Tak Sanggup Untuk Di Madu

Tak Sanggup Untuk Di Madu
Senjata makan tuan


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹


Suasana di depan rumah nina semakin ramai, para ibu - ibu komplek sudah banyak yang berkumpul bahkan ibu - ibu biang gosip juga ikut hadir. Ada sekitar 20 ibu - ibu yang ada di depan rumah nina.


Mira merasa senang karena semakin banyak yang datang akan semakin membuat nina malu. Fitnah mira benar - benar kejam, beberapa ibu - ibu sudah termakan dengan fitnah mira. Mereka mulai melontarkan kata - kata yang tidak enak di dengar di telinga.


" Aku tidak menyangka wanita berpendidikan seperti mbak nina bisa jadi pelakor, pantas saja dia disini tinggal sendiri bahkan belum lama juga kan tinggal disini" Ucap ibu - ibu yang berbadan tambun dan menggunakan mek up tebal.


" Apa kalian akan membiarkan seorang pelakor tinggal di lingkungan ini ? Kalau saya jadi kalian akan saya usir dia dari sini, dia bisa merusak nama baik lingkungan ini. Dia ini hanya wanita miskin, murahan yang menghalalkan berbagai cara untuk mendapatkan uang "


Seru mira semakin memprovokasi keadaan.


Semua pasang mata memandang ke arah nina dengan tatapan yang sulit di artikan. Nina sendiri bingung harus berbuat apalagi untuk menyakinkan para warga, terlebih mira bicara dengan nada sedih dan wajah kecewa dan memelas.


" Kalian semua tidak tahu yang sebenarnya, jadi saya mohon sekarang ibu - ibu semua tinggalkan rumah saya biar saya yang menyelesaikan masalah ini dengan wanita tak tahu malu ini " Ucap nina mencoba mengusir warga secara halus.


" Benar ibu - ibu lebih baik kita bubar, biar mbak nina menyelesaikan masalah nya sendiri. Ini bukan urusan kita, ini masalah pribadi mbak nina " Ucap ibu yang memakai hijab warna biru muda, diantara para ibu - ibu yang lain hanya ibu ini lah yang seperti nya sepaham dengan nina.


" Tidak bisa begitu dong bu, mbak nina sudah mencemarkan nama baik temat tinggal kita. Kita harus segera mengambil tindakan atau lebih baik sekarang kita panggil pak Rt " Seru salah satu ibun- ibu yang sudah termakan oleh fitnah mira.


" Lebih baik sekarang kalian usir wanita murahan , pelakor ini dari sini " Ucap mira dengan lantang , dia merasa menang karena para warga sudah termakan dengan fitnah nya.


" Siapa yang kamu bilang pelakor !!! " Suara yang tiba - tiba mengagetkan para warga.


Semua warga menoleh kebelakang mencari tahu siapa yang datang dan yang akan membela nina. Nina pun mencari sumbe suara, dia tersenyum saat mama mertua nya datang bersama sekar dan mbak wati pengasuh sekar.


" Mama " Seru nina sambil mengulas senyum penuh kemenangan. Kadatangan mama lusi akan membungkam mulut busuk mira.


" Wati bawa sekar masuk ke dalam " Perintah mama lusi dengan suara datar nya.


Mama lusi menatap mira yang berdiri di samping nina dengan tatapan tajam, bak menghunus bagaikan pedang yang siap dibawa perang.

__ADS_1


" Siapa yang kau katakan wanita murahan dan pelakor?" tanya mama lusi dengan lantang.


Mira diam membisu, dia tidak menyangka jika mama lusi akan datang kerumah nina. Namun mira tidak habis akal dia pura - pura menangis untuk mencari simpati dari warga.


" Lihatlah ibu - ibu bahkan mama mertua ku sendiri saat ini sangat membenci ku padahal dulu dia sangat menyayangi ku. Karena wanita inilah semua kehidupan ku berubah, pasti dia menggunakan pelet " Ucap mira sambil mengeluarkan air mata buaya nya.


Mama lusi tersenyum tipis , dia tahu bagaimana menghadapi waniti licik seperti mira.


" Kalian semua jangan percaya dengan wanita ini, aku mantan mertua nya dari awal anak saya menukahi nya saya memang tidak menyuksi nya. Dia hanya wanita matre yang hanya mau dengan uang anak ku saja, sampai dia berselingkuh dan melahirkan seorang bayi dari hasil hubungan nya dengan selingkuhan nya. Dia meninggalkan bayi itu di rumah anak ku karena dia tidak mau mengurus nya dan menganggap bayi itu pembawa sial. Bahkan dia memilih uang dan kebebasan nya daripada anak nya " Ucap mama lusi dengan tatapan tetap tertuju kepada mira.


