
🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹
Mobil yang di kendarai bimo sudah sampai di cafe XX tempat dia membuat janji dengan mira. Bimo langsung masuk ke dalam cafe dan mencari keberadaan mira, setelah menemukan tempat mira duduk bimo langsung menghampiri mira.
" Sayang kamu sudah datang, aku kira kamu tidak jadi datang. Kamu mau pesan apa ?" Tanya mira dengan senyum yang merekah karena bahagia akhirnya bimo mau menemui nya dan makan siang dengan nya.
" Tidak perlu repot - repot memesankan ku makan atau minum, nanti aku memesan sendiri. " Ucap bimo ketus.
Mira yang mendengar ucapan ketus dari bimo hanya bisa tersenyum kecut, dia mengira bimo mengajak nya ketemu karena ingin makan siang dan memperbaiki hubungan nya.
" Emmh.. kamu mengajak ketemuan di cafe langganan kita, kamu pasti mau mengenang kisah cinta kita dulu kan sayang. Bahkan saat ini kita duduk di kursi yang biasa kita duduki saat kita datang kesini, ternyata kamu masih mengingat tempat favorite kita" Ucap mira.
Bimo baru teringat jika cafe tempat yang dia pilih adalah tempat dimana dulu dirinya dan mira sering datangi, banyak kenangan yang mereka lalui di cafe ini.
* Sialan kenapa aku bisa melupakan nya* Gerutu bimo dalam hati nya .
Bimo pura - pura mengambil buku menu yang ada di depan mira, dengan sengaja bimo menyenggol jus mangga dengan buku menu . Jus mangga itupum tumpah dan mengenai baju mira.
" Sorry aku tidak sengaja " Seru bimo santai.
" Oh tidak apa - apa sayang, kalau begitu aku ke toilet dulu ya untuk membersihkan baju ini. Kamu tunggu saja disini, tidak lama kok aku pasti segera kembali. " Seru mira lalu bangkit dari duduk nya dan berjalan menuju toilet yang terletak cukup jauh dari tempat nya duduk.
Bimo tidak menyia - nyiakan kesempatan itu, dia langsung mengambil ponsel mira yang ada di atas meja. Beruntung sekali mira tidak membawa ponsel nya turut serta ke toilet, dan beruntung nya lagi ponsel mira tidak memakai pasword.
" Akhirnya selesai juga, dengan begini semua chatt bisa masuk juga ke ponsel ku. Jika saat ini mira beneran sedang hamil ayah dari bayi itu pasti sering menghubungi mira, kali ini aku tidak akan tertipu dengan mu lagi. Cukup dulu kamu menipu ku dengan kehamilan mu, kali ini aku ikuti alur permainan mu. Jika sudah waktu nya pasti akan aku ledak kan sepertu BOOM meletus " Seru bimo sambil meletakkan kembali ponsel mira di tempat nya semula.
Tugas menyadap ponsel mira sudah selesai, bimo memilih segera pergi meninggalkan cafe itu sebelum mira kembali dari toilet. Tidak lupa bimo mengirimkan pesan kepada mira agar mira tidak mencurigai nya.
[ Tiba - tiba aku ada meeting mendadak jadi aku pergi tanpa menunggu mu balik dari toilet ]
Setelah kembali mira mendapati meja nya kosong dan bimo sudah tidak ada lagi. Segera dia mengambil pinsel nya ingin menghubungi bimo, namun ada pesan dari bimo dan nina pun membuka dan membaca pesan itu.
__ADS_1
" Sial, gagal rencana makan siang dengan bimo. " Seru mira dengan kesal sambil menghentak kan kaki nya ke lantai.
Dengan wajah kesal nya mira duduk kembali memakan makanan yang belum dia makan. Rugi kalau tidak di makan karena tetap harus di bayar.
******
Nabila sedang di sibukkan dengan kegiatan nya di dapur cafe, padahal dimas sudah melarang nabila untuk ikut terjun ke dapur membuat kue. Sudah ada dua orang yang dimas beri tanggung jawab untuk memasak atau membuat semua kue yang di jual di cafe, nabila cukup meantau nya saja.
Namun nabila tetap bersikeras ingin tetap membantu pembuatan kue - kue yang mereka jual dengan alasan badan akan terasa pegal jika tidak di bawa bekerja atau aktifitas.
" Mbak nabila istirahat saja biarkan ini saya yang meneruskan,mbak terlihat capek banget itu. Tidak usah di paksakan lagi mbak ingat saat ini mbak sedang hamil harus banyak istirahat dan jaga kesehatan " ucap karyawan bagian dapur yang bertugas membuat kue.
" Sudah tidak apa - apa aky sudah biasa kok seperti ini, justru badan ku akan terasa sakit dan pefal kalau tidak dibawa bekerja, sudah kamu selesaikan saja tugas mu biar ini jadi tugas saya " ucap nabila tetap menolak untuk istirahat.
" Mbak kami ini disini bekerja dan di gaji, kalau mbak nabila tetap seperti ini jadi untuk apa kami ada disini? mbak seperti tidak percaya dengan kami" Seru lilis salah satu karyawan bagian dapur.
