
.
.
.
💕 HAPPY READING 💕
Nia terbangun dari tidurnya dan dengan cepat dia turun dari ranjang Nada. Dan segera menghampiri pintu, namun dia merasa aneh karena pintu tidak bisa dibuka.
Ceklekk ceklekk ceklekk
Suara pintu terus dipaksa buka oleh Nia namun tetap saja tidak bisa.
"Kok tidak bisa dibuka, dan ini mana kunci nya kok tidak ada?."Tanya Nia pada dirinya sendiri.
Nia mencoba memanggil-manggil bik Jum namun tidak ada yang menyahut. Akhirnya Nia berhenti memanggil-manggil bik Jum, khawatir suaranya akan mengganggu tidur Nada.
"Bagaimana ini? Sudah jam 11 malam lewat 45 menit. Aku takut suamiku marah kalau aku ketiduran di kamar Nada. Lagian ini siapa yang mengunci pintu kamar Nada, tadi seingatku pintu memang tidak aku kunci."Ucap Nia terus bermonolog pada dirinya sendiri.
Ceklekkk
Tiba-tiba pintu kamar Nada terbuka dan terlihat David yang membuka pintu. David masuk dan mendekati Nia yang duduk di pinggir ranjang.
"Hubby. Pintunya terkunci, maaf soalnya tadi aku ketiduran."Ucap Nia merasa takut jika David akan memarahinya.
"Tidak apa-apa, Sayang. Emm, malam ini kita tidur bertiga disini ya. Aku lagi ingin tidur bareng bertiga sama Nada."Seru David membuat Nia tercengang. David tidak memberitahu jika pintu sengaja dikunci dari luar oleh Kelly, biarlah besok Nia pasti akan tahu dengan sendirinya.
David sengaja mengajak Nia tidur di kamar Nada. Sebab dikamarnya masih ada Kelly dan Keanu yang sedang berolah raga, sudah hampir 1 jam mereka belum juga menyelesaikan olah raga mereka. David tidak mau Nia melihat ataupun mendengar olah raga mereka berdua, sehingga dia memutuskan untuk tidur dikamar Nada saja.
"Hubby serius?."Tanya Nia hampir tidak percaya.
"Iya sayang. Yuk, kita tidur ini sudah malam, besok kita masih ada pekerjaan yang harus kita selesaikan lagi. Kamu sebelah kiri dan aku sebelah kanan, Nada."Seru David bicara dengan lembut.
Nia mengangguk dan dia juga segera kembali naik ke ranjang dan membaringkan tubuhnya di posisinya. David juga kini sudah berbaring di samping kanan Nada, sudah lama dia tidak tidur dengan Nada dan akhirnya malam ini dia bisa tidur satu ranjang dengan putri kecilnya.
*Aku sudah tidak sabar melihat reaksi Kelly besok pagi saat mengetahui jika pria yang bersamanya bukanlah diriku. Tetapi Keanu, sang kekasihnya. Aku sudah tahu betapa bebasnya dunia pergaulan Kelly, bahkan setiap kali kencan dengan Keanu dia selalu ke hotel. Dengan begitu aku tidak merasa bersalah melakukan ini kepada, Kelly. Dasarnya dia memang sudah rusak ya rusak saja sekalian.*Gumam David dalam hati.
"Hubby, kamu kenapa? Kok senyum-senyum aneh begitu sih?."Tanya Nia merasa aneh melihat suaminya yang terlihat senyum-senyum sendiri.
"Oh.. Besok kamu bakal tahu jawabannya dan yang pasti akan bikin heboh seisi rumah. Ya, sudah kita tidur ya."Jawab David justru membuat Nia semakin penasaran.
Nia hanya mengangguk pelan, namun sebenarnya dia masih penasaran apa yang dimaksud dengan perkataan David barusan. David terlihat sudah memejamkan matanya sehingga Nia juga ikut memejamkan mata.
Sementara itu, saat ini dikamar David proses olah raga Kelly dan Keanu masih terus berlanjut. Bahkan kini Kelly sudah memimpin olah raga mereka. Meskipun Kelly merasa aneh dengan sikap David yang tidak mau membuka suara, namun Kelly sangat menikmati olah raga mereka dan bahkan dia seakan enggan untuk menyudahinya.
