
Sian bin berkata perlahan dan hanya bisa didengar oleh putri Qiao.
Sian bin mempunyai jaringan mata mata yang handal dan tersebar di kota kota besar dan kecil, ia selalu mendapat laporan menarik dari berbagai kota besar, laporan itu sama mengatakan bahwa otak dari keberhasilan Beiping adalah karna otak dari gadis muda yang menjadi anak angkat raja muda Yan, paman dari Kaisar Zhiangwen, yang sekarang berada disampingnya.
Dan bila terjadi bentrokan, antara paman dan keponakan yang mulai panas, sebenarnya adalah pertempuran dari putri Qiao sebagai anak angkat raja muda Yan dengan kasim Co, yang menjadi orang kepercayaan dari kaisar Zhiangwen.
Dan Sian bin sangat mengagumi putri Qiao karna kecerdasannya dalam menganalisa suatu keadaan dan daya ingat yang tinggi.
Orang seperti putri Qiao lah yang sangat dibutuhkan, karna akan menjadi pembeda dalam adu siasat, bila terjadi pertempuran antara raja muda Yan, yang masih paman dari kaisar Zhiangwen.
Dan Sian bin tau dari pengalaman hidupnya yang sudah lama, bahwa putri cantik ini sedang jatuh hati kepada angkatan muda perguruannya yang ia panggil Iblis gurun, julukan kakeknya, Ban li eng dahulu waktu berkelana didaratan Tionggoan.
"Tapi sayang angkatan mudanya itu seperti tak begitu peduli, walau sering terlihat putri cantik itu sudah memberikan lampu hijau, "jika mereka menjadi pasangan, perguruan Dewa iblis seperti mendapat durian runtuh," Sian bin berkata dalam hati.
"Hai pendeta busuk,...!! "Apa maksudmu dengan ketua ketuaan segala, dengan Suami cucuku," nenek Kuda besi berkata tanpa tedeng aling aling didepan orang orang, menyebut Mo kwi suami dari cucunya, membuat Mo kwi yang mendengar, jadi salah tingkah dan Han lian tertunduk dengan wajah memerah mendengar perkataan neneknya didepan orang orang.
"Suamiiiii,"...!!
Sian bin berkata sambil terkejut, ketika mendengar perkataan dari nenek Kuda besi.
"Kenapa kau terkejut, lalu apa hubunganmu, dengan suami dari cucuku ini,"..? nenek Kuda besi berkata kepada Sian bin.
Setelah mendengar perkataan dari nenek Kuda besi, malah Sian bin yang kebingungan sendiri.
Akhirnya putri Qiao berkata kepada Sian bin, ketika melihat wajah dari pendeta Tao yang menjadi penyamaran dari Sian bin seakan bertanya kepada putri Qiao apa yang telah terjadi.
"Nanti aku akan ceritakan kepada paman pendeta," putri Qiao berkata, kepada Sian bin.
Akhirnya mereka pergi bersama, ketempat Tawon api ditahan.
Mo kwi lalu menyembuhkan dan menyedot racun dari ular gurun api sahabatnya, yang telah mengigit kaki Tawon api.
Siapa yang menyuruhmu untuk menculik aku,..? putri Qiao berkata kepada Tawon api.
"Tidak tahu,"..!! jawab Tawon api.
Mo kwi yang mendengar perkataan dari Tawon api, mendengus marah, kemudian berkata.
"Jika kau terus berkata seperti itu, semua gigi yang masih tersisa dalam mulutmu akan kucabuti nanti, Mo kwi berkata geram kearah Tawon api.
Tawon api menjadi sangat ketakutan, ketika Mo kwi bicara. ia memang gentar dengan pemuda yang mempunyai ular api yang telah menyerap racun yang bersarang dikakinya.
