
Mereka yang melihat tak menyangka hawa pedang yang keluar dari pedang yang terlihat jelek, tapi sanggup memotong batu dan pohon hanya dengan sekali tebas.
Pedang perak kali ini hanya bisa diam, mulutnya tak menghina atau mentertawakan pedang Mo kwi.
Sedangkan diatas pohon besar Kim mo makin tertarik, ketika pedang Mo kwi bisa membelah batu dan memotong pohon besar.
"Pedang hebat,..Pedang hebat," Kim mo berkata.
"Sebuah pedang bisa disebut pedang pusaka yang bagus jika mampu menerima aliran tenaga dalam tinggi kedalam pedang, dan tidak hancur"
Pedang buatan pasar yang hanya untuk hiasan, jika dialiri tenaga dalam takan kuat, pasti hancur.
Begitu pula dengan pedang pusaka, semakin tinggi ia bisa menerima aliran tenaga dalam si pemakai, semakin hebat pula pedang pusaka itu.
"Pedang pemuda itu agaknya beda dengan pedang lain,"...Kim mo berkata kepada Nio nio.
Sementara pedang perak menjadi waspada, begitu mengetahui pedang yang terlihat asal itu, sanggup membelah batu.
"Perkataan mu benar, pedang mustikamu jangan sampai bersentuhan dengan pedang ku, takut nya nanti pedangmu malu dan mengkerut menjadi pendek." Mo kwi berkata sambil tersenyum kearah Pedang perak.
Pedang perak yang balik di hina oleh Mo kwi lalu melesat sambil menyabetkan pedang peraknya, sinar putih dari hawa pedang bergerak mendahului menebas kearah kepala Mo kwi.
Mo kwi mundur selangkah menghindari serangan pedang perak, pedang perak terus mendesak Mo kwi dengan serangan serangan gencar, tapi Mo kwi bergerak cepat dengan langkah Dewa angin menghindari serangan pedang perak.
Gerakan keduanya sangat cepat saling serang dan hawa pedang yang tajam, membabat pohon pohon kecil yang berada di sekitar tempat mereka bertarung.
Mo kwi lalu mengeluarkan ilmu pedang Malaikat ajaran gurunya Malaikat sesat.
Perubahan yang terjadi secara tiba tiba mengejutkan Pedang perak, Mo kwi yang selalu menghindar ketika di serang, kali ini balik menyerang dan ilmu pedang nya sangat mengejutkan.
"jurus pedang yang digunakan pemuda itu susah ditebak arahnya, dan terkadang saking cepat seperti hilang, tau tau sudah menyerang dengan tiba tiba," Pedang perak mengeluh dalam hati.
Pedang perak semakin repot setelah Mo kwi menggunakan jurus pedang malaikat, gerakan pedang susah ditebak dan sangat membingungkan.
Mo kwk berputar sangat kencang daun daun berterbangan disekitar tubuhnya, jurus putaran pedang malaikat digunakan oleh Mo kwi, dengan tubuh berputar musuh akan susah untuk melihat bagian vital yang akan di serang, tetapi yang berputar dengan jurus putaran pedang malaikat ini, menyerang lawan bisa dari semua sisi yang diinginkan,
Tiba tiba sinar hijau dari pedang Mo kwi sudah menusuk kearah pinggang pedang perak, kakek kurus itu tak menyangka pinggangnya yang akan diserang oleh Mo kwi.
Pedang perak bergerak kesamping sambil mengibaskan pedang nya kearah Mo kwi yang sedang berputar.
Tapi serangan dari pedang perak seperti tenggelam dalam putaran pedang malaikat, yang digunakan oleh Mo kwi.
__ADS_1
Melihat pedang perak menghindari serangan nya dan balik menyerang, Mo kwi lalu meluncur dengan cepat, pedang nya menebas kearah kaki pedang perak, pedang perak meloncat ke atas menghindari serangan Mo kwi, ketika Mo kwi melihat pedang perak meloncat, pedang bintang nya ikut naik, dan memburu tubuh pedang perak dari bawah.
"Bocah setan itu berusaha membelah tubuhku" pedang perak berkata dalam hati, keringat dingin mulai bercucuran dari tubuh pedang perak.
Pedang perak lalu bersalto sambil bergerak mundur, menghindari tebasan pedang Mo kwi yang bergerak dari bawah keatas, tapi Mo kwi tak berhenti, begitu melihat pedang perak mundur, pedang bintangnya dengan cepat merubah serangan dan menebas kearah tangan pedang perak.
Pedang perak terkejut, lalu ia menggerakan pedang peraknya, dan menangkis pedang bintang Mo kwi.
Traaaang,..!!
Tangan Pedang perak bergetar ketika pedang beradu dan gemgaman tangannya agak sedikit hampang.
Wajah pedang perak berubah, matanya mendelik kearah pedang mustika yang berada dalam gemgamannya ternyata hanya tinggal sepotong.
"Sudah kubilang padamu, jika bertemu dengan pedang jelek miliku, pedang mu pasti malu dan mengkerut."
"Bhuaahaha,..Ha,..Ha," Mo kwi berkata lalu tertawa menirukan seperti tertawa dari pedang perak tadi.
