
🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹
Mobil yang di kendarai fadli sudah sampai di rumah sakit, Aina memilih turun di depan lobby rumah sakit. Setelah aina turun, fadli melajukan mobil nya ke parkiran khusus dokter dan petinggi rumah sakit.
Aina dan fadli memulai pekerjaan nya masing-masing,Aina sebagai dokter gigi dan fadli sebagai dokter jantung sekaligus direktur utama rumah sakit husada.
Pagi ini dimas datang ke rumah sakit untuk melakukan cek up rutin bulanan. Dimas sudah duduk di antrian di depan ruan praktek dokter fadli, antrian tidak banyak hanya ada beberapa orang saja.
Dimas menunggu giliran nya sambil sesekali mengobrol dengan orang yang juga ikut mengantri. Dari obrolan nya dengan sesama penderita sakit jantung, dimas baru menyadari betapa penting nya memeriksakan kesehatan jantung serta mengkonsumsi makan dan minuman yang sehat untuk jantung.
Tidak menunggu lama kini giliran dimas masuk kedalam ruang praktek dokter fadli.
" Selamat pagi pak dimas? Bagaimana kabar nya pak dimas?" Tanya fadli dengan ramah nya, fadli ramah tidak hanya saat memeriksa dimas tetapi semua pasien dia perlakukan dengan ramah.
Dimas tersenyum dan menjawab sapaan dari dokter fadli.
" Pagi dokter fadli, alhamdulillah semakin membaik." Jawab dimas.
Fadli pun meminta dimas untuk berbaring agar segera di lakukan pemeriksaan. Dengan fokus fadli memeriksa keadaan jantung dimas.
" Keadaan jantung pak dimas semakin membaik, tapi tetap lakukan pengecekan secara rutin ya pak. " Ucap fadli sambil menulis resep obat yang harus dimas tebus.
" Iya dokter fadli, saya juga sudah jarang merasakan dada sakit atau sesak lagi." Ucap dimas memberitahu ksn tentang keadaan nya yang lebih membaik.
" Alhamdulillah, kalau begitu kesehatan jantung bapak akan cepat membaik. Yang penting selalu ingat saran dari dokter" Ucap fadli.
Fadli pun memberikan resep obat kepada dimas, setelah menerima resep obat dari fadli , dimas pun ke luar dari ruang prakter dokter fadli, lalu menuju apotik rumah sakit untuk menebus obat nya.
Saat sedang mengantri obat, ada seseorang yang mendatangi dimas.
" Ini dimas kan?" Tanya orang yang saat ini sudah duduk di samping dimas.
Dimas pun menoleh ke sumber suara yang tadi menyapa nya, terlihat wanita cantik dengan pakaian seksi duduk di samping nya.
" Mbak mira" Sapa dimas saat menyadiri jika mira lah yang tadi menyapa nya.
" Ternyata benar kamu, berarti ingatan ku masih bagus" Ucap mira sambil terkekeh.
Dimas hanya tersenyum tipis menanggapi ucapan mira, dimas sebenarnya merasa tidak nyaman berada di dekat mira. Dimas tidak nyaman karena pakaian mira yang terlalu ketat dan terbuka, padahal yang dimas tahu mira saat ini sedang hamil.
" Emh.. bukan nya mbak mira sedang hamil ya? Tapi kenapa berpakaian seperti ini?" Ucap dimas memberanikan bertanya.
Bukan nya marah, mira malah menertawakan ucapan dimas. Dia berpikir dimas ini lelaki yang aneh, melihat wanita berpakain seksi seharus nya senang bukan nya malah protes.
__ADS_1
" Kamu ini aneh, biasa nya laki-laki kalau melihat wanita seperti aku ini akan memuji kemolekan tubuh ku tapi kamu malah protes,benar-benar aneh" Seru mira masih dengan tawanya.
Sehingga banyak pasang mata yang memandang ke arah mereka berdua dan itu membuat dimas semakin tidak nyaman.Dia memilih untuk diam tidak menanggapi lagi ucapan mira.
" Kamu disini mau mengambil obat? memang kamu sakit apa?" Tanya mira ingin tahu.
" Iya aku mengambil obat" Jawab dimas singkat tanpa memberitahu dia sakit apa.
" Kamu tahu tidak jika calon suami ku itu bekerja di rumah sakit ini, dia itu dokter jantung yang lumayan di segani di rumah sakit ini karena memang dia salah satu dokter yang memiliki karier bagus. " Mira mulai bercerita.
Dimas heran dengan ucapan mira, calon suami? Dimas semakin tidak mengerti dengan yang di bicarakan oleh mira.
" Calon suami? Maksud nya bagaimana? bukan nya mbak mira sudah menikah dan sekarang sedang hamil? terus calon suami yang mana lagi?" Tanya dimas beruntun.
" Aku memang sekarang sudah punya suami, tapi setelah anak ini lahir aku akan meminta cerai dan menikah dengan calon suami ku yang dokter itu" Ucap mira lagi membuat dimas menggelenkan kepala nya karena heran dengan wanita yang ada di samping nya.