"Sayang, apa kamu masih belum capek?." Tanya Kelly dengan terus beraktifitas.
__ADS_1
"Hemmm..."Jawab Keanu dengan suara tertahan sebab dia sudah hampir pada puncak permainan untuk yang kedua kalinya.
Kelly tahu jika Keanu sudah hampir sampai puncak, sehingga dia semakin mempercepat aktifitasnya. Malam ini Kelly benar-benar bersemangat, dia berharap permainan nya malam ini akan membuahkan hasil yang maksimal sehingga dia bisa segera menikah dan memiliki David seeutuhnya.
Aarrggghhhhhhh
Suara Keanu berteriak sebab dia sudah mencapai puncak nya. Kelly tersenyum senang dan bangga bisa membuat lawan mainnya kembali sampai puncak untuk yang kedua kali nya.
*Hemmm semoga saja dari sekian banyak yang di semprotkan itu akan ada yang jadi. Dan disaat aku hamil, akan dengan mudah mendapatkan kak David dan menyingkirkan wanita miskin itu.*Gumam Kelly dalam hati.
Pria yang Kelly kira David itu pun kini kembali di garap oleh Kelly. Kelly benar-benar ingin memberikan pelayanan yang terbaik untuk prianya. Keanu sendiri merasa heran dengan Kelly, kenapa Kelly kembali menggarapnya? Namun Keanu tetap tidak bersuara, biarpun dia lelah tetapi dia cukup menikmatinya saja dan Kelly lah yang bekerja.
*Perempuan ini sepertinya memang sudah tergila-gila dengan Tuan David. Sedari tadi dia terus menggarap ku, padahal biasanya dia tidak seperti ini.*Gumam Keanu dalam hati.
"Aahhh... Emmm David, Daviiddd. Aarrrgggghh."Suara Kelly menggema diiringi d3s4ha4n yang memekakan telinga.
Kelly tumbang dan berbaring di samping, Keanu. Dia terlihat benar-benar lelah dan sudah tidak bertenaga lagi. Dua jam sudah mereka bermain dan saat ini sudah jam 1 malam.
*Huuhhh.. Lelahnya. Akhirnya aku bisa menghabiskan malam panjang bersama kak David. Kak David pasti puas dengan permainanku dan dia pasti akan ketagihan. Hemm.. Satu jam lebih loh aku menggarapnya, sisa nya dia yang menggarapku.*Gumam Nia dalam hati.
**********
"Hubby kenapa kok aku dilarang masuk kamar kita ? Memangnya ada apa?."Tanya Nia dengan heran.
Selepas subuh tadi Nia akan pindah ke kamar pribadi mereka tetapi David melarangnya. David tidak akan mengizinkan Nia masuk sebelum Kelly dan Keanu keluar, itupun ranjang akan langsung di ganti yang baru.
"Iya Hubby. Ini hari jum'at aku libur, sekarang aku ambil jadwal praktek Senin sampai Kamia saja. Tapi jika ada yang darurat biarpun hari libur aku bisa masuk. Memangnya dikamar ada apa si,Hubby? Kamu sedang tidak menyembunyikan perempua kan? Oh iya ini mana Kelly sudah hampir jam 7 kok belum bangun untuk sarapan. Padahal dia kan harus masuk kantor?." Seru Nia melirik ke kamar tamu yang di tempati Kelly.
Nia, David, Rendi dan Nada saat ini sudah ada di meja makan untuk sarapan bersama. Namun Kelly belum juga bangun. Bagaimana mau bangun jika dia masih terlelap karena semalam dia lembur sampai dini hari.
"Nada, Sayang. Hari ini sekolah di antar mba Nur sama pak sopir ya. Nanti pulangnya baru di jemput sama mama. Soalnya, papa ada perlu sama mama."Ucap David dengan lembut.
Nada sedikit cemberut, padahal dia sangat ingin di antar oleh mamanya. Tapi, Nada anak yang penurut sehingga dia segera mengangguk tanda mengiyakan ucapan papanya.
"Memangnya ada apa Hubby kok Nada berangkat sama mbak Nur saja?."Tanya Nia dengan heran.
"Ada hal yang harus kita selesaikan."Jawab David singkat.
