
🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹
Hari ini akhir nya mira dan bayi nya bisa pulang ke rumah, mira terlihat sangat senang karena dia tidak akan kerepotan untuk mengurus anak nya, karena ada pelayan yang akan membantu nya.
Namun mira terlihat tidak suka saa mertuanya ikut pulang ke rumau bimo dan akan tinggal sementara dengan bimo. Mira tahu jika sang mama mertua masih tidak suka dengan diri nya.
" Mama mau ikut pulang ke rumah kami?" Tanya mira membuat ibu lusi tidak suka.
" Kenapa kamu tanya seperti itu? Kamu tidak suka jika aku tinggal dengan anak ku? Rumah itu juga rumah ku karena suami ku yang membelikam nya untuk bimo dan jangan harap kamu mau jadi Nyonya besar di rumah itu" Jawab ibu lusi dengan kesal.
" Tidak ma " Jawab mira dengan singkat.
Bimo tidak ikut menjemput mira di rumah sakit, dia meminta sang supir untuk menjemput mira. Dan tanpa bimo tahu mama nya pun ikut ke rumah sakit.
Mobil yang membawa mira dan ibu lusi kini sudah sampai di depan rumah bimo. Mang diman turun dari mobil dan membawa barang-barang mira masuk ke dalam rumah.
Ibu lusi pun masuk terlebih dahulu ke dalam rumah dan langsung masuk ke dalam kamar nya.
* Dasar nenek sihir, bukan nya menolong ku dengan menggendong cucu nya masuk ini malah membiarkan ku menggendong anak ini * Gerutu mira saat melihat mertua nya masuk kedalam rumah.
Akhirny mira pun masuk ke dalam rumah dan bik atun menyambut nya dan mengantarkan nya masuk ke dalam kamar. Namun mira heran karena bik atun mengantarkan nya ke kamar lain bukan kamar yang biasa di tempati.
" Bik !! Kenapa bibik membawa aku dan anak ku ke kamar ini? Ini kan bukan kamar ku bik?" Seru mira.
" Maaf Non, kamar yang biasa nona tempati sekarang sudah di tempati Nyonya lusi. Semua barang-barang Nona sudah saya pindahkan ke sini kok" Seru bi atun sambil meletak kan anak mira yang berada dalam gendongan nya
Saat masuk ke dalam rumah tadi mira memang menyerahkan anak nya kedalam gendongan bi atun, sehingga mira mengikuti langkah bik atun membawa anak nya masuk kamar.
" Kenapa bibik memanggil ku Nona? Aku Nyonya kalian loh jadi kalian jangan macam-macam" Seru mira dengan kesal.
" Maaf Non kami hanya menjalankan perintah dari Nyonya Lusi, kalau begitu saya permisi Non. Kalau perlu apa-apa panggil saja saya atau nining " Ucap bik atun lalu pergi keluar dari kamar mira.
Mira terlihat kesal dan tidak terima dengan apa yang sudah di lakukan oleh mama mertua nya. Dia sangat tidak suka dengan kehadiran mama mertua nya di rumah bimo.
* Ini tidak bisa di biarkan !! Mama lama-lama ngelunjak * Seru mira menahan emosi nya.
__ADS_1
" Badan ku benar-benar terasa tidak enak bahkan kulit ku pun sudah perlu perawatan. Aku sudah lama tidak kesalon semenjak mas bimo mengurung ku di rumah aku sudah tidak pernah ke salon. Ponsel ku juga sempat di sita mas bimo hingga aku tidak bisa menghubungi teman-teman ku" Seru mira yang saat ini sudah duduk di pinggir ranjang dan memainkan ponsel nya.
Saat menscrol kontak dalam ponsel nya mira menemukan kontak yang dia beri nama Raka, dia pun teringat dengan Raka dan mencoba mengirim pesan kepada Raka.
[ Hai Raka apa kabar ?]
[ Masih ingat tidak dengan ku ?]
[ Kamu sedang sibuk tidak ? ]
Mira mengirimkan tiga pesan kepada Raka, namun satu pun ada balasan pesan dari Raka. Sampai tiga puluh menit Raka pun belum membalas pesan mira.
Mira mencoba mengirim pesan lagi kepada Raka dan berharap pesan nya kali ini di balas.
[ Raka, sombong banget si tidak mau membalas pesan ku. Oh iya kapan-kapan ketemu yuk]
Setelah menunggu lima menit akhirnya Raka membelas pesan dari mira.
[ Kabar ku baik, maaf ini siapa ?]
" Cihh sombong sekali dia tidak menyimpan nomor ponsel ku " Seru mira lalu mengetik balasan untuk Raka.
[ Aku Mira, masak kamu lupa sih ? aku yang waktu itu meminjam ponsel mu untuk menghubungi ponsel ku karena nyelip di mall,bagaimana masih ingat kan ?]
