Tak Sanggup Untuk Di Madu

Tak Sanggup Untuk Di Madu
Pura - pura marah


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹


Mira mulai curiga dengan om jos karena om jos sekarang lebih sering di rumah nya. Dan jarang pergi ke kantor dengan alasan pekerjaan kantor sudah di handel asisten nya. Uang pun sekarang om jos tidak seroyal dulu, dulu setiap kali mira minta uang atau bermain dengan om jos 20 juta pasti di tangan mira.


" Sayang minta uang dong, aku mau ke salon " Ucap mira manja saat om jos hendak pergi.


" Kamu tidak perlu kesalon pun sudah cantik dan mulus sayang " Ucap om jos beralasan padahal dia tidak banyak uang lagi untuk di berikan kepada mira.


Mira cemberut dan pergi meninggalkan om jos, mira masuk kamar dan pura - pura ngambek agar om jos datang dan merayu nya.


Benar saja om jos langsung menyusul mira ke kamar dan mencoba merayu nya agar tidak marah lagi. Usaha om jos berhasil, dengan menjanjikan mengajak mira liburan ke luar negeri.


" Ini ada 2 juta cukup kan untuk ke salon, kamu tahu sendirikan sayang kalau uang ku masih untuk modal dan untuk biaya proses perceraian ku dengan istri pertama ku " Ucap om jos tetap berbohong kepada mira.


" Iya sayang 2 juta buat kesalon cukup kok, ya sudah sana cepat berangkat ke kantor. Kata nya ada meeting pagi ini " Ucap mira meminta om jos segera pergi karena mira sudah ada janji dengan pria lain.


Hari ini om jos beralasan akan ke kantor untuk meeting dan mengurus soal perceraian dengan istri nya. Padahal itu semua bohong hanya alasan om jos saja agar mira tidak curiga.


" Baiklah sayang aku pergi ke kantor dulu ya, kemungkinan aku pulang nya malam karena hari ini jadwal cukup padat " Pamit om jos. Sebenarnya dia tidak pergi ke kantor untuk bekerja namun untuk menemui istri nya tepat nya mantan istri nya, untuk menanyakan perihal harta bersama.


Setelah kepergian om jos, mira pun bersiap dan segera pergi menemui pria yang sudah membuat janji dengan nya. Tanpa sepengetahuan om jos yang sudah berstatus suami nya mira masih tetap membuka jasa pemuas ranjang istilah keren nya open BO.


" Hai sayang maaf ya baru datang, tadi jalanan macet maklum pagi hari " Ucap mira yang baru saja membuka pintu kamar hotel.


" Tidak masalah sayang " Ucap pria yang memesan mira.


Pria itu pun langsung memeluk dan mencium mira, setelah apa yang sudah seharus nya terjadi ya terjadi juga. Mira melayani pria itu dengan begitu agresif nya, dia sudah tidak takut jika hamil lagi. Yang adi di fikran nya hanya kesenangan, kenikmatan dan uang saja. Jika dia hamil ada om jos yang akan dia jadikan sasaran untuk tanggung jawab, tah sekarang mereka sudah menikah.


*******


" Mama kapan datang ?" Tanya nina yang sudah mendapati mama mertua nya bermain dengan sekar.


Nina langsung mencium tangan mertua nya dan memeluk nya, nina senang akhirnya mama mertua nya datang kembali.


" Baru setengah jam yang lalu sayang, kamu sudah selesai belanja nya ? kata mbak wati tadi kamu sedang belanja bulanan?" Ucap mama lusi.

__ADS_1


" Iya ma, biasa ibu - ibu yang di utamain stock makanan di dapur sama susu nya bocil gemes ini. " Ucap nina sambil mencium gemas sekar yang dalam gendongan mertua nya.


" Terimakasih ya sayang kamu sudah mau menerima kehadiran sekar meskipun dia bukan anak mu dan bukan anak bimo. Mama hanya berharap kalian berdua selalu menyayangi sekar seperti anak kalian sendiri. Dan semoga saja sekar cepat punya adik " Ucap mama lusi membuat nina tersenyum tipis.


Nina belum memberutahukan kepada mertua nya jika di tahun pertama pernikahan nya dia menunda kehamilan nua terlebih dahulu.


" Bentar ya ma, nina tarok barang belanjaan ke dapur dulu . Setelah itu nanti kita teruskan obrolan nya " ucap nina mencoba menghindari pertanyaan yang akan sulit dia jawab.


Setelah meletakkan barang belanjaan nya nina menghampiri mama mertua nya di ruang keluarga yang masih tetap bermain dengan sekar.


" Ma, ada yang ingin nina bicarakan dengan mama ." Ucap nina yang sudah ikut duduk di karpet sambil memperhatikan sekar yang asik bermain lego nya.


" Mbak tolong ajak sekar main di kamar ya " Ucap mama lusi halus kepada mbak wati.


Setelah mbak wati membawa sekar masuk ke dalam kamar nya, dan bermain di dalam kamar. Nina pun mulai membuka percakapan nya.


" Ma maaf kalau kami tidak membicarakan ini kepada mama terlebih dahulu. Sebenarnya untuk satu tahun kedepan nina menunda kehamilan ma , kak bimo pun sudah setuju. Kami ingin memberikan kasih sayang dan perhatian yang full dulu untuk sekar, di saat dia sudah berumur dua tahunan kami akan melaksanakan program hamil " Ucap nina dengan suara pelan takut jika mama mertua nya akan marah.


