
Kota Gaya adalah sebuah kota yang besar, kota pelabuhan tempat para pedagang datang dan pergi, pedagang pedagang dari berbagai negara banyak yang menyandarkan kapalnya di kota Gaya untuk mengisi perbekalan sebelum melanjutkan perjalanan, dan yang akan ke Slla, Baekje maupun Goguryeo pasti bersandar di kota Gaya, apalagi setelah tumbuhan ginseng yang di hasilkan oleh tiga negara ( Baekje, Silla, Goguryeo ) menjadi terkenal akan khasiatnya, membuat kota Gaya semakin menjadi kota pelabuhan yang ramai.
Rumah tempat hiburan, rumah makan, dsn tempat penginapan tumbuh subur di kota Gaya, tetapi kota Gaya juga sebagai kota konflik yang sering diperebutkan oleh negara Baekje dan Silla, karna mereka tahu jika berhasil mendapatkan kota Gaya maka pertahanan laut mereka akan lebih kuat dan penghasilan negara mereka juga akan bertambah besar karna kota pelabuhan Gaya merupakan pusat perdagangan dari kapal kapal luar yang akan menjajakan dagangan mereka atau sekedar membeli ginseng dari Baekje maupun Silla.
Shin mo tiba terlebih dahulu di kota Gaya,
Shin mo dengan rombongan Dewa iblisnya, bergerak masuk, mereka melihat Kota Gaya yang ramai, banyak tempat hiburan, penginapan dan rumah rumah makan, pasar yang ramai, membuat kota itu sangat bergairah, banyak bangunan bangunan milik serikat dagang milik penduduk asli maupun dari daerah lain bahkan.
Sepertinya kita walaupun masuk berbarengan tapi tak ada hal hal yang patut di curigai.
Shin mo dan rombongan juga merasa aneh, mereka berpikir bahwa jika masuk ke kota Gaya, pasti akan ada gesekan yang terjadi dengan perguruan Naga merah.
"Kemana mereka, dan rencana apa yang sedang mereka susun ?" sepertinya kota Gaya, tenang tenang saja," Shin mo berkata kepada giok lim dan Guan yu, "ketua benar, seperti ada yang aneh di sini, dan banyak sekali umbul umbul,
Seperti akan mengadakan keramaian, atau perayaan."
"Lebih baik kita cari penginapan terlebih dahulu, dan cari kabar tentang Hek kwi dan Sian bin dan anak Kwi, jika mereka sudah berada di sini pasti tahu akan kedatangan rombongan kita," Giok lim dan Guan yu mengangguk mendengar perkataan dari ketuanya itu.
Mereka lalu menyewa penginapan dan rombongan Shin mo menyewa seluruh kamar penginapan yang tak terlalu mewah, tetapi cukup besar, dan Shin mo meminta kepada pemilik penginapan agar menutup penginapan supaya tidak mengganggu rombongannya, setelah kesepakatan harga tercapai pemilik penginapan menyetujui.
"Tuan, apa yang terjadi dengan kota Gaya, seperti sedang ada sebuah perayaan ?" Giok lim berkata kepada pemilik penginapan.
Pemilik penginapan mengerutkan keningnya, dan berkata, "bukankah tuan tuan datang memang untuk datang ke acara itu ?" pemilik penginapan berkata.
"Acara !" Giok lim dan Guan yu saling tatap, mendengar perkataan dari pemilik penginapan.
"Kami tidak mengerti açara apa yang tuan maksudkan ?" Giok lim berkata.
Pemilik penginapan tampak bingung mendengar perkataan dari Giok lim, dan menatap seperti terheran heran.
Sedangkan Shin mo hanya diam, karna memakai caping untuk menutupi rambut dan matanya yang berbeda dengan yang lain.
"Tuan semua pasti pendekar bukan ?" pemilik penginapan itu berkata sambil menatap ke arah Giok lim, yang sepertinya menjadi pembicara.
Tuan sudah bukan rahasia umum lagi, dan banyak yang di undang, pendekar pendekar dari berbagai negara, seperti dari Baekje, Silla Goguryeo, negara Jin, bukankah tuan undangan yang datang dari daratan Tionggoan.
"Kami bukan tamu undangan, tuan, dan kami juga tidak tahu ada acara apa di kota Gaya ini ?"
Giok lim berkata.
__ADS_1
Kota Gaya ini sebernarnya di kuasai oleh perkumpulan bajak merah yang sangat ganas dari negri liar ( jepang ) tuan.
Di kota Gaya ini aman karna banyak kepentingan di kota ini, kapal kapal luar yang masuk ke kota Gaya ini membayar upeti kepada perkumpulan bajak merah sehingga mereka aman, tapi jika tak mau membayar upeti, jangan harap mereka bisa masuk kota Gay, bahkan lewat dekat daerah sini, di pastikan akan di serang dan barang barang mereka di ambil, jika kapanya masih bagus dan besar di pakai oleh mereka, jika tidak memenuhi selera mereka akan di tenggelamkan.
Dan perkumpulan bajak merah akan mendirikan perguruan di kota Gaya ini, dalam waktu dekat. dan mereka jauh jauh hari sudah memberitahu kami, dan kami para pengusaha di sini harus ikut menyumbang untuk kelancaran pendirian perguruan.
Hmm..!!
Jika tidak salah perguruan yang baru itu bernama, perguruan Pedang timur, karna mereka menyebut berasal dari negara timur.
Giok lim, Guan yu saling tatap dan mereka berdua kemudian menatap ke arah Shin mo.
