Tak Sanggup Untuk Di Madu

Tak Sanggup Untuk Di Madu
Bimo curiga


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹


Pekerjaan Raka di kota B sangat menumpuk, perusahaan cabang ini saat ini sedang menangani proyek besar. Sehingga Raka harus sering lembur, saat ini Raka di percaya oleh Tuan Jimmy untuk memimpin perusahan cabang kota B. Karena pemimpin yang lama juga sudah menyerahkan tanggung jawab nya kepada Raka, dia ingin menikmati masa tua nya.


Akhir-akhir ini Raka sering sakit kepala dan mual-mual, karena pola makan raka yang tidak teratur jadi kemungkinan asam lambung raka naik.


" Pak Raka seperti nya kurang sehat?" Tanya Bayu sekretaris raka.


Raka sengaja meminta sekretaris seorang laki-laki, dengan alasan agar saat lembur tidak kuatir untuk pulang malam-malam.


" Iya bay, tolong kamu jadwal kan ke dokter siang ini. Seperti nya hari ini aku mau istirahat. Kamu handel dulu pekerjaan hari ini, setelah dari rumah sakit aku mau langsung pulang saja bay" Ucap Raka sambil memeriksa berkas kerja sama.


" Baik pak, kalau begitu saya telpon dokter dulu untuk mengatur jadwal pemriksaan bapak" Seru Bayu.


Raka mengangguk lalu melanjutkan memeriksa berkas-berkas yang sudah menumpuk di meja nya. Beberapa menit kemudian Bayu memberitahu jika jam satu siang nanti Raka harus ke rumah sakit.


" Pak saya sudah daftarkan bapak di rumah sakit Graha, bapak dapat giliran jam 1 siang. Perlu saya antar kan ke rumah sakit nya pak?" Tanya bayu.


" Tidak perlu bay, nanti saya minta antar supir kantor saja. Kamu kerjakan saja pekerjaan kamu, Terimakasih ya bay." Ucap Raka.


" Sama-sama pak, kalau begitu saya izin ke ruangan saya dulu pak. " Ucap bayu lalu keluar dari ruangan Raka.


******


Raka sudah berada di rumah sakit dan sudah berada dalam ruang praktek dokter.


" Pak Raka usahakan makan tepat waktu ya pak dan istirahat yang cukup. Ini asam lambung bapak naik jadi menyebabkan bapak sering sakit kepala dan mual. " Ucap dokter menjelaakan.


" Iya dok, akhir-akhir ini saya memamg lembur terus dan makan pun tidak teratur" Ucap raka kepada dokter.


" Baiklah pak Raka ini resep silahkan bapak tebus, semoga lekas sembuh ya pak" ucap Dokter sambil memberikan resep kepada raka.


Raka pun menerima resep yang di berikan dokter lalu keluar dari ruangan dokter. Saat ini raka sedang mengantri untuk menebus obat. Tiba-tiba ada seseorang yang memanggil nama Raka.


" Raka" Panggil seorang dokter perempuan.


" Winda " Seru Raka yang terkejut dengan kehadiran winda.

__ADS_1


Ternyata seorang dokter yang memanggil Raka adalah Winda, sahabat melani juga. Winda adalah seorang dokter kandungan.


" Kamu ngapain disini, dan kamu apa kabar? Lama banget kita tidak ketemu" Tanya winda beruntun.


" Satu-satu kenapa kalau bertanya wind, dari dulu kamu memang tidak pernah berubah. Wahh sekarang kamu sudah menjadi seorang dokter" Seru Raka sambil tertawa.


" Alhamdulillah cita-cita ku tercapai. Terus kamu ngapain disini?" Tanya Winda lagi.


" Aku mau nebus obat, biasa asam lambung lagi " Seru raka sambil menunjukkan resep obat.


Raka dan winda adalah teman saat kuliah, namun beda kejuruan. Raka mengambil bisnis dan Winda mengambil kedokteran. Winda pun melanjutkan S2 nya di luar negeri.


" Kamu sendiri sekarang tugas di rumah sakit ini?" Tanya Raka yang ingin tahu.


" Aku baru 6 bulan ini di pindahkan ke rumah sakit kota B ini " Jawab winda.


Winda dan Raka pun terlibat obrolan dan menceritakan saat zaman mereka kuliah hingga saat winda mengenalkan Raka kepada melani.


