Tuanku Diktator Ulung

Tuanku Diktator Ulung
Selamat datang Rini


__ADS_3

Seperti yang sudah di rencanakan. Rinal dan Marsya mengantar Nina ke perusahaan cabang yang ada di luar kota. Dan Rini kembali bekerja di kantor pusat. Rini yang tak menyangka kalau dirinya akan kembali menduduki kursi yang pernah duduki tersebut merasa sangat senang mendapatkan kembali kepercayaan dari bos besarnya. Rini dengan segala dedikasinya mampu membawa nama baik dirinya dan juga perusahaan yang di naunginya.


Tika yang mendengar Rini kembali ke kantor tersebut merasa gembira karena akhirnya dia bisa bertemu kembali dengan teman lamanya itu.


Tika sengaja mendatangi ruangan Rini. Ia ingin melepas rasa kangennya terhadap temannya tersebut.


"Mumpung bigboss belum datang, aku temui Rini dulu aja kali ya", gumam Tika.


Tika menuju ruang kerja Rini.


"Hmmm hai apa kamu masih mengenalku?", tanya Tika pada Rini setelah mereka berhadapan.


"Tika",


Rini bangun dari tempat duduknya. Ia langsung memeluk Tika. Tika pun membalas pelukan Rini.


"Ku kira setelah lama disana kamu lupa denganku", kata Tika melerai pelukan mereka.


"Iya nggak lah say. Cuma rasanya nggak percaya aja bisa berada disini kembali. Senang banget bisa kembali berkumpul dengan kalian. Yang pasti nggak capek bolak-balik lagi", kata Rini sambil terkekeh.


"Jadi lupa nyuruh duduk, duduk dulu yukk", ajak Rini pada Tika.


Tika dudud di kursi depan meja Rini.


"Pasukan kamu udah berapa?suami kamu masih kerja di tempat lama ya?", tanya Tika.


"Sudah dua, laki semua. Suamiku masih kerja di tempat lama. Oh iya ku dengar kamu udah naik pangkat ya!?pasti udah besar dong gajinya", ujar Rini.


"Lumayan lah. Bigboss kita selalu memberikan apresiasi kepada karyawannya yang sudah berbuat banyak dan tidak menyalahgunakan kedudukannya, termasuk kamu. Beliau mengakui kinerja kamu. Makanya kamu di tarik kembali kemari", ucap Tika.


"Kamu bisa aja. Ngomong-ngomong koq masih betah menjomblo nih kenapa?dulu si Rafli sangat suka sama kamu, kenapa tidak kamu tanggapi?", kata Rini.


"Yang pasti belum ada jodohnya. Aku sih sudah kebelet banget ini", kata Tika sambil tertawa. Rini pun ikut tertawa mendengar ucapan Tika.


Di saat mereka asik bercengkrama, Jimmy datang menghampiri mereka.


"Sepertinya lagi seru nih ceritanya ", celetuk Jimmy.


Tika dan Rini serempak tegak, bangun dari tempat duduk mereka.


"Ehh pak bos", ucap Tika.


"Pak", ucap Rini sambil sedikit membungkukkan tubuhnya.

__ADS_1


"Selamat datang Rin, selamat kembali ke kantor ini", kata Jimmy pada Rini.


"Iya pak terima kasih", ujar Rini.


"Ka, kumpulkan semua karyawan ya biar mereka tahu kalau Rini kembali kesini", kata Jimmy.


"Baik pak", ucap Tika.


Jimmy masuk ke dalam ruangannya. Sedangkan Tika pamit dengan Rini untuk menunaikan tugas yang diberikan oleh sang bigboss.


"Aku mengumpulkan seluruh karyawan dulu ya, nanti kita bincang-bincang lagi", ucap Tika.


"Oke. Lanjut ", jawab Rini.


Tika mengumpulkan para karyawan yang ada di kantor. Tak butuh waktu lama bagi Tika untuk melakukannya.


Semua karyawan sudah berkumpul di aula kantor. Tika memberi tahu Jimmy dan tak lupa juga Marsel jika semua karyawan sudah berkumpul di aula.


