
🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹
" Katakan !!! Ada hubungan apa kamu sama dokter fadli sampai kamu tahu semua tentang nya ??" Tanya bimo dengan lantang nya.
Mira menundukkan kepala nya, tubuhnya bergetar saat mendengar bimo berteriak.
" Aku mantan suami Mira !! " Seru fadli membuat bimo sangat terkejut dengan pengakuan Fadli.
" Mira menjalin hubungan dengan mu saat dia masih sah menjadi istri ku, bahkan saat kalian menikah pun mira masih sah istri ku !! Kami resmi bercerai satu minggu setelah pernikahsn kalian. " Ucapan fadli membuat mira semakin takut dan tertunduk.
Bimo seakan tidak percaya dengan kenyataan yang baru saja dia dengar dari mulut fadli. Tatapan nya beralih menatap tajam ke arah mira.
" Mira !! Katakan jika ucapan dia bohong !! " Teriak bimo dengan penuh amarah nya.
Mira diam terpaku, tubuh nya semakin bergetar dan ketakutan. Pasal nya selama ini dia telah membohongi bimo.
" Kamu bilang kalau saat itu kamu seorang janda di tinggal suami mu meninggal. Lalu ini lelucon apa Mira !! Kamu membohongi ku !!" Bimo semakin marah andai tidak di depan umum sudah pasti bimo memukul mira.
" Meninggal ?? Aku sampai sekarang masih sehat, dia memilih hidup dengan mu karena uang yang ku berikan tidak sebanyak uang dari mu. Gaji ku sebagai dokter tidak bisa memenuhi gaya hidup nya yang mewah. Aku bersyukur bisa terlepas dari wanita seperti dia, sekarang kau urus dan kau bimbing dia baik-baik jangan sampai dia mengganggu rumah tangga ku" Seru fadli penuh penekan.
" Diam kamu, sudah puas kamu mempermalukan ku ? Dasar miskin baru juga jadi dokter sudah sok berkuasa. Suami dan istri sama saja, sombong !!" Ucap Mira menyeringai dengan sinis.
Dokter Ayu dan assisten nya beserta ibu rahma masih ada di tempat itu, mereka hanya menjadi penonton setia. Beruntung saat ini tempat itu sudah sepi karena fadli sudah meminta kepada pihak rumah sakit untuk mengalihkan kegiatan di ruangan itu di ruangan lain.
" Mira kamu yang diam !! Teruskan apa yang akan anda sampaikan ?" Seru bimo menatap fadli penuh harap.
Fadli mencoba menatap aina, namun aina justru menggelengkan kepala nya. Aina tahu saat ini bimo sangat marah kepada mira, aina tidak mau bimo tahu semua tentang kelakuan mira jika dia berniat meminta cerai dan ingin kembali dengan fadli.
Jika bimo tahu pasti mira akan di hajar habis oleh bimo,bimo tipe orang yang tidak bisa di bohongi dan orang yang temprament. Aina menghawatirkan kondisi bayi yang ada dalam kandungan mira.
" Sudahlah lebih baik sekarang anda bawa istri anda pergi dari sini sebelum saya meminta pihak keamanan memgusir kalian berdua. " Seru fadli memilih menyudahi keributan.
" Memang nya kamu siapa sok mau mengusir saya?" Tanya mira yang tetap tidak percaya jika fadli adalah pemilik Rumah sakit husada.
__ADS_1
" Perkrnalkan nama saya Fadli Putra Hilmawan, anak ke dua dari Tuan Hilmawan. " Ucap fadli serius.
Mira dan Bimo terperanjat saat mendengar nama Hilmawan, bimo juga baru menyadari jika fadli adalah anak ke dua dari keluarga hilmawan.
" Anda adik Tuan Jimmy ?" Tanya bimo.
" Iya betul, selama ini saya memang menyembunyikan identitas saya. Karena saya ingin berkarier tanpa nama dari keluarga, saya berkarier secara mandiri. Sudah jelas semua nya?" Tanya fadli.
" Jadi selama ini kamu membohongi saya ?" Tanya mira tidak terima.
" Suami saya tidak membohongi kamu, tapi dia memang dari dulu menutup jati diri nya. " Aina yang menjawab pertanyaan Mira.
Bimo tahu betul siapa itu keluarga hilmawan, bimo merasa malu dengan kelakuan mira. Bisa-bisa nya dia berbuat seperti orang yang tidak beretika. Tanpa persetujuan mir,bimo menarik tangan mira dengan kasar.
