Tak Sanggup Untuk Di Madu

Tak Sanggup Untuk Di Madu
Penyesalan dimas


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹


Sore hari sepulang dari rumah sakit, Aina dan Fadli mampir ke swalayan untuk membeli stock bahan makanan. Kebetulan memang sedang awal bulan jadi Aina lumayan belanja banyak.


" Mas aku ke rak susu ibu hamil dulu ya? Aku mau cari susu ibu hamil , yang kemarin sudah mau habis. Mas mau ikut atau mas mau cari belanjaan yang lain? " Tanya aina.


" Mas ke sebelah sana saja mau cari keperluan kamar mandi, kita mencar gak apa-apa ya. Biar cepat selesai?" Ucap fadli dan di setujui oleh Aina.


Aina berjalan menuju rak susu, berbagai macam susu ibu hamil ada di deretan rak.


Saat sedang memilih susu tiba-tiba ada yang memanggil nama Aina.


" Aina" Seru seseorang dari belakang aina.


Aina pun mencari sumber suara, betapa terkejut nya aina saat mendapati dimas berdiri di hadapan nya. Aina terlihat gugup dan takut jika dimas menyakiti nya.


" Mas dimas" Seru aina dengan suara pelan.


" Apa kabar kamu aina?" Tanya dimas sambil melirik sekotak susu ibu hamil yang di pegang oleh aina.


Aina mengikuti arah pandang mata dimas yang tertuju kotak susu yang sedang dia pegang.


" Kamu hamil?" Tanya dimas ingin tahu.


" Iya mas" Jawab aina singkat.


Dimas dan Aina terlihat saling gugup karena ini adalah pertemuan pertama nya setelah mereka resmi bercerai. Dimas maupun aina hanya saling diam, mereka sama-sama tidak tahu harus membicarakan apa.


" Emh.. kamu kesini sama siapa?" Tanya dimas bertanya kembali.


" Sama mas fadli" Jawab singkat aina.


Tiba-tiba ada seseorang yang menghampiri mereka, fadli datang menghampiri dengan keranjang sudah penuh dengan barang belanjaan.


" Eh pak dimas" Seru fadli yang mengetahui istrinya sedang berbicara dengan mantan suami nya,dimas.


"Mas fadli" Seru aina pelan dengan cemas takut jika sang suami akan salah paham.


Sebelum nya fadli memang sudah tahu jika dimas ada di dalam swalayan, saat dia sedang memarkirkan mobil dia melihat dimas masuk ke dalam swalayan.

__ADS_1


" Dokter fadli, maaf tadi saya tidak sengaja bertemu dengan istri dokter. Tolong jangan marah ya ." Ucap dimas memberitahu sebelum fadli salah paham.


Fadli tersenyum lalu mendekati dimas dan menepuk pundak dimas.


" Iya pak dimas, saya tidak akan marah. Saya bukan anak ABG lagi saya sebentar lagi mau jadi seorang Ayah. Setiap orang itu punya masalalu, sepahit apa pun masalalu itu jangan sampai memutus silahturahmi kita" Ucap fadli dengan bijak nya.


" Terimakasih dokter fadli, kalau begitu saya permisi anak saya sudah menunggu susu ini" Seru dimas sambil mengangkat sekotak susu untuk anak nya.


" Iya pak dimas silahkan" Jawab fadli dengan ramah nya.


Dimas pun meninggalkan fadli dan aina, sedangkan aina sedari tadi hanya diam saja. Dia tadi sangat takut jika suami nya akan marah atau salah paham karena dia mengobrol dengan dimas.


" Ayuk sayang kita bayar barang belanjaan nya" Seru fadli sambil menggandeng aina sedangkan tangan sebelah nya mendorong troli belanjaan nya.


Setelah selesai berbelanja aina dan fadli pun keluar dari swalayan, lalu menyusun barang belanjaan nya kedalam mibil di bagian kursi belakang .


⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘


" Bu tadi saat di swalayan dimas beetemu dengan Aina dan suami nya, dokter Fadli. Aina sekarang sedang hamil bu dan dia terlihat bahagia" Ucap dimas menceritakan kepada ibu nya soal pertemuan nya dengan aina .


Ibu marni ikut bahagia mendengar kabar kehamilan Aina, dari dulu dia memang mengharapkan seorang cucu dari pernikahan aina dan dimas, namun takdir allah berkehendak lain.


" Iya bu" Jawab dimas dengan singkat.


Dimas masih terus memikirkan pertemuan nya dengan Aina tadi, dia tidak menyangka bisa bertemu Aina kembali. Rasa bersalah itu pun muncul kembali hingga tanpa terasa dimas meneteskan air mata.


" Kamu kenapa dim? Apa kamu belum bisa melupakan aina? ingat dim, kamu sudah mau menikah dengan nabila, ibu harap kamu tidak menyakiti nabila" Seru ibu marni sambil mengusap punggung dimas dengan lembut.


" Aku hanya ingat betapa jahat nya aku dulu bu, dulu aku mencurangi aina bahkan aku menyakitinya hingga aku menikah secara diam-diam dengan vera. Apa orang seperti ku masih pantas merasakan krbahagiaan bu?" Ucap dimas dan tanpa terasa tangis nya pun pecah, dimas pun bersimpuh di pangkuan sang ibu.


