
Shin mo dan yang lain memghampiri, setelah Hek kwi
selesai membereskan kedua orang itu.
"Apa kau tidak merasa aneh,"..? Shin mo berkata kepada Hek kwi, yang mengangguk mendengar perkataan ketuanya.
Tak lama kemudian, samar samar telinga mereka mendengar seperti suara bentakan dan pertempuran.
"Agaknya rombongan pertama, sedang bertempur melawan mereka," Shin mo berkata, "ayo kita kesana,"..!!
Kelimanya melesat mencari arah suara.
Dan memang selama mencari asal suara, Shin mo berkelak kelok didalam goa, tidak melihat pasukan siluman.
Rombongan Giok lim yang masuk dari depan, memang tanpa mereka sadari telah mengjnjak sebuah alat rahasia tanda bahaya, yang langsung terhubung kedalam goa, Pasukan siluman yang mengetahui tanda bahaya, langsung diperintahkan oleh ketua mereka untuk melihat dan menghabisi penyusup yang masuk kedalam lembah.
Pertempuran hebat terjadi, akhirnya semua pasukan siluman dikerahkan untuk menghadang, setelah mengetahui, musuh yang datang sangat tangguh, dan telah menghabisi pasukan siluman yang disuruh untuk melihat siapa penyusup itu.
Giok lim dan Guan yu sedang menghadapi seorang berjubah dan memakai topeng hitam, sementara Dewa racun dan Biauw nio mengamuk, beberapa kali mereka melemparkan bubuk beracun, sambil bertempur melawan pasukan siluman.
Pedang hitam tampak kewalahan melawan seorang kakek yang memakai senjata tongkat, si Tongkat iblis, seorang tokoh golongan hitam yang sudah lama mengundurkan diri, dan tak tedengar kabarnya,
Shin mo akhirnya sampai, melihat pertempuran didepan goa yang sangat hebat, mereka lalu melesat,
Shin mo dengan langkah bayangan iblisnya, sambil menghantamkan pukulan jari iblis, kearah dua orang pasukan siluman yang mengahampirinya, keduanya langsung terkapar ketika dada dan kepala mereka tembus terkena jari iblis Shin mo.
Plaaaak,..Dhuaaar,..!!
Shin mo menangkis pukulan topeng hitam yang sedang mengarah kedada Giok lim.
Topeng hitam mundur selangkah begitu pula Shin mo.
Shin mo lalu berkata kepada Giok lim dan Guan yu, "Paman berdua bantu yang lain, biar aku yang urus setan tua ini," mereka mengangguk mendengar perkataan Shin mo lalu melesat kearah pasukan siluman yang sedang mengeroyok Kauw kwi.
Sedangkan Mo kwi membantu pedang hitam melawan kakek yang memakai senjata tongkat.
Ha,..Ha,..Ha
"Akhirnya orang yang kutunggu selama ini datang juga, topeng hitam berkata, setelah tertawa melihat kehadiran Shin mo.
"Tak usah kau bersembunyi dibalik capingmu mu itu Siauw Mo," topeng hitam berkata sambil menatap kearah Shin mo.
Shin mo kemudian membuka Capingnya, lalu berkata.
"Aku juga sudah lama mencarimu untuk kujadikan iblis sungguhan dineraka, Iblis sesat."
__ADS_1
Topeng hitam lalu melepaskan topengnya, wajah yang penuh luka sayatan dan tatapan mata yang tajam membuat wajah asli Topeng hitam sangat menakutkan.
"Kau sudah tau rupanya,"..!!
"Hanya Dewa iblis yang menjadi duri dalam daging cita cita yang akan ku wujudkan, dan hari ini kita tentukan, siapa yang berkuasa di dunia persilatan." Topeng hitam berkata.
Keduanya lalu bergerak sangat cepat, tenaga dalam mereka hampir sama terlihat dari keduanya yang mundur selangkah ketika tangan mereka bertemu.
Shin mo yang sudah menggabungkan ilmu iblis gila dan ilmu cenkraman Dewa begerak sangat cepat, tangannya seakan menjadi berlipat menyerang Iblis sesat, yang juga mengunakan jurus jurus andalannya.
Sedangkan perlahan setelah iblis sesat melawan Shin mo, Satu persatu pasukan siluman di bantai, Hek kwi dan Dewa racun yang sangat ditakuti oleh pasukan siluman.
Pikiran Iblis sesat bercabang, melihat anak buahnya dengan susah payah yang ia kumpulkan satu persatu tewas ditangan anggota Dewa Iblis.
