
🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹
Nina duduk di taman belakang rumah melani, hari ini dia mendatangi rumah melani dia ingin meminta saran dan nasehat dari melani.
Melani yang melihat nina murung pun menghampiri nins dan duduk di bangku taman yang ada di taman belakang.
" Vino sudah tidur mbak?" Tanya nina mengulas senyum yang seperti di paksakan.
" Sudah Nin. Oh iya kamu kenapa tidak makan siang dulu, ini sudah siang loh. Jangan dibiasakan menunda makan, nanti kalau sudah terbiasa seperti itu lambung kamu bisa bermasalah" Ucap melani menasehati nina.
Saat nina datang tadi memang sudah masuk jam makan siang, melani pun mengajak nina untuk makan tetapi nina menolak nya dia lebih memilih bermain dengan vino sebentar sebelum vino tidur.
" Iya mbak, aku belum lapar. Nanti kalau sudah lapar aku pasti makan. Apalagi kalau yang masak mbak melani pasti aku nanti habis banyak, sekarang beneran belum lapar mbak " Ucap nina.
Melani hanya mengangguk dan mengulas senyuman nya, dia tahu jika nina saat ini sedang ada masalah. Melani akan mencari tahu.
" Mbak, jatuh cinta itu ternyata menyakitkan ya mbak " Seru nina tiba-tiba.
Melani tahu ternyata nina diam seperti tadi karena ada masalah dengan cinta.
" Kenapa kamu bilang seperti itu?" Tanya melani heran. Karena biasa nya seseorang yang jatuh cinta akan bahagia dan selalu ceria, tapi tidak dengan nina dia terlihat murung.
" Mbak... " Seru nina lalu memekuk nelani dan nina pun menumpahkan air mata nya yang sedari tadi dia tahan.
Nina menangis sesunggukan di dalam pelukan melani, dan melani pun membiarkan nina menangis agar hati nya sedikit tenang dan lega.
" Aku bingung mbak harus bagaimana sekeras apa pun aku menolak, hati ku tidak bisa di bohongi mbak. Ternyata aku memang jatuh cinta dengan nya mbak, tapi apa cinta ku ini sudah benar" Ucap nina sambil mengusap air mata nya.
" Kenapa kamu bicara seperti itu ? Coba bicara yang jelas dengan mbak, siapa tahu mbak bisa memberi solusi nya " Ucap melani sambil mengusap lembut punggung nina.
Hufttt
Nina menghela nafas, nina mencoba menenangkan diri nya dan nina pun mulai menceritakan sebenarnya yang sudah di alami nya.
" Aku jatuh cinta dengan suami orang mbak " Ucap nina serius.
__ADS_1
Deg
Melani kaget hingga menutup mulut nya dengan tangan nya akibat keterkejutan nya. Melani tidak menyangka nina akan mengalami cinta yang rumit.
" Kamu serius nin? " tanya melani mencoba tidak mempercayai ucapan nina.
" Aku serius mbak, aku memang wanita bodoh dan aku mungkin jahat mbak. Aku sudah merusak rumah tangga wanita lain mbak, aku takut dengan label wanita perebut suami orang akan melekat pada diri ku mbak" Seru nina dengan mata berkaca-kaca.
" Coba kamu ceritakan lebih jelas lagi Nin" Ucap melani.
Akhirnya nina menceritakan awal pertemuan nya dengan bimo, semua kejadian nina ceritakan tidak ada yang tertinggal sedikit pun. Sampai swmua penjelasan dari bimo pun nina ceritakan semua.
" Kamu tidak salah Nin, cinta memang datang terkadang tidak pada waktu nya. Kamu tidak merusak rumah tangga nya, kamu datang di saat hubungan mereka sudah rusak dan tidak bisa di perbaiki lagi. Wanita itu sendiri yang sudah merusak rumah tangga nya dengan sebuah kebongan dan perselingkuhan apalagi sampai wanita itu punya anak dari lelaki lain. Suami mana yang mau melihat istri nya tidur dan berselingkuh dengan pria lain, sekalipun suami itu bejat tetap dia tidak akan mau melihat istri nya tidur dengan pria lain" Ucap melani mencoba meluruskan apa yang sedang nina rasakan.
" Jadi aku tidak salah mbak?" Ucap nina mencari jawaban.
Melani menggeleng dan tersenyum sambil mengusap pucuk kepala nina.
" Kamu tidak salah, tapi mbak harap kamu biarkan pria itu menyelesaikan urusan nya terlebih dahulu. Kalau dia benar-benar serius dengan mu, dia pasti akan berjuang untuk mendapatkan mu. " Ucap melani dengan lembut menasehati nina yang sudah dia anggap adik kandung nya sendiri.
Nina tersipu malu - malu saat melani menanyakan nama pria yang di cintai nya.
