Tak Sanggup Untuk Di Madu

Tak Sanggup Untuk Di Madu
Nabila operasi


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹


Sepulang dari kantor nina dan bimo akan mampir ke rumah nabila untuk menjenguk babby gina. Sebelum nya nina sudah membeli hadiah berupa kereta dorong untuk babby gina.


Bimo sebenarnya masih penasaran dengan kejadian pagi tadi saat di ruang kerja nya.


" Sayang cerita dong bagaimana kamu tahu kalau di kopi itu ada obat perangsanh nya ?" Tanya bimo daripada dia penasaran terus.


" Oh iya aku belum cerita ya kak, baiklah aku ceriatan" Ucap nina.


Nina pun mulai menceritakan dari dirinya menyuruh orang untuk mengintai hani, mengintai segala gerak gerik hani di kantor mau pun di luar kantor. Sampai akhirnya dia menerima laporan jika hani sedang di pantry membuat kopi dan memasukan obat di dalam nya.


" Ini video nya " Ucap nina sambil memutar video yang dikirim orang suruhan nya saat hani memasukan obat di dalam kopi.


Bimo hanya melihat sekilas karena saat ini dia sedang mengendarai mobil menuju rumah nabila.


" Kurangajar, wanita itu benar - benar licik beruntung aku tidak meminum kopi itu. Karena sebelum nya aku memang sudah curiga, selama dia menjadi sekertaris ku aku tidak pernah mau meminum apa pun yang dia siapkan. Tetapi tadi pagi dia memaksa ku, aku pura - pura saja menerima nya maksut ku setelah dia keluar ruangan mau aku buang kopi nya Tapi ternyata istri ku yang cantik ini sudah datang duluan, terus tadi dia di bawa kemana ?" Seru bimo ingin tahu yang selanjut nya.


" Hotel lah menuntaskan hasrat hani, setelah itu dia tidak akan mengganggu kita lagi karen pacar nya akan membawa nya pergi ke luar kota. " Seru nina dengan senyum bangga nya.


Tanpa terasa mobil mereka sudah sampai di halaman rumah nabila, di sana juga ada mobil melani dan mobil aina. Mereka juga ikut menjenguk babby gina bersama - sama.


" Wahh.. pada kumpul tidak kabar - kabar ya, ternyata aku di lupakan ?" Seru nina dari arah pintu depan.


" Ehh nina... masuk nin, maaf ya kami tadi juga datang nya sendiri - sendiri. Kami tidak janjian loh nin, jangan ngambek nanti calon bayi mu jadi cengeng karena mama nya suka ngambek " Seru melani menggoda nina.


Tapi nina seperti nya menanggapi dengan serius candaan dari melani. Dia pun langsung menyalami semua yang ada di sana dan langsung duduk di dekat melani untuk menanyakan perihal ucapan nya tadi.


" Jadi benar mbak kalau saat hamil kita suka ngambek dan nangis, nanti saat sudah lahir anak nya akan cengeng ?" Tanya nina dengan wajah polos nya.


Melani dan Aina serta nabila hanya saling pandang, mereka bertiga sebenarnya ingin tertawa tapi mereka tahan karena saat ini bukan waktu yang tepat untuk menertawakan nina. Nina sedang hamil takut nina tersinggung karena ibu hamil biasa nya mudah marah dan tersinggung.


" Tidak lah Nin, itu hanya sebagai candaan saja. Kamu loh seperti itu saja di anggap serius. Oh iya bagaimana kabar kehamilan kamu ? masih sering mual ?" Tanya Aina.


" Mual sih jarang kak, cuma aku tidak bisa mencium bau parfum nya kal bimo, kalau dia pakai itu parfum aku langsung mual - mual. Makanya parfum nya aku simpan dalam lemari semua dan aku kunci agar dia tidak bisa pakai parfum nya lagi" Ucap nina.

__ADS_1


" Seperti nya calon anak mu ini nanti jagoan dech nin" Seru melani menamvahi.


" Aamiin " Nina mengaminkan ucapan melani.


Saat mereka sedang asik mengobrol dan para suami juga sedang asik bercerita di teras belakang. Tiba - tiba ada tamu datang, Vera datang bersama suami nya untuk menjenguk babby gina.


" Selamat ya Bil atas kelahiran bayi perempuan nya. Oh iya ini ada hadiah untuk gina " Ucap vera sambil menyerahkan kado yang cukup besar kepada nabila.


" Terimakasih ya Vera, maaf saat kamu lahiran waktu itu aku tidak bisa kesana. " Ucap nabila tak enak hati.


" Tidak apa - apa bil oh iya mana tama?" Tanya vera mencari keberadaan anak pertama nya yang sedari tadi tidak terlihat.


Mendengar nama nya di sebut tama pun keluar dari kamar nya sambil membawa botol susu nya yang masih penuh karena baru saja ibu marni membuatkan susu untuk tama.


