
🌹🌹🌹🌹 HAPP READING 🌹🌹🌹🌹
Sebagai seorang istri, nabila sangat tahu jika suami nya saat ini mulai curiga kepada nya. Dimas sering kali menanyakan perihal kesehatan nabila, tetapi nabila tetap tidak mau jujur tentang penyakit nya. Nabila tidak mau membuat suami nya menghawatirkan kondisi nya, apalagi penyakit nabila bukan penyakit sembarangan.
Hari ini dimas ingin mengantar nabila periksa kandungan, kandungan nabila sudah 3 bulan. Selama ini dimas memang tidak ikut langsung mengantarkan nabila periksa kandungan, dimas hanya mengantarkan saja sampai di rumah sakit setelah itu nabila meminta dimas untuk pulang dengan alasan lama mengantri dan kasihan kalau cafe di tinggal lama.
Namun tidak untuk hari ini, hari ini dimas akan ikut langsung dan melihat nabila di periksa karena ada sesuatu yang ingin dimas tanyakan langsung kepada dokter kandungan yang menangani nabila.
" Mas seperti biasa nanti mas antar sampai rumah sakit saja ya, terus langsung saja ke cafe. Nanti aku pulang nya naik taksi saja " Ucap nabila saat di perjalanan menuju rumah sakit.
Saat ini dimas sudah punya mobil sendiri, mobil hasil jerih payah nya bersama nabila. Mobil seken namun masih bagus dan masih layak pakai.
" Hari ini mas akan menemani mu sampai ruang pemeriksaan, mas ingin melihat calon bayi kita dek " Ucap dimas sambil tersenyum ke arah nabila.
Nabila terlihat gugup dan kebingungan karena sebelum nya dimas tidak bilang jika ingin ikut sampai dalam, bahkan akan ikut masuk ke ruang praktek dokter kandungan. Karena dokter ayu, dokter kandungan yang menangani nabila sudah tahu jika nabila mempunyai penyakit. Bahkan setelah pemeriksaan kandungan nabila akan langsung periksa penyakit nya dengan dokter tegar.
" Emmh.. apa tidak kelamaan kalau mas ikut, karena antrian nya lumayan lama mas ?" Tanya nabila dengan nada suara yang terlihat gugup dan khawatir.
" Tidak apa - apa, selama ini aku tidak pernah menemani mu periksa kandungan. Aku juga ingin melihat calon bayi kita dek, tapi kenapa kamu kok kelihatan nya gugup begitu ? kamu tidak suka aku ikut menemani periksa kandungan ?" Tanya dimas sedikit heran.
" Ehh.. gak, gak kok mas. Justru aku senang kok. Emhh kita sudah mau sampai mas" Ucap nabila lalu mengalihkan pandangan nya ke arah lain.
Dimas menangkap kebohongan dari raut wajah sang istri, namun dimas tidak tahu hal apa yang membuat nabila membohongi nya. Yang dimas tahu selama ini nabila sudah menjadi istri yang baik dan tidak pernah berbohong.
" Nah kan mas antrian nya lumayan banyak, ini ada sekitar satu jam kita antri. Apa lebih baik mas gak usah ikut masuk, mas ke cafe saja siapa tahu di cafe lagi membutuhkan mas dimas " Ucap nabila tetap mencari cara agar dimas tidak ikut masuk ke dalam ruang pemeriksaan.
" Aku punya 8 karyawan, dan cafe itu masih bisa di handel sama karyawan ku. Kenapa sih kamu kok sepertinya tidak suka aku ikut masuk ke dalam, dan kamu lihat kan mereka - mereka itu juga di temani oleh suami nya ada juga yang di temani keluarga nya. Atau ada yang kamu sembunyikan dari ku ?" Tanya dimas dengan nada suara terdengar tidak menyukai ucapan nabila.
__ADS_1
" Maaf mas, aku tidak menyembunyikan apa pun dari mas dimas. " Jawab nabila yang akhirnya mengalah tidak mempermasalahkan lagi keikut sertaan dima.
Setelah menunggu hampir satu jam giliran nabila masuk ke ruang pemeriksaan, dimas pun ikut serta masuk ke dalam.
" Keadaan janin nya sehat dan perkembangan nya bagus namun seperti nya ibu nabila yang kurang sehat. Berat badan ibu nabila bulan ini turun 3 kg, tolong di perhatikan kesehatan nya ya bu. Dan ingat selalu makan , makanan yang sehat dan bergizi. " Ucap dokter ayu.
" Istri saya akhir - akhir ini sering lemas, pucat dan seperti nya sakit kepala dok , karena sering memegang kepala nya seperti menahan sakit. Kalau ibu hamil mual atau pusing itu sudah biasa ya bu, tapi istri saya tidak pernah terlihat mual atau muntah tapi yang saya lihat wajah nya sering pucat sambil memegang kepala nya " Ucap dimas yang akhirnya menyampaikan semua yang dia lihat kepada dokter ayu.
