
🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹
Malam ini nina ikut menemani bimo ke pesta salah satu klien bimo, lebih tepat nya pesta ulang tahun pernikahan yang ke 30 tahun. Nina tampil sangat cantik dengan balutan gaun rancangan Jesi eh maksud Author mario. Gaun warna soft pink yang sangat indah dan elegant dan di padukan dengan riasan yang tipis membuat nina semakin cantik, dengan bimo mengenakan jas berwarna hitam dan kemeja senada dengan gaun nina membuat bimo dan nina seperti sepasang raja dan ratu.
" Kak pesta nya meriah banget ya, tapi sayang satu pun tidak ada yang aku kenal. Kalau wajah - wajah mereka sih sebagian aku pernah melihat nya " Ucap nina saat sudah memasuki ruangan pesta.
" Kamu lihat dimana ?" Tanya bimo spontan langsung bertanya.
" Ya saat resepsi pernikahan kita kak" Jawab nina singkat sambil pandangan nya mengitari setiap sudut tempat pesta melihat - lihat siapa tahu ada yang dia kenal.
" Oh iya juga ya, oh itu ada hendra tapi dia kok datang sendiri " Seru bimo sambil menunjuk ke arah hendra yang baru saja datang.
Hendra menghampiri bimo dan nina yang berdiri tidak jauh dari pintu masuk.
" Sudah lama bim ?" Tanya hendra sambil menyalami bimo dan nina bergantian.
" Belum lama kok yah sekitar 15 menit yang lalu, kemana sang nyonya kok tidak di ajak. " Tanya bimo menanyakan keberadaan melani.
" Iya mas, kok tumben mbak melani tidak ikut?" Tambah nina lagi.
" Vino lagi rewel dia tidak mau di tinggal, di ajak ikut pun tidak mau jadi serba salah kan? Jadi mama nya pilih tidak ikut daripada Hendra junior ngambek " Seru hendra sambil terkekeh.
" Oh begitu " Seru nina singkat.
Hendra pergi meninggalkan bimo dan nina untuk menuju ke tuan rumah memberikan ucapan selamat. Tidak lama hendra pergi bimo mengajak nina untuk bergabung dengan rekan bisnis nya, tetapi nina menolak karena dia sungkan dilihat nya para istri berkumpul sendiri. Nina pun memilih duduk di kursi yang sudah di siapkan.
" Kamu beneran tidak mau ikut aku kesana ? disini kamu sendirisn loh sayang" Seru bimo merayu nina.
" Tidak kak itu laki - laki semua, aku disini saja siapa tahu nanti ada orang yang aku kenal. " Nina tetap menolak.
" Oh ya sudah aku kesana dulu ya " Seru bimo sambil menunjuk kumpulan para rekan bianis nya yang duduk tidak jauh dari tempat nina duduk.
__ADS_1
Bimo punpergi menghampiri rekan kerja nya, setelah berkumpul dengan rekan - rekan nya pandangan bimo terus memperhatikan istri nya , siapa tahu ada orang yanf mengganggu istri nya.
Benar saja sepuluh menit bimo berkumpul dengan pars rekan bisnis nya, ada seorang lelaki muda seumuran nina menghampiri nina.
" Kamu nina kan ?" Tanya lelaki itu lalu duduk di kursi seberang nina.
" Iya , maaf anda siapa ya ?" Tanya nina yang belum mengenali pria di hadapan nya.
" Wah kamu parah, kamu tidak mengenali ku ? Ingat saat kamu jatuh dari pohon jambu ?" Tanya pria tersebut dan berhasil membuat nina terkejut.
" Haris ??" Ucap nina cukup kencang dan beruntung tidak ada yang terganggu dengan teriakan nina , karena semua tamu sibuk dengan urusan nya msing - masing.
Haris tersenyum akhirnya nina dapat mengingat nya lagi, haris terlihat sangat bahagia saat bertemu nina kembali. Haris adalah teman SMP nina, haris lah teman yang sering ikut kemana pun nina pergi hingga suatu hari saat pulang sekolah nina berlari ke halaman belakang sekolahan dan memanjat jambu yang lebat namun karena tidak hati - hati nina pun jatuh.
" Kamu beneran haris ? Tapi kenapa kamu bisa berubah setampan ini , padahal dulu badan mu gemuk dan kamu berkaca mata. Sekarang kamu beda banget " Seru nina kagum dengan perubahan sahabat masa SMP nya.
