Tak Sanggup Untuk Di Madu

Tak Sanggup Untuk Di Madu
Talak untuk mira


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹


Usaha baru dimas semakin ramai pengunjung, dari kalangan anak kuliahan dan para karyawan kantoran. Untuk kios yang di pasar akhirnya di tutup, karena dadang dimas tarik di tempat usaha nya yang baru. Dimas sudah menambah dua karyawan di bagian depan dan dua karyawan di bagian dapur membantu nabila, satu membantu nabila dan satu bertugas mencuci piring gelas.


Toko atau bisa di bilang mini cafe dimas buka setiap jam 10 pagi dan akan tutup jam 9 malam. Atau jika makanan dan minuman habis sebelum jam 9 mereka akan cepat tutup.


" Perasaan tadi bermacam - macam kue yang baru matang sudah di taruh di etalase tempat kue terpanjang, tapi belum juga setengah jam sudah kosong lagi. " Seru dadang yang heran.


" Itu tanda nya kue yang kita jual di minati pembeli dang, kamu bisa lihat kan dari tadi banyak yang beli ada yang di makan disini ada juga yang di bawa pulang. " Ucap dimas menjawab rasa penasaran dadang.


" Betul juga ya boss, kalau begini terus aku bakalan naik gaji dong" Seru dadang sambil terkekeh.


" Itu bisa di atur, sudah sekarang kamu cepat buatkan minuman untuk meja nomor tiga" Ucap dimas sambil menyerahkan kertas pesanan.


Dimas pun kembali di meja kasir, karena hari ini hasni kuliah jadi kasir di pegang dimas. Hasni pun sekarang susah tidak bekerja part time lagi, dimas meminta nya fokus kuliah dan membantu usaha nya.


" Meja nomor berapa mbak?" Tanya dimas saat seseorang ingin membayar.


" Nomor tujuh pak" Jawab nya singkat.


" Dua tiramisu dan dua gelas capucino, jadi total nya 130 ribu mbak" Ucap dimas dengan sangat ramah.


" Terimakasih" Seru dimas saat wanita itu membayar dengan uang pas lalu pergi meninggalkan kasir.


Dimas memasukan uang kedalam laci kasir lalu kembali lagi melayani pembeli yang akan membayar. Dimas melayani dengan sangar ramah dan sopan sehingga para pelanggan pun sangat senang dan pasti akan balik lagi, selain itu makanan dan minuman yang di jual enak dan harga pas di kantong.


********


Malam hari setelah makan malam ibu lusi meminta bimo dan mira berkumpul di ruang keluarga, ada hal yang ingin ibu tanyakan kepada anak dan menantu nya itu.


Wajah mira sedari tadi nampah tidak bersemangat, sebenarnya dia sangat malas mengikuti perintah mertua nya.


* Nenek sihir ini mau apa si, aku bosan lama-lama disini. Sebenarnya apa yang akan dia bahas, apa jangan-jangan dia mau memberikan aku hadiah berupa usaha nya yang ada di luar kota sebagai hadiah karena aku sudah melahirkan cucu untuk nya* Gumam mira dengan sangat senang, dia tidak tahu kehancuran sedang menanti nya.


" Apa si yang mau mama bicarakan, kalau tidak ada aku mau masuk kamar Ma " Seru bimo yang jengah menunggu sang mama tidak kunjung bicara juga.


" Iya ma aku juga capek mau istirahat " Seru mira menimpali.

__ADS_1


" Kamu capek ngapain? sedari pulang kamu hanya berdiam di kamar dengan main ponsel" Seru ibu lusi.


" Mama aku ini baru melahirkan jadi wajar dong kalau aku di kamar terus, benarkan sayang ? Mama mu ini memang keterlaluan sayang" Seru mira mencari pembelaan dari bimo.


Bimo bukan nya membela tapi hanya mengacuhkan pertanyaan dari mira. Seperti nya ada sesuatu hal juga yang harus bimo sampaikan kepada ibu nya dan mira, dia sudah tidak mau lagi berlama-lama pura-pura baik dengan mira.


" Apa kalian ada masalah ? mama perhatikan kalian jarang sekali berbicara, sebenarnya mama senang kalau kalian berantem. Jujur mama sampai detik ini tetap tidak menyukai istri mu bim, tapi karena sekarang kalian sudah punya anak jadi mau tidak mau mama menerima istri mu" Ucap ibu lusi dengan jujur.


Mira tersenyum senang setelah mendengar apa yang baru saja mertua nya bicarakan. Ternyata apa yang di harapkan nya sebentar lagi akan tercapai.


" Mama sekarang harus sayang sama menantu, karena aku sudah memberikan cucu untuk mama. Kalau mama tidak menyayangi ku aku akan melarang untuk menemui cucu mama" Ucap mira sambil tersenyum penuh kemenangan.


" Cihh aku gak yakin itu anak bimo, wajah nya saja sama sekali tidak mirip bimo" Seru ibu lusi membuat mira salah tingkah dan gugup.