Dokter ayu dan nabila hanya saling pandang, dokter ayu bisa menyimpulkan jika nabila belum memberitahu soal penyakit nya kepada suami nya. Tanpa sepengetahuan dimas, nabila menggeleng kan kepala nya pelan kepada dokter ayu.
" Emhh..mungkin ibu nabila hanya kecapean saja pak, untuk ibu hamil di trisemester pertama masih wajar jika sering lemas atau pusing. Ibu nabila jangan lupa minum obat dan vitamin nya ya " Ucap dokter ayu dengan ramah.
Dokter ayu sebenarnya ingin sekali mengatakan yang sebenarnya kepada dimas, namun dia sudah pernah berjanji kepada nabila jika tidak akan memberitahu keluarga nabila atau suami nabila jika ada yang ikut nabila saat memeriksakan kandungan nya.
" Iya dokter, terimakasih kalau begitu kami permisi" Ucap nabila lalu bangkit dari duduk nya dan di ikuti dimas.
* Dengan begini mas dimas tahu nya obat ini termasuk obat dan vitamin yang di resepkan dokter ayu. Maaf ya mas untuk saat ini aku terpaksa berbohong* Gumam nabila dalam hati nya.
Setelah mengambil obat nabila langsung duduk kembali sambil menunggu dimas, dia pun mengirim pesan kepada dokter tegar memberi kabar jika dia tidak bisa melakukan pemeriksaan.
*******
Sementara itu di kantor polisi bimo dan nina datang untuk memberi keterangan soal masalah mira. Bimo ingin mira di hukum karena sudah menyebarkan fitnah dan mencoreng nama baik nya.
Gara - gara ulah mira yang bilang jika dia hamil dengan bimo banyak rekan bisnis yang menanyakan langsung kepada bimo. Semua secepat kilat menyebar karena ulah mira.
" Dia sudah menjebak saya dan membuat nama saya jelek dengan fitnah tentang kehamilan nya. " Ucap bimo memberikan keterangan.
__ADS_1
Bimo pun menyerah kan bukti - bukti percakapan mira dengan om botak buncit dan teman mira. Percakapan dengan teman nya inilah yang membuat bimo benar - benar marah, karena isi percakapan itu mira mengakui jika menjebak bimo dengan menggunakan obat tidur dan sengaja melepas pakaian bimo, mereka tidak melakukan apa - apa.
" Darimana kamu dapat pesan itu ?" Seru mira dengan tatapan penuh tanda tanya.
" Aku bukan pria bodoh mira, yang jelas chatt apa pun yang keluar masuk dari ponsel mu aku bisa tahu semua nya. Dan hasil nya sudah ada di sini " Ucap bimo sambil menunjukkan map biru yang berisi print semua chatt rahasia yang ada di ponsel mira .
" Sialan kamu bimo !!! Lihat saja aku pasti akan membalas mu !!" Ucap mira tidak terima.
Mira pun langsung di bawa masuk ke dalam sel tahanan untuk penyelidikan lebih lanjut. Dan untuk memudahkan proses hukum, mira harus di amankan terlebih dahulu dengan di masukkan kedalam sel tahanan.
Dengan senyum penuh kemenangan nina dan bimo pergi meninggalkan kantor polisi.
" Kak, kamu benar - benar hebat. Aku bangga dengan mu kak, akhirnya aku tidak berbagi suami dengan wanita seperti mira. Aku tidak bisa membayangkan andai mira jadi madu ku" Ucap nina setelah masuk kedalam mobil.
" Oh tidak mau berbagi dengan wanita seperti mira, tapi kalau berbagi dengan wanita selain mira mau dong " Seru bimo sambil menggoda nina dengan alis yang dimainkan.
" Coba saja kalau berani, akan ku potong belalai mu itu " Seru nina sambil menunjuk ke arah bawah bimo.
Bimo bergerdik ngeri membayangkan aset masa depan nya di potong nina. Bimo menggeleng kan kepala nya sambil terus melajukan mobil nya.
******
MAAF YA KAK, DARI KEMARIN NT SEPERTINYA LAGI ERROR ATAU GANGGUAN, UP BAB BARU JUGA LAMA REVIEW NYA. JADI HARAP MAKLUM DAN BERSABAR YA KAK 🙏❤❤
TETAP DUKUNG KARYA AUTHOR ❤❤ LIKE KOMEN VOTE FAVIRITE DAN BERIKAN HADIAH NYA. JANGAN LUPA RATE BINTANG 5 NYA 🙏❤❤
TERIMAKASIH 🙏🙏
__ADS_1