" Semua sudah berlalu dim, sekarang aina sudah bahagia dengan suami nya. Aina pasti sudah memaafkan mu, aina itu wanita yang baik dia tidak pendendam. Sekarang kamu fikirkan kebahagiaan mu dan anak mu, sudah jangan seperti ini lagi. Ibu hanya berharap jangan sampai kamu mengulangi kesalahan lagi, jangan pernah menyakiti hati wanita lagi. Kamu punya adik perempuan dim, tempatkan diri mu sendiri andai adik mu yang di sakiti oleh pasangan nya. " Ucap ibu marni sambil mengusap kepala dimas dengan lembut.


" Bu , jangan bicara seperti itu. Biarlah kesalahan dan dosa ku,aku sendiri yang merasakan akibat nya. Jangan sampai hasni mengalami seperti apa yang aku perbuat kepada Aina. " Ucap dimas dengan nada bicara sendu.


Dimas sebagai seorang kakak yang belum pernah memberikan kebahagiaan kepada adik nya, dia berjanji akan menjaga hasni dengan baik dan akan coba membahagiakan hasni dan ibu nya, dimas sangat berharap hasni tidak akan pernah merasakan sakit hati karena lelaki.


" Ibu masuk kamar dulu ya dim, sepertinya kamu juga butuh istirahat. Kamu istrirahat juga temani tama, dia sekarang kalau malam sering bangun untuk minta susu " Ucap ibu marni sebelum beranjak dari tempat duduk nya.


" Iya bu" Jawab singkat dimas.

__ADS_1


Dimas pun masuk ke kamar nya, di lihat nya tama masih tertidur nyenyak di atas ranjang nya.


*******


" Mas bimo !! " Panggil mira saat melihat bimo sudah rapi dan bersiap untuk pergi.


Mira mendekati suami nya yang saat ini sudah berdiri di dekat pintu kamar nya yang hendak membuka pintu dan keluar dari kamar.


" Mas mau kemana? Bukan nya mas baru pulang setengah jam yang lalu? Sebentar lagi makan malam mas?" Tanya mira beruntun membuat bimo berdecak kesal.


"Hhesss.. Aku mau kemana itu bukan urusan mu mira sayang, kamu diam saja tidak perlu ikut campur urusan ku. Yang penting jatah bulanan mu lancar dan kartu kredit mu aman. Kamu tahu sendiri kan kalau aku ini memang suka dengan dunia luar termasuk wanita di luar sana" Seru bimo sambil terkekeh seolah ada yang lucu.


" Mas, tidak bisa kah sedikit saja kamu memperhatikan ku meluangkan waktu mu untuk ku. Saat ini aku sedang hamil mas, aku sangat butuh perhatian mu. Kalau begini terus aku bisa stress mas, kalau aku stress akan berpengaruh di kandungan ku. Kalau begini lebih baik aku tidak hamil mas, atau aku akan gugurkan saja kandungan ini."Seru mira dengan nada bicara tinggi.


Plakk...


Tangan bimo menampar pipi mira dengan sangat kuat, sehingga sudut bibir mira mengeluarkan darah.


" Berani kamu mengugurkan calon anak ku, aku pastikan hidup mu menderita. Sebejat-bejat nya diri ku, aku tidak pernah menghabisi nyawa orang apalagi itu darah daging ku sendiri. Anak yang kamu kandung itu adalah darah daging ku, darah daging mu juga ibu macam apa kamu yang berniat menggugurkan calon bayi nya" Ucap bimo dengan tatapan tajam penuh amarah kepada mira.


Bimo menyeret mira masuk kedalam kamar dan menghempaskan mira di atas kasur, tanpa persetujuan mira bimo langsung melepas semua pakaian mira dan pakaian nya sendiri, bimo pun mulai melancarkan aksi nya. Bimo tetap melancarkan aksi nya, walaupun sedang marah dia melakukan nya dengan pelan karena dia ingat ada calon anak nya dalam rahim mira. Dia tidak mau menyakiti bayi dalam kandungan mira.


Setiap bimo marah dan ribut dengan mira, hanya dengan bercintalah yang bisa meredam emosi nya. Mereka akan melakukan kegiatan itu bisa sampai berjam-jam sampai amarah bimo hilang.


Itulah kebiasaan jelek yang di miliki oleh bimo, tetapi mira sama sekali tidak mempermasalahkan nya. Justru dia sangat menyukai nya, dengan begitu sang suami tidak akan bermain dengan wanita lain.


⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘


🌹🌹🌹🌹 SELAMAT MEMBACA 🌹🌹🌹🌹


*********


JANGAN LUPA TETAP BERIKAN DUKUNGAN UNTUK AUTHOR YA KAK ❤❤❤


LIKE, KOMEN, VOTE, KLIK FAVORITE DAN BERIKAN HADIAH NYA ❤❤


JANGAN LUPA BERIKAN RATE BINTANG 5 NYA KAK 😍❤


TERIMAKASIH 🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2