Beruntung nama dimas pun di panggil oleh petugas apotik, dimas lalu mengambil obat dan memilih meninggalkan rumah sakit, tanpa berpamitan dengan mira karena mira pun sudah pergi dari tempat itu.
* Dasar wanita aneh, sudah punya suami tapi masih saja mengejar laki-laki lain. Tapi apa beda nya dengan diri ku yang dulu* Gumam dimas dalam hati nya.
*******
Di ruangan praktek Aina
" Tidak ada dok, tapi ada ibu-ibu muda yang ingin bertemu dengan dokter aina. Dia memaksa ingin menemui ibu kata nya ada hal penting yang ingin dia sampaikan." Ucap suster memberi tahu.
Aina mengernyitkan kening nya, dia bertanya-tanya sebenarnya siapa yang ingin menemui nya. Apa ada yang sangat mendesak atau penting sampai harus menemui nya di rumah sakit seperti ini.
" Siapa sus?" Tanya aina yang ingin tahu siapa yang sedang mencari nya.
" Maaf dokter aina saya lupa menanyakan nya, kalau begitu saya tanyakan dulu siapa nama nya" Ucap suster lalu beranjak pergi dari tempat nya.
Namun aina melarang nya dan meminta nya untuk mempersilahkan tamu nya untuk masuk. Setelah mendapat perintah dari aina, suster pun mempersilahkan tamu aina untuk masuk.
Ceklekkk...
Pintu ruangan aina terbuka dan seseorang masuk kedalam ruangan.
" Mira" Seru aina yang menyadari jika mira lah yang masuk ke dalam ruangan nya.
" Iya ini aku,bagus kalau kamu masih mengenali ku dengan baik , kita akan hidup bersama jadi sudah sewajar nya saling mengenal" Ucap mira yang saat ini sudah duduk di kursi seberang meja kerja aina.
Aina tidak mengerti dengan apa yang di bicarakan oleh mira. Dengan tenang dia mulai menanyakan maksud dan tujuan mira menemui nya.
__ADS_1
" Ada perlu apa kamu menemui ku? " Tanya aina langsung tanpa basa-basi.
" Tenang dulu dokter aina, saya datang kesini tidak untuk mencari ribut justru saya menawarkan kerja sama yang sangat menguntungkan" Ucap mira dengan sombong nya.
Aina semakin heran dan tidak mengerti dengan arah pbicaraan mira, kerja sama apa pun yang dibicarakan mira, aina tidak memahami nya.
" Kerja sama? Maksud kamu kerja sama apa? Jangan bertele-tele langsung saja pada pokok nya, saya masih ada kegiatan lain" Seru aina.
" Baiklah aku akan mengatakan nya. Aku masih mencintai mas fadli dan aku berharap bisa rujuk dan hidup bersama nya lagi" Ucap mira penuh percaya diri dan tidak tahu malu.
Deg
Jantung aina seakan berhenti berdetak saat mira mengatakan keinginan nya untuk rujuk dengan suami nya. Aina mencoba menenangkan diri nya, dia mencoba menahan amarah nya tidak mungkin dia ribut di dalam rumah sakit.
" Apa kamu sudah gila !! Mas fadli itu sekarang suami ku dan kamu pun sudah mempunyai suami, dan kamu sedang hamil. Jadi jangan berfikie bisa rujuk dengan mas fadli, tak akan aku biarkan kamu merusak kebahagian ku dan rumah tangga ku" Seru aina penuh penekanan.
Mira justru tertawa saat mendengar aina berbicara, dia sedikit pun tidak takut dengan gertakan aina.
" Tenang dulu dokter Aina jangan marah dulu, aku tidak akan mengambil mas fadli tapi setelah anak ku ini lahir aku akan bercerai dengan suami ku lalu kita bisa hidup bersama-sama dengan mas fadli, dengan aku menjadi adik madu mu. Bagaimana, tawaran yang menyenangkan bukan? " Seru mira penuh percaya diri.
Brakkk
Aina marah dan menggebrak meja kerja nya sampai mira terlonjak kaget.
" Dasar wanita gila, tak tahu malu !! Wanita mana pun tidak ada yang mau berbagi suami. Dasar wanita tidak waras, keluar kamu dari ruangan ku !! " Aina mengusir mira dengan lantang sehingga suster yang sedari tadi menunggu di luar kini sudah masuk ke dalam ruangan aina.
" Suster tolong bawa wanita gila ini keluar dari ruangan ku" Seru aina dengan emosi yang mulai meluap.
Mira tidak terima dengan pengusiran dari aina, dia tetap menahan diri nya untuk tetap berada di ruangan karena pembicaraan nya belum selesai.
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
🌹🌹🌹🌹 SELAMAT MEMBACA 🌹🌹🌹🌹
*******
Jangan lupa LIKE , KOMEN , VOTE DAN KLIK FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAH NYA ❤❤❤
Agar Author semakin semangat untuk menulis, semakin banyak like dan komen semakin banyak juga Author up nya. ❤❤
JANGAN LUPA BERIKAN RATE BINTANG 5 YA KAK 🙏❤
TERIMAKASIH 🙏
__ADS_1