
🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹
Ibu Lusi memperhatikan bimo yang sedari tadi senyum-senyum sambil mengusap layar ponsel nya. Ibu lusi mendekati bimo dan duduk di samping bimo lalu melirik ponsel di tangan bimo.
Terlihat foto bimo dan seorang wanita memakai pakaian wisuda, di dalam foto bimo terlihat tersenyum bahagia.
Eheemmm...
Deheman dari ibu lusi mengagetkan bimo, bimo pun langsung menyiman ponsel nya kembali.
" Mama,emhh mama sudah lama duduk di sini?" Tanya bimo gugup.
" Sudah lumayan lama, siapa wanita itu?" Tanya ibu lusi ingin tahu.
" Wanita yang mana Ma? Disini tidak ada wanita kan ? " Jawab bimo sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal.
" Jangan pura-pura kamu bimo, memang nya mata mama buta ? sedari tadi mama lihat kamu terus memandangi foto wanita dalam ponsel mu. Wanita itu berfoto dengan memakai pakaian wisuda dan kamu ada di samping nya tersenyum bahagia, ngaku saja sama mama siapa wanita itu ?" Tanya ibu lusi tetap mendesak bimo untuk bicara dengan jujur.
Bimo hanya senyum-senyum tidak jelas menanggapi pertanyaan dari sang mams. Dia tidak menyangka jika mata mama nya se jeli itu.
" Apaan si ma? Dia bukan siapa-siapa bimo kok ma. Dia itu salah satu mahasiswi yang berprestasi makanya bimo di minta foto dengan nya. Sudahlah mama jangan berfikiran yang tidak-tidak, oh iya ma mana sekar? Sudah tidur ya?" Seru bimo tetap tidak mau jujur siapa nina , hingga dia mengalihkan pertanyaan lain kepada mama nya.
Ibu Lusi mendengus kesal karena bimo tidak mau jujur dengan nya tentang wanita yang ada di dalam ponsel bimo. Justru mengalihkan pembicaraan.
" Kamu jangan main-main lagi dengan wanita bim, carilah wanita yang benar-benar tulus mencintai mu dan sayang dengan sekar. Karena sekarang kamu tidak lagi sendiri,ada sekar yang harus kamu perhatiin. Sekar butuh kasih sayang yang lengkap, mama harap semoga kamu mendapatkan wanita yang tepat" Ucap ibu lusi penuh harap untuk kehidupan bimo.
" Dia wanita yang berbeda ma, dia wanita dari keluarga yang sederhana. Dan dia tidak perduli dengan apa yang bimo miliki, harta tidak membuat nya langsung mencintai bimo. " Ucap bimo yang akhir nya berusaha bicara jujur dengan mama nya.
Ibu lusi tersenyum karena akhirnya bimo jujur juga dengan nya. Karena inilah yang sedari tadi dia tunggu - tunggu, dia sangat penasaran dengan wanita yang foto nya ada di dalam ponsel bimo.
" Kenalkan mama dengan wanita itu, apa dia wanita yang foto nya ada dalam ponsel mu itu?" Tanya ibu lusi lebih menyakinkan lagi.
Bimo mengangguk lalu dia mengeluarkan ponsel dari kantong celana nya dan membuka galeri. Dibukanya foto - foto saat nina wisuda.
" Nama nya Nina bu, dia salah satu mahasiswi yang berprestasi di kampus yang di dirikan almarhum papa. Saat ini dia bekerja di butik yang terkenal itu Ma, bimo lupa nama butik nya. Dialah wanita yang berhasil mengetuk hati bimo, wanita yang berhasil membuat bimo jatuh cinta hingga jatung bimo berdesir setiap kali melihat nya. Dan itu juga ada foto keluarga nya di saat menghadiri acara wisuda. Bimo bertemu dia di saat rumah tangga bimo sudah mulai retak, jadi dia bukan wanita ketiga dalam rumah tangga bimo. " Ucap bimo yang akhir nya bicara dengan jujur tentang foto wanita yang ada di dalam ponsel nya.
__ADS_1
" Bawa ibu menemui wanita ini?" Tanya ibu lusi dengan pandangan tetap di layar ponsel bimo, ibu lusi tetap memandangi fito nina.
" Dia tidak mau menemui bimo ma, dia meminta bimo untuk menjauhi nya. Tapi entahlah ma aku tidak paham dengan apa yang dia katakan saat itu. " Ucapan bimo membuat ibu lusi terkejut.
" Apa ??" Tanya ibu lusi kaget.
