Tak Sanggup Untuk Di Madu

Tak Sanggup Untuk Di Madu
Ziarah ke makam


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹


Di tempat lain tepat nya di sebuah pemakamam umum Nina dan kedua orang tua nya sedang ziarah ke makam ibu lasmini, ibu kandung nina. Bimo pun turut serta, dia ingin melihat pusara ibu mertua nya.


" Assalamualaikum bu , hari ini nina datang bersama bapak dan mak imah. Hari ini juga ibu kedatangan calon menantu ibu, nama nya bimo. Dia pria yang baik bu, sebentar lagi kami akan melaksanakan pernikahan semoga ibu meridhoi dan merestui kami. " Ucap nina sambil mengusap nisan ibu lasmini.


" Assalamualaikum Bu, saya bimo anggoro calon suami anak gadis ibu dan calon menantu ibu. Terimakasih ya bu karena ibu sudah melahirkan wanita sebaik dan secantik Nina, wanita yang menerima segala kekurangan bimo. Bimo minta restu ya bu " Ucap bimo juga dengan mengusap nisan ibu lasmini.


Mak imah mengusap lembut punggung nina, ada air mata yang menetes di pipi nina. Dia tak kuasa menahan tangis nya, tidak di pungkiri dia sangat merindukan sosok ibu kandung nya bagaimana pun ibu lasmini adalah wanita yang sudah melahirkan nya.


Mereka berempat bersama - sama memanjatkan doa untuk ibu lasmini. Setelah doa selesai mereka semua pergi meninggalkan makam ibu lasmini.


" Kita mampir makan siang dulu ya pak ?" Tanya bimo saat sudah berada di dalam mobil.


" Iya nak kebetulan ini juga sudah mau jam makan siang, kita cari tempat makan yang biasa saja ya nak tidak perlu yang mahal atau tempat yang mewah. " Pinta pak minto kepada calon menantu nya


" Kita ke rumah makan soto daging nya bu yuyun itu saja kak, jak bimo madih hafal tempat nya kan ?" tanya nina yang ukut berbicara.


" Ingat dong, ya sudah kita makan disana saja ya pak, bu ?" seru bimo.


Pak minto dan mak imah hanya mengangguk menyetujui ucapan bimo. Mobil bimo pun melaju dengan kecepatan sedang menuju tempat dimana tempat yang di maksud nina tadi.


******


" Ma, mama.. Ma.." Seru bimo memangil - manggil mama nya saat sudah berada di rumah .


Saat turun dari mobil nya bimo di beritahu oleh satpam jika tadi mira datang dan adu mulut dengan sang mama. Bimo langsung berlari masuk ke dalam rumah untuk menemui mama nya.


" Ini rumah bimo bukan hutan, ada apa teriak - teriak !!" Seru mama lusi dengan kesal.


" Ma, kata pak satpam tadi mira datang kesini dan ribut dengan mama ?" Seru bimo langsung mrnodong mama nya dengan pertanyaan.


Mama lusi memilih duduk terlebih dahulu sebelum menjawab pertanyaan dari bimo. Bimo pun mengikuti langkah kaki sang mama dan duduk di samping mama nya.


" Iya wanita gila itu tadi memang datang kesini tapi mama bisa mengatasi nya sendiri jadi kamu tidak perlu khawatir " Ucap mama lusi dengan tenang.

__ADS_1


" Memang nya ada hal apa sampai dia datang kesini ma ? dia mau menemui sekar atau mau mengambil sekar ?" Tanya bimo ingin tahu lebih jelas lagi.


" Dia datang kesini bukan karena sekar, dia tahu kamu akan menikah lagi. Dia beralasan hanya ingin memastikan wanita yang kau pilih untuk menjadi ibu nya sekar adalah wanita baik - baik dan kaya, maksud dis baik juga si karena menginginkan ibu untuk sekar dari kalangan wanita baik - baik cuma mama tidak suka saja dengan kedatangan wanita itu yang datang - datang dengan angkuh nya dan bikin onar " Ucap mama lusi menjelaskan kedatangan mira.


Bimo menghela nafas dengan lega, dia mengira jika mira datang untuk mengambil sekar kembali.


" Kamu sendiri darimana? mama telpon tidak aktif?" Tanya mama lusi kesal.


" Bimo tadi ke makam ibu kandung nya nina ma dan kebetulan batrai ponsel bimo habis " Jawab bimo jujur .


Dari arah kamar sekar mbak wati babby sitter sekar keluar dari kamar dengan membawa sekar yang baru saja selesai mandi sore. Sekar sudah berumur tiga bulan dan badan nya makin gemuk dan menggemaskan.


" Mbak biar sekar sama saya, mbak wati bisa bantu bik atun di dapur " Seru mama lusi sambil mengambil sekar dalam gendongan mbak wati.


