Pendekar Gurun

Pendekar Gurun
Ch : 26 Sampai Di Kota Fu'yi


__ADS_3

Wajah Siauw han dan adik nya berubah. sedangkan putri Qiao mendadak terbatuk, mendengar perkataan dari Mo kwi.


Siauw han terus menatap wajah putri Qiao seakan minta jawaban dari perkataan Mo kwi.


"Dia memang kusir keretaku yang kabur setahun lalu, tapi akhirnya dia kembali juga," putri Qiao berkata sambil melirik kearah Mo kwi, putri Qiao ingin tahu apakah Mo kwi akan berkata begitu mendengar perkataan darinya.


"Oh,..!! Siauw han mengangguk mendengar perkataan putri Qiao tapi wajah nya terlihat masih tidak mengerti, dengan perkataan dari Mo kwi dan putri Qiao.


Akhirnya kereta sampai dengan selamat di kota Fu'yi.


Kereta putri Qiao telah berada di halaman rumah gubernur Li.


Mo kwi tadinya tidak akan ikut kedalam, untuk bertemu dengan gubernur Li, dan ingin bersama Han sikong ketempat Macan hitam, tapi putri Qiao memaksa, akhirnya Han sikong tidak jadi ketempat Macan hitam, ia menemani Mo kwi untuk bertemu dengan Gubernur Li, atas perintah putri Qiao.


Lagi lagi, kedua kakak beradik Siauw itu merasa aneh melihat Mo kwi dan putri Qiao.


Gubernur Li menerima putri Qiao dan orang yang datang bersamanya, putri Qiao memeluk ayahnya dengan manja.


Tumben kau seperti anak kecil Qiao'ji,..? gubernur Li berkata.


putri Qiao tak berkata mendengar perkataan ayahnya, ia hanya tersenyum malu.


Putri Qiao lalu memperkenalkan kedua kakak beradik dari Elang putih yang berasal dari Lam hay, utusan ayah angkatnya.


Gubernur Li mengangguk dan tersenyum ramah ketika Siauw han dan Siauw hu, memberi hormat dan memprkenalkan diri.


Sedangkan Mo kwi hanya berdiri di belakang Han sikong.


Gubernur Li lalu melihat Mo kwi, dan wajahnya berubah ketika teringat kembali Mo kwi, begitu juga dengan Pedang kiri, pengawal gubernur Li.


"Kau bukan kah kusir Qiao Qiao yang waktu di kaifeng melarikan diri,..? "Benar gubernur," Mo kwi berkata.


"Kau tahu,..!! Anaku dan Han sikong selalu mencarimu," gubernur Li berkata kepada Mo kwi, putri Qiao yang mendengar perkataan ayahnya tertunduk malu.


Mereka akhirnya bercakap cakap diruangan agak besar, sambil minum arak.


"Kami sudah menangkap 2 orang yang di curigai hendak mengacau di kota Fu'yi," pedang kiri berkata.


Siauw han yang mendengar perkataan pedang kiri lalu berkata,


"Bawa saja kesini untuk kita tanyai paman,..!! Siapa tahu benar, mereka adalah pengacau pengacau itu."


Pedang kiri lalu memerintahkan seorang penjaga, untuk membawa tawanan kehadapan mereka, setelah mendapat persetujuan dari gubernur Li.


Dua orang yang kelihatan bungkuk dan diikat rantai kedua kaki dan tangannya dibawa masuk oleh anakbuah Pedang kiri.


Mo kwi melihat mata kedua tawanan itu agak tajam berkilat, tampak berhati hati.


Tawanan itu lalu duduk bersimpuh tak begitu jauh dari gubernur Li.

__ADS_1


Pedang kiri lalu berkata, "Kalian jujur saja, jika kalian mengaku, kami akan membebaskan kalian."


Kami hanyalah pedagang yang mencoba peruntungan di kota Fu'yi ini tuan, jawab tawanan yang lebih tua.


