
🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹
" Dek kok akhir - akhir ini aku perhatikan kamu sering melamun, apa kamu lagi ada masalah ? Cerita saja sama mas, mas ini kan suami kamu " Ucap dimas menghampiri nabila yang sedang duduk sendiri di teras belakang rumah nya.
Nabila diam tidak merespon pertanyaan dimas, bahkan dia tidak tahu jika saat ini dimas sudah duduk di samping nya.
Dimas semakin bingung dengan perubahan sikap nabila, jika di tanya pun nabila tidak mau berterus terang pasti dia mencoba mengalihkan pembicaraan.
Lalu Dimas menepuk lembut punggung nabila dan nabila pun terperanjat kaget.
" Eh mas dimas.. mas sejak kapan duduk di sini ? " Tanya nabila yang menyadari kehadiran dimas duduk di samping nya.
" Sudah dari tadi aku duduk disini dek tapi kamu tidak menyadari nya. Bahkan aku ajak bicara pun kamu tidak merespon, kamu melamun terus. Sebenarnya apa sih dek yang sedang kamu pikirkan ?" Tanya dimas lagi ingin tahu hal apa yang membuat nabila melamun.
" Tidak.. tidak ada kok mas, aku hanya memandangi taman bunga ibu itu saja tidak ada masalah kok." jawab nabila tetap berbohong kepada dimas.
" Kamu yakin sedang tidak ada masalah ? Soalnya mas perhatikan kamu sekarang sering melamun, tadi pun kamu melamun dan aku ajak bicara hanya diam saja. " Seru dimas lagi.
Nabila menggeleng dan mengulas senyum dengan manis, dia mengambil tangan dimas dan menggenggam nya dengan erat.
" Mas, aku tidak apa - apa dan aku baik - baik saja mas bisa lihat kan kalau aku sehat dan calon anak kita juga sehat. " Ucap nabila lalu mengarahkan tangan dimas ke perut nya.
Dimas tersenyum dan mengelus perut nabila dengan lembut, dia juga berharap semoga bayi dalam kandungan nabila sehat.
" Sehat - sehat dalam kandungan bunda ya nak, jangan nakal ya nak. Oh iya kamu kepengen makan apa nak, apa kamu ingin rujak, mangga muda atau apa nak nanti akan ayah carikan. " Ucap dimas berbicara dengan bayi dalam kandungan nabila.
" Dia sedang tidak ingin rujak atau mangga muda mas tapi dia ingin sekali makan telur dadar buatan ayah nya. Dari kemarin dia kepengen itu saja." Ucap nabila berkata jujur.
Sudah dua hari nabila ingin makan dengan telor dadar buatan suami nya, entah karena ngidam atau hanya dia saja yang ingin. Tapi keinginan nya itu semakin kuat saat dimas menanyakan keinginan sang bayi dalam kandungan nya.
" Kenapa kamu tidak ngomong sama mas kalau kamu lagi ngidam makan makanan buatan mas? Kalau kamu ngomong kan pasti sudah mas buatkan dari kemarin dek ?" Seru dimas .
__ADS_1
" Maaf mas, aku tidak mau membuat mas dimas repot apalagi dari kemarin mas sibuk di cafe. " Ucap nabila.
" Tapi kamu dan calon bayi ini tetap yang akan aku utama kan sayang, juga ada tama yang tetap aku prioritas kan. Aku tidak mau jika anak ku nanti ileran, ayuk sekarang kita ke dapur dan mas masakin telur dadar untuk mu eh untuk calon anak kita " Seru dimas bahagia dengan senyum mengembang.
" Mas dimas serius ?" Tanya nabila dengan binar bahagia yang terpancar dari tatapan mata nya.
" Serius sayang " Ucap dimas singkat.
" Terimakasih mas" Jawab nabila.
Dimas dan nabila pun langsung bangkit dari duduk nya dan masuk ke dalam rumah langsung masuk ke dapur. Setelah sampai dapur dimas mulai mengeksekusi dua butir telur untuk dia masak menjadi telur dadar dan nabila hanya duduk diam sambil memperhatikan suami nya yang sedang masak telur dadar yang dia inginkan.
*******
Bimo dan nina sudah sampai di bali sekitar dua jam yang lalu, perjalaban naik pesawat yang tidak terlalu lamu tetap membuat nina mabuk kendaraan. Baru pertama kali nina bepergian dengan naik pesawat, saat turun dari pesawat tadi nina hampir saja jatuh karena kepala nya sangat pusing.
" Maaf sayang aku tidak tahu jika kamu mabuk pesawat, kalau tahu kamu mabuk pesawat begini kan tadi kita perjalanan dengan jalan darat saja. Maaf ya sayang aku sudah membuat mu menderita seperti ini." Ucap bimo dengan nada menyesal karena ketidak tahuan nya .
