
🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹
Pagi hari ibu marni dan hasni sedang bersiap untuk berkunjung ke rumah melani. Karena hari ini Vino anak Melani akan merayakan ulang tahun Vino yang pertama. Melani hanya mengundang keluarga dan anak-anak panti asuhan.
Dimas pun akan ikut datang ke acara ulang tahun Vino, dia hari ini sengaja libur tidak jualan. Sebelum nya dimas sudah memesan taksi online yang akan membawa mereka kerumah melani.
" Mas dimas sudah pesan taksi kan?" Tanya hasni yang keluar dari kamar nya sambil menggendong tama yang sudah rapi dengan baju baru nya.
" Sudah, mungkin sebentar lagi datang" Jawab dimas.
" Oh ya sudah.. Tama sama mas dimas dulu ya, aku mau siap-siap. Ibu juga lagi siap-siap di kamar nya" Seru hasni sambil memberikan tama kepada Dimas.
Dimas pun menggondong Tama dan membawa nya duduk di teras depan sambil menunggu mobil taksi yang dia pesan 20 menit yang lalu.
Setelah semua nya siap, taksi online yang di pesan dimas pun sudah sampai dan mereka semua masuk kedalam mobil. Mobil pun melaju menuju alamat sesuai dengan pesanan.
Sementara itu di rumah melani para anak panti asuhan pun sudah datang dan sudah duduk di tempat yang sudah di siapkan oleh tuan rumah.
" Mbak Nabila dan bu Halimah duduk saja, biarkan ini di kerjakan oleh ART. " Seru bu Mina saat melihat Nabila dan bu halimah ikut membantu menyiapkan makananan.
Nabila dan Bu Halimah adalah pengurus panti asuhan yang di undang oleh Melani. Panti asuhan Cahaya adalah panti asuhan yang sering melani dan hendra datangi untuk memberikan sumbangan.
" Tidak apa-apa bik, acara nya juga belum di mulai kok jadi biarkan kami membantu menyiapkan hidangan ini" Seru Nabila dengan senyum ramah nya.
" Iya bik, kami malah tidak enak kalau cuma duduk saja. " Tambah ibu halimah.
" Baiklah kalau begitu" Seru bu mina yang akhir nya mengalah.
Mobil taksi online yang membawa dimas dan keluarga nya pun kini sudah sampai di depan rumah melani. Mereka semua turun dari mobil dan langsung menghampiri melani dan hendra yang sedang berbincang dengan pak ustadz.
__ADS_1
" Ibu, mas dimas, hasni kalian sudah sampai? Aduch ini tama makin ganteng saja" Seru melani sambil mencium pipi Tama yang berada dalam gendongan Hasni.
" Ayuk bu, mas dimas masuk gabung sama yang lain nya. Anak-anak panti juga sudah pada datang kok, acara nya sebentar lagi mau di mulai" Ajak Hendra kepada keluarga nya.
Dimas dan keluarga nya pun masuk ke dalam rumah dan duduk di karpet yang ada di ruang utama. Acara pun akan segera di mulai, semua anak-anak panti sudah duduk dengan rapi.
Nabila dan ibu halimah pun kini ikut duduk di dekat anak-anak panti. Acara di mulai dengan dua keselamatan untuk semua nya dan terkhusus untuk Vino yang sedang berulang tahun.
Acara berjalan dengan hikmad, acara yang terakhir yaitu makan-makan dan pembagian bingkisan. Saat pak uztadz menyudahi acara nya, anak-anak panti langsung di bimbing untuk mengambil makanan yang sudah di sediakan.
Saat sedang berbincang dengan hendra dan pak ustadz, mata dimas tertuju kepada seorang wanita yang tidak asing bagi nya. Dimas terus memandang wanita itu hingga dimas teringat jika wanita itu adalah wanita yang akan dia tabrak kemarin.
* Itu bukan nya wanita yang hampir saya tabrak, ngapain dia disini? Apa dia salah satu pengurus panti yang hendra undang ini?* Gumam dimas dalam hati nya.