[ Oh , ada apamenghubungi ku?]
[ Tidak ada apa-apa sih, tadi tiba-tiba ingat sama kamu saja jadi aku chatt kamu]
[ Kalau tidak ada yang penting ya sudah aku sedang sibuk]
[ Aku hanya ingin mengobrol dengan mu, karena aku sedang suntuk karena suami ku sedang tidak di rumah dan aku tidak boleh keluar rumah]
Raka tidak menghiraukan pesan dari mira, mira menunggu balasan dari Raka namun lama menunggu Raka tak kunjung membalas nya.
Mira mencoba menghubungi nomor ponsel Raka, telepon tersambung namun Raka tidak mengangkat nya.
__ADS_1
" Dasar sialan, Pria ini mengacuhkan ku. Padahal aku cuma mau berteman dengan nya, siapa tahu dia bisa membantu ku keluar dari semua masalah yang sedang aku hadapi ini, kalau begini aku harus minta tolong siapa?" Ujar mira dengan kesal.
" Dimas !! Iya dimas seperti nya bisa membantu ku, tapi bagaimana aku menghubungi nya sedang kan aku tidak punya nomor ponsel nya. Tapi.. tidak, tidak dimas sepertinya tidak punya koneksi orang-orang hebat jadi percuma aku meminta tolong dia, buang-buang waktu ku saja" Ucap mira dengan diri nya sendiri.
Tok Tok Tok
Suara pintu kamar mira ada yang mengetuk dari luar, dan terdengar suara mama mertua memanggil nya.
" Mira.. Mira " Teriak ibu lusi di depan kamar mira.
" Mau apa lagi nenek sihir itu, tidak tahu apa aku ini perlu istirahat. " Seru mira sambil berjalan membuka kan pintu mertua nya.
" Iya ma ada apa, maaf tadi mira sedang ke kamar mandi" Jawab mira bohong dengan senyum mengembang di bibir nya.
Ibu lusi mendengus kesal , dia tidak percaya dengan ucapan mira. Menantu nya ini memang wanita yang licik dan penuh kebohongan.
" Ini sudah mau sore tapi kamu dari tadi hanya di dalam kamar, sebentar lagi suami mu itu mau pulang seharus nya kamu sudah memasakkan makan malam untuk suami dan mertua mu ini tidak diam saja di dalam kamar. Enak banget hidup kamu sudah seperti ratu apa-apa mintak di layani, ingat kamu itu seorang istri sudah seharus nya kamu mengurus suami kamu , justru bukan bik atun yang mengurus bimo kalau seperti itu lebih baik bimo tidak usah punya istri" Ucap ibu lusi panjang lebar membuat mira seakan ingin menyumpal mulut ibu mertua nya.
" Ma, aku kan baru saja melahirkan dan aku pun belum boleh banyak gerak. " Ucap mira membela diri.
" Halah.. kamu memang pintar cari alasan. Sekarang iya kamu baru saja melahirkan, tapi kemarin-kemarin bahkan saat kamu belum hamil pun kamu seperti ini. Kamu menyerahkan semua tugas kepada pelayan bahkan keperluan bimo pun kamu tidak mengurus nya, istri macam apa kamu? Sudah sana mandikan anak mu setelah itu kamu juga mandi, setelah itu keluar makan malam jangan di dalam kamar terus kalau terjadi apa-apa dengan mu aku tidak mau kau menyusahkan anak ku" Seru ibu lusi ketus.
" Oh iya setelah makan malam mama ingin bicara dengan kamu dan bimo" Ucap bu lusi lalu pergi meninggalkan mira yang masih berdiri di depan pintu.
Dari dulu ibu lusi memang tidak menyukai mira, kerena menurut nya mira adalah wanita matre yang hanya memoroti uang bimo saja. Dan dulu dia sangat menentang pernikahan bimo dengan mira. Namun sekarang dia tidak ada pilihan lain selain menerima mira sebagai menantu nya karena mira sudah melahirkan seorang cucu untuk nya.
Walaupun hati kecil nya masih sangat tidak menyukai mira, dia berusaha menerima semua yang sudah jadi pilihan bimo. Ibu lusi juga merasa jika terjadi sesuatu antara bimo dan mira, sehingga malam nanti dia akan menanyakan nya langsung kepada bimo dan mira.
*******
🌹🌹🌹🌹 SELAMAT MEMBACA 🌹🌹🌹🌹
Kira-kira bimo bakalan jujur dengan ibu nya tidak ya soal semua kebohongan mira?? Dan apakah bimo akan segera menceraikan mira?? Tunggu jawaban nya di Bab selanjut nya 🙏❤❤❤
Tetap dukung karya Author ya kak 🙏❤
__ADS_1
TERIMAKASIH 🙏❤