Tak Sanggup Untuk Di Madu

Tak Sanggup Untuk Di Madu
Mati kutu


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹


" Bagaimana ? apa kamu mau kita sama - sama pergi ke rumah sakit untuk memperjelas semua nya " Seru nina seakan semakin menantang mira.


Mira menggelengkan kepala nya, dia tidak akan pergi ke rumah sakit. Bukti yang di bawa seharus nya sudah cukup untuk bimo dan nina. Bagaimana pun cara nya mira harus menyakinkan bimo jika anak yang di kandung nya adalah anak bimo.


" Iya mir, nina benar. Sebaik nya kita ke rumah sakit untuk mengecek kehamilan mu. Biar kita sama - sama tahu, terserah kamu mau pakai dokter yang mana atau rumah sakit yang mana kami ngikut aja " Ucap bimo ikut memaksa mira.


" Tidak !! Kalian benar - benar jahat, bukti yang aku bawa sudah cukup jelas membuktikan jika aku saat ini sedang hamil. Aku hamil anak kamu bimo, tega - tega nya kamu meragukan anak ini. Apa kamu tidak ingat malam itu kita sudah melewatkan malam yang indah, kau mengeluarkan nya di dalam dan kamu tidak pakai pengaman " Seru mira mencoba membuat suasana hati nina terbakar cemburu. Mira sengaja melebih - lebihkan kata - kata nya agar nina marah dan melupakan ajakan ke rumah sakit.


Sebagai seorang istri sah bimo tidak bisa di pungkiri jika ucapan mira tadi sangat membuat hati nina perih, dada nina terasa sesak saat membayangkan jika ucapan mira tadi benar. Tapi nina tetap positif thinking dia lebih percaya kepada suami nya daripada percaya dengan mulut berbisa nya mira.


" Jadi suami ku benar ayah dalam kandungan mu itu? Rasa nya aku ingin mati saja, ternyata suami ku masih saja berhubungan dengan mantan istri nya sampai hamil. Malang sekali nasib ku, menikah baru dua bulan lebih suami ku sudah selingkuh. Seharus nya ini masih hangat - hangat nya hubungan kami sebagai sepasang pengantin baru. " Seru nina dengan bicara yang di buat sesedih mungkin.


Bimo menggeleng melihat tingkah sang istri, akting nina boleh juga. Lama - lama bisa jadi pemain sinetron di stasiun ikan terbang.


" Sayang, sudahlah jangan begini lagi aku sudah bosan. " Panggil bimo tidak mau nina terus berakting seperti itu.


Bimo ingin segera mengakhiri sandiwara ini.


Mira tidak mengerti maksud pembicaraan bimo kepada nina, namun dia tidak perduli yang penting saat ini sebentar lagi apa yang dia inginkan akan tercapai.


" Oh iya bukan nya kamu sudah bersuami ? Lelaki paruh baya yang dua kali ketemu di mall itu bukan nya suami mu ? Dan aku juga ingat pertemuan terakhir kita di mall saat itu kamu bilang jika kamu sedang hamil . Betarti yang ada di kandungan mu itu anak suami mu dong, bukan anak suami ku " Ucap nina dengan tenang.


Mira baru ingat jika waktu itu dia memang mengatakan jika diri nya hamil, sampai menghina nina wanita mandul. Mira mulai mencari alasan yang tepat untuk menjelaskan, dia tidak mau usaha nya sia - sia.


" Emhh.. benar saat itu aku memang hamil tapi beberapa hari setelah ketemu kamu di mall aku keguguran. Dan sekarang suami ku pergi meninggalkan ku karena aku telah lalai menjaga calon anak nya " Ucap mira memberi alasan.


Plak

__ADS_1


Plak


Nina benar - benar sudah geram kepada mira, habis sudah kesabaran nina menghadapi mira. Dari tadi di biarkan mira justru semakin berbelit dan banyak kebohongan yang di ucapkan nya.


" Kamu itu pembohong !!" Seru nina dengan lantang tatapan mata nina tajam ke arah mira.


Mira meringis memegangi pipi nya yang baru saja di tampar oleh nina , rasa nya panas dan perih. Seperti hati nina saat ini panas karena menahan emosi nya sedari tadi. Sedangkan bimo tidak di perbolehkan nina untuk memukul mira bagaimana pun bimo seorang laki - laki tidak pantas memukul wanita. Biarkan nina yang menyelesaikan nya.


" Kamu menampar ku ? dasar wanita tidak tahu diri, kau berani menampar ku " Seru mira sambil mengangkat tangan nya ingin membalas menampar pipi nina.


Namun dengan sigap nina menangkap tangan mira dan mencengkram nya dengan kuat lalu di hempaskan nya tangan mira dengan sangat kasar.


" Kamu dengar kan baik - baik wanita murahan !! anak dalam kandungan mu itu bukanlah anak kak bimo dan juga memang bukan anak suami mu Jos handoko yang saat ini sedang mendekam di penjara karena kasus penipuan, suami mu itu mandul kan ? Tapi kamu dengan mudah nya bisa hamil dengan pria lain, dan anak yang kau kandung itu adalah anak dari lelaki hidung belang yang kau sebut botak buncit " Seru nina sambil menekan kata botak buncit.