"Paman bantu yang lain, biar aku menghadapi kakek tua ini," mendengar perkataan Mo kwi, tongkat iblis terkekeh, "sombong sekali kau bocah, Tongkat ku ini paling suka darah muda sepertimu," He,..He,..He.
Pedang hitam mengangguk mendengar perkataan Mo kwi, Pedang hitam mendengar cerita saudara saudara seperguruanya tentang kehebatan Mo kwi, dan percaya pemuda ini mampu menghadapi tongkat iblis, datuk golongan seaat, yang sudah lama mengundurkan diri dari dunia persilatan.
Mo kwi mengeluarkan Pedang bintangnya untuk melayani tongkat Iblis.
Setiap tongkat dan pedang beradu, Mo kwi mundur selangkah, tenaga dalamnya kalah setengah tingkat dari tongkat Iblis, tapi pemuda itu tak peduli.
Walau kalah tenaga dalam tp Mo kwi yakin, ilmunya lebih unggul dari tongkat Iblis.
Pedang bintang berdengung mendapat aliran tenaga dalam Mo kwi, Pedang bintang dengan cepat melayani permainan tongkat iblis, keduanya tampak Seimbang, dengan langkah Dewa angin Mo kwi berusaha, menghindari benturan pedang bintangnya dengan tongkat lawan, karna ia kalah tenaga dalam.
Sementara di tempat lain, Shin mo sudah mengeluarkan seruling hitam miliknya melayani iblis sesat yang telah mengeluarkan senjata miliknya pedang kelabang biru yang sangat beracun dan menimbulkan hawa dingin.
Suara raungan suling iblis Shin mo, terdengar sangat menyakitkan telinga, permainan jurus Pedang kelabang biru milik Iblis sesat mulai kacau, Shin mo tak memberi hati kepada Iblis sesat, ia terus mendesak, terkadang tangan kirinya melancarkan pukulan es dan penghancur tulang membuat iblis sesat makin lama makin keteteran, Pertempuran hanya menyisakan 2 pertarungan yang terjadi antara Shin mo melawan Iblis sesat dan Mo kwi melawan Tongkat iblis.
Pasukan Siluman, selain mereka bedua, sudah habis di tumpas oleh anak buah Shin mo, wu bai dan Sian bin masuk kedalam goa untuk mencari sisa sisa pasukan siluman yang bersembunyi didalam goa.
Shin mo terus mendesak Iblis sesat, Pukulan pukulanya yang sangat berbahaya, sangat ditakuti oleh iblis sesat bila mengenai tubuhnya, wajah iblis sesat pucat pasi, apalagi setelah melirik, Pasukan silumannya sudah habis, dan anggota perguruan Dewa iblis berjaga jaga disekitar, hingga ia susah untuk melarikan diri.
Ilmu pukulan racun kelabang biru, yang diandalkan oleh iblis sesat setiap mereka beradu pukulan, seperti tak berpengaruh kepada Shin mo.
Jika iblis sesat tahu bahwa Shin mo sudah melebur mutiara iblis yang ada didalam tubuhnya, sehingga tenaga dalamnya bertambah dan Shin mo menjadi kebal racun, kakek licik dan kejam itu, belum tentu mau bertanding dengan Shin mo.
Pedang yang mengeluarkan sinar kebiruan tanda terdapat racun keji, milik iblis sesat menempel pada seruling iblis milik Shin mo, Shin mo menggunakan tenaga dalam nya untuk menambah daya rekat sulingnya sehingga pedang milik Iblis sesat, susah ditarik, kedua tangan mereka melancarkan pukulan pukulan mematikan dari jarak dekat,
dan inilah yang diinginkan Shin mo, karna jurus iblis gila dan cengkraman Dewa milik Shin mo sangat cocok untuk pertarungan jarak dekat.
Iblis sesat bukan tidak menyadari, tapi ia berusaha melepaskan pedangnya yang menempel, tp tak bisa, sedang untuk melepas pedang dari tangannya, Iblis sesat merasa ragu, dengan pedang ia tak bisa menandingi ilmu silat Shin mo apalagi ia tak memakai pedang.
Keringat dingin keluar keluar ketika tangan kirinya tercengkram oleh Shin mo, Shin mo mengendurkan tenaga dalamnya, sehingga serulingnya seketika terlepas, Iblis sesat terkejut, dan menebaskan Pedang kelabang birunya kearah Leher Shin mo, Shin mo menangkis pedang yang menuju lehernya, pedang kelabang biru milik iblis sesat tergetar, dan melenceng, sementara tangan kiri Shin mo menarik tangan Iblis sesat sambil seruling nya menebas pundak kanan, Iblis sesat meraung keras ketika bahunya hancur dan tanganya yang memegang pedang kelabang biru putus, Shin mo kemudian melepaskan cengkramannya, dan menghantam perut iblis sesat dengan ilmu penghancur tulang.
