
🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹
Hari bahagia Aina dan Fadli pun tiba, mereka berdua menyambut dengan bahagia hari pernikahan mereka. Hari ini rumah orang tua Aina sudah di sulap bak negeri dongeng oleh WO yang di sewa Aina dan Fadli. Para tamu undangan juga sudah memenuhi tempat yang di sediakan.
Melani dan Hendra sudah datang dari setengah jam yang lalu, begitupun dengan ibu marni dan hasni yang datang bersama dengan melani.
Aina sudah di rias dengan cantik nya, MUA yang di sewa Aina benar-benar membuat wajah Aina terlihat cantik dan siapa pun yang melihat Aina pasti akan kagum.
" Masya Allah .. Mbak aina cantik banget" Seru Hasni yang melihat Aina keluar dari kamar nya.
" Ini beneran mbak Aina?" Tanya melani seperti tidak percaya jika itu adalah aina.
" Kamu memang cantik sayang" Puji ibu marni memeluk mantan istri putra nya.
" Terimakasih semua nya" Ucap Aina dengan senyum mengembang.
Tepat jam sembilan pagi rombongan pengantin pria sudah datang. Teman-teman seprofesi Aina dan Fadli ikut dalam rombongan Fadli. Mereka memilih datang berbarengan dengan rombongan pengantin pria.
Jantung Aina semakin deg-degan saat fadli memasuki ruang akad nikah. Aina menunggu di dalam.kamar bersama dengan melani, hasni dan sang mama. Aina akan keluar jika fadli sudah selesai membacakan ijab qabul nya.
" Mel, kok aku jadi gugup begini ya? Padahal yang memgucab ijab qabul kan mas fadli, tapi aku juga ikut gugup dan grogi" Seru Aina sambil memegang tangan melani.
" Santai mbak jangan di buat gugup, awas nanti pingsan. Gak lucu dong mempelai wanita pingsan karena gugup" Seru melani sambil tertawa dan di ikuti yang lain nya.
Di tempat akad nikah fadli pun sama dengan Aina, wajah nya terlihat tegang dan jantung nya berdetak lebih cepat. Fadli benar-benar gugup,padahal ini bukanlah yang pertama kali bagi nya.
" Tenang, jangan gugup.. kalau saat ijab qabul kamu salah. Pernikahan mu bisa gagal" Seru Jimmy menakut-nakuti sang adik.
Fadli memelototkan mata nya ke arah jimmy, fadli tidak habis fikir dalam situasi seperti ini kakak nya masih saja bercanda dan menakutinya. Jimmy yang mendapat tatapan tajam dari sang adik justru hanya mengulas senyum nya.
Acara ijab qabul pun akan segera di mulai, pak penghulu sudah mempersiapkan semua nya dan sudah memeriksa kembali berkas-berkas calon pengantin.
Pak Waluyo sebagai ayah kandung Aina yang akan menikahkan fadli dan Aina secara langsung. Pak waluyo menjabat tangan Fadli dan ijab qabul pun dimulai.
" Sah"
__ADS_1
" Sah"
Suara sah menggema, Aina yang menyaksikan dari layar monitor ikut meneteskan air mata saat kata sah terucap dari para saksi.
Aina di bimbing keluar dengan di apit oleh melani dan mama aina, hasni di belakang memegang ekor kebaya Aina yang menjuntai ke bawah.
Aina sekarang duduk di samping fadli, laki-laki yang saat ini sudah resmi menjadi suami nya. Aina memcium tangan fadli dan fadli mencium kening Aina.
Saat Aina duduk di samping fadli, Hasni terlihat kaget jika dokter fadli lah yang menjadi suami Aina. Dokter fadli yang selama ini dia sukai secara diam-diam dan sangat dia kagumi ternyata adalah suami dari Aina.
Saat rombongan fadli datang hasni memang tidak ikut keluar untuk menyambut nya, dia memilih menemani Aina bersama melani di kamar. Hasni pun baru tersadar jika dari tadi sudah terpasang foto Aina dan dokter fadli di dekat pelaminan dan pintu masuk.
Hati hasni sangat sedih mendapati lelaki yang dia kagumi menikahi wanita lain.
* Aku harus ikhlas, mbak Aina harus bahagia dan mbak Aina lebih pantas mendampingi dokter fadli. Aku bukan mencintai nya tapi aku hanya mengagumi nya. Tapi apa mas dimas tahu jika dokter Fadli adalah suami mbak Aina* Gumam hasni dalam hati nya.