Tawon api lalu menceritakan bahwa ia bersama rombongan dari kota Kaifeng kesini untuk mengacau, tetapi ketika melihat cucu sepasang Pendekar bermuka hewan, Tawon api kepincut, dan berpisah dari rombongan untuk, menculik Han lian lalu berkumpul kembali dengan rombongan setelah ia berhasil menculik Han lian.
Dan tugas pasukan siluman bukan hanya mengacau, dan membunuh, tapi juga berusaha mengajak orang oranģ dunia persilatan, untuk bergabung dengan imbalan uang, pangkat jabatan, maupun wanita.
"Apakah sepasang Setan kubur, Siluman ular, Kapak hitam dan Pedang perak, rombongan yang bersama denganmu,"..? Putri Qiao berkata.
__ADS_1
Tawon api terkejut, wajah nya pucat pasi ketika mendengar nama nama teman yang berangkat bersamanya disebutkan dengan benar oleh putri Qiao.
Da,..Daa,..Daarimana tuan Putri tahu,..? Tawon api bertanya tergagap kepada putri Qiao.
"Semua teman mu sudah tewas,"..!!
Putri Qiao berkata.
Tawon api terkejut ketika mendengar perkataan dari putri Qiao, begitu pula dengan sepasang pendekar bermuka hewan.
Si,..Siiapa yang membunuh mereka,..? Tawon api berkata,
putri Qiao lalu melirik kearah Mo kwi diikuti oleh pandangan mata Tawon api, dan tubuhnya langsung gemetar ketika mengetahui bahwa Mo kwi lah yang telah menghabisi teman temannya.
Hmmm,..!!
"Rupanya mereka telah mendahului memulai pertarungan ini," putri Qiao berkata, setelah mendengar cerita dari Tawon api
"Dan di kota Kaifeng, ketua dari pasukan siluman lah yang telah menyuruh untuk membunuh keluarga gubernur Li khusus nya menculik putri Qiao hidup atau mati."
"Siapa ketua dari pasukan siluman,"..? putri Qiao berkata.
Jika itu hamba benar benar tidak tahu tuan putri,..!! Tawon api berkata takut takut, sambil melirik kearah Mo kwi.
"Ketika berbicara ia selalu memakai topeng berwarna hitam, dan selalu dipanggil oleh orang yang sudah mempunyai jabatan di pasukan siluman, dengan sebutan pangeran Hitam."
"Pangeran hitam, siapa dia sebenarnya,..? putri Qiao berkata dalam hati, dan apa tujuannya mengacau di kota kota besar milik raja muda Yan, "dan apakah pangeran hitam, salah seorang anggota keluarga kerajaaan,"..? beberapa pertanyaan berada didalam benak putri Qiao tapi belum mendapat jawaban.
Setelah mengorek keterangan dari Tawon api, rombongan putri Qiao lalu kembali dan mereka berkumpul di ruangan yang besar sambil makan siang dan bercakap cakap.
"Tuan putri, apa sudah bisa menebak dan mendapat kesimpulan siapa pangeran hitam itu,"..? Sian bin berkata, ketika mereka selesai makan dan tengah bercakap cakap.
Nenek kuda besi yang selalu memperhatikan Sian bin yang memakai pakaian pendeta, tapi makan daging lalu minum arak yang seharusnya menjadi pantangan seorang yang beribadat, dan sekarang bertanya tanya mengenai urusan kerajaan, menjadi tak senang.
"Kau pendeta gadungan, aku jadi semakin curiga kepadamu,"..? Nenek Kuda besi berkata kepada Sian bin.
Sian bin yang mendengar perkataan dari nenek Kuda besi tertawa.
Ha,..Ha,..Ha.
Aku tahu kalian bukan orang jahat, tapi hanya sepasang pendekar tua yang bersipat aneh, jika kalian pendekar berwatak jahat, mungkin nyawa kalian sewaktu di kota kaifeng setahun lalu ketika menghadiri upacara pelantikan gubernur Zhang.
Sudah di bunuh oleh saudara seperguruanku.