Kali ini berbalik, pedang perak yang menunjukan wajah seram mendengar tertawa dari Mo kwi.
"Kakak, apa kau bisanya hanya diam melihat adikmu dihina,"..!! Pedang perak berkata kepada kapak hitam.
Ia lalu mengangkat kapak hitamnya yang berat, lalu diputar putar diatas kepala menimbulkan suara angin yang menderu.
Kapak hitam lalu bergerak cepat menyerang Mo kwi dengan kapak nya yang besar dan berat.
Melihat kapak hitam menyerang, semangat dari pedang perak bangkit kembali, ia lalu begerak dari arah yang berlawanan dari kapak hitam menyerang Mo kwi.
Mo kwi bergerak sangat cepat menghindari serangan serangan dari kedua orang itu, Kapak hitam lah yang sangat merepotkan, kapaknya yang besar dan berat, bila bergerak menimbulkan suara angin menderu.
Mo kwi juga tak berani beradu senjata dengan kapak hitam, walaupun ditangannya adalah pedang pusaka tapi melihat kapak besar dan berat itu, Mo kwi tak berani adu senjata.
Dengan ilmu pedang malaikat, Mo kwi memainkan pedang bintang bertahan dan menyerang, sedangkan tangan kirinya dengan jari pedang, sesekali menyerang kearah pedang perak dan kapak hitam.
Putri Qiao dan Han sikong yang melihat pertempuran hati mereka sangat cemas dan berdoa, supaya Mo kwi bisa mengalahkan kedua orang kakek itu,
sudah pasti jika Mo kwi kalah, maka mereka juga pasti akan ikut celaka.
Ratusan jurus sudah berlalu, pertempuran sengit ketiga orang itu semakin lama semakin cepat.
Kapak hitam dan pedang perak bertempur melawan Mo kwi dengan saling mengisi satu sama lain, bila Mo kwi menyerang Pedang perak,
__ADS_1
Kapak hitam membantu dan melindungi pedang perak, begitu juga sebaliknya.
Makin lama tenaga Mo kwi makin terkuras.
Tak ada pilihan lain, aku harus menyelesaikan secepatnya, batin pemuda itu, sambil bertempur, secara peralahan tubuh Mo kwi berubah hitam, lalu merah, dan gerakannya semakin lama semakin cepat.
Kapak hitam dan Pedang perak terkejut melihat perubahan yang terjadi pada diri Mo kwi, dan sekarang mereka menyerang Mo kwi, hanya menggunakan senjata, karna tubuh Mo kwi yang mengeluarkan hawa panas dan ada hawa berwana hitam yang membuat kapak hitam dan pedang perak takut menyerang Mo kwi dengan tangan kosong.
Sepasang ular gurun api yang berada di balik baju Mo kwi merasakan perubahan pada tuan nya lalu keluar. yang tadinya bersembunyi dibalik baju Mo kwi.
Keadaan berbalik ketika ular gurun api ikut bantu menyerang, kapak hitam dan pedang perak terkejut melihat ular yang tadinya milik sahabat mereka, Siluman ular, tapi sekarang ular ular itu menyerang mereka, kapak hitam dan pedang perak tau, jika tergigit oleh sepasang ular itu, jangan harap bisa hidup lama, karna ular itu sangat beracun.
Mo kwi lalu bergerak mundur sambil melemparkan pedang bintangnya kearah kapak hitam.
Kapak hitam bergerak kesamping menghindari luncuran pedang Mo kwi dan lolos, pedang Mo kwi lewat disamping tubuh Kapak hitam.
kapak hitam tersenyum karna berhasil menghindari pedang Mo kw, tapi taklama kemudia terdengar teriakan dari Pedang perak.
Kakak, awaaaaas,...!!
Kapak hitam terkejut melihat adiknya si pedang perak berteriak kearahnya sambil menunjuk kearah belakang.
Kapak hitam lalu membalikan badan, matanya terbelalak melihat pedang bintang yang tadi melewatinya telah berbalik dan melesat dengan cepat kearahnya.
Jleeeeeb,..Aaaaarrrrhhgg,...!!
Jeritan pilu terdengar, ketika pedang bintang menancap di jantung kapak hitam.
Tubuh kapak hitam yang besar lalu ambruk, dan langsung tewas, pedang bintang yang menancap di tubuh kapak hitam terlihat bergetar dan keluar dari tubuh kapak hitam, dan melesat kearah Mo kwi.
Mo kwi lalu menangkap pedang bintangnya.
Pedang perak sudah takut ketika melihat pedang bintang yang lewat disamping kapak hitam lalu berbalik perlahan diudara dan melesat kembali kearah kapak hitam.
Dan setahu pedang perak hanya satu orang yang bisa menggunakan jurus pedang terbang, yaiitu si Malaikat pedang atau lebih dikenal lagi dengan nama Malaikat sesat.
"Apa dia murid malaikat sesat,"..? berkata pedang perak dalam hati.
Sementara wajah pedang perak sudah sangat ketakutan, nyalinya sudah ciut.
Dan berpikir untuk melarikan diri.
__ADS_1