" Maaf dokter fadli sepertinya saya akan menyelesaikan masalah ini dengan istri saya di rumah, maaf sudah membuat keributan disini" Ucap bimo, lalu pergi dari tempat itu dengan menarik mira.
Mira meronta-ronta minta di lepaskan namun bimo tidal menghiraukan nya. Diri bimo kini sudah di liputi amarah yang membara.
********
" Katakan kenapa selama ini kamu membohongi ku !!" Tanya bimo dengan lantang.
Suara bimo terdengar hingga ke dapur, sehingga para pelayan nya pun mencari tahu kenpa sang tuan memarahi nyonya nya. Mereka hanya mengintip di balik dinding pembatas.
" Katakan mira, jangan buat aku semakin marah !! Kamu tahu aku paling tidak suka dengan kebohongan " Tanya bimo lagi yang saat ini sudah duduk di sofa seberang mira duduk.
Mira benar-benar ketakutan dia tidak berani menatap wajah bimo.
" Maaf kan saya mas" Seru mira akhirnya membuka suara nya.
" Aku... Aku terpaksa berbohong, karena aku sangat mencintai mu sehingga aku secepat nya ingin hidup dengan mu. Aku tidak bahagia hidup dengan fadli" Pengakuan bohong mira.
" Aku malu Mira . Malu... !! Ternyata selama ini aku menikahi istri orang. Seharus nya kamu jujur dari awal Mir , aku memang lelaki bejat yang suka bermain dengan banyak wanita tapi aku tidak pernah mau dengan wanita yang sudah bersuami. Kamu benar-benar keterlaluan mira!!" Ucap bimo lalu pergi meninggalkan mira sendiri.
__ADS_1
Bimo masuk kedalam kamar pribadinya untuk sekedar menenangkan diri nya. Dia tidak mau berlama-lama menghadapi mira, dia takut akan lepas kendali dan berbuat kasar kepada mira.
* Apa yang harus aku lakukan agar mas bimo tidak marah dan memaafkan ku. Ini semua gara-gara Aina, kalau tadi Aina tidak mencari keributan duluan pasti semua ini tidak akan terjadi. * Batin mira tetap menyalahkan aina.
Mira pun beranjak dari duduk nya lalu masuk ke dalam kamar, di lihat nya kamar dalam keadaan kosong.
" Pasti mas bimo ada di kamar pribadi nya, ahh biar kan saja dulu nanti kalau semua sudah tenang aku akan mengajak nya bicara lagi, aku akan meminta maaf sambil menangis sudah pasti mas bimo akan memaafkan ku. " Seru mira percaya diri.
Didalam kamar pribadi nya bimo tetap memikirkan kejadian yang baru saja membuat nya marah dan malu.
" Bagaimana jika orang-orang di luaran sana tahu jika ternyata aku menikahi wanita yang masih sah menjadibsuami orang lain, apa yang harus aku lakukan. " Gumam bimo pada dirinya sendiri.
Saat ini bimo berbaring di atas ranjang king size nya sambil menatap langit-langir kamar pribadinya.
" Apa aku harus menceraikan mira? tapi bagaimana aku menceraikan nya sedangkan sekarang dia sedang hamil ? Atau aku menunggu anak ku lahir baru aku menceraikan dia ?" Tanya bimo pada diri nya sendiri.
Bimo pun masuk ke kamar mandi untuk mandi dan menyegarkan bada nya agar badan nya menjadi segar dan rileks kembali.
Setelah mandi bimo keluar dari kamar pribadi nya dan menuju meja makan. Para pelayan sudah menyiapkan makan malam, dan bimo hanya makan seorang diri karena mira tidak keluar dari kamar nya.
" Bik setelah saya selesai makan, panggil mira dan suruh dia makan. Bilang dia jika dia tidak makan aku akan menghajar nya, aku tidak mau terjadi sesuatu dengan kandungan nya " Seru bimo sambil makan.
" Baik tuan" Jawab pelayan sambil membungkukkan badan nya.
Seperti yang sudah di perintahkan bimo, salah satu pelayan memanggil mira untuk makan malam setelah bimo selesai makan. Saat ini bimo sudah berada kembali di kamar pribadi nya, dia memutuskan untuk tidur terpisah dari mira.
***********
🌹🌹🌹🌹 SELAMAT MEMBACA 🌹🌹🌹🌹
Bagaimana ?? Seru kan ?? Kita tunggu saja nasib mira selanjut nya. ❤❤
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, VOTE, KLIK FAVORITE DAN BERIKAN HADIAH NYA ❤❤❤
__ADS_1
TERIMAKASIH ❤❤❤