" Mas dimas kenapa? Aku perhatiin sepertinya mas sedang memperhatikan mbak nabila? Mas dimas kenal mbak nabila?" Tanya hendra beruntun.
" Aku gak kenal dia, siapa tadi nama nya? Nabila? Cuma kemarin lusa aku gak sengaja hampir menabrak dia karena dia nyebrang tidak lihat kanan - kiri dulu, beruntung aku tidak jatuh" Ucap dimas menceritakan awal pertemuanya dengan Nabila.
Disaat yang bersamaan dimas dan nabila tatapan mata nya saling bertemu. Nabila yang terlihat kaget karena bertemu lagi dengan dimas pun perasaan nya jadi tak menentu, jantung nya seakan berdetak dua kali lebih kencang. Begitupun dengan dimas, seolah ada desiran berbed di dalam hati nya.
" Kamu ada di sini juga?" Tanya dimas saat sudah berdiri di dekat Nabila.
Nabila kaget dengan kedatangan dimas yang tiba-tiba. Karena yang dia tahu tadi dimas sedang duduk dengan tuan rumah.
" emh.. Iya pak" Jawab nabila singkat dengan malu-malu.
" Panggil saya dimas, oh iya nama kamu nabila ya? Tadi hendra sudah bilang kalau nama kamu nabila dan salah satu pengurus panti Cahaya bunda" Seru dimas.
" Iya mas " Jawab Nabila masih dengan malu-malu.
__ADS_1
Mereka pun mulai mengenal satu sama lain, rasa canggung nabila pun sudah mulai berkurang.
" Bu halimah dan mbak Nabila terimakasih sudah mau datang memenuhi undangan kami, semoga lain kali bisa datang lagi kerumah kami. " Seru melani mengucapkan terimakasih.
" Kami juga berterima kasih kepada Mbak Melani dan Mas Hendra karena sudah mengundang kami semua, buat Vino semoga jadi anak yang sholeh dan Insya Allah doa-doa kita tadi di kabulkan olehn ALLAH SWT. Aamiin" Seru ibu halimah.
" Aamiin" Ucapan ibu halimah di aamiin kan oleh semua nya.
Ibu halimah dan nabila dan para anak panti pergi meninggalkan rumah melani dengan mengendarai mini bus yang sudah di siapkan melani untuk mengantar dan menjemput anak-anak panti.
" Mel, ibu sama yang lain nya juga ikut pulang ya? Sudah siang, tama juga sepertinya sudah mengantuk" Ucap ibu marni yang ingin berpamitan.
" Kalian istirahat saja dulu disini bu" Ucap melani.
" Melani benar bu, lebih baik istirahat saja dulu nanti pulang biar di antar sama supir" Hendra mrnambahkan.
Setelah dipaksa akhirnya dimas dan yang lain nya mau juga untuk istirahat terlebih dahulu. Kebetulan juga hari minggu, jadi dimas tidak berjualan.
* Nabila itu wanita yang sholehah, tutur kata nya lembut dan tatapan mata nya terlihat sejuk* Gumam dimas dalam hati sambil berbaring di ranjang salah satu kamar di rumah melani.
" Kenapa aku jadi memikirkan Nabila? Perasaan apa ini? Apa aku jatuh cinta dengan nabila? Tidak.. tidak aku tidak boleh jatuh cinta dengan nabila, nabila wanita baik-baik tidak seharus nya di cintai oleh lelaki seperti ku. " Dimas bermonolog dengan pikiran nya sendiri.
Dimas terus berbicara dalam hati nya sendiri, hingga tanpa terasa dimas pun terlelap dan mengukir mimpinya.
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
🌹🌹🌹🌹 SELAMAT MEMBACA 🌹🌹🌹🌹
*********
__ADS_1
❤ AUTHOR MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI, MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN ❤
TERUMAKASIH 🙏❤