Tak Sanggup Untuk Di Madu

Tak Sanggup Untuk Di Madu
Tidak bisa hidup miskin


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹


Mobil fadli berhenti di restorant tempat dia janjian makan siang dengan Aina. Aina sudah menunggu dari setengah jam yang lalu. Fadli langsung masuk ke dalam restorant dan mencari nomor meja yang sudah di pesan oleh istri nya.


" Sayang.. maaf ya mas telat ! Tadi ada kejadian yang tidak di inginkan" Seru fadli meminta maaf sambil menarik kursi untuk dia duduki.


" Eh mas sudah datang ? memamg ada kejadian apa mas?" Tanya aina yang ingin tahu ada kejadian apa.


" Nanti mas ceritain, sekarang kita pesan makanan dulu ya." Ucap fadli lalu mengambil buku menu.


" Aku sudah pesan makanan mas, mas juga sudah aku pesan kan. Sebentar lagi pasti di antar" Ucap aina tersenyum manis.


Makanan yang di pesan Aina pun sudah terhidang di meja, Aina dan Fadli pun mulai memakan makanan nya. Aina masih sangat penasaran dengan kejadian yang di alami suami nya, dia ingin bertanya tapi mereka sedang makan jadi Aina mengurungkan niat nya.


" Jadi tadi itu Mira datang ke rumah sakit, dia mencoba mendekati ku lagi" Seru Fadli mulai menceritakan kejadian yang sebenarnya kenapa dia tadi sampai terlambat datang.


" Mira datang menemui mas di rumah sakit?" Tanya Aina yang mencoba memastikan lagi ucapan suami nya.


" Iya sayang dia datang ke rumah sakit, dia ingin aku menerima nya kembali sebagai istri ke dua " Seru Fadli tetap bicara dengan jujur.


Aina kaget saat fadli bicara jika mira meminta di jadikan istri ke dua. Aina tidak ingin pernikahan nya dengan fadli akan bernasib sama seperti pernikahan nya terdahulu.


" Mas... mas ..mau menjadikan mira istri ke dua? " Tanya aina dengan terbata-bata.


" Tidak sayang, mas tidak akan mungkin kembali lagi dengan wanita itu sekalipun di dunia ini tidak ada wanita lagi mas lebih memilih hidup sendiri. Sekarang mas sudah mempunyai wanita yang sangat cantik baik dan berhati malaikat seperti mu, mas tidak mungkin menyia-nyiakan mu. " Ucap fadli sambil mengusap rambut aina dengan lembut.


" Benar kan mas? Aku tidak mau kalau harus di madu untuk yang ke dua kali nya mas, aku tak sanggup untuk di madu lagi mas" Ucap aina dengan meneteskan air mata.


Fadli membawa aina ke dalam pelukan nya, dengan lembut fadli mengusap punggung aina dengan lembut.


" Apa pun yang terjadi mas tidak akan meninggalkan mu, mas sangat mencitai dan menyayangi mu" Seru fadli dengan lembut.

__ADS_1


" Udah dong jangan menangis malu tuh di lihat sama orang-orang, nanti dikira mas ngapa-ngapain kamu. Udah ya pelukan nya." Seru fadli membuat Aina langsung mengusap air mata nya.


" Kan tadi yang meluk aku duluan mas, kenapa jadi nyalahin aku si." Seru Aina sambil mengusap air mata nya .


" Oh iya mas lupa " Ucap fadli sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal.


" Mas masih ada jadwal praktek kan, nanti aku pulang sendiri saja ya mas. Mas balik saja ke rumah sakit" Ucap Aina.


" Iya satu jam lagi mas ada jadwal operasi, ya sudah mas langsung ke rumah sakit ya sayang, maaf mas tidak bisa mengantar pulang. Kamu hati-hati di jalan ingat kalau bawa mobil jangan ngebut-ngebut" Seru fadli menasehati aina dengan lembut.


" Iya mas" Jawab singkat Aina.


Aina dan fadli pun keluar dari restoran dan menuju parkiran lalu menaiki mobil nya masing-masing. Aina melajukan mobil nya menuju rumah nya dan fadli kembali lagi ke rumah sakit.


⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘


Sementara itu di tempat lain Mira sedang menahan emosi nya dan marah-marah.


