Pendekar Gurun

Pendekar Gurun
Ch : 165 Kabar Mengejutkan Dari Sang Ayah


__ADS_3

"Apa kakak bilang ?"


"Mengawal guru," Pedang gila berkata


"Lalu di mana nenek Kharmila ?"


Sebelum Pedang gila menjawab, terdengar langkah kaki mendekati kamar yang memang pintunya sedang terbuka.


Nenek Kharmila datang dengan wajah cemberut.


"tuan muda, apakah tuan muda menyuruh suamiku hari ini untuk mengawal ?" nenek Kharmila berkata kepada Mo kwi ketika sudah masuk kedalam kamar.


"Aku sedang bertanya kepada kakak kenapa ada di sini, lalu nenek datang," Mo kwi berkata.


"Tuan muda maafkan kami jika mengganggu istirahat tuan muda," nenek Kharmila berkata, sambil matanya melirik kearah Pedang gila.


Mo kwi tersenyum mendengar perkataan nenek Kharmila dan berkata sambil menatap Pedang gila, "kakak..!!" aku sudah mempunyai tiga pengawal untuk saat ini," jika aku membutuhkan kakak, maka aku pasti akan memanggil, sekarang sebaiknya kakak menikmati malam pengantin bersama nenek kharmila.


Putri Qiao, Han lian dan Ling ji tersenyum mendengar perkataan dari Mo kwi.


Pedang gila lalu berdiri ketika mendengar perkataan Mo kwi, dan ketika melewati nenek Kharmila, pedang gila berkata sambil melangkah keluar kamar, Pake nyusul segala."


Setelah mereka berdua keluar kamar, Ling ji menutup pintu kamar, dan ketiga gadis itu lantas tertawa bersama, memikirkan dan melihat sepasang pengantin itu.


Setelah beberapa hari, rombongan besar raja muda Yan datang dan sampai ke kota Nanjing setelah mendapat kabar lewat merpati pos dari putri Qiao.


Raja muda Yan Zhu di,sangat terharu perjuangan yang di lakukan oleh prajuritnya yang di pimpin oleh putri Qiao dan para pendekar dunia persilatan.


Dan dengan di saksikan oleh ribuan pasukan dan penduduk kota Nanjing dan rakyat negri yang sengaja datang,.raja muda Yan Zhu di, di nobatkat kan sebagai kaisar menggantikan kaisar Zhiangwen,


dengan gelar Cengzu, dan era itu di sebut dengan Yongle, sehingga kaisar Yan zhu di juga di sebut dengan kaisar Yongle.


Dan Beiping di bangun sebuah istana kekaisaran, tapi ibukota masih tetap di Nanjing sambil menunggu, bangunan istana di kota Beiping, dan merundingkan hal hal selanjutnya, sambil membenahi pemerintahan agar kedepannya lebih baik lagi.


Pesta resmi diadakan oleh pihak kerajaan, dan kaisar Chengzu yang memimpin sendiri pesta sebagai ucapan terima kasih kepada para prajurit dan pendekar yang telah membantu menggulingkan pemerintahan kaisar Zhiangwen.


Keesokan harinya kaisar Cengzu, bertemu khusus dengan, Shin mo, Mo kwi dan putri Qiao.


"Aku mewakili rakyat daratan Tionggoan. mengucapkan terima kasih atas bantuan para pendekar dunia persilatan yang telah membantu sampai akhirnya, bisa naik keatas singasana."

__ADS_1


"Kaisar tau usah bicara seperti itu, kami juga rakyat yang ikut merasakan penderitaan jika roda pemerintahan dijalankan oleh orang orang yang salah."


Kaisar Chengzu mengangguk mendengar perkataan Shin mo, lalu mereka membahas tentang putra putri mereka, gubernur Li bai ayah dari Li qiao, telah menyerahkan, tentang masa depan putri nya Qiao qiao kepada kaisar Chengzu sebagai ayah angkat dari putri Qiao.