Bimo tersenyum tipis saat tahu ibu nya juga merasakan apa yang bimo ketahui tentang anak mira. Bimo semakin yakin akan menyelesaikan masalah malam ini juga .


" Dugaan mama tidak salah !! anak itu memang bukan anak bimo !! " Seru bimo membuat mira langsung menatap tajam ke arah bimo.


" Maksud kamu apa mas? Itu anak kamu, aku tidak mungkin melakukan nya dengan orang lain. Kamu jangan memfitnah ku mas" Seru mira membela diri dan menyangkal semua tuduhan bimo.


Bimo pun beranjak dari duduk nya dan masuk ke dalam kamar pribadi nya, setelah itu bimo keluar dari kamar dengan membawa dua amplop berwarna putih lalu bimo meletakkan amolop itu di meja depan mira dan mama nya.


" Mama bisa lihat ini " Seru bimo sambil meletakkan ke dua amplop yang dia pegang.


Ibu lusi pun mengambil dua amplop itu dan membuka satu persatu, ibu lusi terkejut membaca isi di dalam amplop putih yang bimo berikan.


" Ini.. ini serius bim?" Tanya ibu lusi dengan bergetar.


" Benar Ma, dua kali bimo melakukan Tes DNA tapi hasil nya tetap sama, ternyata keraguan bimo selama ini benar Ma" Seru bimo lemah.


Mira yang penasaran pun langsung merebut amplop putih yang di pegang oleh mama mertua nya.


" Ini.. ini tidak mungkin, kamu pasti bohong. !! Kamu pasti melakukan tes DNA palsu agar kamu terbebas dari tanggung jawab mu. !!" Seru mira tetap membela diri.


" Jangan lancang mulut mira !! Selama ini aku sudah berbaik hati untuk sabar, bukan nya mengakui nya tapi malah memfitnah ku memalsukan hasil tes DNA itu !!" Bentak bimo tidak terima dengan tuduhan mira.


" Kapan kamu melakukan tes DNA ini? kenapa aku tidak mengetahui nya ?" Tanya mira dengan suara bergetar.

__ADS_1


" Pertama aku melakukan saat menemani mu periksa kandungan, yang ke dua saat anak itu baru di lahirkan. Tanpa sepengetahuan mu aku sudah melakukan tes DNA itu !!" Seru bimo dengan marah.


Mira tertunduk dan menangis sejadi nya, dia tidak menyangka semua kebohongan nya akan terbongkar. Yang ada di fikiran nya saat ini bagaimana agar dia tidak hidup miskin lagi.


Bimo pun meletak kan satu amplop lagi di atas meja, mira langsung mengambil amplop itu dan membaca nya.


Deg


Jantung mira seakan berhenti berdetak saat mengetahui isi dalam amplop itu.


" Kamu menceraikan aku bim?" Tanya mira.


" Iya , kamu tanda tangani surat itu dan aku akan segera mengurus percerain kita. Aku sudah muak dengan kebohongan mu dan tingkah laku mu, bukan nya ini yang kamu ingin kan ? Kamu menginginkan bercerai saat anak mu sudah lahir, dan akan kembali dengan mantan suami mu !! Aku kabulkan keinginan mu karena aku memang tidak mengharapkan mu lagi, wanita penuh kepalsuan !! " Ucapan bimo membuat mira semakin terkejut dia tidak menyangka jika bimo sudah tahu semua nya.


" Bimo, tolong jangan ceraikan aku bim. Aku menyesal, aku.. aku akan memperbaiki diri ku. Tolong maaf kan aku " Seru mira mengiba.


" Mira hari ini kamu aku talak !!" Seru bimo dengan tegas.


Setelah mengucapkan kata talak bimo pun pergi meninggalkan ruangan itu dan masuk kedalam kamar pribadi nya.


" Puas kamu.. Puas kan ?? Ini semua gara-gara kamu, kamu itu orang tua yang tidak berguna !! Kamu senang kan melihat bimo menceraikan ku ?" Teriak mira kepada mama mertua nya.


" Dari dulu kamu memang tidak menyukai ku, kamu jadi penghalang dalam rumah tangga ku. Dasar wanita sialan !! Menyesal aku selama ini pura-pura baik dengan mu ! Aku tidak akan tinggal diam dengan semua yang sudah kalian lakukan. " Seru mira semakin berani.


Plakkkk


Ibu lusi menampar mira dengan kuat, sedari tadi dia sudah menahan gemuruh amarah dalam dada nya. Dia tidak menyangka jika mira ternyata wanita berhati iblis berwujud manusia.


******


🌹🌹🌹🌹 SELAMAT MEMBACA 🌹🌹🌹🌹


Akhirnya belang nya mira terungkap juga, nikmati saja hasil dari perbuatan mu mira .


TETAP DUKUNG KARYA AUTHOR YA KAK, LIKE KOMEN VOTE DAN KLIK FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAH NYA YANG BANYAK ❤❤❤


TERIMAKASIH ❤❤

__ADS_1


__ADS_2