" Maaf ya wind aku tidak bisa membahagiakan Melani, hingga aku harus bercerai. Semua ini memang salah ku, aku yang tergoda dengan wanita lain" Seru Raka penuh penyesalan.


" Sudah lah Ka, tidak perlu lagi di bahas soal masa lalu itu. Sekarang Melani juga sudah bahagia dengan keluarga baru nya begitupun dengan kamu. Tinggal lah diri ku yang saat ini tetap menjomblo" Seru Winda dengan wajah sendu nya.


Setelah itu Raka menghampiri Winda yang masih duduk di kursi tunggu bagian belakang.


" Jadi sampai sekarang kamu belum menikah?" Tanya Raka memperjelas ucapan winda tadi.


" Iya" Jawab winda singkat.


" Aku pun sudah bercerai dengan istri ke dua ku. Itupun sudah lama sudah hampir dua tahun" Ucap raka berterus terang.


" Serius kamu sudah bercerai lagi?" Tanya Winda tak percaya.


Raka hanya menjawab dengan sebuah anggukan kepala. Winda pun pamit untuk masuk ke ruang praktek nya kembali karena sebentar lagi winda ada operasi ibu yang melahirkan secar.


Sebelum nya mereka sudah saling tukar nomor ponsel.


*******

__ADS_1


" Mas bimo kenapa si kamu aku perhatiin dari kemarin suka senyum-senyum sendiri? Apa kamu sedang jatuh cinta ? Ingat mas kamu itu sudah punya istri dan sebentar lagi jadi seorang ayah. Kamu pun sudah janji tidak akan main perempuan lagi" Ucap mira panjang lebar tanpa memperdulikan bimo yang saat ini sedang makan malam.


Bimo tidak menghiraukan ucapan Mira, dia tetap fokus dengan makanan nya.


" Mas kamu dengar gak si aku bicara apa?" Tanya mira sedikit meninggikan suara nya.


Brakkkk..


Bimo pun marah dan mengebrak meja makan dengan kuat, selera makan bimo pun seketika hilang.


" Kamu lihat aku sedang makan atau tidak !! Hah....!! Kamu aku izinkan makan satu meja dengan ku tapi malah kamu membuat selera makan ku hilang. Mulai besok saat aku makan aku tidak mau melihat wajah mu ada di meja makan !!" Seru bimo yang benar-benar marah.


" Mas kamu tidak bisa memperlakukan ku seperti ini terus, aku ini sedang hamil anak mu Mas" Ucap mira tetap tidak mau mengalah.


" Apa benar bayi yang kau kandung itu anak ku ? Kenapa aku jadi curiga kalau bayi itu bukan anak ku!" Ucap bimo dengan tersenyum sinis ke arah mira.


Mira pun tergagap saat bimo menyakan soal anak dalam kandungan nya.


" Mma..maksud kamu apa sayang?" Tanya mira terbata-bata.


" Apa kamu tuli ! Aku tadi bilang apa benar anak yang kau kandung itu anak ku ? Atau jangan-jangan itu anak dari pria hidung belang yang sering kau temui di club malam" Ucapan bimo membuat mira semakin terpojok.


" Kau bicara apa sayang, sudah pasti anak ini anak kamu. Tidak mungkin aku hamil dengan orang lain, sedangkan kamu sendiri suami ku" Jawab mira.


Bimo menatap curiga mira, seperti ada yang disembunyikan oleh Mira. Bimo akan mencari tahu kebohongan apa lagi yang di sembunyikan oleh Mira.


" Mas kamu mau kemana ? Makanan mu belum habis?" Seru mira saat bimo pergi meninggalkan meja makan.


Bimo tidak menanggapi ucapab mira, dia terus berjalan keluar dari pintu utama menuju mobil nya yang terparkir di depan rumah.


* Kenapa mas bimo bisa menanyakan soal bayi dalam kandungan ku ini? Apa dia sudah tahu tentang sesuatu yang selama ini aku rahasia kan. Tidak... Mas bimo pasti tidak tahu, jangan sampai mas bimo tahu* Gumam mira dalam hati nya sendiri.


********


🌹🌹🌹🌹 SELAMAT MEMBACA 🌹🌹🌹🌹


Yang tanya soal Winda itu siapa? Coba di baca lagi di bab awal, disana sudah pernah saya ceritakan siapa Winda.

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, VOTE, RATE, KLIK FAVORITE DAN BERIKAN HADIAH NYA. ❤❤❤❤


TERIMAKASIH ❤❤❤


__ADS_2