" Iya juga ya, baiklah nanti kita atur waktu lagi untuk jalan - jalan keliling dunia bila perlu kita sewa jet pribadi nya sultan indonesia itu " Ucap bimo dan di sambut tawa bahagia dari nabila.
" Kamu ada - ada saja kak, pakai mau sewa jet pribadi nya sultan segala lebih baik uang nya di tabung untuk beli jet pribadi sendiri. Siapa tahu kita juga bisa menjadi salah satu sultan di negeri kita sendiri. " Seru nina.
Nina dan bimo pun tertawa bersama, mereka menertawakan kekonyolan nya sendiri. Butuh waktu lama untuk bimo bisa membeli jet pribadi, bimo memang orang kaya tapi kalau untuk beli jet bimo masih mikir - mikir dulu. Bisa beli jet tapi setelah itu saldo rekening nya kosong sama saja bohong.
" Mas bisa minta tolong ambilkab minyak angin yang ada di tas ku itu" Ucap nina sambil menunjuk tas nya yang ada di atas sofa kamar hotel nya.
Saat ini nina dan bimo sudah berada di hotel dan mereka sedang beristirahat di kamar hotel yang sudah bimo pesan sebelum berangkat ke bali.
Bimo langsung mengambil minyak angin seperti yang di suruh nina, dan langsung memberikan nya kepada nina.
" Tolong balurin di punggung ku mas, biar badan ku terasa hangat. Bagian perut biar nanti aku sendiri bisa kok. " Seru nina saat bimo memberikan minyak angin namun nina tidak menerima nya.
__ADS_1
Bimo mengangguk dan tersenyum penuh makna, nina yang melihat senyum jahil bimo pun langsung memberikan bimo peringatan.
" Hanya membalurkan minyak angin saja, tidak ada acara lain nya. Badan ku masih terasa lemas dan kepala ku masih pusing, jadi kalau mau ngajak main nanti saja atau besok. " Seru nina memberi peringatan kepada suami nya
Bimo hanya nyengir kuda sambil garuk - garuk kepala nya yang tidak gatal. Niat nya tadi dia ingin main dengan istri nya tapi apa boleh buat sang istri sudah memberikan peringatan yang tidak bisa di ganggu gugat lagi.
" Iya sayang, ya sudah cepat kamu berbaring aku oles minyak angin di punggung mu. Setelah itu kamu istirahat saja biar nanti malam kita bisa menjalankan bulan mady kita" Seru bimo.
" Bukan nya ini kita sudah di bali kak, kita sudah bulan madu" Seru nina lal membaringkan tubuh nya dan tengkurap agar bimo dengan mudah mengoleskan minyak angin di punggung nya.
" Iya sayang, tapi kita bulan madu juga kan gak cuma tidur atau jalan - jalan saja sayang yang nama nya bulan madu itu pasti nya banyak adegan bermain di ranjang masak kayak gitu kamu tidak tahu sih, seperti di novel - novel itu sayang " Ucap bimo sedikit merajuk.
Nina tersenyum jahil sudah bisa mengerjai suami nya hingga wajah sang suami pasti saat ini sudah terlihat kesal. Nina tahu apa yang dimaksud sang suami.
" Iya kak , tapi jangan sekarang ya kita disini kan seminggu jadi masih banyak waktu kok. Malam ini aku mau istirahat dulu ya kak, maaf bukan nya aku mau mangkir dari tugasku sebagai istri tapi kak bimo tau sendiri kan kalau aku saat ini sedang tidak enak badan kareba mabuk kendaraan " Seru nina menjelaskan agar suami nya tidak merajuk lagi.
" Iya sayang, ya sudah kamu sekarang istrlirahat ya ini sudah selesai. Aku keluar bentar cari makan di resto bawah, kamu mau di belikan apa ?" Tanta bimo yang sudah turun dari ranjang.
" Samain saja sama kamu kak " Ucap nina singkat.
Bimo pun langsung bersiap dan keluar kamar nya lalu turun ke lantai bawah dimana tempat resto berada. Dia memesan dua makanan dan minuman untuk dibawa nya ke kamar hotel. Sebenarnya pihak hotel sudah menyiapkan makanan , tetapi tadi bimo sudah bilang jika malam ini akan makan di resto saja.
*******
ALHAMDULILLAH BIMO DAN NINA AKHIRNYA BERBULAN MADU, SEMOGA KALIAN SELALU BAHAGIA ❤❤❤
JANGAN LUPA KLIK LIKE, KOMEN, VOTE, FAVORITE DAN BERIKAN HADIAH NYA. ❤❤❤
DAN BERIKAN RATING BINTANG 5 NYA YA KAK UNTUK KARYA AUTHOR. AGAR AUTHOR SEMAKIN SEMANGAT UNTUK MENULIS DAN BERKAYA ❤❤
TERIMAKADSIH 🙏❤
__ADS_1