" Bimo..!! Bimo anggoro " Seru nina dengan serius.
" Apa ?? Bimo anggoro ??" Tanya melani dengan mrninggikan suara nya.
Melani menggelengkan kepala nya seperti tidak percaya dengan apa yang barusan nina ucapkan. Bagaimana bisa wanita polos dan lugu seperti nina bisa jatuh cinta dengan bimo anggoro si pria menjaja wanita bisa di bilang Casanova.
" Kamu tidak salah menyebutkan nama Nin? " Tanya melani lagi menyakinkan diri nya.
" Tidak mbak, benar nama nya bimo anggoro " Tambah nina lebih yakin.
Melani langsung mengambil ponsel yang sedari tadi ada di kantong daster nya dan mulai membuka internet mencari data tentang bimo anggoro. Di situs itu hanya tertulis biodata dan foto bimo saja, untuk kehidupan nya tidak tertulis. Karena bimo tidak mempublikasikan kehidupan nya secara menyeluruh, namun dengan mudah melani bisa tahu siapa bimo anggoro yang sebenarnya data itu sudah dia dapatkan saat membantu Aina mencari tahu tentang siapa bimo sebenar nya. ( Sudah di bahas di part sebelum nya ya).
" Apakah ini orang nya?" Tanya melani sambil menujukkan sebuah foto yang ada di ponsel nya.
__ADS_1
Nina langsung melihat foto yang ada di ponsel melani dan foto yang ada di ponsel melani memanglah bimo yang dia maksud.
" Iya mbak, benar dia bimo yang saya maksud ? Apa mbak melani mengenal nya ?" Tanya nina mencari tahu.
" Tidak.. mbak tidak mengenalnya secara langsung. Mbak hanya tahu nama dari kalangan pembisnis saja. Bimo termasuk pembisnis muda yang cukup sukses." Ucap melani tidak menceritakan detail siapa bimo yang sebenarnya.
Bukan ranah melani untuk menceritakan tentang urusan pribadi Bimo, melani membiarkan nina mengetahui semua nya dari mulut bimo sendiri.
* Dari cerita nina sepertinya bimo benar-benar serius dengan nina, semoga saja dia benar-benar berubah dan bisa membahagiakan nina* Gumam melani dalam hati nya.
" Bimo pernah bilang kalau dia memang bukanlah lelaki yang baik, bahkan dia mengakui nya jika dia itu bejat. Tapi aku tidak tahu maksud nya, kenapa dia bicara seperti itu ya mbak?" Nina mencoba mencari tahu dari melani.
" Mungkin masalalu Nin, setiap orang punya masa lalu. Kalau kamu mencintai nya kamu harus siap dengan masa lalu nya. Begitupun dia harus siap dengan masa lalu mu. Sebenarnya masalalu tidak perlu di permasalahkan karena itu pun terjadi bukan karena kemauan kita" Melani memberi pengertian kepada nina. Karena masa lalu tidak harus di jadikan masalah dalam sebuah hubungan.
Nina diam, dia mencerna apa yang baru saja melani jelaskan. Hati nya mulai tenang dan mulai mengerti apa makna cinta yang sesungguhnya.
" Apa kamu sudah punya jawaban untuk bimo?" Tanya melani lagi.
" Aku masih bingung mbak" Jawab nina singkat.
" Tidak perlu bingung Nin, kamu tanya pada hati kamu sendiri apakah hati mu sudah pasti dengan bimo. Saran mbak kamu jangan terlalu gegabah dalam menentukan sesuatu, mbak tahu bimo itu lelaki yang baik dan bertanggung jawab. Seperti yang mbak bilang tadi kalau dia serius dengan mu dia akan tetap berjuang untuk mendapatkan cinta mu. Sekarang kamu mantapkan hati mu dahulu " Ucap melani dengan senyum penuh kasih sayang.
" Terimakasih mbak, mbak melani memang kakak terbaik ku. " Seru nina dengan memeluk melani.
" Sama-sama Nin, mbak hanya ingin yang terbaik untuk mu. " Jawab melani dan membalas pelukan nina.
Setelah puas dan selesai bercerita, nina dan melani masuk ke dalam rumah. Melani meminta nina untuk makan terlebih dahulu sebelum pulang, karena melani tahu jika nina langsung pulang past dia akan melewatkan makan siang nya.
******
🌹🌹🌹🌹 SELAMAT MEMBACA 🌹🌹🌹🌹
SEMOGA CERITA CINTA BIMO DAN NINA AKAN BERJALAN DENGAN MULUS ❤❤
TETAP BERIKAN DUKUNGAN UNTUK KARYA AUTHOR YA KAK. ❤❤
__ADS_1
TERIMAKASIH 🙏❤