Tak Sanggup Untuk Di Madu

Tak Sanggup Untuk Di Madu
Syukuran babby H


__ADS_3

Usia Babby H hari ini sudah genap tujuh hari, dan hari ini juga di adakan acara syukuran kelahiran babby H. Acara kali ini terlihat sangat meriah karena melani juga mengundang karyawan kantor nya, Ayah melani sekalian akan mengumumkan pernikahan melani dan hendra karena banyak pihak yang belum tahu siapa suami melani.


Acara di adakan di hotel bintang lima milik perusahaan Nusantara Group. Tadi nya melani hanya ingij mengadakan acara di rumah nya saja mengundang anak yatim dan para warga komplek. Acara untuk anak yatim tetap di laksanakan pada siang hari di rumah melani dan malam hari di hotel untuk para karyawan dan kolega bisnis melani.


" Melani kamu sudah siap nak? " Tanya ibu nya melani yang baru saja masuk ke dalam kamar hotel yang di sewa khusus untuk melani beristirahat dengan anak nya.


" Sudah bu, babby H juga sudah siap. Sepertinya babby makin gemk ya bu, baru juga seminggu badan nya sudah naik 1 kg lebih" Ucap melani sambil menimang babby H yang sedang tertidur.


" Begitulah anak kecil mel, yang penting kamu sehat dan asi kamu lancar pasti babby H akan sehat dan badan nya makin montok" Seru sang ibu sambil mencium cucu nya yang terlelap.


" Iya bu, oh ya sudah ayuk bu kita ke tempat acara seperti nya para tamu sudah pada datang" Ajak melani pada sang ibu. Sang ibu pun mengikuti langkah melani dari belakang.


Melani sudah berada di tengah-tengah tempat dilaksanakan nya acara, para tamu undangan sudah ramai dan ada dari mereka yang mengucapkan selamat atas kelahiran babby H.


Melani untuk saat ini tidak memakai jasa babby sitter dia memilih mengurus anak nya seorang diri.


Ayah melani saat ini akan memperkenalkan kepada kolega bisnis nya dan para karyawan bahwa Hendra adalah suami melani dan sebagai pimpinan baru di Global property.


" Para tamu undangan sekalian, terimakasih telah datang memenuhi undangan dari kami. Pada kesempatan malam ini saya ingin mengenalkan menantu dan cucu saya. Mungkin di antara kalian semua sudah nengetahui pernikahan anak saya dan kalian juga pasti sudah mengenal menantu saya. Saya perkenalkan menantu saya ' Lintang Mahendra' atau yang kalian kenal sebagai Hendra, dia sekarang menjabat sebagai direktur di Global property menggantikan anak saya Melani. Dan malam hari ini juga saya akan mengumumkan nama dari Cucu pertama saya ' Harvino Mahendra Admaja' semoga kelak dia bisa menjadi anak yang sholeh dan berbakti. Aamiin. Terimakasih" Pak Admaja mengakhiri pemberitahuan nya. Dan acara pun di lanjutkan dengan makan malam.


" Selamat ya Bu melani dan Tuan Hendra atas kelahiran putra pertama nya" Ucap Jimmy memberikan selamat.


" Terimakasih tuan jimmy" Jawab hendra dan melani bersamaan.


" Maaf istri saya tidak bisa ikut menghadiri acara ini, dia sedang berada di luar kota" Ucap jimmy lagi.


" Tidak apa-apa tuan , saya juga sudah berterima kasih tuan Jimmy bisa hadir disini" Jawab Melani sambil tetap menngendong babby H.


Para kolega bisnis dan para karyawan Global property memberikan selamat secara bergantian. Mereka ikut bahagia atas kelahiran calon pewaris Admaja.

__ADS_1


Walaupun awal nya ada beberapa dari mereka yang kaget saat mengetahui Hendra ternyata Suami dari Melani. Tapi mereka juga ikut senang karena Hendra adalah orang yang baik dan bijak.


Setelah para karyawan nya memberikan ucapan selamat, melani memilih untuk meninggalkan tempat acara karena babby H sudah mulai rewel, melani membawa babby H ke kamar hotel untuk istirahat.


*******


#Kontrakan Dimas


" Mas sudah hampir seminggu kita tinggal disini, tapi kamu belum juga menepati janji mu untuk memasang AC aku lagi hamil mas, aku kegerahan di kamar yang kecil dan tak ber Ac" Gerutu Vera dengan manja.


" Iya sayang sabar, besok mas belikan AC nya sekarang sudah malam lebih baik kamu tidur saja" Ucap dimas menenangkan Vera.