Acara pun di lanjutkan dengan pemberian ucapan selamat kepada pengantin lalu di lanjutkan dengan makan-makan. Kedua pengantin yang duduk di pelaminan terlihat sangat bahagia, senyum bahagia nya terukir di bibir nya.
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
Tetapi justru sekarang Aina sudah berbahagia dengan laki-laki lain yang menggantikan nya sebagai pendamping hidup Aina.
Hasni dan ibu marni memang sudah memberitahu dimas jika hari ini aina akan melangsungkan pernikahan di rumah orang tua nya. Saat dimas mendengar kabar pernikahan Aina, dimas terlihat bersedih. Pupus sudah harapan nya untuk kembali bersama Aina.
* Semoga kamu bahagia dengan pernikahan mu ini Aina, aku memang lelaki bodoh yang telah menyia-nyiakan mu* Gumam Dimas dalam dirinya sendiri.
Sampai sekarang pun dimas belum tahu jika dokter fadli lah yang menjadi suami Aina.
Dimas mencoba mengalihkan pikiran nya, dia memilih bermain dengan anak nya yang saat ini sudah pandai berceloteh.
Tiba-tiba ponsel dimas berdering ada pesan masuk, dimas mengambil ponsel nya dan membuka pesan yang masuk, ternyata dari hasni.
[ Mas dimas baik-baik saja?] Tulis hasni dalam pesan nya, hasni tahu pasti sang kakak saat ini sedang memikirkan pernikahan Aina.
[ Mas baik-baik saja Has, bagaimana acara nya? Lancar kan, titip salam ya untuk pengantin nya]
__ADS_1
[ Iya mas, nanti aku sampaikan..Oh iya mas,mas tau gak siapa yang jadi suami mbak Aina?]
[ Mas tidak tahu,memang siapa? apa mas kenal?]
[ Mas kenal, bentar aku kirim foto mereka tapi janji mas jangan sedih dan jangan marah. Aku mau mas move on dan jangan mengharapkan mbak Aina lagi]
[ Iya]
Dimas menunggu foto yang akan dikirimkan oleh hasni, dimas sangat penasaran siapa laki-laki yang menjadi suami Aina. Kenapa hasni bilang jika ia mengenal laki-laki itu.
Dimas semakin penasaran, sampai dia berfikir jika Aina menikah dengan salah satu teman dimas.
Tring..
Hasni pun mengirimkan foto lewat aplikasi hijau di ponsel dimas. Dimas langsung membuka pesan dari hasni dan langsung membuka foto yang hasni kirimkan.
Mata dimas terbelalak saat mengetahui siapa laki-laki yang menjadi suami Aina. Tidak lain adalah dokter fadli, dokter yang sudah merawat nya saat dirinya di rawat di rumah sakit bahkan dokter fadli juga pelanggan roti nya. Dimas semakin tak percaya diri mengetahui jika dokter fadli lah suami Aina.
* Ternyata dokter fadli yang sekarang menjadi suami Aina! Mengapa aku lupa jika dokter fadli dan aina itu kerja di rumah sakit yang sama..Mereka memang cocok, dokter fadli lebih baik dari diriku* Gumam dimas dalam hati nya.
Dimas meletakkan ponsel nya di samping dia duduk, lalu dimas kembali memperhatikan anak nya yang sedang bermain. Masih ada rasa sakit di hati saat mengetahui kabar pernikahan Aina, tetapi nasi sudah menjadi bubur tidak akan bisa untuk menjadi nasi lagi.
Penyesalan yang dimas rasakan tidak akan bisa mengembalikan Aina kedalam pelukan nya lagi. Kini dimas hanya bisa menerima buah dari apa yang sudah dia perbuat.
Penyesalan memang datang terakhir, kalau datang di awal bukan penyesalan tetapi pendaftaran. 🤭🤭😘
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
🌹🌹🌹🌹 SELAMAT MEMBACA 🌹🌹🌹🌹
*******************
Pernikahan Fadli dan Aina sudah Author Up ya, sekarang jangan lupa beri dukungan karya Author ya kak.
Selamat menempuh hidup baru untuk Fadli dan Aina 😘😘🌹🌹
__ADS_1
TERIMAKASIH 🙏🙏😍😍