faktor umur takan mungkin baginya untuk melanjutkan, dan Tan lian akhirnya sadar, hanya tak mau jauh dari Mo kwi, dan ingin melihat nya bahagia.
apalagi Yie dong, kakek angkat Mo kwi selain Ban li eng, hatinya sangat senang.
"Ayah,..!!"
Mo kwi berkata memecah perhatian orang terhadap dirinya dan putri Qiao.
"Bagaimana dengan Pasukan Siwi dan para pendekar kapak setan, sisa mereka masih banyak, tentu tak jauh dari sini..!!"
__ADS_1
"Kita kejar lalu habisi mereka," Mo kwi berkata, dan yang lain mengangguk mendengar kata kata bersemangat dari Mo kwi.
Shin mo mengangguk mendengar perkataan Mo kwi.
"Kau benar nak..!!" tapi ayah dan beberapa anggota lain harus menjaga lembah awan, takut ada serangan balik dari mereka atau kelompok yang lain.
"Ayah disini saja, biar aku dan Pedang gila yang mengejar dan menghabisi mereka."
"Mereka sangat banyak, Rajawali api dan anak buahnya, belum lagi kapak setan dan yang lain.
"Paman Shin tenang saja," Putri Qiao berkata malu dari ketua, sekarang Ia menyebut paman kepada Shin mo.
"Aku akan membawa 200 orang pasukan berkuda, yang kubawa dari istana ayah angkat, dan mereka pimpinan Paman tombak angin, bisa dikatakan setaraf dengan mereka yang disebut siwi rajawali perak dari kaisar Zhiangwen, untuk membantu
Mo kwi.
Hmm..!!
Shin mo menarik napas sambil tersenyum,
Lalu berkata tegas dan berwibawa.
"Hek kwi, kita sebagai anggota perguruan Dewa iblis yang telah di tolong oleh ketua perguruan tengkorak putih, aku memerintahkan kepadamu untuk mengawal Mo kwi, dan putri Qiao, mengejar orang orang yang telah menghina perguruan Dewa iblis."
"Dan aku sekarang berkata, bukan karna ada ikatan antara ayah dan anak kepada Mo kwi."
"Tapi aku berbicara Sebagai sesama ketua dari sebuah perguruan, perguruan Dewa iblis dan perguruan tengkorak putih."
Hek kwi yang mendengar perkataan tegas dari ketuanya lalu menundukan badan, sambil sebelah tangannya ditekuk kearah dada memberi hormat
"Hamba akan mengawal mereka berdua, dengan nyawa hamba sebagai taruhannya."
Shin mo mengangguk mendengar perkataan dari Hek kwi.
Sedangkan putri Qiao wajahnya tersenyum, ia membayangkan sedang duduk berdua dengan Mo kwi, dan akan selalu bersama sama dalam perjalanan kali ini, hati putri Qiao berbunga bunga.
lamunan putri Qiao buyar, ketika mendengar penjaga gerbang perkampungan, melapor kepada Shin mo.
Ketua, ada empat orang diluar ingin bertemu 1 orang ingin bertemu tuan muda Mo kwi dan yang 3 ingin bertemu ketua.
Siapa mereka..? Shin mo berkata.
Cao pi, ketua cabang perguruan tengkorak putih kota Yunan ingin bertemu dengan tuan muda Mo kwi,
dan yang bertiga adalah.
__ADS_1
Sepasang pendekar bermuka hewan dan cucunya.