Vera bukan nya menuruti apa kata sang suami justru Vera turun dari ranjang dan keluar kamar. Vera duduk di sofa sambil menonton Tv, dia kesal dengan dimas karena dari kemarin cuma janji-janji saja tapi tak di tepati.


Dimas pun menyusul Vera dan ikut duduk di samping Vera, Vera tak menghiraukan kedatangan dimas.


" Sayang tolong kamu ngertiin keadaan ku dong, uang sisa tabungan ku tidak banyak lagi. Kamu jangan seperti ini terus, kita masih butuh uang untuk biaya kamu melahirkan bahkan perlengkapan bayi saja belum semua nya kita beli. " Ucap dimas.


Dimas belum mengetahui jika Melani adalah orang kaya pemilik dari Global property. Sehingga dia kaget saat Vera bilang melani orang kaya.


" Maksud kamu melani istri nya hendra?" Tanya dimas kaget.


" Loh kamu kenal sama hendra juga mas?" Tanya Vera yang juga kaget. Karena Vera memang tahu jika hendra adalah adik dari dimas.


" Hendra itu adik ku, memang aku belum pernah cerita ya sama kamu? Tapi setau ku Melani itu kan orang miskin, bahkan dia cuma bekerja sebagai resepsionist di perusahaan yang sama dengan hendra kerja".Seru dimas yang memang belum tahu soal melani.


Haha haha haha


Vera menertawakan kebodohan suami nya, jadi yang suami nya tahu selama ini melani adalah wanita miskin dan bekerja sebagai resepsionist.

__ADS_1


" Bodoh kamu mas berarti selama ini melani sudah membohongi keluarga mu. Seru Vera yang masih tertawa juga.


" Maksud kamu bohong bagaimana?" Tanya dimas yang benar-benar belum mengerti.


" Melani itu orang kaya mas dia itu anak pemilik perusahaan Global Property. Bahkan sekarang Melani itu menjabat sebagai Direktur utama Global property. Bukan wanita miskin seperti yang kamu kira" Seru Vera serius.


" Berarti melani selama ini berbohong, berarti rumah besar itu juga punya dia. Ini tidak bisa di biarkan aku harus segera memberitahu ibu, aku yakin ibu pasti akan marah karena merasa di bohongi oleh menantu nya" Gumam dimas dengan mengepalkan ke dua tangan nya.


" Percuma mas, ibu mu itu sudah tahu siapa melani sebenar nya. Kalau dia belum tahu tidak mungkin ibu mu itu bisa bersikap baik kepada Melani karena aku tahu ibu mu itu wajah-wajah mata duitan. Sekarang lebih baik kamu manfaatkan saja kesempatan ini, kamu temui adik laki-laki mu itu dan mintalah bantuan modal dari nya. Dengan uang itu kita akan bisa buka usaha. Meminta hak mu sama mantan istri mu juga sudah tidak mungkin lagi, Istri mu itu terlalu serakah jadi tidak menyesal kamu meninggalkan dia." Seru Vera memberikan ide yang menurut nya baik.


" Tapi apa hendra mau meminjamkan nya? sedangkan saat terakhir ketemu saja hendra memukuli ku, jadi aku tidak yakin dia mau meminjankan uang untuk modal usaha" Seru dimas yang tidak yakin.


" Buat apa meminjam mas, hendra kan adik kamu mas jadi kamu bisa minta bantuan dia dengan secara cuma-cuma 100 juta sepertinya cukup untuk kita buat usaha." Ucap Vera lagi, ucapan yang benar-benar tidak masuk akal lagi.


Dimas diam memikirkan ide dari Vera, sepertinya dimas mulai termakan dengan ide dari Vera. Dia berencana akan mendatangi rumah hendra dengan beralasan menjenguk anak Hendra karena memang sampai sekarang dimas belum menjenguk anak hendra dan melani.


" Baiklah besok mas coba datang ke rumah hendra, kebetulan melani kan sudah melahirkan jadi aku ada alasan untuk datang kerumah mereka dengan beralasan menjenguk anak mereka" Gumam hendra dengan senyum licik nya.


" Aku setuju " Seru Vera singkat.


Tapi dimas sebenarnya masih ragu, apa benar hendra mau memberikan nya modal secara cuma-cuma. Jangankan secara cuma-cuma dia pinjam pun mungkin hendra tidak akan memberikan nya. Tapi dimas tetap akan mencoba menemui Hendra.


Malam pun semakin larut Dimas dan Vera kembali masuk ke kamar nya untuk mengistirahatkan tubuh nya. Banyak rencana hari esok yang akan mereka selesaikan.


*******


Nahh kan belum apa-apa Vera sudah punya rencana licik.


Tetap dukung karya Author ya kak.

__ADS_1


Selamat membaca, Terimakasih 🙏🙏😍😍😍


__ADS_2