Nia hanya mengangguk saja, dia tidak tahu hal apa yang dimaksud oleh David namun dia tetap mengiyakan saja. Selesai sarapan Nada pun berangkat ke sekolah dengan di antar mbak Nur dan pak supir.
"Hubby dan Rendi belum mau berangkat? Ini sudah siang loh?."Tanya Nia heran.
"Sebentar lagi. Ada yang ingin aku ceritakan sama kamu, Sayang. Kamu dengarin baik-baik ya dan jangan kaget."Ucap David terlihat serius.
*Aduhhh apa jangan-jangan Hubby marah karena kemarin aku kerumah ibu tanpa pamit dia dulu. Dan aku juga semalam belum sempat membicarakan soal Ayah. Hemm jangan-jangan dia sudah tahu dan marah karena aku tidak memberitahunya.*Gumam Nia dalam hati.
"Emm mau bicara soal apa, Hubby?." Tanya Nia agak takut.
__ADS_1
"Soal Kelly."Jawab David dengan singkat.
"Kelly?."Tanya Nia heran.
Huuufffftt
David menghela nafas terlebih dahulu sebelum dia menceritakan kejadian semalam. Tanpa menunggu lama akhirnya David pun menceritakan semua yang semalam terjadi dengan Kelly.
Nia kaget dan dia mendengarkan cerita David dengan mulut ternganga. Dia tidak menyangka jika Kelly sejahat dan selicik itu.
"Jadi sekarang Kelly dan pacarnya masih ada di kamar kita?."Tanya Nia.
"Iya."Jawab David singkat.
"Non Nia tidak perlu khawatir, setelah urusan ini selesai kamar akan di seterilkan dan ranjang serta bantal guling semua akan di ganti yang baru. Yang lama akan kita bakar."Ucap Rendi menjelaskan.
*Apa ? Dibakar? Apa dia kira harga ranjang dan lainnya itu murah? Harga ranjang kasur itu bisa untuk beli sawah 2 hektar. Hemm ini pasti perintah dari, David. Dasar orang kaya, senang banget menghambur-hamburkan uang.*Gumam Nia dalam hati.
Ahhhhh Tidakkkkkk
Suara teriakan Kelly mengagetkan David dan yang lainnya. Mendengar teriakan Kelly yang bak petir di siang hari justru membuat David dan Rendi tersenyum.
"Kenapa kamu bisa ada disini, Keanu?."Teriak Kelly dengan lantang.
"Jangan berisik kamu, Kelly. Aku mau pulang dan kalau kamu mau pulang ya ayok kita bareng."Jawab Keanu dengan santainya sembari memakai baju.
"Keanu, Jawab !! Kenapa kamu ada disini?."Tanya Kelly dengan lantang.
"Lohh kamu lupa? Kalau semalam kamu dan Keanu habis lembur sampai tengah malam? Bagaimana permainan nya, Kelly?."Tanya David dengan sinis dari ambang pintu kamar.
Degghhh...
Kelly langsung mengalihkan pandangannya, di sana ada David, Nia dan Rendi yang memandang dengan tatapan jijik ke arah Kelly. Kelly benar-benar syok saat mengetahui pria yang semalam bersamanya adalah Keanu bukanlah David.
"Jadi yang semalam bermain dengan ku itu bukan Kak David? Tapi Keanu?."Tanya Kelly.
"Betul. Jangan harap aku mau dengan wanita murahan sepertimu. Cepat keluar dari kamar ini !! Aku akan membakar ranjang bekas kalian ini !!."Teriak David dengan lantang.
Dengan santainya, Keanu melenggang pergi begitu saja. Sedangkan Kelly masih duduk di atas kasur dengan menutup tubuhnya dengan selimut tebal, sebab dia masih dalam keadaan polos.
"Jadi yang semalam itu Keanu. Hikkss hikksss.. Kak David jahat !! Kenapa bukan kak David saja yang bermain dengan ku."Seru Nia sambil menangis.
Pllaakk
Pllaakk
Dua tamparan mendarat sempurna di pipi Kelly. Tamparan itu di layangkan oleh Nia, Nia sudah tidak tahan lagi menahan emosinya sehingga dua tamparan berhasil mendarat di pipi Kelly.
__ADS_1
************