Lilis sengaja bicara seperti itu agar nabila mau segera istirahat, karena lilis melihat nabila sudah sangat lelah dan perlu istirahat apalagi nabila sedang hamil muda.
* Maaf ya bk aku terpaksa bicara seperti tadi * Gumam lilis dalam hati nya sambil menatap kepwrgian nabila.
Nabila keluar dari dapur dan langsung masuk kedalam kamar yang tidak besar tapi nyaman untuk beristirahat. Kamar berukuran 3x4 dan ada kamar mandi kecil di dalam nya.
" Kenapa lilis bicara seperti itu ya ? apa aku memang terlalu ikut campur dengan urusan dapur, yang dikatakan lilis memang benar jika aku harus jaga kesehatan apalagi aku saat ini sedang hamil. Lagi pula lilis dan teman nya mahir juga membuat kue, terbukti pelanggan tidak ada yanf komplain. " seru nina sambil memandang langit - langit kamar nya.
" Dek, ini mas belikan nasi padang auam bakar kesukaan kamu. " ucap dimas yang tiba - tiba masuk sambil membawakan sebungkus nasi padang dan segelas air putih untuk nabila.
Nabila bangkit dari kasur lalu duduk di tepi ranjang dan menerima makanan yang di bawakan oleh dimas.
" Terimakasih mas, tapi kok cuma satu mas? Pynya mas dimas mana ?" Tanya nabila .
" Mas sudah makan di tempat del, soal nya tadi lapar banget sambil nunggu yang di bungkus mas makan di tempat" Ucap dimas samvil nyengir kuda.
__ADS_1
" Mas makan lagi saja, ini kita makan berdua ya mas" Ucap nabila mengajak dimas makan lagi.
" Mas kenyang banget dek, sudah sekarang kamu makan dulu setelah itu minum vitamin nya dan istirahat saja. Atau mau mas antar pulang saja setelah selesai makan? Mau sholat dirumah atau disini ?" Tanya dimas kembali.
Nabil menggeleng sambil membuka nasi bungkus nya, sebelum makan nabila pergi ke kamar mandi untuk mencuci tangan, walaupun sudah di bawakan sendok nabila lebih memilih pakai tangan langsung.
" Nanti sholat disini saja mas, pulang bareng sama mas saja. Ini beneran mas gak mau makan lagi ? Kalau begitu nabila makan ya mas " Ucap nabila lalu menyuapkan nadi ke dalam mulut nya.
" Iya kamu makan saja, ya sudah kalau begitu mas balik ke depan lagi ya dek dan kalau perlu apa - apa panggil mas atau telepon mas ya" Seru dimas yang memang alhir - akhir ini seting menghawatirkan keadaan nabila.
Nabila sering tiba - tiba wajah nya pucat sambil memegangi kepala nya. Walaupun nabila tidak bilang langsung kepada dimas, dimas tahu jika nabila sedang menahan sakit kepala nya.
Dimas sering melihat nabila seperti menahan sakit, tapi dimas pura - pura tidak tahu. Karena jika di tanya pun nabila tidak mau bicara jujur, hanya beralasan bawaan hamil muda.
" Iya mas, aku bukan anak kecil lagi loh mas jadi mas jangan khawatir yang berlebihan begitu dong mas " Seru nabila tidak suka dengan ucapan dimas.
" Maaf mas tidak bermaksud seperti itu dek, ya sudah kamu makan saja dulu. Mas tinggal ke depan ya dek " Ucap dimas lalu pergi keluar kamar menuju meja kasir menggantikan hasni yang hari ini tidak bisa ikut membantu cafe karena ada acara di kampus dari pagi sampai sore.
* Apa mas dimas sudah mengetahui jika aku ini wanita berpenyakitan ? tapi darimana dia tahu, aku kan belum memberitahu nya? Apa aina yang memberitahu nya ? Tapi sepertinya tidak mungkin, Aina sudah janji akan merahasiakan tentang penyakit ku ini * Nabila bicara dengan diri nya sendiri.
******
BOCORAN DIKIT, UNTUK BAB SELANJUT NYA BIMO AKAN MENEMUI OM JOS DI PENJARA.
UNTUK MIRA TINGGAL TUNGGU PEMBALASAN DARI BIMO. ❤❤
JANGAN LUPA SETELAH MEMBACA TINGGALKAN JEJAK YA KAK ❤❤ DENGAN KLIK LIKE, KOMEN , VOTE,FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAH NYA YANG BANYAK ❤❤
RATE BINTANG 5 NYA JUGA DONG JANGAN KETINGGALAN, BIAR AUTHOR SEMAKIN SEMANGAT 🙏❤🥰
YANG TIDAK SUKA DENGAN KARYA AUTHOR TOLONG DI SKIP SAJA YA DARIPADA KOMENTAR YANG BIKIN AUTHOR DOWN, KARENA MENULIS SEPERTI INI ITU TIDAKLAH MUDAH JADI TOLONG HARGAI KARYA AUTHOR ❤❤🥰
__ADS_1
TERIMAKASIH 🙏🙏