Tak Sanggup Untuk Di Madu

Tak Sanggup Untuk Di Madu
Nasehat Kakak


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹


" Ada urusan apa pak bimo datang kesini?" Tanya Raka saat sedang makan siang bersama Winda dan Nina.


Bimo tadi mendapat telepon dari rumah, orang rumah memberitahu jika sekar demam, jadi bimo langsung pulang sebelum makan siang.


" Sekarang kita selesaikan dulu makan nya kak, setelah makan aku akan menceritakan nya" Ucap nina sebelum menyuapkan nasi ke mulut nya.


Raka mengangguk sambil melirik winda yang tersenyum ke arah nya, sepertinya winda juga meminta raka untuk menyetujui ucapan nina.


Winda sebagai seorang perempuan sangat tahu bagaimana perasaan nina kepada bimo. Dari tatapan mata nina, winda bisa menyimpulkan jika nina menyukai bimo. Namun ada sesuatu yang masih membuat nina meragukan bimo, saat sedang masak tadi nina sudah sedikit cerita dengan winda.


" Mas Raka dan mbak winda mau menginap di sini?" Tanya nina di sela makan siang nya.


" Nanti mas saja yang menginap, setelah kamu membicarakan tentang pak bimo nanti mas akan antar mbak winda pulang ke rumah nya. Lagi pula mas dan winda belum ada ikatan yang resmi, nanti malah jadi masalah. " Ucap raka tetap mengingat tentang bimo.


" Iya Nin, gak bagus wanita yang belum ada ikatan pernikahan tinggal satu rumah walaupun hanya sekedar menginap saja. Mbak gak mau nanti menjadi fitnah, fitnah lebih kejam dari pembunuhan nin" Seru winda membenarkan ucapan Raka.


Nina hanya mengangguk tanda mengerti apa yang di jelaskan raka dan winda.


" Katakan kenapa pak bimo sampai datang menemui mu ke rumah? apa kalian ada hubungan khusus ?" Tanya Raka setelah selesai makan dan mereka berkumpul di ruang keluarga dengan nada serius.


Nina menunduk dan takut mau bicara jujur dengan kakak nya, mengingat bimo sudah punya istri tapi sekarang memang sudah resmi bercerai. Apalagi raka sudah berpesan kepada nina agar tidak mencintai pria yang sudah beristri.


" Katakan saja yang sejujur nya Nin " Seru winda bicara dengan pelan sambil mengusap punggung nina.


" Emmhh... Om, ehh pak bimo dia bilang, dia mencintai nina mas. " Jawab nina gugup dan takut-takut.


" Apa ??" Raka berteriak tidak percaya.


Raka tidak yakin dengan apa yang barusan dia dengar,mana mungkin bimo yang kaya dan sudah beristri bisa mencintai gadis sederhana seperti nina.

__ADS_1


" Pak bimo mencintai kamu ? dan kamu juga mencintai nya ?" Tanya raka dengan nada tinggi, raka hanya tidak mau nina nenjadi seperti vera. Saat itu Raka menjalin hubungan dengan vera bahkan menikahi vera saat dirinya masih sah menjadi suami melani.


Nina semakin takut dan menunduk kan kepala nya saat raka bicara dengan nada tinggi, nina tahu jika kakak nya saat ini pasti sedang marah mendengar penjelasan nya tentang bimo.


" Raka kendalikan emosi mu, biarkan nina menceritakan apa yang sebenarnya terjadi antara dia dan lelaki bernama bimo tadi. Jangan marah-marah dulu" Seru winda menenangkan Raka.


" Tapi Win, kamu tidak tahu siapa bimo. Dia itu pemain wanita bahkan dia juga sudah mempunyai istri dan anak. Mana bisa aku tenang, aku tidak mau nina tersakiti oleh bimo apalagi sampai orang-orang tahu nina menjalin hubungan dengan suami orang " Seru raka dengan nafas yang memburu.


"Iya kita dengarkan dulu penjelasan nina, biarkan dia bicara dulu. " Ucap winda yang kini sudah berpindah duduk di samping raka.


" Baiklah, bicaralah nin. Mas mau tahu semua cerita tanpa ada yang kamu tutupi lagi. " Ucap raka dengan tatapan tajam kepada nina.


Nina pun mengangguk dan mulai menceritakan awal mula pertemuan nya dengan bimo. Hingga akhirnya bimo mengutarakan isi hati nya, semua nina ceritakan.


" Terus apa kamu menerima nya? Sedangkan kamu tahu bino sudah berkeluarga nin,mas sudah pernah berpesan jangan sekali-kali kamu menjalin hubungan dengan lelaki yang sudah beristri" Seru raka masih dengan nada marah.