" Tama, ini ada mama Vera salim dulu ya nak " Ucap nabila lembut.


Anak kecil itu pun hanya patuh mengikuti apa yang di suruh oleh orang tua nya. Dia menyalami vera dan semua yang ada di ruangan itu.


" Te ak ino ana ?" Tanya tama saat menyalami melani dia menanyakan keberadaan vino anak melani.


Tama hanya mengangguk lalu ikut duduk di pangkuan melani. Vera hanya tersenyum melihat tingkah lucu anak nya, ternyata anak nya tumbuh menjadi anak yang santun dan pintar di bawah pengasuhan dimas dan nabila.


Kedatangan Vera selain menjenguk baby Gina dia juga akan berpamitan untuk pindah ke kota lain. Tepat nya vera akan pindah ke kota K karena suami nya di pindah tugaskan di kota K.


*******


Dua bulan kemudian.


💞💞💞💞💞


Hari ini nabila akan menjalankan operasi kanker otak nya, dokter tegar sudah memantau kesehatan nabila dari seminggu yang lalu dan hari ini keadaan nabila sudah stabil dan bisa di lakukan operasi.


Melani dan hendra akhirnya tahu jika nabila mempunyai penyakit yang cukup serius. Melani meminta kepada dimas untuk tidak memusingksn soal biaya, tapi dimas sudah bicara jika pihak rumah sakit memberi keringanan dan sisa nya dia ada uang simpanan tidak mau lagi terus menyusahkan melani maupun hendra.


" Bismillah ya dek, insya Allah semua nya berjalan dengan lancar " Ucap dimas memberi semangat untuk istri nya.

__ADS_1


" Aamiin mas " Jawab nabila dengan senyum penuh keharuan.


Nabila di bawa masuk ke ruang operasi, semua keluarga menunggu nya di luar ruan operasi. Tak henti - henti nya mereka melafadz kan doa terbaik untuk nabila. Ibu halimah pun ikut datang untuk memberi nabila semangat.


Dukungan dari teman - teman dan saudara juga di berikan kepada nabila, mereka semua datang semalam sebelum pagi ini di laksanakan operasi nya.


Dimas, hendra, melani dan ibu halimah saat ini ada di depan ruang operasi menunggu operasi nabila yang entah akan berjalan berapa lama. Ibu marni dan Hasni tidak ikut karena harus menjaga tama dan gina, sedangkan cafe dimas sudah percayakan kepada dadang.


" Terus lantunkan doa untuk nabila mas, aku yakin operasi nya akan berjalan dengan lancar" Ucap hendra memberi kekuatan untuk sang kakak.


" Aamiin.. terimakasih ya Ndra. " Ucap dimas.


Selama dua bulan ini kondisi jantung dimas juga sudah membaik, itu semua berkat fadli. Fadli sering mengingat kan dimas untuk cek up dan melakukan pola hidup sehat. Sebagai teman fadli ingin dimas sehat dan menjalani hari- hari nya penuh kebahagian, apalagi diri nya memang seorang dokter jantung lebih tahu yang terbaik untuk pasien nya.


Sudah dua jam nabila ada di ruangan operasi namun belum juga ada tanda - tanda operasi selesai. Dimas semakin khawatir dengan keadaan nabila. Doa dan surat - surat pendek terus dia lantunkan dalam diam nya. Harapan dimas operasi nabila berjalan lancar dan nabila sehat kembali seperti dulu.


" Alhamdulillah, operasi nya sudah selesai nak " Seru ibu halimah mengagetkan dimas.


Dimas langsung bangkit dari duduk nya dan mendekati pintu operasi. Tak menunggu lama dokter tegar keluar memberi kabar jika operasi nya berjalan lancar dan berhasil.


" Alhamdulillah operasi nya berjalan lancar, pasien sebentar lagi akan di pindahkan di ruang perawatan. Untuk sementara biarkan pasien istirahat ya jangan di ganggu dulu, saat ini masih belum siuman karena pengaruh obat. Setelah siuman boleh di jenguk tapi bergantian ya " Ucap dokter tegar.


" Iya dokter , terimakasih atas kerja keras nya " Jawab dimas mengucapkan terimakasih.


" Sama - sama pak dimas, ini sudah kewajiban saya sebagai seorang dokter. Baiklah kalau begitu saya tinggal dulu, setelah ini pasien akan di pindahkan " Ucap dokter tegar lalu pergi meninggalkan ruangan operasi.


Setelah itu perawat membawa nabila keluar dari ruang operasi untuk di pindahkan ke kamar rawat inap yang sudah di sediakan.


* Alhamdulillah , Terimakasih ya Allah operasi istri ku berjalan lancar. * Gumam dimas dalam hati.


******


Tetap dukung karya Author ya kak, tanpa para pembava Author bukanlah siapa - siapa 🙏❤🥰


TERIMAKASIH 🙏❤

__ADS_1


__ADS_2