Mira mulai ketakutan dan wajah nya mulai pucat pasi, dia takut jika warga akan menyerang balik diri nya.


" Anak yang tadi datang bersama ku itu adalah anak nya dengan selingkuhan nya, tapi anak ku berbaik hati merawat nya agar anak itu tumbuh dengan baik, tidak seperti ibu nya " Mama lusi semakin membuat mira ketakutan dan malu.


Akhirnya mama lusi menceritakan semua nya tentang mira kepada para warga yang hadir di depan rumah nina. Mama lusi tidak terima jika menantu tersayang nya dihina dan di rendahkan seperti tadi.


" Dasar pembohong !!" Seru ibu - ibu yang berbadan tambun tadi dengan lantang.


Para warga pun meminta maaf kepada nina atas kesalah pahaman yang baru saja terjadi. Mereka sudah berjanji tidak akan termakan fitnah murahan mira lagi.


*******


Kedatangan mira yang membuat kekacauan tadi membuat mama lusi menghawatirkan keadaan nina, mama lusi tidak bisa menunda lagi untuk mengajak nina pindah tinggal dirumah bimo.


Mama lusi khawatir mira akan datang lagi dan bisa saja dia akan melukai nina, bimo juga pasti sedang sibuk dengan pekerjaan kantor nya.


" Semua nya sudah siap sayang ?" tanya mama lusi saat melihat nina menarik dua koper yang berisi barang - barang nya dan suami nya.


" Sudah ma, apa kita mau berangkat sekarang?" Tanya nina.


" Iya kita beranfkat sekarang saja, biar nanti bimo pulang langsung kerumah nya. Di telpon dari tadi juga tidak di angkat, tapi mama sudah kirim pesan " Ucap mama lusi .

__ADS_1


" Iya ma " Jawab nina singkat.


Pak sopir membantu membawakan koper yang cukup bedar berisi barang - barang milik nina. Sedangkan mbak wati membawa koper yang kecil, nina berjalan beriringan dengan mertua nya sambil menggendong sekar .


Mobil yang di kendarai pak supir sudah meninggalkan pekarangan rumah nina. Rumah yang belum lama nina tinggali kini terpaksa harus di kosongkan karena dia harus tinggal bersama keluarga suami nya.


" Apa ? Jadi tadi mira datang kerumah dan membuat keributan ?" Tanya bimo saat sang mama menceritakan perihal kepindahan nina yang tiba - tiba.


" Iya dan beruntung mama tadi datang tepat waktu kalau tidak sudah pasti nina jadi bahan hinaan para warga. Mira sudah memfitnah nina dengan bilang nina itu pelakor, yang merebut kamu dari mira. Dasar mantan istri mu itu wanita gila dan tak tahu malun" Seru mama lusi kesal.


" Dasar wanita gila, aku harus buat perhitungan dengan wanita itu. Bisa - bisa nya dia mengusik kebahagiaan ku " Seru bimo geram.


" Sudah tidak perlu mengurusi wanita gila itu, semakin kamu membalas nya dia akan terus mengacaukan kebahagiaan mu dan nina. Mama tidak mau kamu berurusan lagi dengan wanita ular itu" Ucap mama lusi yang memang sudah malas berurusan dengan mira.


Huftt..


Bimo membuang nafas dengan kasar sambil menyugar rambut nya ke belakang. Masalah demi masalah datang bergantian, disaat dia akan memulai kebahagiaan nya justru mira mencoba menghancurkan nya.


" Ya sudah, bimo mau istirahat dulu ya ma. Bimo juga mau melihat nina dan sekar. Siapa tahu mereka sudah bangun dari tidur nya. " Seru bimo lalu bangkit dari duduk nya.


" Iya, kamu juga istirahat saja sana " Jawab mama lusi yang sudah fokus dengan acara gosip nya.


Bimo meninggalkan mama lusi yang sedang duduk sendiri menonton televisi. Bimo menuju kamar sekar dan di lihat nya dua wanita yang berbeda usia sedang tertidur pulas di kasur nya.


*******


NAH KAN MIRA KENA MENTAL JUGA KAN 🤭 MAMA LUSI DATANG DI WAKTU YANG TEPAT . ❤


TETAP DUKUNG KARYA AUTHOR YA KAK, LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN BERIKAN HADIAH NYA YANG BANYAK. ❤❤


TIDAK LUPA UNTUK KLIK RATE BINTANG 5 NYA KAK 🙏❤

__ADS_1


TERIMAKASIH 🙏❤


__ADS_2