__ADS_1
Iblis sesat tak mengeluarkan jeritan, tubunya terpental dan langsung tewas seketika, Setelah membereskan Iblis sesat, Shin mo memasukan seruling iblis nya, kemudian menyaksikan pertarungan antara Mo kwi dan tongkat iblis.
Keringat dingin mulai keluar dari tubuh tongkat iblis, wajah nya pucat setelah mengetahui sahabatnya Iblis sesat tewas, Tongkat iblis menjadi nekat untuk menyerang mati matian kearah Mo kwi, karna sudah tidak mungkin baginya melarikan diri, karna hanya tinggal ia yang sedang bertempur melawan pemuda ini.
Setelah beradu senjata pedang bintang Mo kwi bergetar, mereka berdua mundur selangkah, akibat kencang nya senjata mereka beradu, dan hampir saja Pedang bintang Mo kwi terlepas dari gemgamannya.
Wajah Mo kwi sudah sangat gusar, perlahan tubuh nya mulai menghitam,
Anggota perguruan Dewa iblis terkejut melihat perubahan yang terjadi pada diri Mo kwi, Shin mo mengerutkan dahinya melihat perubahan yang terjadi pada anggota termuda yang mulai ia sukai itu.
Dari hitam perlahan tubuh Mo kw menjadi merah akibat tenaga dalan Baja api miliknya bersatu dengan ilmu raja hitam.
Wajah tongkat iblis makin pucat melihat perubahan yang terjadi pada tubuh pemuda itu.
Mo kwi lalu melemparkan pedang nya kearah Tongkat iblis.
Tongkat iblis tersenyum melihat pedang yang terlempar.
Hmm,..!! "Kau ingin menghadapiku dengan tangan kosong, sungguh sombong," Tongkat iblis berkata dalam hati.
Setelah berhasil menghidari lemparan pedan bintang, tongkat iblis menanti Mo kwi yang melesat kearahnya.
Tongkat iblis memutar tongkatnya didepan dada dan menimbulkan angin dan suara menderu dari tongkat yang ia putar.
Tapi telinga nya seperti mendengar suara angin mencicit dari belakang tubuhnya, ketika ia menengok kebelakang, Tongkat iblis sangat terkejut, melihat pedang bintang melesat kearahnya, ia lalu melompat kesamping dan melihat pedang yang lewat disamping tubuhnya setelah tak berhasil kemudian berputar diudara dan siap menyerang kembali.
"Pedang terbang," hati tongkat iblis ciut setelah menyebut ilmu Mo kwi, warisan dari malaikat sesat.
Dan Mo kwi langsung menerjang, menggunakan ilmu Raja hitam, Pikiran tongkat iblis mulai kacau, ia berusaha menghindari benturan dengan tangan Mo kwi karna hawa panas dan bau amis menyengat akibat hawa racun yang keluar dari tubuh Mo kwi.
Sedangkan ia juga harus menghindari serangan Pedang bintang yang sedang melayang layang di sekitar tubuh Mo kwi.
Mental bertempur dari Tongkat iblis sudah jatuh, dan ia hanya bertahan dan bergerak mundur, dan ketika ia lengah, pedang bintang meluncur dan menusuk kearah pinggang Tongkat iblis, tongkatnya bergerak menangkis pedang, Tapi tangan mo kwi berhasil berhasil menangkap tangan tongkat iblis, kakek itu menjerit ngeri ketika tangannya panas dan terasa gatal, perlahan tangannya berwarna merah kehitaman dan warna merah hitam terus naik melalui tangan Tongkat iblis, Tongkat iblis lalu terdiam dan langsung tewas ketika pedang bintang menembus pinggang dan panas inti api membakar dari dalam dan racun dari ilmu Raja hitam mulai masuk ketubuh tongkat iblis.
Tongkat iblis perlahan tubuhnya lalu menghitam.
Anggota perguruan dewa iblis yang melihat pertempuran dan ilmu Mo kwi, bergidig.
Shin mo tak bisa berkata, ia hanya terkesima melihat ilmu dari Mo kwi.
Shin mo kemudian menghampiri Mo kwi.
Sambil menepak pundak Mo kwi, Shin mo berkata.
"Kau sungguh hebat anak muda,"
__ADS_1