" Siapa lagi yang tahu kamu jatuh dari pohon jambu kalau bukan aku? Iya dong aku yang sekarang tampan, pasti kamu jatuh cinta kan sama aku? Ngaku saja kamu ?" Seru haris dengsn percaya diri nya.
" Jadi kamu sudah menikah ?" Tanya haris ingin memastikan kembali.
" Iya belum lama kok setahun juga belum ada ? Oh iya kenapa kamu ada disini ? aku tanya kok tidak di jawab sih ?" Ucap nina dengan wajah di buat cemberut.
Haris menelan kekecewaan nya, sebenarnya dari zaman duduk di bangku SMP haris sudah menaruh hati kepada Nina. Mereka berpisah saat SMA , haris harus sekolah di luar kota dan lanjut kuliah nya di luar negeri. Baru seminggu ini haris pulang ke tanah kelahiran nya.
" Oh aku ada disini karena ini acara pesta yang di buat orang tua ku Nin. Dan aku belum menikah, jangankan menikah pacar saja tidak punya. Emhh... suami mu mana ?" Tanya haris dengan senyum yang di paksakan.
Bimo tidak bisa lagi menahan rasa cemburu nya, dia tidak suka istrinya berlama - lama mengobrol dengan seorang pria, apalagi pria asing yang tidak bimo kenal. Bimo pun langsung beranjak dari duduk nya dan menghampiri nina dan haris.
" Aku suami nya !" Seru bimo dengan suara datar nya.
Nina menyambut dengan senyum kedatangan suami nya, dia tidak tahu jika saat ini suami nya sedang di liputi rasa cemburu yang sudah memuncak.
__ADS_1
" Oh iya Ris ini suami ku, kak kenalkan ini haris teman SMP ku dulu " Seru nina saling memperkenalkan ke dua laki - laki yang ada di hadapan nya.
Bimo menatap tajam ke arah haris, haris pun tak kalah tajam menatap bimo. Nina yang melihat tatapan ke dua nya pun bingung, sebenarnya ada apa dengan suami nya dan sahabat nya.
" Emmhh... Kak kok diam saja " Ucap nina.
" Oh iya.. saya bimo suami nina. " Seru bimo mengulurkan tangan nya.
" Haris " Seru haris menyambut tangan bimo.
" Oh iya kak ternyata haris ini anak dari pak Iwan, dia baru pulang dari luar negeri jadi kami tidak pernah ketemu. Bahkan tadi aku saja tidak mengenali nya karena saat SMP dulu dia itu gendut dan berkacamata lebar, sekarang sudah berubah banyak tapi sayang nya dia jomblo " Seru nina sambil terkekeh.
Bimo hanya tersenyum tipis menanggapi cerita dari sang istri, bimo pun menangkap ada cinta di mata haris untuk nina. Tapi bimo tidak boleh egois tidak mungkin dia akan marah atau menghajar haris, yang nama nya cinta itu tidak bisa di cegah dan di paksakan.
" Iya nin, makanya tolong carikan aku jodoh dong " Seru haris sambil tersenyum.
" Memang nya aku ini biro jodoh, ehh tapi tenang saja nanti aku akan mencoba mencarikan mu jodoh akan aku pasang iklan di sosial media ku. " Seru nina.
" Bukan nya kamu dari luar negeri ? Disana kan banyak wanita cantik - cantik, kenapa kamu tidak cari saja wanita di luar negeri ?" Tanya bimo penuh selidik.
" Sejauh apa pun kaki ini melangkah , kalau yang nama nya jodoh mau di cari sampai mana pun ya tetap saja tidak dapat. Lagi pula wanita di negeri sendiri lebih cantik - cantik dan menarik. Salah satu nya ya istri anda ini " Seru haris dan di ikuti tawa renyah dari nina.
Nina dan haris tidak menyadari jika saat ini bimo benar - benar sedang cemburu dan mencoba menahan amarah nya.
*****
Duch jangan buat bimo cemburu dong nina, nanti kamu di hukum loh. 🤭🤭
Tetap dukung karya author ya kak, setelah baca jangan lupa tinggalkan jejak. Author bukanlah siapa - siapa tanpa para pembaca. ❤❤❤
TERIMAKASIH ❤❤
__ADS_1