"Bohong,"..!! Siauw han berkata begitu mendengar perkataan orang itu.


Begitu mendengar perkataan dari Siauw han, tawanan yang lebih tua menyeringai.


Traaang,..kreeek,..kreteeek.


Kedua tawanan itu lalu bangkit berdiri, kedua rantai yang membelenggu di putuskan oleh tenaga dalam mereka, lau tubuh mereka yang bungkuk, perlahan bertambah tinggi dan tegak.


"Ilmu penciut tulang dan pelemas otot," pedang kiri terkejut.


"Katakan siapa kalian sebenarnya,"..? Pedang kiri dan kedua kakak beradik Siauw juga ikut mengeluarkan pedang, melihat kedua tawanan itu berubah.


Hua,..Ha,..Ha.


Akhirnya tanpa susah payah bisa ketempat berkumpulnya keluarga Li.


Kami sepasang setan kubur, mendapat perintah untuk membunuh Gubernur Li dan putrinya.


Pedang kiri terkejut ketika mendengar nama sepasang Setan kubur, prajurit malam dari golongan hitam yang sangat terkenal, berada di hadapannya.


Putri Qiao juga pernah mendengar nama sepasang setan kubur, siapa yang menyewa mu untuk membunuh keluarga gubernur Li,..? Putri Qiao berkata.


"Toako, kedua wanita itu jangan dibunuh, lumayan buat teman minum arak malam ini," tawanan yang lebih muda berkata kepada kakaknya, "kau tenang saja," orang yang dipanggil Toako itu berkata sambil tersenyum memandang kearah putri Qiao.


Pedang kiri dan Siauw han yang mendengar perkataan tak senonoh dari Sepasang setan kubur, bergerak menyerang mereka dengan pedang di tangan, Pedang kiri melawan sepasang setan kubur yang lebih tua.


Sepasang prajurit malam ( pembunuh ) bergerak dengan mengunakan rantai kaki dan tangan yang sudah terputus, menjadi senjata.


Mereka bertempur sengit diruangan yang agak besar, meja dan kursi jika tidak hancur tergeser menjauh dari pertempuran.


Mo kwi dan yang lain melihat pertempuran yang sedang berlangsung, tetapi putri Qiao selalu melirik kearah Mo kwi, entah kenapa bila berada didekat pemuda yang terkesan dingin itu, putri Qiao hatinya merasa aman.


Siauw han mulai terdesak.


Siauw hu, melihat kakaknya terdesak lalu melesat dan ikut membantu, pertarungan kembali imbang setelah Siauw hu membantu kakaknya.


Sedangkan pedang kiri masih bertempur hebat dengan orang tertua dari Setan kubur.


Ilmu pedang kiri yang memang membingungkan, masih bisa bertahan melawan setan kubur.


Tapi setelah pukulan Setan kubur mengeluarkan asap berwarna putih, perlahan Pedang kiri mulai terdesak, sebuah tebasan yang mengarah tangan setan kubur, di tangkis oleh rantai yang ada ditangan setan kubur, dan tangan setan kubur satunya melesat kearah pundak pedang kiri dan pukulan setan kubur yang mengeluarkan asap putih menghantam pundak, Pedang kiri.


Pedang kiri lalu meloncat mundur, dari mulutnya keluar darah, kedua kakak beradik Siauw ikut mundur ketika, pedang kiri terkena hantaman setan kubur.


Hua,..Ha,..Ha.

__ADS_1


Sepasang setan kubur tertawa terbahak bahak melihat lawannya bergerak mundur.


Sedangkan para pengawal gubernur Li yang berdatangan, belum bergerak karna belum mendapat perintah.


Pukulan asap tulang mayat ku, akan melumpuhkan tenagamu dalammu untuk sementara, Setan kubur berkata kepada Pedang kiri.


"Gubernur Li, pengawalmu tak ada artinya bagiku, bersiaplah,"..!!


