Tak Sanggup Untuk Di Madu

Tak Sanggup Untuk Di Madu
Aina cerai, Baby H lahir


__ADS_3

Proses demi proses persidangan Dimas dan Aina sudah berjalan, dan hari ini persidangan keputusan terakhir nya. Aina dan dimas menghadiri sidang dengan di temani oleh pengacara nya masing-masing.


Dan soal tuntutan Dimas soal harta gono-gini akan di bacakan.


Ibu marni pun ikut menghadiri persidangan, walaupun hati nya sangat sedih melihat anak nya bercerai namun dia paksakan untuk ikut melihat proses persidangan.


Sidang berjalan dengan lancar, dimas dan pengacara nya tampak diam tidak ada penolakan. Namun saat pembagian harta gono - gini di bacakan pengaca dimas menolak nya.


" Yang mulia, client saya tidak menerima keputusan soal harta gono-gini ini. Bagaimana pun client saya selama menikah 4 tahun dengan saudari Aina ada rumah dan tempat usaha cafe yang dimiliki bersama. " Ucap pengacara dimas.


Aina dan pengacara nya terlihat sangat santai dengan penolakan dari pihak dimas. Aina yakin dimas tidak akan mendapatkan harta nya sepeserpun.


" Dari bukti-bukti dan data yang kami terima dari pihak saudari Aina. Untuk tempat usaha cafe itu milik orang tua saudari Aina dan sertifikat cafe atas nama orang tua saudari Aina. Rumah juga atas nama saudari Aina , dan rumah itu tidak bisa di jadikan harta gono-gini karena rumah itu pemberian dari orang tua saudari Aina, jadi tidak termasuk harta bersama. Bagaimana? Apa masih keberatan dengan keputusan hakim?" Tanya wali hakim yang sudah membacakan bukti-bukti kepemilikan harta yang sudah di berikan oleh Aina.


" Dan selama satu tahun ini juga anda sudah menguasai uang penghasilan dari cafe tanpa ada campur tangan dari saudari Aina" Tambah wali hakim membacakan bukti-bukti yang lain nya.


Pengacara dimas diam seribu bahasa tidak ada penolakan lagi, sepertinya pengacara dimas juga baru tahu jika aset-aset yang dimiliki client nya adalah milik istri nya dan mertua nya.


Pengacara yang Aina sewa memang handal dan luar biasa, Aina tidak perlu beradu argument dengan dimas soal harta gono-gini, semua urusan harta gono gini beres dengan salinan bukti-bukti yang sudah di persiapkan oleh pengacara nya.


" Saudara Dimas silahkan anda menjatuhkan talak untuk saudari Aina sekarang juga" Seru bapak wali hakim.


Semua pasang mata yang hadir di persidangan tertuju ke arah dimas, akhirnya dimas pun mengikuti apa yang sudah seharus nya dia lakukan.


" Aina salsabila Binti Waluyo hari ini aku talak kamu, dan mulai hari ini aku bukan suami mu lagi. " Ucap dimas dengan suara bergetar.


Ada perasaan sedih saat dimas membacakan ikrar talak untuk nya. Aina benar-benar tidak menyangka saat ini status nya sudah berubah menjadi seorang janda. Setidak nya menjadi seorang janda lebih baik daripada punya suami tapi di khianati.


Bapak hakim sudah mengetuk palu, berarti selesai sudah proses persidangan cerai antara Aina dan Dimas.


" Sekarang kita sudah resmi bercerai, semoga kamu bahagia dengan perceraian ini. " Seru dimas saat menghampiri Aina.


" Iya, Semoga kamu juga bahagia dengan wanita pilihan mu" Seru Aina.


Proses persidangan pun kini sudah selesai, Aina dan pengacara nya sudah meninggalkan ruang sidang. Dimas dan pengacara nya pun beranjak meninggalkan ruang persidangan.

__ADS_1


Saat keluar dari ruang persidangan dimas melihat sang ibu yang masih berdiri di luar ruang sidang. Dimas pun seakan acuh dengan ibu marni.


" Dimas" Lirih ibu marni saat dimas keluar dari ruang sidang.


" Apa bu? ibu mau menertawakan ku? sekarang ibu sudah puaskan aku bercerai dengan Aina dan aku tidak mendapatkan apa-apa. Aku sudah tidak punya apa-apa lagi bu, aku sudah miskin. Puas kan ibu... Seharusnya ibu itu mendukung dan membela aku , agar aku tidak bercerai dengan Aina. Bukannya malah membela Aina." Bentak dimas di depan ibu marni.


" Dimas... sadar kamu nak. Kamu tidak pantas mendapatkan harta gono-gini itu karena di harta itu memang tidak ada hak kamu. Dan ini semua terjadi karena ulah mu sendiri, coba kalau kamu tidak berselingkuh pasti perceraian ini tidak akan terjadi." Seru ibu marni dengan mata yang berkaca-kaca.


" Terserah ibu, tolong ibu jangan temui aku ataupun cari aku lagi. Aku benci sama ibu. " Seru dimas lalu pergi meninggalkan ibu marni yang terisak dengan tangis nya.


