
🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹
Pagi - pagi mira merasakan mual yang luar biasa, mira langsung turun dari ranjang nya dan lari ke kamar mandi memuntahkan seluruh isi dalam perut nya, dalam sekejam mira menjadi lemas tak berdaya.
" Apa aku salah makan ? padahal tadi malam aku hanya makan nasi dan ayam bakar saja, atau mungkin makanan itu mengandung racun sehingga aku muntah - muntah seperti ini " Gumam mira pada diri nya sendiri sambil menyandarkan tubuh nya di dinding kamar mandi.
Mira pun merasa mual kembali dan muntah lagi, namun kali ini tidak ada makanan yan mira muntahkan. Hanya cairan bening saja yang keluar dan di muntah kan mira.
Dengan badan yang lemas dan kepala yang benar - benar pusing mira keluar dari kamar mandi lalu merebahkan tubuh nya di atas ranjang.
Tiba - tiba mira teringat jika bulan ini dia belum kedatangan tamu bulanan nya.
" Oh iya ini sudah tanggal berapa dan kenapa aku belum kedatangan tamu bulanan ku. Walaupun beberapa bulan ini aku haid tidak teratur, tepat nya sehabis melahirkan sekar aku memang jarang haid tapi bulan kemarin aku sudah haid. Atau jangan - jangan aku hamil ?" Gumam mira dan reflek memegang perut nya yang rata.
" Tidak, aku pasti tidak hamil mungkin karena siklus haid ku belum normal. Tapi aku harus periksakan ke dokter untuk memastikan nya" Ucap mira lagi bicara pada diri nya sendiri.
Bergegas mira bersiap - siap mengganti pakaian nya setelah itu mira pergi ke rumah sakit. Mira tidak pergi ke rumah sakit tempat fadli dan aina bekerja, dia memilih pergi ke rumah sakit yang berbeda dan jarak nya lumayan jauh.
" Selamat ya bu, ibu sedang hamil 3 minggu " Ucap dokter memberikan mira selamat atas kehamilan nya.
Jdeerrr
Mira kaget dan tak percaya dengan apa yang baru saja di sampaikan oleh dokter kandungan yang memeriksa nya.
" Apa ? Hamil ?" Tanya mira kaget.
" Iya ibu sedang hamil dan usia kandungam ibu baru 3 minggu, saya harap ibu menjaga kandungan ibu dengan baik. " Ucap dokter lebih menyakinkan mira.
" Dokter pasti salah, aku tidak mungkin hamil ?" Seru mita mencoba menyalahkan sang dokter.
Dokter yang ada di hadapan mira pun heran dengan tanggapan mira. Biasa nya wanita yang diberitahu kabar kehamilan nya akan senang dan bersyukur, tetapi beda dengan mira karena dia sepertinya menolak dengan kehamilan nya.
" Tidak ada yang salah bu, kenapa itu bisa bilang saya salah memeriksa nya ? Ibu tidak suka dengan kehamilan ibu ?" Tanya dokter .
__ADS_1
Mira tidak mungkin bicara jujur dengan dokter kalau dia memang tidak mengharapkan dia hamil. Apalagi kali ini entah anak siapa yang mira kandung. Tapi mira mencoba mencari alasan yang logis untuk di jelaskan kepada dokter.
" Bukan begitu bu dokter, anak saya itu baru umur 7 bulan. Saya kaget saja jika saya hamil padahal selama ini saya KB dan selalu mengkonsumsi pil KB nya dengan teratur. Tapi kenapa saya bisa hamil " Ucap mira tidak sepenuh nya berbohong karena selama ini mira memang mengkinsumsi pil kb.
" Kejadian seperti ini biasa terjadi bu, apa ibu yakin selalu meminum pil kab nya ? Atau mungkin ibu pernah kelupaan ?" Tanya dokter lebih mendetail
Mira mengingat - ingat kejadian demi kejadian yang di alami nya, dan mira mengingat jika bulan lalu saat dia pergi ke bar dan di bayar 3 juta dia baru saja selesai haid 3 hari dan lupa tidak meminum pil kB nya.
* Sialan aku yakin bayi ini anak dari bandot tua botak itu * Gumam mira dalam hati.
" Kalau begitu saya permisi bu dokter " Ucap mira memilih segera pergi meninggalkan ruangan dokter kandungan itu.
Mira langsung menuju mobil nya dan mengendarai mobil nya membelah jalanan. Didalam mobil mira terus saja merutuki kebodohan nya, bisa - bisa nya dia hamil dengan bandot tua botak pelit itu bahkan setiap kali pria itu menghubungi nya mira selalu memberi alasan jika dirinya sedang di luar kota. Mira malas bertemu dan bermain dengan lelaki itu, tapi sekarang justru dia mengandung anak nya.
