
🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹
" Mama " Seru nina dan bimo bersamaan saat mendapati mama lusi sudah ada di rumah nya.
Mata mama lusi menatap tajam ke arah bimo, hari ini mama lusi sebenarnya datang karena mendengar kabar tentang kehamilan mira ada kaitan nya dengan bimo. Mama lusi langsung mendatangi rumah bimo untuk mencari kejelasan nya.
" Kalian darimana ?" Tanya mama masih menatap tajam ke arah bimo.
Nina mulai mendekati mama mertua nya dan menyalami serta mencium tangan mama mertua, tidak lupa cipika cipiki sambil berpelukan.
" Duduk dulu yuk ma " Ajak nina lalu membimbing mama mertuanya duduk di sofa ruang keluarga.
Bimo pun ikut duduk di seberang mama nya, bimo menangkap aura tidak enak yang di pancarkan dari tatapan mata sang mama.
" Jelaskan sama mama bim !" Ucap mama lusi langsung menodong bimo dengan sebuah kepastian.
" Ma.. semua tidak seperti yang mama kira atau pun yang mama dengar. Nina sudah tahu semua nya ma " Ucap nina mencoba menjelaskan, nina sudah tahu jika yang mama mertua nya tanyakan pasti soal mira.
" Kamu jangan mudah percaya dengan lelaki buaya darat itu Nin, mama tidak pernah menyangka anak mama akan kembali seperti dulu lagi. Mama tidak mau kamu terluka atau sakit hati karena ulah anak mama Nin" Ucap mama lusi sambil menggenggam tangan nina dengan erat.
Bimo melihat sang mama yang benar - benar sangat menyayangi dan perduli kepada nina. Beruntung masalah nya dengan nina sudah selesai dan semua nya sudah jelas sehingga tidak ada kesalah pahaman lagi antara dirinya dan sang istri.
" Ma.. Mama harus mendengarkan penjelasan bimo dulu ma " Ucap bimo mencoba ingin menjelaskan.
" Apa lagi yang ingin kamu jelaskan, mama benar - benar malu melihat kelakuan mu bim. Kurang apa nina sama kamu ? hingga kamu tega menyakiti dan menghianati nya, kamu benar - benar kelewatan bim, tega - tega nya kamu bermain gila dengan wanita murahan itu " Ucap mama lusi dengan mata berkaca - kaca.
Bimo dan nina hanya bisa saling pandang, mereka tidak menyangka jika mama nya akan sesedih ini. Dam cepat sekali masalah ini sampai di telinga sang mama.
" Ma, bimo tidak menghamili mira ! Wanita gila itu menjebak bimo ma , dia mamasukan obat tidur ke dalam kopi bimo sehingga bimo benar - benar tidak sadar kan diri ma. Jadi bagaimana bimo bisa melakukan itu dengan nya ?" Ucap bimo membuat mama lusi semakin sedih karena secara tidak langsung bimo mengakui jika sudah tidur dengan mira.
" Mama malu bim dengan teman - teman mama . Baru beberapa bulan yang lalu kamu menikah dengan nina tapu sekarang kamu sudah mencoreng wajah mama dan pernikahan kalian. " Seru mama lusi masih saja kekeh dengan pendapat nya sendiri.
__ADS_1
Bimo semakin pusing mendengar omelan dari mama nya, bimo juga tidak di beri kesempatan untuk menjelaskan. Mama lusi selalu menyela ucapan bimo.
" Mira sekarang sudah di penjara ma, bimo sudah memenjarakan dia karena sudah menjebak bimo itu sudah termasuk perbuatan kriminal. Dan dia juga sudah menyebarkan berita fitnah tentang kehamilan nya, dia memang sedang hamil tapi bukan sama bimo " Seru bimo.
Bimo pun menceritakan semua nya kepada sang mama agar mama nya tidak salah paham lagi. Setelah mendengar cerita bimo mama lusi langsung mengusap air mata nya dan tersenyum lega.
" Jadi semua itu hanya Hoax " Seru mama lusi ingin lebih menyakinkan dirinya.
" Iya ma semua itu tidak benar " Kini nina yang menjawab pertanyaan mama lusi.
" Syukurlah, hati mama sekarang lega " Ucap mama lusi penuh rasa syukur.
" Makanya ma kalau ada apa - apa itu tanyakan dulu ke yang bersangkutan dan jangan langsung marah - marah dulu. Kalau marah - marah seperti tadi bimo juga kan bingung mau menjelaskan nya " Seru bimo yang sudah hafal kebiasaan mama nya.
" Ya maaf bim, mama kan hanya mendengar dari mulut ke mulut. Terus kamu tidak ingin klarifikasi masalah ini ?" Tanya mama lusi ingin tahu.
" Nanti polisi yang akan menyelesaikan nya ma, nanti pihak polisi akan menerbitkan nya di berita - berita online jadi bimo tidak perlu klarifikasi atau pers konfrens segala, bimo bukan artis jadi tidak perlu seperti itu. Nanti masyarakat juga bakalan tahu dari berita di laman sosmed " Ucap bimo menjelaskan dengan gamblang.
