
🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹
Di sebuah rumah yang cukup mewah, ibu indah istri dari om jos sedang menerima pesan dari nomor yang tidak di kenal. Nomor itu mengirimkan foto om jos sedang bermesraan dengan seorang wanita di di sebuah mall nomor itu juga mengirimkan alamat rumah wanita yang bersama om Jos.
Bimo lah yang mengirimkan pesan kepada ibu indah dengan memakai nomor ponsel lain bukan nomor pribadi nya. Jika nomor pribadi nya bu indah pasti akan tahu jika itu bimo, bimo tidak mau ibu indah mengetahui jika dirinya lah yang mengirimi pesan.
" Kurangajar, ternyata begini kelakuan kamu di luaran sana Pa. Kamu bilang ada pekerjaan di luar kota, ternyata kamu mencari lubang lain. " Seru ibu indah yang sudah di liputi amarah.
[ Terimakasih atas info nya, Kalau boleh tahu anda siapa? kenapa bisa tahu nomor ponsel saya ]
Ibu indah membalas pesan dari bimo dan mengucapkan terimakasih serta menanyakan kenapa sang pengirim pesan bisa tahu nomor ponsel nya.
[ Anda orang penting sudah pasti tidak sulit mengetahui nomor anda, sekarang anda sudah tahu kelakuan suami anda. Lebih baik anda amankan aset - aset anda sebelum suami anda mengambil alih semua nya, saya yakin suami anda akan lebih memilih wanita muda itu ]
[ Kamu benar, terimakasih atas saran nya ]
Ibu indah mengucapkan terimakasih kepada bimo, walaupun dia tidak tahu jika itu bimo.
* Tunggu saja kehancuran mu suami tersayang ku, sudah cukup kamu menikmati harta yang ku miliki sekarang semua akan aku ambil alih, hidup melaratlah dengan wanita simpanan mu itu * Gumam ibu indah.
Kita tinggalkan cerita tentang ibu indah, ibu indah hanya sebagai tokoh pelengkap saja. Kisah nya tidak akan di ceritakan secara detail.
" Kak bimo aku bawa sekar jalan - jalan ya sama mama ? Mama ngajakin aku belanja bulanan, kasihan kalau sekar di tinggalin yah walaupun ada mbak wati tapi tetap aku tidak tega. Aku sekarang kan mama nya sekar selagi aku bisa kemana pun dia akan aku bawa " Ucap nina sambil memmberikan kopi untuk suami nya.
Bimo menyeruput kopi panas buatan istri tercinta, kopi buatan nina sudah menjadi candu untuk bimo.
" Istri ku memang istri idaman, baiklah kamu boleh pergi dengan membawa sekar. Maaf ya aku tidak bisa ikut kalian berbelanja, aku harus mencari uang untuk anak dan istri ku agar mereka tidak hidup ke kurangan " Seru bimo sambil memainkan alis nya dengan senyum penuh arti.
" Baiklah kalau begitu aku lihat sekar dulu ya kak, jangan berangkat ke kantor dulu tunggu sekar aku bawa kesini. Mulai sekarang harus di biasa kan berangkat ke kantor harus pamit anak istri beri contoh yang baik untuk sekar" Ucap sekar sambil berkacak pinggang.
Bimo hanya bisa garuk - garuk kepala nya yang tidak gatal. Ternyata istri bar - bar nya bisa bersikap dewasa juga, dan sangat menyayangi sekar padahal sekar bukan anak bimo dia hanya anak mira yang di angkat anak oleh bimo.
*******
Pesanan melani semua nya sudah siap dan sudah di antarkan di perusahaan. Hari ini perusahaan melani ada acara berbagi jadi melani memesan banyak kue kepada dimas.
Sementara di tempat lain mira sedang bermesraan di rumah baru nya yang seminggu lalu di belikan oleh om Jos. Tepat nya rumah yang di sewa mira dan kini sudah di beli oleh om jos sebagai hadiah untuk mira.