" Baik nyonya " Seru mbak wati.


" Sini ma sekar biar sama bimo, bimo hari ini belum menggendong sekar. " Seru bimo sambil tangan nya hendak mengambil sekar dalam gendongan mama lusi.


Mama lusi memukul tangan bimo dengan mata melotot tajam ke arah bimo. Bimo yang tidak tahu letak salah nya dimana hanya bengong saja sambil memandang aneh ke arah mama nya.


" Iya ma.. iya maaf bimo lupa. Ya sudah kalau begitu bimo ke kamar mandi dulu. Papa mandi dulu ya sayang, setelah mandi nanti main sama papa " Ucap bimo bicara dengan lembut dengan sekar.


Sekar hanya ketawa - ketawa menanggapi ucapan bimo membuat bimo semakin gemas dan ingin mencubit pipi gembul sekar.


" Awas kalau kamu cubit pipi sekar lagi, mama potong belalai masa depan kamu " Seru mama lusi mengancam . Membuat bimo menelan saliva nya sendiri.


" Serem amat ma, terus kalau ini di potong bagaimana aku mencetak adik untuk sekar. Nina juga pasti akan meninggalkan ku karena belalai ku tidak ada lagi. " Ucap bimo sambil memandang ke arah belalai nya.


Mama lusi hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat kekonyolan bimo. Bisa - bisa nya dia bicara semesum itu di depan mama nya, apalagi ada sekar juga. Beruntung sekar belum tahu apa yang di bicarakan bimo.


*******


Di rumah kontrakan mira


Mira sedang marah - marah karena kejadian hari ini yang membuat nya di usir dua kali. Pertama di rumah aina dan yang ke dua di rumah bimo.

__ADS_1


" Mas fadli sampai sekarang aku masih sangat mencintai mu, aku ingin kita hidup bersama lagi. Tapi kali ini aku ingin memiliki mu seutuh nya, aku tidak mau berbagi dengan wanita lain. Aku tak mau jadi madu atau di madu , aku mau memiliki mu seorang diri. " Seru mira dengan tangan nya memegang botol minuman yang memabukkan.


" Sekarang walaupun aku mempunyai om jos tetapi hidup ku tidak bahagia, om jos hanya datang di saat dia memerlukan tubuh ku. Tapi uang yang di berikan om jos sangat banyak sehingga kehidupan ku terjamin, apa pun yang ku inginkan bisa ku beli. " Seru mira lalu menenggak minuman di dalam botol.


Mira sudah menghabiskan dua botol minuman, hanya dengan minuman lah yang bisa membuat dirinya tenang dan melupakan masalah nya.


" fadli dan bimo !! Kedua lelaki itu dulu sangat tergila - gila dengan ku, tapi sekarang mereka berdua sudah mencampakkan ku. Tidak.. tidak bukan aku yang di campakkan mereka tetapi aku yang mencampakkan mereka. Hahahaaa" Ucapan mira semakin tidak karuan minuman itu sudah membuat mira hilang separuh akal sehat dan kesadaran nya.


Mira sudah terlihat mabuk namun dia tetap menenggak minuman yang ada di dalam botol.


Ponsel mira berdering ada panggilan masuk dari om Jos.


[ Haloo om sayang ] Jawab mira dengan suara setengah mabuk.


[ Hallo sayang ku mira, malam ini persiapkan dirimu ya. Jam 8 nanti aku sampai di rumah mu, ingat harus dandan yang cantik dan seksi. ]


[ Om jos malam ini msu menginap disini ? Wahh kebetulan aku sangat merindukan mu om ]


[ Merindukan apa nya ? ] Om jos menggoda mira.


[ Ahh om jos jangan menggoda ku, pokok nya aku merindukan semua nya om. Om cepat datang ya, aku disini kesepian ]


[ Iya sayang ku, ingat dandan yang cantik dan pakai lingeri yang seksi yang kita beli kemarin. Persiapkan semua nya dari sekarang, malam ini kita akan lembur sayang ]


[ Iya om sayang ]


Mira tanpa sadar mematikan sambungan telepon nya karena dia benar - benar sudah mabuk berat dan kepala nya sudah terasa berat dan sakit. Akhirnya mira pun tertidur di sofa dengan keadaan mabuk dengan botol minuman berserakan di lantai.


******


TETAP DUKUNG KARYA AUTHOR YA KAK, LIKE KOMEN VOTE KLIK FAVORITE DAN BERIKAN HADIAH NYA YANG BANYAK ❤❤


JANGAN LUPA BERIKAN RATE BINTANG 5 NYA YA KAK ❤❤


TERIMAKASIH 🙏❤

__ADS_1


__ADS_2