" Kamu itu sudah hamil dari sebelum kamu menjebak suami ku tidur bersama mu, kamu pun menolak ke rumah sakit karena kamu takut ketahuan usia kehamilan mu melebihi perhitungan , Aku tahu kandungan mu saat ini sudah dua bulan dan kau menjebak kak bimo baru satu bulan. Satu bulan pun belum genap, 5 hari lagi pas satu bulan tapi sudah hamil 2 bulan. Hebat .. hebat.." Ucap nina sambil tertawa dan bertepuk tangan.


Mira semaki mati kutu dengan kata - kata yang di ucapkan nina, mira tidak menyangka jika nina tahu semua nya tentang kehidupan nya. Bahkan tentang pria botak buncit pun nina tahu.


Plak


Tamparan bimo mendarat sempurna di pipi mira, walaupun hanya sekali tampar rasa sakit nya luar biasa. Tenaga bimo cukuplah kuat jika untuk menampar mira seribu kali.


" Dasar wanita gila !! Seharus nya kamu itu sadar diri, kamu ngaca !! Siapa yang sudah kamu hina itu, dia itu istri ku. Istri terbaik ku. Kesabaran ku sudah habis mir, aku tidak mau lagi berlama - lama berurusan dengan mu. Kamu sudah membuat aku marah dan mencoreng nama baik ku, kamu kira aku tidak tahu jika di luaran sana kamu bilang dengan teman - teman mu jika aku yang menghamili mu. Bahkan malam itu dengan sengaja kamu menjebak ku dengan mencampurkan obat tidur kedalam kopi yang kau buat untuk ku." Ucap bimo penuh amarah yang sudah tidak bisa di bendung lagi.


Dua polisi kini sudah datang dan masuk ke dalam rumah bimo menghampiri bimo. Tanpa mira ketahui tadi bimo sempat menghubungi polisi saat mira sedang bersitegang dengan nina.


" Kamu pilih masuk ke dalam penjara atau kamu aku asingkan ke pulai terpencil atau di tengah hutan ?" Ucap bimo memberi pilihan yang sulit untuk mira.


Memilih di asingkan pun percuma, karena hidup nya terpencil dan pasti sudah seperti di penjara. Tidak ada teman atau pun saudara, sedangkan di penjara masih bisa enak karena ada teman yang lain nya.

__ADS_1


" Kamu tidak mungkin memenjarakan ku kan bim? ingat bim aku sedang hamil anak mu, apa kamu tega membiarkan ku hidup dalam penjara dalam keadaan hamil " Ucap mira tetap mengakui jika anak yang di kandung anak bimo.


" Dia bukan anak ku, sekali lagi kamu bilang itu anak ku kamu akan aku habisi. Katakan dengan jujur jika anak itu bukan anak ku " Ucap bimo sambil mencengkram pergelangan tangan mira dengan kuat.


" Bim sakit tolong lepas kan " Ucap mira mencoba melepaskan tangan bimo dari pergelangan tangan nya.


Bukan nya melepaskan, bimo justru semakin menguatkan cengkraman nya.


" Aku.. aku mengaku salah, tolong lepaskan sakit bim " Seru mira pelan sambil meringis kesakitan.


Bimo melepaskan cengkraman nya namun tatapan mata nya masih tajam ke arah mira.


" Bawa wanita ini pak" Ucap bimo tegas kepada kedua polisi yang sudah bimo panggil.


" Tidak.. Tidak.. aku tidak mau di penjara bimo. Iya aku mengaku jika malam itu aku menjebak mu dengan memberi obat tidur di kopi mu, iya anak ini bukan anak mu tetapi anak pria brengsek yang botak buncit itu " Seru mira mengakui semua kecurangan dan kebohongan nya.


Tanpa mereka sadari salah satu polisi sedang menahan tawa nya, sedangkan polisi yang satu nya hanya bisa cemberut karena mira bicara soal botak buncit. Pilisi itu merasa tersinggung dengan kata - kata botak buncit, karena polisi itu juga berkepala botak dan perut buncit.


" Tolong bawa wanita ini ke kantor polisi pak, saya dan istri saya akan menyusul untuk memberi keterangan " Ucap bimo dan di angguki oleh kedua polisi itu.


" Maaf..tolong maafkan aku bimo, aku seperti ini karena aku tidak suka kamu hidup dengan wanita kampungan itu. Aku lebih pantas dari dia, aku bisa memberikan mu keturunan. Lepas.. lepaskan aku.


Bimo tidak perduli dengan teriakan mira, penjara tempat yang pantas untuk wanita seperti mira. Biar dia jera dan tidak menganggu kebahagian rumah tangga nya dengan nina, sang istri tetcinta nya bimo.


*****


SELAMAT MENGINAP DI HOTEL PRODEO MIRA, SEMOGA KAMU BISA SEGERA MENYADARI SEMUA KESALAHAN DAN KECURANGAN MU. ❤❤


SERU GAK KAK ? AKHIRNYA MIRA DI PENJARA JUGA, YUK TETAP DUKUNG KARYA AUTHOR YA KAK. ❤❤❤

__ADS_1


TERIMAKASIH. 🙏🙏


__ADS_2