" Dia sudah bercerai mas " Ucap nina.


" Om bimo sudah bercerai dua bulan yang lalu yang lalu mas, istri om bimo selingkuh dengan pria lain hingga hamil. Bahkan anak yang di kandung istri nya adalah hasil selingkuhan istri nya, rumah tangga om bimo retak sebelum kami saling mengenal mas. Jadi aku disini tidak salah dan aku tidak menjadi wanita perebut suami orang, mbak melani sudah membenarkan semua ini. Jika aku memang tidak salah, mbak melani hanya meminta ku untuk tidak langsung menerima om bimo, mbak melani juga bilang jika om bimo serius dia pasti tidak akan menyerah. " Seru nina dengan berani.


" Sebelum aku lebih dekat dengan om bimo, aku sudah meminta pendapat mbak melani. Sampai sekarang aku belum memberi kepastian tentang hubungan ini mas, om bimo selalu menanyakan nya tapi aku bingung harus jawab gimana" Seru nina lagi .


" Kenapa kamu bingung ? Kalau kamu mencintai nya ya jawab saja sesuai hati kamu" Seru raka membuat nina dan winda heran.


" Setelah mendengar cerita mu tadi , mas percaya bimo benar-benar serius dengan mu. Mas tidak akan melarang mu untuk menjalin hubungan dengan nya, minta bimo menemui ayah secara langsung " Seru raka.


Nina langsung menghambur memeluk raka dengan erat, dia sangat senang karena raka menyetujui hubungan nya dengan bimo.


Namun tiba-tiba nina melepaskan pelukan nya dan termenung.


" Tapi aku belum memberi jawaban atas cinta om bimo mas, kenapa aku sebahagia ini saat mas raka menyetujui hubungan ku" Seru nina dengan cemberut.

__ADS_1


Haha haha haha


Winda dan Raka tertawa lebar, mereka berdua menertawakan nina.


" Kenapa kalian menertawakan aku?" Tanya nina heran.


" Kamu aneh nin, dari tadi kamu mempertahankan dan membela hubungan mu dengan bimo. Sedangkan kamu saja belum memberi kepastian bimo ? kan aneh..!!" Seru raka tetap menertawakan Nina.


Nina mengaruk kepala nya yang tidak gatal, dia pun membenarkan ucapan kakak nya jika dia memang belum memberikan kepastian kepada bimo.


" Iya juga ya mas, aku ingin melihat perjuangan om bimo sekali lagi mas, aku ingin memastikan ok bimo benar-benar serius ingin menjadikan ku pendamping hidup nya. Mengingat masalalu nya yang selalu di kelilingi wanita-wanita cantik dan seksi" Seru nina memantapkan hati nya.


" Itu terserah kamu, yang mas minta jika dia memang serius suruh dia menemui bapak secara langsung, jika lelaki sudah berani menemui orang tua wanita nya itu sudah pasti dia serius. Seperti mas ini yang benar-benar serius ingim menjadikan winda istri dan sore ini mas akan menemui orang tua nya" Ucap raka sambil melirik winda yang terlihat malu-malu.


" Betul apa yang di ucapkan dengan kakak mu nin, keseriusan lelaki bisa di lihat dari keberanian dan kesanggupan nya menemui orang tua si wanita atau meminta sang wanita nya langsung kepada orang tua nya" Ucap winda membenarkan ucapan Raka.


" Terimakasih mbak , mas aku sekarang sudah mengerti semoga om bimo benar-benar tulus dan serius dengan ku. Hingga aku bisa memberikan nya kepastian " Seru nina.


" Om bimo.. om bimo.. Kok aku geli ya kamu manggil bimo dengan sebutan Om, dia itu seumuran dengan mas loh Nin. Jadi kamu jangan memanggil nya Om, panggil kak atau mas kan bisa. Sudah seperti Om-Om tua saja." Seru Raka protes.


Nina hanya nyengir kuda, dia sudah terbiasa dengan sebutan Om jadi dia susah mau merubah nya.


Setelah pembicaraan soal bimo selesai, Winda dan raka pun pergi ke rumah orang tua winda. Sebelum nya raka sudah mempersiapkan diri nya dengan matang, walaupun raka sangat mengenal orang tua winda namun rasa gugup pun masih bisa Raka rasakan.


******


🌹🌹🌹🌹 SELAMAT MEMBACA 🌹🌹🌹🌹


TETAP DUKUNG KARYA AUTHOR YA KAK, MAAF AUTHOR BARU BISA UP.


TERIMAKASIH 🙏❤

__ADS_1


__ADS_2