Jimmy dan Marsel menuju aula. Disana semua karyawan sudah berkumpul. Tika dan Rini berjalan berdampingan mengikuti langkah kedua bos mereka.


Jimmy menyuruh Rini dan Tika untuk tegak di samping Marsel.


Rini dan Tika maju dan berbaris di samping Marsel.


"Oleh sebab itu saya sangat berharap pada kalian semuanya, waspada dan berhati-hatilah. Karena kejahatan itu bukan karena hanya ada niat dari sang pelaku tapi juga karena ada kesempatan yang tercipta. Ada yang mau di tanyakan?", kata Jimmy di akhir sambutannya.


Jimmy menunggu beberapa menit.


"Apa ada yang mau di tanyakan?", ulang Jimmy.


Semua menggeleng. Tanda mereka mengerti semua apa sudah di sampaikan oleh bigboss mereka.


"Baiklah karena tidak ada pertanyaan, berarti kalian semua sudah tahu dan paham dengan apa yang sudah saya sampaikan. Untuk itu silakan kembali bekerja seperti biasa dan untuk Rini, selamat datang selamat kembali bergabung disini ", kata Jimmy.


Rini mengangguk hormat. Semua bertepuk tangan. Jimmy akhirnya melangkahkan kakinya meninggalkan aula tersebut. Setelah melihat bigboss mereka meninggalkan tempat, akhirnya mereka pun bubar, menuju tempat kerja masing-masing.


Rini dan Tika berpisah jalan Rini menuju ruangan kerja mereka.


"Semoga aku bisa dengan cepat beradaptasi dengan suasana yang serba baru ini. Aku memang pernah bekerja disini, duduk di kursi ini tapi rasanya sudah agak asing bagiku. Walau tidak mulai dari nol lagi tapi suasananya sudah berubah banyak. Mudah-mudahan amanah", gumam Rini.


Rini mulai dengan menata meja kerjanya. Map-map yang tidak tersusun pada tempatnya kembali di susun Rini. Berkas-berkas yang tidak tertata dengan rapi, di rapikannya kembali. Rini paling tidak suka melihat sesuatu yang acak-acakan ada di depan matanya. Wajar saja kalau Jimmy suka dengan kinerjanya.


Telepon di meja Rini berbunyi. Rini mengangkatnya.

__ADS_1


"Ya halo", kata Rini halus.


"Ke ruangan saya bentar", kata suara di seberang sana.


"Baik pak",


Rini menutup telepon tersebut. Ia menuju ruangan Jimmy. Rini mengetuk pintu ruangan bigboss nya tersebut.


"Masuk", suara Jimmy terdengar dari dalam.


Rini masuk ke dalam ruangan Jimmy.


"Bapak memanggil saya?", tanya Rini sopan.


"Iya. Tolong siapkan berkas yang kemarin di simpan oleh si Nina. Kamu bisa cek file yang ada dalam laptop. Yang kemarin ya", kata Jimmy mengulang perintahnya.


"Baik pak akan saya persiapkan. Ada lagi pak?", tanya Rini lagi.


"Lepas makan siang ada meeting dengan klien. Tolong di atur semuanya ", kata Jimmy.


"Baik pak. Saya pernisi dulu pak", kata Rini.


Jimmy mengangguk. Rini keluar dari ruangan Jimmy dan menutup kembali pintu ruangan tersebut.


Dengan sigap Rini menyiapkan berkas-berkas yang di pinta oleh sang bos.


Jimmy sangat menghargai kinerja semua karyawannya. Dia apresiasi kepada para karyawan yang kerjanya baik dan sesuai dengan apa yang di inginkannya. Dia tidak pernah membedakan karyawannya. Semua sama. Siapa yang berprestasi dan memuaskan kinerjanya maka akan ada bonus khusus yang dia berikan.


.


.


.


.


.


Selamat membaca ya readersku semuanya.


Jangan lupa tinggalkan jejak ya.


Like, komen dan votenya di tunggu ya.

__ADS_1


Bagi pembaca setiaku yang masih nunggui walau authornya jarang update, ku ucapkan terima kasih banyak-banyak ya.


__ADS_2