
🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹
Hooeekkk hoeekkk hooeekkk
Pagi - pagi nina sudah di buat mual yang luar biasa dan semua makanan yang semalam dia makan semua keluar lagi. Bimo di buat khawatir dengan keadan nina.
" Sayang kamu kenapa ? apa ini gara - gara semalam makan bakso itu ya ? semalam kan perut kita belum terisi nasi dan langsung makan bakso" Ucap bimo sambil memujit tengkuk nina.
Nina tak menghiraukan ucapan bimo, di terus muntah hingga hanya cairan bening saja yang nina muntahkan. Badan nina lemas, bimo mengangkat tubuh nina dan membaringkan nya di atas kasur.
" Ini karena kamu kak, kamu mengajak main hingga pagi sampai aku kelelahan jadi masuk angin begini kan " Seru nina dengan memejam kan mata nya.
" Maaf sayang, semalam aku terlalu semangat jadi aku lupa waktu. " Seru bimo dengan wajah penuh penyesalan.
" Emhh... kak, emmhh.. aku mau kita main lagi sekarang " Ucap nina dengan wajah malu - malu nya.
Tiba - tiba nina meminta sesuatu yang membuat bimo melongo, namun bimo pun tersenyum cerah karena tidak biasa nya sang istri meminta sendiri. Tapi bimo pun khawatir karena kondisi nina sedang lemas, akibat muntah - muntah tadi.
" Tapi kamu lagi sakit sayang, apa sebaik nya kita tunda saja dulu. Nanti malam saja ya sayang " Seru bimo yang dengan terpaksa dia mencoba menolak permintaan nina padahal dalam hati nya dia sangat mrnginginkan juga.
" Aku mau nya sekarang kak, nanti malam ya urusan nanti malam. " Seru nina membuat bimo semakin bingung.
Akhirnya bimo pun mengikuti permintaan nina untuk bermain, mereka bermain cukup lama hingga nina meminta menyudahi nya sendiri.
" Sekarang kita mandi ya sayang, kamu duluan atau aku duluan. Setelah ini kita sarapan, ini sudah jam 8 pagi kita belum keluar kamar juga pasti sekar nyariin kita. " Seru bimo.
" Kita mandi bareng saja ya kak, aku ingin kak bimo menggosok punggung ku " Permintaan nina semakin aneh saja. Padahal dia paling tidak mau kalau di ajak mandi bareng, baru kali ini dia meminta sendiri untuk mandi bareng.
Bimo hanya bisa mengangguk saja, saat ini di kepala nya penuh dengan pertanyaan - pertanyaan yang dia sendiri tidak tahu jawaban nya, pertanyaan tentang istri nya yang sedari semalam bersikap yang cukup aneh.
Selesai mandi dan sudah berpakain rapi nina dan bimo pun keluar kamar, dan sekar pun menyambut mereka dengan senyum ceria nya.
" Ma , pa ama ual amal na ? ( Ma, pa lama keluar kamarnya )" Seru sekar menghampiri mereka lalu meminta gendong kepada bimo.
" Maaf ya sayang mama tadi pusing dan mual jadi mama istirahat dulu " Ucap nina menjelaskan kepada sekar.
__ADS_1
" Iya sayang mama lagi gak enak badan " Tambah bimo menjelaskan.
Sekar kecil hanya mengangguk paham, sekar pun ikut duduk di kursi meja makan karena bimo dan nina ingin sarapan, hari ini bimo tidak pergi ke kantor karena ingin mengantarkan nina ke rumah sakit.
" Kak bimo hari ini tidak ke kantor ya ?" Tanya nina sebelum memakan sarapan nya.
Nina hanya mengambil sedikit nasi dan sayur saja karena perut nya masih saja mual.
" Tidak sayang, hari ini aku akan mengantarkan mu ke rumah sakit. Aku takut kamu kenapa - kenapa karena tadi kamu sempat muntah - muntah dan sampai sekarang pun kamu masih terlihat pucat. Setelah ini kita ke dokter ya. " Ucap bimo mengajak nina.
" Iya kak, aku juga merasa badan ku kok lemes banget aku tidak mau tambah sakit jadi aku ingin ke dokter saja " Ucap nina mengiyakan ajakan bimo.
Bimo dan nina menyelesaikan sarapan nya lalu bersiap ke rumah sakit. Setelah semua nya siap bimo dan nina pun berangkat ke rumah sakit, nina memilih rumah sakit husada karena itu rumah sakit yang cukup dekat dengan tempat tinggal nya.
*****
" Apa ? Istri saya hamil dok ?" Tanya bimo kepada dokter ayu, seakan tidak percaya dengan yang di ucapkan dokter ayu bimo terus saja mengulangi pertanyaan nyaa.
Nina yang melihat tingkah suami nya jadi malu dengan dokter ayu, nina hanya tersenyum kepada dokter ayu. Dia pun tidak tahu jika saat ini diri nya sedang hamil, nina sangar bersyukur akhirnya dia hamil juga.