"Tuan tuan, tapi bila ada yang bertanya jangan berkata aku yang bicara, aku dan penginapan ku akan repot nanti," pemilik penginapan itu berkata dengan wajah agak ketakutan.
Percayalah pada kami tuan, kami tak akan bicara, dan bila omongan tuan benar, kami malah berterima kasih pada tuan, jadi kami bisa melihat lihat keramaian.
Wajah pemilik penginapan tampak Lega mendengar perkataan dari Giok lim.
"Kapan acara peresmian perguruan pedang timur akan di adakan tuan ?" Giok lim berkata.
"Jika tidak salah, acara peresmian 7 hari dari sekarang tuan," pemilik penginapan berkata.
Terima kasih atas informasi yang tuan berikan, Giok lim berkata sambil memberi hormat, pemilik penginapan pun sama memberi hormat, ia merasa suka dengan rombongan Shin mo, walaupun rata rata sudah tua, tapi tidak banyak bicara dan sopan, tidak seperti para pendekar pendekar yang suka membuat kekacauan jika menginap di tempatnya.
"Ketua mendengar apa yang dikatakan pemilik penginapan ?" Giok lim berkata.
Shin mo yang sudah melepaskan capingnya mengangguk mendengar perkataan dari Giok lim, kemudian berkata
"Perkumpulan Bajak merah mendirikan perguruan, pasti mereka sudah mempunyai persiapan untuk itu."
Giok lim dan Guan yu mengangguk mendengar perkataan dari Shin mo.
"Tapi ketua, bukankah sekutu mereka Dewa sesat sudah pasti tahu kita akan ke sini, tapi mereka seperti tidak peduli dan tak ada tindakan apa apa.
"Jika menyebutkan tidak tahu, tidak mungkin, karna rombongan kita tidak sedikit, pasti ada sesuatu yang mereka rencanakan, Giok lim berkata.
"Saudara Lim benar," Guan yu ikut menimpali. "Aku pun berpikir seperti itu," perkumpulan Bajak merah berjaya di lautan, tapi di darat, apa mereka bisa seperti di laut, atau mungkin juga mereka mempunyai dukungan dari para pendekar yanng mempunyai kesaktian tinggi seperti Dewa sesat." Guan yu berkata.
Kita lihat saja nanti, jika Sian bin dan Hek kwi datang, mungkin mereka mempunyai jawaban yang kita sedang pikirkan ini, Shin mo berkata.
Ke esokan harinya, anggota perguruan Dewa iblis menyebar di sekitar kota Gaya yang lumayan luas untuk mendapatkan informasi, tapi sejauh ini setelah mereka kembali, dan melaporkan hasil yang mereka dapatkan, semua berkata sama, bahwa tak ada kegiatan yang bisa membuat mereka yang mencari informasi menjadi curiga, semua berjalan biasa biasa saja.
__ADS_1
Shin mo, Guan yu, Giok lim dan Zhou yun yang memang sering berkumpul diantara yang lain, berpikir keras dengan keadaan yang janggal.
Ketika mereka sedang berkumpul, Kauw kwi datang memberi tahu bahwa Hek kwi sudah datang,"
Shin mo, Guan yu, Giok lim dan Zhou yun, tersenyum begitu mendengar perkataan dari Kauw kwi.
Tak lama kemudian datang seorang berpakaian hitam memakai caping dengan sepasang pedang pendek di punggung berjalan menghampiri, setelah dekat Shin mo, lalu membuka capingnya.
Bekas guratan melintang terlihat jelas di wajah, kakek yang masih terlihat gagah itu, wajahnya bengis dan menyeramkan, apalagi di tambah bekas luka melintang di wajahnya, menambah keseraman kakek itu.
Hek kwi membungkuk memberi hormat kepada Shin mo, lalu berkata.
Maaf atas keterlambatan hamba ketua, Hek kwi berkata.
Sudahlah paman, tak usah banyak adat.
"Silahkan duduk paman !!" kami bertiga sedang membicarakan paman, Shin mo berkata.
Setelah mendengarkan perkataan dari Shin mo,
Hek kwi kemudian duduk, Prajurit malam perguruan Dewa iblis itu menarik nafas dalam dalam.
Lalu menatap ke arah Shin mo.
Ketua, upacara peresmian perguruan Pedang timur hanya kedok perkumpulan Bajak merah dan Dewa sesat.
Tapi yang sebenarnya dari rencana peresmian perguruan pedang timur adalah.
Mereka ingin mengadakan perang terbuka dengan Perguruan Dewa iblis.
"Saudara Hek kwi, apa benar yang kau katakan ?"
Zhou yun berkata, "benar Saudara Zhou."
"Itu yang aku dengar dari anak buah mereka yang aku bunuh, ketika aku baru sampai di kota Gaya."
"Mereka akan mengundang kita secara resmi untuk datang di hadapan para Tokoh tokoh dunia persilatan dari berbagai negara, jika kita menolak undangan, dunia persilatan akan mencemooh Perguruan Dewa iblis, jika kita datang, jebakan pasti sudah menanti." keadaan ini membuat kita tidak di untungkan, datang ke tempat peresmian atau tidak, dua duanya akan merugikan perguruan Dewa iblis
"Bila dugaanku benar, dan jika mereka akan menjebak perguruan Dewa iblis, satu satunya tempat peresmian buat mereka yang cocok adalah," Zhou yun berhenti berkata, lalu menatap ke arah Hek kwi, "apa benar pemikiranku sama dengan jawaban dari orang yang kau bunuh !"
"Tempat peresmian Perguruan Pedang timur yang cocok adalah ?"
__ADS_1
Zhou yun dan Hek kwi lalu berkata bersama.
Di tepi pantai.