" Sayang aku ingin ganti mobil, mobil ku itu sudah jelek dan ketinggalan zaman. Aku mau mobil baru yang lebih bagus, mobil mu saja bagus masak mobil ku jelek malu dong wanita nya pengusaha baja tapi mobil nya masih mobil lama " Ucap mira manja sambil merebahkan kepala nya di dada bidang om Jos.
__ADS_1
Mereka baru saja menyelesaikan olah raga sore nya, kegiatan itu selalu mereka lakukan setiap kali bertemu tidak ada rasa capek atau pun lelah.
Om Jos menanggapi ucapan mira dengan hanya mengganggukkan kepala nya saja. Dia sebenarnya sedang banyak masalah , karena istri nya sudah mulai ikut terjun kembali ke perusahaan sehingga keluar masuk nya uang tidak segampang dulu lagi.
" Om kok diam saja sih?" Tanya mira dengan wajah cemberut.
" Sabar ya sayang, pasti nanti aku belikan mobil baru tapi kamu harus bersabar. Karena sekarang uang ku masoh untuk modal proyek baru, kalau proyek ini gol aku akan untung pulah milyar. Apa pun yang kamu minta nanti pasti aku belikan, rumah , mobil, berlian atau jet pribadi pun aku belikan " Ucap om jos sengaja berbohong agar mira tidak cemberut dan marah lagi, kalau mira sudah marah kegiatan olah raga ranjang pasti tidak akan ada sesi ke dua.
Mira tersenyum bahagia setelah mendengar penjelasan dari om jos, dia pun memeluk om jos dengan erat sambil menciumi dada bidang om jos.
Om jos pun menarik mira dan merebahkan tubuh mira di kasur, kini om jos sudah berada di atas tubuh mira. Tatapan mata om jos seperti mata yang kelaparan, padahal baru setengah jam yang lalu mereka bermain selama dua jam.
" Aku dulu yang ambil kendali, setelah itu baru giliran mu sayang " ucap om jos lalu mulai melancarkan aksi nya.
Mira hanya bisa pasrah kalaupun menolak tetap om jos akan melakukan nya, badan mira sebenarnya sudah terasa lelah akibat permainan sebelum nya. Namun mira pun tetap menikmati permainan om jos.
Biarpun sudah umur kepala diatas lima puluh tahun tenaga om jos tidak bisa di ragukan lagi, badan nya yang tinggi dan tubuh yang lumayan besar berisi membuat mira semakin menyukai nya.
Tanpa mereka sadari saat ini di depan pintu kamar nya bu indah sedang berdiri mendengarkan irama nyanyian yang di sebabkan oleh permainan ranjang mira dan om jos. Hati istri mana yang tidak sakit medapati suami yang bermain dengan wanita lain. Namun ibu indah sudah menyiapkan mental sehingga sedikitpun tidak ada air mata yang menetes.
" Apa kita buka saja pintu kamar nya bu, seperti nya tidak terkunci seperti pintu depan tadi " Ucap sopir ibu indah.
" Tidak usah pak, biarkan dulu mereka menyelesaikan permainan nya. Bapak tunggu saja di mobil nanti kalau saya butuh pertolongan bapak saya panggil bapak. " Ucap ibu indah bijak, dia masih berbaik hati membiarkan sepasang manusia itu menyelesaikan permainan nya.
" Apakah permainan kalian sudah selesai ?" tanya ibu indah yang baru saja membuka pintu kamar yang tak terkunci.
Saat ibu indah membula pintu ternyata mereka belum selesai dengan permainan nya. Mira masih berada di atas tubuh om jos. Dengan terpaksa mereka menghentikan aktifitas nya.
" Shittt ternyata kalian belum selesai, tapi tak apa aku akan menjadi penonton. Kalian teruskan saja permsinan nya " Ucap ibu indah berdiri di depan pintu sambil menyedekapkan kedua tangan nya.
" Siapa kamu? Beraninya masuk ke dalam rumah ku tanpa permisi!!" Seru mira kesal.