" Terimakasih dokter ayu " Ucap nina sopan dan ramah membalas ucapan dokter ayu.
" Emhh.. dokter, kalau istri saya sedang hamil apa boleh kami tetap melakukan nya ? dan apa bayi yang di dalam tidak kesakitan ?" Tanya bimo membuat nina malu, justru dokter ayu malah tersenyum menanggapi pertanyaan bimo.
Pertanyaan dari bimo ini sudah sering kali dokter ayu dapatkan jadi dia sudah terbiasa dengan pertanyaan - pertanyaan yang absurd.
" Boleh pak, tapi lakukan dengan pelan dan hati - hati ya dan jangan melakukan nya terlalu sering karena kehamilan mbak nina masih terlalu muda dan ibu hamil muda itu mudah lelah dan capek. Jadi saat melakukan jyga harus pakai jadwal ya " Ucap dokter ayu bicara dengan sangat lembut agar mudah di pahami oleh bimo.
* Kak bimo ini aneh - aneh saja yang di tanyakan, aku kan jadi malu. Tapi bagus juga kak bimo tanya seperti itu jadi kan tahu boleh tidak nya, dan ternyata boleh asal pelan - pelan. * Gumam nina dalam hati nya.
Rasa syukur nina sangat lah besar, sudah di kelilingi dengan orang - orang baik serta mendapatkan seorang suami yang sangat baik dan sangat menyayangi nya, dan kali ini rezeki besar tak ternilai dari allah nina dapatkan kembali.
" Ini resep obat dan vitamin nya silahkan di ambil di apotik rumah sakit, sekali lagi selamat ya. Semoga mbak nina dan calon bayi nya sehat terus sampai lahiran " Ucap dokter ayu mendoakan yang terbaik untuk nina lebih tepat nya kepada semua pasien - pasien nya.
Nina dan bimo pun pergi meninggalkan ruang praktek dokter ayu lalu ke apotik rumah sakit untuk mengambil obat dan vitamin yang sudah di resepkan oleh dokter ayu.
__ADS_1
" Nina " Panggil seseorang yang berada tidak jauh dari apotik.
" Mbak melani " Seru nina sambil menyunggingkan senyum bahagia nya.
Melani hari ini sengaja datang ke rumah sakit untuk menjenguk salah satu karyawan butik nya yang sakit dan di rawat di rumah sakit.
" Kamu ngapain di rumah sakit ? sama siapa dan siapa yang sakit ?" Tanya melani beruntun.
" Tidak ada yang sakit mbak, aku kesini sama kak bimo. Itu kak bimo lagi mengambil obat" Seru nina sambil menunjuk bimo yang berdiri di depan kasir apotik.
Melani pun mengikuti arah tangan nina , dan memang benar disana ada bimo yang sedang membayar obat.
" Kamu bilang tidak ada yang sakit, tapi itu suami mu kenapa mengambil obat disana ? Kamu jangan bohong sama mbak Nin, kalau bohong awas saja kamu , mbak tidak mau kamu tidak jujur sama mbak. Bagaimana pun kita ini tetap saudara dan keluarga nin " Ucap melani .
" Aku memang tidak samit kak, kak bimo juga tidak sakit tapi saat ini aku sedang hamil kak " Seru nina sambil mengusap perut nya yang masih rata.
" Alhamdulillah akhirnya kamu hamil juga nin, mbak ikut senang atas kehsmilsn nya. Semoga kamu dan bayi lamu selalu sehat " Seru melani mendoakan yang terbaik untuk nina.
" Aamiin " Seru nina dan bimo yang baru saja selesai mengambil obat dan menghampiri istri nya.
Bimo mengucapkan terimakasih kepada melani karena6ĺ melani sudah mendoakan yang baik untuk nina istri nya.
" Mbak sendiri ngapain di rumah sakit " Tanya nina.
Melani pun menceritakan kedatangan nya ke rumah sakit untuk menjenguk salah satu karyawan butik nya yang sakit dan sudah dua hari di rawat di rumah sakit.
" Salam saya untuk Tina ya mbak, maaf aku belum bisa menjenguk nya karena aku masih beneran lemas mbak. Bawaan nya mual terus tapi tidak muntah sih, muntah nya tadi pagi saja pas bangun tidur. " Ucap nina.
" Iya tidak apa - apa, kamu istirahat saja di rumah. Ya sudah mbak ke kamar rawat tina dulu ya Nin, mari pak bimo " Seru melani dengan sopan dan ramah.
*****
ALHAMDULILLAH AKHIRNYA NINA HAMIL, SELAMAT YA NINA DAN BIMO ❤❤❤
Terus dukung karya dari author ya kak, jangan lupa tinggalkan jejak ya ka. ❤❤
__ADS_1
TERIMAKASIH 🙏❤