
Sebenarnya Soat gi merasa keberatan berpisah dengan anak nya Shin hoa, tetapi setelah di beri penger tian oleh Shin mo dan Hong giok, Soat gi akhir nya rela melepaskan Shin hoa, dan ini juga untuk kepentingan Shin hoa kedepannya.
Shin mo yang di temani oleh Hek kwi lalu membawa Shin hoa ke gunung Soat san, setelah menitipkan, anaknya, Shin mo tidak langsung pulang ke perkampungan lembah awan, tapi melihat keadaan yang terjadi di dunia persilatan, banyak partai partai tumbuh subur, keadaan memang seperti tenang, tapi diam diam bisa meledak kapan saja, kaisar Zhiangwhen sedang memprsiapkan pasukan nya untuk menghadapi raja muda Yan, begitu pula sebalik nya.
Shin mo dah Hek kwi singgah di kota besar, yaitu Kota Xi"an, kota Xi'an terlihat ramai, banyak umbul umbul, dan terlihat agak Sibuk.
"Ketua, bagaimana jika kita mampir ke rumah bunga,"..? Shin mo mengerutkan dahi nya mendengar Hek kwi mengajak nya ke rumah bunga ( istilah untuk tempat pelacuran ) melihat mimik wajah ketua nya, Hek kwi tersenyum.
"Ketua jangan ber prasangka buruk dulu, rumah bunga adalah tempat semua informasi yang beredar, bangsawan, pedagang bahkan pejabat sering mampir ke rumah bunga, dan jika mereka sudah mabuk, maka informasi apapun akan keluar dari mulut mereka, kita cukup pesan arak dan makanan dengan di temani oleh satu atau dua orang wanita, kita bisa menanyai wanita itu, informasi apa yang sedang hangat sekarang."
Shin mo mengangguk mendengar penjelasan dari Hek kwi.
Kota Xi'an adalah kota besar yang strategis dan rumah bunga terbesar di kota Xi'an bernama Dewi bulan, di kelola oleh Hwang soo bin.
"Seperti nama asing, Shin mo berkata.
"ketua benar, Hwang soo bin dulu nya adalah seorang putri bangsawan Joseon ( korea ) , keluarga nya di fitnah, dan di hukum mati, lalu Soo bin yang masih berumur 12 th di jadikan Gisaeng ( ******* ) untuk menghibur para pejabat dan bangsawan bangsawan Joseon.
.
Kemudian ia di tolong, dan di bawa ke tionggoan oleh penolong nya, karna dari muda sudah berpengalaman membuka usaha membantu ayah nya, dengan modal pas pas an, akhirnya Soo bin berhasil jadi orang yang mempunyai pengaruh di kerajaan , banyak kenalannya adalah para pejabat pejabat penting,
kerajaan juga tak bisa berbuat apa apa, karna Soo bin menyogok para pejabat setempat untuk mensukseskan usaha nya.
Mereka membuka cabang di kota kota besar.
Mari kita kesana,
"kau agak nya tau banyak tentang Hwang Soo bin, Shin mo tersenyum lalu berkata kepada Hwk kwi sambil mengikuti tetua prajurit malamnya itu berjalan ke rumah bunga yang ber nama Dewi bulan.
Hek kwi teresenyum mendengar Perkataan ketua nya
Shin mo dan Hek kwi memakai caping untuk menutupi wajah mereka yang unik, apalagi Shin mo setiap keluar perkampungan lembah awan, selalu memakai caping, rambut nya yang putih dengan mata yang merah, pasti banyak menarik perhatian, jika ia tidak memakai caping.
Malam hari di kota Xi'an langit cerah, bintang berkelap kelip menambah kegairahan, untuk bersantai sambil minum arak, batin Shin mo.
Hek kwi berjalan lebih cepat dari Shin mo, Hek kwi terlihat sedang berbicara perlahan dengan wanita setengan tua yang membawa kipas, lalu wanita itu memanggil seorang wanita muda yang tingkah nya agak genit, wanita itu jadi penunjuk jalan ke ruangan tempat mereka minum arak.
__ADS_1
Hek kwi lalu memesan arak dan beberapa hidangan, tiga orang wanita muda yang cantik dan anggun, orang pertama membawa kecapi, orang kedua membawa sebuah suling, dan yang terakhir adalah gadis yang tercantik berjalan perlahan, setelah sampai di hadapan Shin mo, gadis itu membungkuk sambil memberi hormat, lalu berkata, kami 3 dewi bulan siap menemani tuan besar minum arak dengan di iringi lagu.