Ketika Shin mo akan diangkat sebagai jendral besar, Shin mo menolaknya secara halus, dan ingin menetap di lembah awan, dan akhirnya daerah lembah awan dan sekitrnya di berikan kepada Shin mo sebagai ucapan asa terima kasih, atas bantuan yang telah di berikan.


Sedangkan putri Qiao yang di tanya oleh ayah angkat nya dan tetap ingin menikah dengan Mo kwi, menyetujui, tapi dengan syarat Mo kwi harus ikut membantu kerajaan begitu pula putri Qiao.


Karna kaisar Chengzu tau hidup seorang pendekar tak mau di ikat oleh yang namanya jabatan, jadi memberi penawaran yg di sebut membantu kerajaan.


dan seorang istri selalu akan mengikuti suaminya jika sudah menikah.


Dan ketika keduanya menyanggupi untuk membantu kerajaan, kaisar Chengzu sangat senang dan wajah nya ceria, karna keduanya adalah orang2 yang sangat pintar dan sangat di butuhkan oleh kerajaaan dalam masa berkembang saat ini.


Lalu mereka berembug bersama hari baik untuk melaksanakan pernikahan, ketika di singgung mengenai Han lian dan Ling ji,


Kaisar Chenzu tak menolak, dan menyetujui masalah Han lian dan Ling ji, tapi kaisar tidak mau, jika pernikahan mereka diadakan bersama sama. pernikahan kerajaan hanya untuk putri Qiao dan Mo kwi, untuk menjaga nama dan wibawa anggota kerajaan.


Shin mo menyetujui usul dari kaisar Chenzu, dan mengerti maksud dari perkataannya.


Setelah hari dan tanggal di tentukan mereka bercakap cakap sebentar dan kemudian mengundurkan diri.


"Kwi koko kenapa termenung, apa ada kata kata dari yang mulia kaisar, tak mengenakan dirimu ?"


"Tidak ada Qiao moi, hanya aku mungkin agak canggung jika harus tinggal di istana, karna orang orang seperti ku, tidak ingin terikat dengan suatu aturan." Mo kwi berkata.


"Aku tahu apa yang ada di pikiran Kwi koko, dan sangat mengerti, aku akan mengikuti apapun keputusan yang kwi koko ambil."


"Dan aku akan meyakinkan ayahanda kaisar agar tidak menahan kita di istana, tapi aku juga tak bisa melepaskan begitu saja tanggung jawabku terhadap negri ini."


"Aku akan membantu ayahanda kaisar, dan setelah daratan tionggoan yang di pimpin ayahanda kaisar di era Yongle ini bisa berdiri sendiri, itulah saat nya kita berkumpul untuk hidup bersama..!!" Han lian dan Ling ji hanya bisa jauh dari kebisingan dan hal hal kerajaan yang membuat pusing kepala.


Mo kwi mengangguk mendengar perkataan dari putri Qiao.


Akhirnya perkawinan Putri Qiao dan Mo kwi berlangsung sangat meriah, kaisar dan para pejabat istana hadir, begitu pula banyak pendekar pendekar kenamaan hadir memberi selamat dan hadiah kepada Mokwi dan Shin mo sebagai ayah dari Mo kwi, dan setelah perkawinan besar kerajaan, beberapa hari kemudian, Mo kwi dengan acara yg sederhana melangsukan pernikahan kembali bersama dengan Han lian dan Ling ji, mereka ber empat bersama pedang gila tinggal di istana sambil membantu putri Qiao membereskan masalah masalah kerajaan.


Tiga bulan telah berlalu sejak pernikahan mereka, dan ketika sedang bersantai dengan ketiga orang istrinya, seorang pelayan mendatangi dan berkata bahwa sang ayah datang berkunjung.


Mo kwi lalu mendatangi ayahnya yang sedang duduk bersama dengan Hek kwi, dan terlihat dari raut wajahnya tampak gelisah dan duduk pun tidak tenang.

__ADS_1


Ketika Mo kwi datang, tampak wajah Shin mo langsung berubah cerah.


Mo kwi mengerutkan kening melihat wajah ayahnya yg tampak kusut.