" Kamu kenapa si Mir, dari tadi aku perhatikan marah-marah terus dan ngomel - ngomel sendiri" Seru Dira teman mira.


Saat ini mira sedang berada di rumah dira, setelah dari rumah sakit tadi mira langsung menuju rumah dira untuk sekedar berkeluh kesah dengan dira.


" Aku kesal dengan fadli, tadi itu dia sangat merendahkan ku dan menghina ku. Masak dia bilang aku ini wanita yang tidak tahu diri dan tidak punya harga diri." Mira mulai menceritakan kepada dira.


" Maksud kamu bagaimana? memang kamu ngapain?" Tanya dira yang penasaran.


" Tadi aku bilang sama fadli kalau aku ingin kembali lagi dengan nya setelah anak ini lahir, di jadikan istri ke dua pun aku tidak masalah. Dan aku juga bilang jika aku tidak mencintai bimo, hanya uang bimo saja yang aku cintai" Ucap mira menceritakan.


" Kamu gila mir, benar-benar gila. Kamu mau jadi istri ke dua dimas terus kamu melepas kan bimo yang uang tidak berseri untuk hidup pas-pasan dengan fadli yang hanya seorang dokter. " Seru dira tidak habis fikir dengan apa yang ada di fikiran sahabat nya.


" Terus kalau kamu pisah dari bimo kamu dapat apa? Sudah pasti semua kemewahan yang selama kamu punya akan hilang begitu saja, terus kamu mau hidup melarat sama fadli dan istri nya fadli. Mikir yang sehat dong Mir, jangan cuma cinta doang yang kamu utamakan" Seru dira lagi.

__ADS_1


Mira terlihat memikirkan ucapan dari dira, apa yang di bilang dira memang betul jika dia hidup dengan fadli lagi sudah pasti semua kemewahan yang selama ini dia rasakan akan hilang begitu saja.


" Bukan nya fadli juga tidak mau lagi bersama mu, bahkan dia sudah menghina mu. Jadi apa lagi yang mau kamu harapkan dari fadli itu" Ucap dira lagi.


" Tapi aku masih mencintai mas fadli tapi aku pun tidak bisa hidup miskin. Terus aku harus bagaimana lagi, kamu tahukan mas bimo itu suka main perempuan. Hidup ku tidak bahagia dir, tapi bersama mas bimo aku bisa hidup mewah" Ucap mira yang terlihat bingung.


" Sekarang kamu tinggal pilih, hidup dengan bimo tidak bahagia tapi bisa hidup mewah atau hidup dengan fadli tapi melarat bahkan belum tentu fadli juga mau menerima kamu lagi. Bukan nya kamu sendiri yang bilang kalau fadli sudah tidak mau lagi menerima mu, sudah dong mir lebih baik kamu hidup dengan bimo, semua kebutuhan mu pasti akan terjamin. Jangan lagi mengharapkan dimas yang jelas-jelas sudah tidak mau dengan mu" Ucap dira panjang lebar.


" Aku bingung dir, mas fadli juga sudah tidak mau lagi menerima ku. Dia lebih memilih si dokter sialan itu, sepertinya dia sangat mencintai istri nya itu sampai aku susah menaklukkan hati mas fadli" Seru mira geram.


" Sudah lah mir, tidak perlu kamu mengejar fadli lagi sekarang lebih baik kamu pulang dan istirahat di rumah biar fikiran kamu jernih lagi" Seru dira meminta mira untul pulang.


" Jadi kamu memgusir ku?" Tanya mira sedikit kesal.


" Terserah kamu pah Dir, ya sudah saya pulang dulu." Ucap mira lalu beranjak dari tempat duduk nya dan mengambil kunci mobil nya.


Mira pun pergi meninggalkan rumah dira, mira memilih pulang untuk beristirahat sesuai dengan apa yang di sarankan dira.


Dia akan memikirkan lagi cara untuk bisa mendekati fadli dan mengeruk harta kekayaan bimo untuk bekal dia hidup dengan fadli.


🌹🌹🌹🌹 SELAMAT MEMBACA 🌹🌹🌹🌹


⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘


************


Sudah up bab baru ya kak, Author minta dukungan nya untuk novel ini ya kak.❤❤


Sembari menunggu Author Up, boleh ya mampir di Novel " Pernikahan Ceo Muda".❤❤


TERIMAKASIH 🙏❤

__ADS_1


__ADS_2