" Sayang , kenapa harus minta maaf ? mama tidak akan marah, semua mama serahkan sama kalian karena kalian lah yang menjalani kehidupan kalian. Kalian lebih tahu mana yang terbaik untuk kalian berdua, mama tidak mempermasalahkan nya. Asal kalian berdua hidup rukun dan bahagia itu sudah cukup untuk mama. " Ucap mama lusi berkata dengan bijaksana tanpa sedikitpun ada kekecewaan di raut wajah nya.


Mama lusi pun membalas pelukan nina dengan hangat, dia sangat berterimakasih bisa mendapatkan menantu sebaik nina.


" Mama lama kan tinggal disini ? rumah ini sepi tidak ada mama, nina tidak teman ngobrol ma benar - benar membosankan " Seru nina sambil melepaskan pelukan nya.


" Ah yang benar, bukan nya para menantu itu biasa justru tidak suka kalau tinggal dengan mertua nya ?" Tanya mama lusi menggoda nina.


" Itu kan cerita di dunia novel atau cerita sinetron do ikan terbang ma, isinya mertua nya jahat dan malah mencarikan anak nya istri baru kan gila mertua seperti itu. Tapi mama mertua ku kan tidak begitu " Ucap nina melirik ke arah mama mertuanya.


Mama lusi tertawa mendengar penuturan dari sang menantu bar - bar nya. Ternyata menantu nya korban sinteron juga seperti diri nya.


" Siapa bilang hanya ada di cerita novel atau di cerita sinetron? Di dunia nyata juga ada sih Nin tapi ya seribu satu orang seperti itu , semoga saja mama tidak tergolong mertua yang kejam " ucap mama lusi.


" Kalau mama sih mertua terbaik, oh iya ma kapan - kapan kita liburan yuk ma. Mumpung mama di kota ini, kita habiskan uang suami ku. Hahaaa " Ucap nina tertawa lebar.


" Gak salah kamu bilang seperti itu di depan mertua mu, mertua mu ini ibu kandung dari sua mi loh. " Ucap mama lusi sambil memainkan alis nya.

__ADS_1


Nina nyengir kuda sambil garuk - garuk kepala nya yang tidak gatal. Dia juga heran kenapa bisa bicara sepolos itu kepada mama mertua nya, jadi malu dan tidak enak. Dikiranya pasti nina ini menantu yang mata duitan dan suka foya - foya.


" Hahaaa haaa wajah kamu kenapa kelihatan ketakutan begitu Nin, sudah santai saja mama tidak marah. Kamu benar uang bimo kalau bukan kita yang menghabiskan lalu mau siapa lagi ? Bimo itu orang nya pekerja keras jadi uang yang kita habiskan akan cepat pulih kembali. " Seru mama lusi dengan senyum lebar nya.


Tanpa mereka sadari sedari tadi bimo melihat dan mendengar semua yang di bicarakan antara mertua dan menantu itu. Baru kali ini bimo melihat mama nya bisa tertawa lepas dan ngobrol di sertai tawa. Dulu dengan mira jangan kan tertawa atau tersenyum, ketemu mira saja mama nya malas.


eheemmm eheeemmm


Bimo berdehem sehingga mengagetkan dua wanita yang sedang bahagia itu.


" Siapa tadi yang mau menghabiskan uang suami nya ? ayo ngaku ?" Tanya bimo memasang wajah marah.


" Ehh kak sejak kapan kamu pulang ? ini kan masih siang kok sudah pulang ?" Tanya nina yang heran kenapa bimo sudah pulang yang biasa nya pulang sore ini belum waktu nya pulang tapi sudah pulang.


" Kenapa ? apa aku tidak boleh pulang siang, terserah aku dong kan aku yang kerja. Tadi perasaan ku tidak enak rasa nya ingin pulang eh ternyata di rumah ada yang merencanakan kecurangan, aku di curangi istri dan mama ku sendiri. Mereka berniat menghabiskan uang ku, nasib ku malang sekali sih" Ucap bimo dengan wajah memelas.


Mama lusi hanya senyum - senyum melihat akting anak laki - laki nya. Berbeda dengan nina yang mengira jika bimo sedang marah dan tidak menyukai sikap nya yang terlalu bar - bar ucapan nya.


" Dasar suami kurang ngajar, awas kamu kalau membuat menantu ku ketakutan " Ucap mama lusi sambil memukul kepala bimo dengan bantal kursi.


" Ampun ma, ampun maaf.. maaf bimo cuma bercanda saja ma. Sakit tau mau " Ucap bimo sambil mengusap kepala nya yang di pukul.


" Ihh kak bimo, tadi nina kira kak bimo beneran marah. Awas saja ya kalau ngerjain nina lagi pokok nya libur sebulan. " ucap nina sambil cemberut.


" Syukurin.... " Ucap mama lusi lalu pergi masuk ke dalam kamar nya..


Nina pun pura - pura ngambek, dan pergi meninggalkan bimo menyusul sekar di kamar.


*******


NAH BIMO MAKANYA JANGAN USIL, NIAT MAU NGERJAIN ISTRI EHH DIA SENDIRI YANG RUGI 🤭🤭


JANGAN LUPA TETAP DUKUNG KARYA AUTHOR YA KAK ❤❤❤


TERIMAKASIH ❤❤

__ADS_1


__ADS_2