Ibu lusi kaget karena ada seorang wanita yang menolak anak nya. Dia tersenyum senang, ternyata ada wanita yang benar-benar tidak melihat siapa bimo sebenarnya.
" Benar-benar wanita yang langka. Kamu harus tetap berjuang untuk mendapatkan nya, mama dukung kamu 100 persen bim. " Ucap ibu lusi bahagia.
" Doa kan saja yang terbaik ma, bimo benar-benar jatuh cinta dengan nya. Bimo yakin dia wanita yang baik dan bisa menjadi ibu sekar dengan baik. " Ucap bimo lagi dengan penuh keyakinan.
Bimo dan mama nya saling melempar senyum, sepertinya ibu lusi benar-benar menyukai Nina dan berharap nina bisa segera menjadi menantu nya.
*******
Hari pun berganti, hati nina semakin lega dan tenang saat sudah menceritakan keluh kesah nya kepada melani beberapa hari yang lalu.
Nina memutuskan untuk membuka blokir nomer ponsel bimo di kontak ponsel nya. Dia mencoba memberi kesempatan bimo untuk membuktikan cinta nya, nina ingin tahu sampai mana keseriusan bimo untuk berusaha menyakinkan dan mendapatkan cinta nya.
Beberapa hari ini bimo sering mendatangi nina di saat jam makan siang, namun nina tidak pernah menemui nya karena hati nya benar-benar masih bingung dan tidak menentu dengan pilihan nya.
Belum juga lima menit kontak bimo di buka blokir nya sudah ada panggilan masuk dari nomor bimo. Setelah panggilan yang ke tiga nina akhirnya mengangkat nya.
[ Hallo... ] Sapa nina sedikit ragu -ragu.
[ Hallo Nina, akhirnya kamu membuka blokir nomor ponsel ku. Aku sangat senang sekali saat mencoba menghubungi mu dan tersambung. Terimakasih nina sayang ]
[ Terimakasih untuk apa ?]
[ Emh.. terimakasih untuk bersedia membuka blokir nomor ponsel ku. ]
[ Oh.. ]
[ Nina, apa kamu nanti sepulang kerja ada waktu ? Aku ingin mengajak mu jalan-jalan, itu juga kalau kamu tidak sibuk. ]
__ADS_1
[ Aku ada acara dengan teman - teman butik ]
[ Oh, ya sudah mungkin bisa lain kali saja ya. Oh iya kamu sedang apa ?]
[ Aku baru selesai makan siang, sudah ya aku mau lanjut kerja. Tidak enak dengan yang lain nya, mereka sudah bekerja kembali ]
Tut Tut Tut
Tanpa menunggu jawaban dari bimo nina langsung mematikan sambungan telepon.
" Selamat siang bu, ibu mau cari baju yang bagaimana ? Mari saya bantu?" Seru nina menghampiri pelanggan yang datang dengan membawa bayi mungil dalam kereta dorong nya.
" Saya mau cari baju yang cocok untuk wanita seperti mbak ?" Ucap pelanggan yang baru saja datang, dan ternyata pelanggan itu adalah ibu Lusi.
Dia sengaja datang untuk melihat nina lebih dekat lagi, dia ingin tahu keseharian nina dan karakter nina.
" Seperti saya ?" Tanya nina heran.
" Maksud saya, saya mencari gaun untuk anak adik saya mbak dan postur tubuh nya sama persis dengan mbak nya ini. Dia dua hari lagi mau ulang tahun, itu mau saya berikan untuk kado ulang tahun nya" Ucap ibu lusi sedikit berbohong.
" Oh mari saya bantu bu, untuk gaun - gaun nya ada di sebelah sana. Oh iya apa ini cucu ibu " Tanya nina memberanikan diri.
" Iya dia cucu saya mbak, cucu dari mantan menantu saya. Maaf ini dengan mbak siapa ya? Mbak bisa panggil saya ibu Lusi ya " Ucap ibu lusi sambil berjalan menuju letak gaun-gaun yang di tunjuk nina.
" Saya nina bu" Jawab nina singkat. Sebenarnya dia sangat penasaran dengan yang baru saja di ucapkan ibu lusi.
Dia masih tidak tahu maksud dari anak mantan menantu nya, anak dari mantan menantu nya ? berartikan anak dari anak nya nya juga.
Nah kan nina jadi bingung 🤭
*******
🌹🌹🌹🌹 SELAMAT MEMBACA 🌹🌹🌹🌹
Ibu Lusi sudah mulai maju selangkah untuk membantu bimo mendapatkan nina. ❤❤
__ADS_1
TETAP DUKUNG KARYA AUTHOR YA KAK ❤❤
TERIMAKASIH ❤❤❤