Lagu apa yang tuan besar ingin kami nyanyikan,..?
"Apa saja asal enak di dengar, Hek kwi berkata.
Alunan suara kecapi dan suling, lalu gadis yang cantik yang menyanyikan lagu tentang seorang kekasih nya yang pergi merantau,
dengan di temani arak, dan beberapa hidangan ringan sungguh perpaduan yang pas.
Selesai bernyanyi gadis yang bernama Ang bin, lalu menuangkan arak ke gelas Shin mo, Shin mo lalu meminum arak nya.
Panggil pemilik Dewi bulan, wajah Ang bin agak berubah mendengar perkataan Hek kwi, tapi kemudian tersenyum kembali, "apa maksud tuan, pemilik yang mana...?
Kau jangan bikin malu aku di depan ketua ku,
katakan saja pada Soo bin, Hek kwi ingin bertemu
Perubahan wajah dari Ang bin tak dapat di sembunyikan lagi.
Hmmm,..!!
Ang bin lalu keluar dari ruangan, tak lama kemudian, terdengar langkah dua orang yang datang, seorang wanita berusia kurang lebih 60 th, berwajah putih, walau sudah tua tapi masih tampak garis kecantikan nya,
Saudara Hek Kwi sakarang kau berani terang terangan, ingin bertemu dengan ku, apa kau butuh uang,..? Katakan saja aku akan menyediakan nya.
Hmm,..!!
"Kau sungguh tak sopan, berada di hadapan ketua masih saja belum memberi hormat.
Lalu Hek kwi berkata kepada Shin mo,
Ketua...!!
Shin mo lalu membuka caping nya, sebelum masuk Hek kwi, memang sudah memberi tahu, jika ia memberi tanda, Shin mo membuka caping nya.
Seorang pria dewasa berwajah tampan, rambut putih nya tergerai ketika caping nya di buka,
__ADS_1
Siauw mo ketua perguruan Dewa iblis datang berkunjung.
Soo bin langsung membungkuk memberi hormat.
Ang bin yang melihat ibu angkat nya membungkuk lalu mereka bertiga ikut membungkuk ke arah Shin mo.
Hwang Soo bin, bagian keuangan perguruan Dewa iblis memeberi hormat kepada Ketua.
Terakhir Soo bin bertemu dengan Hek kwi, Soo bin berkata, bahwa ia ingin bertemu dengan ketua Dewa iblis yang baru, Siauw mo yang namanya sering ia dengar, tapi belum pernah melihat orang nya.
Dan sekarang Siauw mo berada di hadapan nya.
Shin mo pun terkejut ketika mendengar Soo bin adalah bagian keuangan perguruan Dewa iblis.
"Mereka Siapa,..? Hek kwi berkata sambil menunjuk ke arah Ang bin, "mereka semua anak angkat ku, dan mereka semua juga, adalah pengawal ku.
Kita saling bertemu tanpa ada orang yang melihat , jadi kalian memang pantas kalau tak mengenali paman Hek kwi.
Soo bin berkata kepada anak angkat nya.
Soo bin lalu menjelaskan kepada Shin bahwa di sini tak ada pemaksaan, mereka yang menjadi wanita malam, memang itu pekerjaan yang bisa mereka lakukan, penghasilan terbesar mereka adalah dari arak dan jual beli informasi, yang mereka beri kepada penawar tertinggi.
Shin mo tersenyum puas mendengar perkataan dari Soo bin, apalagi rumah Dewi bulan sering membantu korban bencana, dan desa yang terkena wabah
Soo bin gadi yang di selamatkan oleh Thian mo, lalu bersumpah setia kepada Thian mo, Sian bin dan hek kwi sering meminta informasi dari Soo bin.
Ketua tinggal di sini saja beberapa hari, karna akan ada keramaian, di Xi'an.
Seorang tokoh di kota Xi'an yang bergelar Tombak emas Han gan, ingin meresmikan perguruan nya yang sama namanya, yaitu perguruan Tombak emas.
Semua tokoh dan ketua perguruan besar di undang oleh Han gan,
Mendengar perkataan Soo bin,
Shin mo lalu melihat ke arah Hek kwi.
Sebelum pulang, aku ingin melihat dulu keramain,
__ADS_1
Apa pun perintah ketua, hamba akan ikut.
Wajah Hek kwi tersenyum lebar ketika berkata.