"Ada apa ayah..?" kenapa ayah tampak gelisah sekali." Mo kwi berkata.


"Nak, aku ingin meminta bantuanmu ?" Mo kwi makin tak mengerti, apa maksud dari perkataan ayahnya dan bertanya, "bantuan apa yang ayah maksudkan ?"


"Nak, Sewaktu kau akan menikah dengan putri Qiao, aku memberi kabar kakek mu, Kok pin an ayah dari ibu tirimu Soat gi, dan ternyata Kakek mu sangat bangga ketika mengetahui bahwa kau akan menikah dengan putri Qiao, anak angkat kaisar Chengzu, lalu mereka setelah mendapat kabar dengan kapal yang besar berangkat dari utara, menuju daratan Tionggoan, tapi nahas rombongan mereka di serang oleh bajak laut gerombolan orang orang bar bar dan liar ( sebutan untuk orang jepang ) di daerah timur dekat perbatasan antara 3 wilayah, dan anak buah kapal banyak yang tercebur ke laut, dan yang selamat akhirnya dengan susah payah sampai, dan memberi tahu kabar ini, dan mereka tak mengetahui apa yang terjadi terhadap ketua mereka.


"Aku ingin pergi, tapi kau tahu sebentar lagi kedua adik mu akan menikah, dan aku tak tahu harus berbuat apa, sementara Ibu tirimu nekad hendak ikut jika aku pergi, setelah aku berbicara dengan paman Hek kwi, akhirnya hanya ada satu nama yang bisa membantuku, yaitu kau..!!"


"Dan aku sudah berbicara dengan para tetua Dewa iblis, setelah kau menjalankan misi penyelamatan tetua penjaga daerah utara, Kok pin an si telapak es, aku akan tinggal di lembah awan, dan menyerahkan jabatan ketua pergururuan Dewa iblis kepadamu."


Putri Qiao menarik nafas dalam dalam mendengar perkataan dari mertuanya, Shin mo.


"Kwi koko berangkatlah kedaerah timur, tapi Kwi koko harus berhati hati, di daerah perbatasan yang di pisahkan laut, ada sebuah kota besar di sebut Gaya, daerah itu menjadi tempat persinggahan, dari Baekje, silla ( korea ), markas orang orang liar di sekitar pulau kyusu ( wilayah jepang ) dan dekat pula dengan negara Jin, dan di daerah inilah orang orang dari berbagai negara berkumpul, Kwi koko bisa mencari informasi mengenai penyerangan kakek Kok pin an dari kota Gaya."


"Jadi Qiao moi menyetujui aku pergi menyelamatkan kakek ?"


"Pergilah, aku menunggu mu di Nanjing sambil membereskan masalah masalah kerajaan yg masih banyak, setelah kau kembali baru kita cari suatu tempat sunyi, untuk kita menikmati hari tua seperti perkampungan lembah awan."


"Baik ayah, Mo kwi akan pergi mencari indormasi mengenai kakek."


Shin mo tersenyum, mendengar perkataan putra dan menantunya itu, lalu berkata.


"Kau akan di dampingi oleh Paman Hek kwi."


Mo kwi mengangguk mendengar perkataan ayahnya, dan berkata, "Mo kwi akan menyamar kembali menjadi pedagang Mo cian, untuk menyelidik tentang keberadaan dari kakek Kok pin an."


Putri Qiao tersenyum mendengar perkataan suaminya dan mengangguk, tanda mempunyai pemikiran yang sama.


"Kwi koko, siapa saja yang kau ajak mencari kakek Kok pin an ?"


"Tak banyak yang ku ajak, supaya tidak menarik perhatian."


"Selain paman Hek kwi, mungkin kakak pedang gila, Dewa langit, kakak Li chun."


"Kenapa Kwi koko mengajak mereka bukan yang lain ?" Mo kwi tersenyum mendengar perkataan dari istrinya itu, lalu berkata.

__ADS_1


"Karna mereka tak banyak bicara."


__ADS_2