Sepasang pendekar bermuka hewan dan Han lian terkejut mendengar perkataan dari Sian bin.
Sepasang pendekar bermuka hewan, lalu melesat dari kursi dan menatap kearah Sian bin.
__ADS_1
"Agaknya mereka harus diberi pelajaran, biar kedepannya bisa menjaga mulut," Sian bin berkata dalam hati.
Sebelum Sian bin bergerak, masuk 3 orang kedalam ruangan.
"Harap bersabar terlebih dahulu,"..!!
Terdengar seorang berkata dari salah satu ketiga orang itu, yang ternyata adalah keluarga Siauw dari Lam hay.
"Kami dari perguruan Elang putih yang berasal dari Lam hay, memberi hormat kepada saudara saudara sekalian."
Nenek kuda besi yang mendengar perkataan dari pria paruh baya yang rambutnya mulai memutih itu, terkejut,
Perguruan elang putih didaerah Lam hay adalah perguruan besar yang dipimpin oleh Dewa elang, kakek sakti yang sudah jarang keluar dari pertapaannya dan perguruan elang putih kemudian diserahkan kepada anaknya Siauw ti, si Elang laut untuk memimpin.
Nenek kuda besi tidak brangasan lagi seperti tadi setelah mengetahui asal usul ketiga orang itu.
Nenek kuda besi lalu memberi hormat, dan berkata, "jika salah mohon dimaafkan, apakah saudara adalah ketua perguruan elang putih yang dikenal, dengan julukan si Elang laut, Siauw ti,"..?
Pria paruh baya yang ternyata adalah Elang laut, lalu membungkuk kearah nenek kuda besi.
"Tidak berani,..Tidak berani,"...!! Siauw ti berkata
"Aku memang Siauw ti, memberi hormat kepada angkatan yang lebih tua," Elang laut membalas penghormatan yang telah nenek Kuda besi lakukan kepadanya.
Aku datang kesini ingin bertemu dengan seorang saudara yang mendapat julukan Iblis gurun, sambil menunggu ketua perguruan Dewa iblis, Siauw mo,
dan membicarakan hal penting.
Elang laut setelah berkata, matanya menatap kearah Sian bin yang berpakaian seperti pendeta Tao.
Tapi kemudian Elang laut mendengar dari arah sebelah kirinya.
Ada apa tuan mencariku,..? Elang laut terkejut, begitu juga kedua kakak beradik, Siauw yang baru mengetahui, bahwa julukan Mo kwi adalah Iblis gurun.
Elang laut berpikir, tadinya Sian bin orang yang disebut Iblis gurun, ketika mendapat pesan dari Hek kwi untuk menunggu ketua perguruan Dewa iblis di kota Fu'yi, sambil menemui anggota perguruan Dewa iblis yang disebut Iblis gurun.
Dan ia sama sekali tak menyangka pemuda yang masih dibawah umur anak lelakinya, dan terlihat acuh tak acuh, adalah anggota perguruan Dewa iblis, yang disebut Iblis gurun
Ayah ku Dewa elang berkata.
"Bahwa ia adalah anggoa perguruan Dewa iblis, biarpun ia menjagoi daerah Lam hay, tetapi dibandinkan dengan puluhan saudara anggota Dewa iblis yang tersebar, ilmunya bisa disebut belum seberapa."
Elang laut sudah diberi gambaran oleh ayahnya sebelum berangkat kedaratan Tionggoan, bahwa rata rata anggota perguruan Dewa iblis adalah orangtua seperti dirinya, dan menurut Dewa elang, ia adalah salah seorang terlemah ilmu kesaktiannya, Elang laut tak bisa membayangkan, ayahnya yang menjagoi daerah selatan, salah seorang terlemah, apalagi saudara perguruan yang lain.
Elang laut kemudian menatap Mo kwi sambil tersenyum menganggukan kepala,
Dalam hatinya berkata.
__ADS_1
Anak muda ini, apakah ilmunya diatas ayahku,...?