Setelah selesai mengobrol dengan sang mama,bimo memilih beristirahat di kamar nya. Dia ingin berendam agar badan nya fresh kembali, selama sebulan ini fikiran nya sangat jenuh memikirkan soal kerjaan dan masalah nya dengan mira. Bersyukur sekali hari ini masalah mira sudah selesai dan mira akan menuai hasil dari perbuatan nya.
******
Hari ini weekend Raka dan Winda akan melaksanakan pernikahan di kediaman orang tua winda. Winda dan Raka sepakat tidak mengadakan pesta yang mewah karena mengingat mereka berdua sama - sama di sibukkan dengan pekerjaan nya.
Mereka hanya mengambil cuti tujuh hari untuk menyiapkan pernikahan mereka, tapi para saudara dan kerabat pun juga turut membantu menyiapkan nya.
" Selamat ya mbak, akhirnya sudah sah menjadi istri nya mas Raka dan sah jadi kakak ipar ku " Ucap nina sambil memeluk winda yang terlihat cantik dengan memakai kemeja rancangan jesi, tentunya kebaya di berikan cuma - cuma oleh melani sebagai kado pernikahan untuk winda.
" Terimakasih adik ku sayang " Ucap winda dengan senyum manis nya.
Winda beralih menatap melani, ada bulir air mata menetes di mata melani. Bukan air mata kesedihan karena winda telah menikah dengan mantan suami nya, karena air mata bahagia karena sahabat terbaik nya kini telah melepas masa lajang ny. Kini telah sah menjadi seoarang istri dari Raka.
__ADS_1
" Selamat menempuh hidup baru sahabat terbaik ku ? Aku sangat bahagia akhirnya kamu menikah juga, predikat jomblo sudah lepas hilang " Ucap melani sambil tersenyum penuh haru.
" Dasar kamu mel, predikat jomblo itu kan kamu yang menyematkan. Dan sekarang predikat itu hilang berkat mu juga, berkat kamu berpisah dengan raka dan aku bisa mendapatkan jodoh meskipun dia mantan suami mu " Ucap winda berbisik di telinga melani agar tidak di dengar oleh yang lain nya.
Melani mencubit pinggang winda hingga winda meringis kesakitan. Melani tidak menyangka winda sampai kefikiran seperti itu padahal melani sama sekali tidak berfikir sampai situ, dasar winda bar - bar juga seperti adik ipar nya, Nina.
" Sayang memang benar ya kalau mas Raka itu dulu mantan suami nya bu Melani? " Tanya bimo yang penasaran.
" Kamu tahu darimana ? Ehh memang bukan rahasia umum lagi juga si, memang mereka dulu sepasang suami istri. Mereka menikah dua tahun lebih tapi berpisah karena orang ke tiga, mas Raka saat itu menikah dengan cinta masa kecil nya . Tapi semua itu sudah masa lalu, mereka juga sudah melupakan nya dan sekarang mereka sudah hidup bahagia dengan pasangan nya masing - masing " Ucap nina menjelaskan secara mendetail kepada suami nya.
Bimo hanya mengangguk paham dengan yang di sampaikan oleh nina. Bimo kembali berkumpul dengan yang lain nya, ada hendra, fadli, dimas dan jimmy. Jimmy sengaja datang untuk menghadiri pernikahan Raka sebagai atasan raka, jimmy juga ikut bahagia dengan semua yang sudah di capai oleh Raka.
" Pak bimo senang bertemu dengan anda lagi ?" Seru jimmy sambil memeluk bimo.
" Saya yang senang bisa bertemu tuan jimmy lagi, seorang pembisnis muda yang sukses dan perusahaan nya ada di mana - mana. Sangat susah menemui tuan jimmy, tapu tidak menyangka bisa bertemu disini." Ucap bimo.
" Jangan bicara seperti itu pak, dan jangan panggil saya tuan. Panggil pak atau nama saja seperti saya memanggil pak bimo. Oh iya apa masalah pak bimo sudah selesai ?" Tany jimmy yang ternyata kepo juga dengan urusan orang.
" Oh iya pak.. Semua nya sudah selesai, kemarin itu hanya salah paham saja. Sekarang sudah clear semua nya " Ucap bimo.
Mereka semua pun mengobrol kembali secara bersama - sama, pasti yang di bicarakan juga tentang bisnis. Kalau bukan bisnis soal apalagi , karena tidak mungkin juga para pengusaha mau bergosip tentang tetangga nya.
Haha hhahaaa haaaa ... kan lucu !!
BERSAMBUNG......
*******
ALHAMDULILLAH AUTHOR SUDAH BISA MENULIS SAMPAI SEJAUH INI. ❤❤❤
DUKUNG TERUS KARYA AUTHOR YA KAK, DENGAN CARA KLIK LIKE, KOMEN, VOTE, FAVORITE, BERIKAN HADIAH DAN RATING BINTANG 5 NYA JUGA KAK ❤❤
__ADS_1
TERIMAKASIH 🙏❤