Setan kubur,...!!


Bukankah seharusnya tempatmu didalam kubur,...? kedua prajurit malam itu terkejut ketika mendengar perkataan dari pemuda yang berada disamping putri Qiao.


"Lancang mulutmu,"..!!


Orang termuda dari Sepasang setan kubur menggerakkan rantai yang ada ditangannya, rantai itu melesat kearah Mo kwi, karna melihat lawan yang masih muda, Setan kubur hanya menggunakan 5 bagian tenaga dalamnya melalui rantai, untuk menyerang Mo kwi.


Mo kwi mengerahkan tenaga dalam baja api, tak menghindar dari rantai setan kubur, karna Mo kwi melalui hawa tenaga dalam yang keluar dari rantai, sudah mengetahui bisa menahan rantai itu, dengan ilmu baja api miliknya.


Sepasang setan kubur dan orang yang didalam ruangan terkejut, ketika melihat rantai yang menghantam tubuh Mo kwi seperti menghantam tubuh yang keras, tubuh Setan kubur, yang menyerang Mo kwi mundur selangkah, melihat rantai yang sudah dialiri tenaga dalam yang mengenai tubuh, tak berpengaruh apa apa.


Mo kwi lalu mengibaskan tangannya, sebuah pukulan Jari pedang melesat kearah tangan setan kubur yang menyerang Mo kwi.


Setan kubur tak bisa menghindar karna pukulan Jari pedang Mo kwi sangat cepat.


Crasssshh,...aaaaarrrrggh,..!!


Tangan setan kubur putus, terkena hantaman Jari pedang Mo kwi, setan kubur menjerit ketika tangannya putus oleh jari pedang Mo kwi.


Setan kubur yang lebih tua terkejut, tangan nya yang masih mengeluarkan asap putih bergerak kearah Mo kwi, begitu pula adiknya yang telah menotok urat urat tangannya yang putus, agar menghentikan darah yang keluar,


Keduanya lalu menyerang Mo kwi.


Melihat tangan Mo kwi yang merah dan ada hawa panas yang keluar dari angin pukulan Mo kwi, sepasang setan kubur tak berani beradu tangan dengan Mo kwi.


Dengan langkah Dewa angin, Mo kwi bergerak dengan cepat menghindari pukulan Setan kubur, yang mengeluarkan asap putih sambil balas menyerang.


Sepasang setan kubur setelah lama tak bisa mendekati Mo kwi, memberi isyarat untuk melarikan diri, setelah menyerang dengan hebat keduanya lalu loncat mundur, dan melesat melawan arah dan kabur.


Mo kwi yang sudah curiga, lalu mengibaskan ilmu jari pedang nya kearah Setan kubur yang lebih muda, lalu melesat dengan langkah Dewa angin dengan seluruh tenaganya dan berhenti di depan jendela, yang akan dipakai untuk melarikan diri.


Tangan Mo kwi, yang merah lalu menghantam orang tertua dari sepasang setan kubur, orang tua itu mengeluh perlahan dan langsung tewas ketika dadanya terkena pukulan Mo kwi, lalu tubuhnya memerah dan mengeluarkan asap seperti terbakar dari dalam, terkena pukulan inti api Mo kwi.


Sedangkan yang muda masih tergeletak di ruangan, karna kaki nya sebatas lutut putus,


terkena pukulan jari pedang Mo kwi.


Semua yang ada diruangan terpana, melihat sepasang setan kubur kalah dengan amat mengenaskan, ditangan Mo kwi.


Siauw han yang melihat pertandingan lalu menarik pinggir baju Han sikong, dan bertanya perlahan kepada Han sikong, "siapa pemuda itu" ( Mo kwi )

__ADS_1


Han sikong sambil menatap kearah sepasang setan kubur, menjawap pertanyaan, tanpa melihat ke arah Siauw han.


"Kusir kereta putri Qiao"


__ADS_2