" Mama ...." Seru om jos dengan suara pelan.
Om jos langsung menurunkan mira yang masih ada di atas nya dengan kasar. Beruntung mira terjatuh di kasur sehingga tidak merasakan sakit pada tubuh nya.
" Kenapa mama bisa ada disini ? Maa maaf ini tidak seperti yang mama fikirkan " Ucap om jos membela diri. Fia tidak sadar dengan keadaan tubuh nya yang polos.
" Sayang jadi wanita tua itu istri mu ? Pantas saja kamu mencari wanita lain ternyata istri mu sudah tua begini. Lebih baik kamu tinggalkan saja istri tua mu ini " Seru mira sambil duduk di atas kasur dengan tubuh nya hanya dia tutup dengan selimut tebal.
__ADS_1
" Wanita murahan, wanita tidak tahu diri. Aku juga tidak butuh lelaki seperti dia. Sekarang kamu ambil saja dia, aku tudak akan menangisi nya. " Seru ibu indah sambil berjalan menghampiri mira.
Plak
Plak
Ibu indah menampar mira dengan sangat kuat, hingga sudut bibir mira mengeluarkan darah. Sedangkan om jos hanya diam melihat semua yang di lakukan istri nya.
" Ini tamparan bukan karena aku sakit hati karena kamu sudah berhasil merebut suami ku. Tapi itu tamparan karna kamu sudah menghinaku. Sekarang kamu ambil lelaki itu dan urus dia baik - baik " Seru ibu indah sambil menunjuk om jos yang masih diam berdiri di tempat nya.
Sampai sekarang om jos masih belum sadar dengan keadaan nya yang polos tanpa pakaian.
" Ehh.. wanita tua sialan kamu berani menampar ku. Akan aku balas semua ini, jangan kira kamu sudah menang. Setelah ini om jos pasti akan menceraikan mu dan memilih ku untuk menjadi istri nya , asal kamu tahu kami sudah menikah walaupun secara siri. Setelah ini kamu akan menangis karena akan hidup miskin." Seru mira dengan bangga nya.
Mira tidak tahu jika semua kekayaan yang di miliki om jos adalah harta istri nya. Om jos tidak punya apa - apa hanya mobil lah yang sampai saat ini aset yang sudah beratas nama om jos.
" Wanita tua seperti mu itu tidak pantas mendampingi pengusaha sukses seperti om jos. Dia lebih pantas berdampingan dengan ku, dasar wanita mandul " Seru mira membuat ibu indah naik darah.
Dia tidak terima di katakan mandul oleh mira, karena dia memang tidak mandul justru suami nya lah yang bermasalah.
Plak Plak
Bugh Bugh
Ibu indah menampar dan menendang mira dengan brutal dia sangat marah saat mira mengatai nya wanita mandul.
Om jos kasihan dengan mira, dia berlari dan memeluk mira sehingga pukulan bu indah mengenai tubuh nya.
" Ma sudah hentikn kaiihan mira, lihat dia sudah tidak berdaya seperti ini. Aku bisa melaporkan mu karena kasus penganiayaan. Mira bukan lawan mu Ma !!" Ucap om jos marah.
" Silahkan saja kamu laporkan aku ke polisi aku tidak takut, aku pun bisa melaporkan kalian dengan kasus perzinaan " Ucap bu indah tidak kalah berani nya.
" Pergi kamu dari sini " Usir om jos dengan suara lantang.
Mira sudah tidak berdaya wajah nya sudah memar akibat pukulan dan tamparan dari ibu indah. Ibu indah merupakan pemegang sabuk hitam, jadi bukan tandingan mira.
*******
MIRA MAKAN TUH OM JOS YANG SUDAH MISKIN DAN TIDAK PUNYA HARTA KEKAYAAN LAGI. MEMANG NYA ENAK DI HAJAR.
__ADS_1
TETAP DUKUNG KARYA AUTHOR YA KAK ❤❤❤
TERIMAKASIH 🙏❤