Ibu marni menatap nanar kepergian anak nya, dia tidak menyangka anak kandung nya bisa berbuat setega ini dengan nya. Anak kandung nya justru membenci dan memusuhi nya hanya karena masalah harta yang bukan hak nya.


******


Melani dan hendra kini ada di sebuah rumah sakit, saat akan menghadiri sidang perceraian Aina, saat di perjalaban tiba-tiba perut Melani terasa sakit. Seperti nya melani akan melahirkan karena memang ini sudah waktu nya melani melahirkan bahkan sudah lewat seminggu dari HPL nya.


" Mas sakit...!!" Seru Melani yang terus mengelus perut nya yang terasa sakit.


" Iya sayang, kamu pasti kuat. Seandainya sakit nya bisa berpindah ke tubuh mas, mas rela sayang" Ucap hendra yang juga menghawatirkan melani.


" Pembukaan nya sudah semua dok, pasien sudah bisa melahirkan sekarang" Seru suster memberitahu sang dokter.


Winda mendekat kearah melani, lalu winda memberikan semangat untuk sang sahabat yang sebentar lagi akan melahirkan.


" Kamu yang semamgat ya mel, sakit nya cuma sebentar kok. Yuk kita mulai proses nya.. Kamu ikuti arahan dari aku ya "Seru Winda dengan lembut.


Setelah melalui proses sekitar sepuluh menit akhirnya sang bayi lahir dengan selamat.


Oeeekk... ooeeek.. ooeeekkk


Tangis haru bahagia hendra saat mendengar tangisan pertama anak nya saat dilahirkan ke dunia. Hendra bahagia akhirnya hari ini dia sudah resmi menjadi seorang ayah dan menjadi orang tua.


" Alhamdulillah.. Anak kita lahir sayang" Ucap hendra sambil mengecup kening melani. Melani hanya membalas dengan sebuah senyuman.


Hendra sangat-sangat berterimakasih kepada sang istri yang sudah berjuang melahirkan buah hati nya, hendra menyaksikan sendiri bagaimana perjuangan melani saat melahirkan buah hati nya. Rasa terimakasih saja sepertinya tidak cukup, dia berjanji akan selalu menyayangi melani dan anak-anak nya.

__ADS_1


" Bayi nya di adzanin dulu ya pak" Seru sang suster sambil menyerahkan bayi kepada hendra.


Hendra meraih bayi yang masih merah , mungil yang baru saja di lahirkan oleh sang istri. Ada kebahagiaan tersendiri saat tangan hendra bisa menggendong buah hati nya. Melani menatap haru saat hendra mengadzanin anak nya.


" Alhamdulillah, terimakasih atas karunia indah mu ini ya Allah" Gumam melani lirih.


Hendra sudah selesai mengadzanin anak nya, lalu mendekatkan sang bayi kepada melani.


" Kalian sudah menyiapkan nama untuk anak kalian?" Tanya winda yang masih ada di dekat melani.


" Harvino Mahendra Admaja. Mahendra di ambil dari nama papa nya dan admaja di ambil dari keluarga mama nya. Dan panggilan nya baby H". Seru hendra dengan senyum bahagia nya.


" Babby H.. boleh juga itu" Seru Winda dengan gemas menciumi baby H yang sedang terlelap di samping melani.


" Mas, kamu sudah mengabari ibu dan ayah?" Tanya melani.


" Sudah sayang, semua sudah mas kabari. Mbak Aina juga sudah mas kabari, selesai sidang kata nya mbak Aina dan ibu mau kesini. Kalau Ayah dan ibu sepertinya mereka sedang di perjalanan" Jelas hendra.


" Saya pamit ya mel, nanti kalau ada apa-apa bisa langsung panggil saya. Dan kamu ndra jangan lupa melani baru melahirkan, awas kalau kamu macam-macam puasa dulu 40 hari" Seru Winda kearah hendra.


Hendra hanya tersenyum nyengir kuda, ternyata apa yang dia baca benar juga harus menunggu setelah 40 hari atau selesai masa nifas baru bisa berhubungan lagi dengan sang istri.


" Iya ibu dokter cerewet" Jawab hendra asal.


Plakkk..


Winda memukul lengan hendra, karena winda kesal dengan kelakuan hendra yang justru mengatai nya cerewet. Melani tersenyum melihat interaksi sang suami dengan sahabat nya.


Winda keluar dari ruangan melani tapi sebelum nya dia menciumi baby H terlebih dahulu.


* Kapan aku bisa segera punya anak jangan kan anak pacar saja aku tidak punya. Kasihan sekali si nasib ku, aku terlalu sibuk memikirkan karier ku sampai pasangan hidup tak aku fikirkan* Gumam winda saat meninggalkan ruang rawat melani.


*******


Alhamdulillah Baby H telah lahir, ada yang mau kasih kado baby H tidak ? 😍😍😍

__ADS_1


Jangan lupa tetap berikan dukungan untuk novel baby H ya kak. 🙏❤😍


__ADS_2