******
Mira tidak ada pilihan lain selain mengakui anak ini adalah anak om jos, bagaimana pun om jos sudah menikahi nya walaupun secara siri.
" Sial terpaksa aku akan bilang jika anak ini adalah anak om jos, aku tidak mungkin bilang anak ini anak pria lain bisa - bisa aku di gantung nya. Aku harus pintar mencari alasan dan solusi jika om jos mensyakan tentang kehamilan ini. " Ucap mira pada diri nya sendiri.
[ Halo sayang ] Seru om jos di seberang sana.
[ Iya hallo Om, om sayang kapan pulang ? aku sangat merindukan mu. ]
[ Tumben kamu merindukan ku sayang, merindukan apa nya dulu ? Sabar ya sayang besok aku pulang kok, kamu besok dandan yang cantik dan seksi seperti biasa ]
[ Apa aku tidak boleh merindukan suami ku sendiri? Baiklah sayang ku, besok aku akan menyambut mu dengan cantik dan servise yang menyenangkan mu.]
[ Baiklah sayang tunggu aku pulang ya, aku jadi semakin merindukan mu dan tak tahan untyk memakan mu. Kita lakukan video call saja yuk, kebetulan saat ini aku sedang istirahat teman - teman juga ada di kamar nya masing - masing ]
Panggilan telepon pun beralih ke panggilan video call, terlihat di layar ponsel om jos yang tidak memakai baju hanya memaki boxer saja.
[ Sayang kok kamu tidak pakai baju, habis ngapain kamu ?]
__ADS_1
[ Aku tidak lagi ngapa-ngapain sayang, hanya gerah dan buka baju saja. Sayang buka baju nya dong aky mau lihat semua nya tanpa terkecuali ]
Mira tahu apa yang diinginkan oleh om jos dan mira yakin jika saat ini om jos sangat menginginkan bermain di atas ranjang. Jadi tidak ada salah nya mira bermain walaupun hanya lewat video call.
[ Baiklahg om sayang kita lakukan sama - sama ya biar adil karena aku pun sangat menginginkan nya.]
[ Iya sayang]
Mira pun langsung melepas pakaian nya satu persatu dan membung nya kesegala arah. Sebelum nya mira sudah meletakan ponsel nya di tempat yang di pakai untuk menyangga ponsel.
Kini mira sudah tidak memakai baju begitupun dengan om jos, mira mengikuti apa yang di suruh om jos. Mira pun mulai melakukan atraksinya dibatas ranjang seorang diri, sedangkan om jos menikmati tontonan yang di suguhkan mira sambil menelan saliva nya sendiri.
******
" Sekar sudah mulai makan ya sayang ?" tanya bimo yang melihat nina menyuapi sekar dengan bubur halus yang sengaja nina bustkan khusus untuk sekar.
Nina melirik ke arah bimo yang duduk di sampingnya, tumben sekali suami nya pulang di jam segini biasa nya akan pulang sebelum magrib.
" Iya sudah dari seminggu yang lalu sekar mulai makan mas, usia sekar kan sudah masuk tujuh bulan jadi harus dikasih makan dong " Seru nina menjelaskan.
" Oh iya tumben banget kamu pulang lebih cepat, ada apa ini ? atau jangan - jangan kamu di pecat ya ?" Tanya nina dengan wajah polos nya.
Bimo pun mencubit pipi sekar yang sudah seperti bakpau dan menciumi anal nya dengan gemas. Nina menjadi kesal dengan tingkah suami nya, jadi makan nya sekar pun terganggu.
" Aku kangen dengan sekar jadi aku pulang lebih cepat, dan ternyata sampai rumah anak cantik papa sedang makan di suapi sama ma cantik. " Seru bimo sambil mengambil alih sendok dari tangan nina dan menyuapkan nya kepada sekar.
Kini bimo mengambil alih mangkok dan sendok yang ada di tangan nima,bimo menyuapi sekar dengan telaten, nina hanya nemandang bimo dan sekar secara bergantian.
********
ALHAMDULILLAH AUTHOR BISA UP LEBIH CEPAT, KARENA HARI INI AUTHOR SEDIKIT SANTAI. ❤❤❤
TETAP JANGAN LUPA BERIKAN DUKUNGAN NYA UNTUK KARYA AUTHOR YA KAK. ❤❤❤
__ADS_1
TERIMAKASIH 🙏❤