Dokter Penakluk Duda Arogant

Dokter Penakluk Duda Arogant
Cemburu yang aneh


__ADS_3

.


.


.


💕 HAPPY READING 💕


Kejadian tadi siang membuat Nia merasa tidak enak dengan teman-temannya dan warga. Terutama dengan pak Lurah, David tidak bisa mengontrol emosinya. Sekarang pun David justru mendiamkan Nia.


David dan Rendi menginap di rumah yang dijadikan tempat menginap para dokter. Rachel terpaksa harus pindah kamar dengan dokter wanita yang lainnya.


* Heemmm kenapa dia datang justru mendiamkan aku begini. Kalau tahu mau begini lebih baik dia tidak usah datang, aku kan malu sama yang lainnya.*Gumam Nia dalam hati.


Setelah makan malam, Nia dan dokter yang lainnya membereskan meja makan terlebih dahulu. David tetap berada di kamar tidak mau keluar untuk makan malam.


" Non, apa Tuan David sudah makan?."Tanya Rendi.


Melihat kedatangan Rendi, membuat Rachel dan dokter Lita meninggalkan meja makan. Mereka tidak mau terkesan menguping pembicaraan, sehingga mereka memilih bergabung dengan yang lainnya di teras depan.


" Belum. Kamu lihat sendirikan tadi saat kita makan malam dia tidak keluar kamar, itu tandanya dia juga belum makan. Kamu juga kenapa sih mengajak dia datang kesini? Bikin kesal saja."Seru Nia menggerutu.


Sepertinya mood Nia saat ini sedang tidak bagus sehingga dia berani bicara seperti itu dengan Rendi. Rendi sendiri hanya bisa menelan ludahnya mendengar ocehan dari sang istri tuan bossnya.


" Maaf Non, yang mengajak kesini itu Tuan sendiri bukan saya. Kalau saya sih maunya tidak ikut, lihat sendiri pekerjaan saya menumpuk. Mana disini sinyal ponsel belum maksimal, listrik juga paka mesin deasel. Pekerjaanku juga sebagian terbengkalai ini Non."Seru Rendi mencoba membela diri.


" Alasan saja. Lihat saja ya, kalau sampai kamu dan suamiku bikin ulah lagi aku akan membongkar hubunganmu dengan Miska."Ucap Nia sengaja mengancam Rendi.


Haahhhhh


Mata Rendi langsung melotot sempurna. Jika Nia yang membongkar hubungannya dengan Miska sama saja Nia membunuh Rendi. David pasti akan marah dan menghajarnya, terlebih David tidak menyukai orang yang tidak jujur.


Rendi sebenaranya merasa jika Miska itu terlalu tinggi untuk dia miliki. Namun cinta mereka sama-sama kuat dan itulah yang membuat Rendi berani menjalin hubungan dengan Miska.


" Non jangan dong. Saya tidak sanggup jika Tuan David memarahi saya. Biarkan saya dan Miska sendiri yang akan memberitahu keluarga, Non."Ucap Rendi terlihat sangat serius sekali.


Ehheemm eheeemm

__ADS_1


David berdehem dan mengagetkan Rendi dan Nia yang saat ini memang masih ada di meja makan. Rendi terlihat gugup dan wajahnya pun sedikit pucat, dia sangat takut jika David mendengar obrolannya dengan Nia.


" Apa yang kalian bicarakan?."Tanya David dengan memandang tajam Rendi.


" Tiid.. Tidak ada Tuan. Saya hanya menanyakan apakah Tuan David sudah makan."Jawab Rendi terlihat sangat gugup.


" Apa kamu menyukai istriku? Kamu mencoba merayunya seperti lurah songong itu? Awas saja jika kamu berani macam-macam dengan ku. Aku g4ntung kamu di tiang listrik !!."Seru David berkata dengan tegas.


Rendi semakin bingung dan salah tingkah, bagaimana dia mau menjelaskannya belum apa-apa tatapan David sudah membuatnya ketakutan. Nia yang melihat Rendi ketakutan pun ikut turun tangan.


" Hubby jangan memarahi Rendi, justru dia itu perhatian banget padamu. Dia tadi menanyakan kamu sudah makan malam apa belum. Nah, kamu sendiri sedari tadi tidak mau keluar kamar kan? Lagi ngambek kan? Beruntung kan Rendi memperhatikan kamu, kalau aku sih ogah."Seru Nia dengan melirik malas kearah David.


Nia berjalan meninggalkan meja makan itu dan masuk ke kamar. Di dapur sana masih terdengar David yang memarahi Rendi. David tidak suka jika Rendi dekat-dekat dengan Nia, sepertinya kejadia tadi siang terbawa sampai malam ini juga.


" Terserah kalian berdua sajalah, sana kamu marah-marahin saja si Rendi itu. Anggap saja itu latihan mental untuk Rendi. "Ucap Nia lalu merebahkan tubuhnya di atas kasur yang tidak terlalu besar itu.


Sementara para dokter yang saat ini ada di teras depan justru mereka tertawa mendengar David yang memarahi Rendi karena cemburu.


" Ternyata tuan David bucin banget sama dokter Nia."Seru Rachel sambil terkekeh.


" Husssttt jangan sampai kedengaran tuan David. Bisa-bisa dokter Rachel nanti di mutasi di tempat terpencil."Seru dokter Anton mengingatkan.


Mereka sebenarnya ingin masuk kamar untuk beristirahat. Akan tetapi takut jika mereka masuk dan menjadi sasaran amarah David juga. Sehingga mereka masih bertahan di luar rumah terus.


********


Pernikahan Kelly dan Keanu sudah dilaksanakan pagi tadi di kediaman orang tua David. Dan malam ini Kelly dan Keanu menginap di rumah itu juga. Tuan Widjaya mengizinkan tapi hanya untuk malam itu saja, tidak untuk malam berikutnya.


" Pa, kenapa sih papa mengizinkan Kelly menginap disini? Bukannya dia itu sudah punya suami, seharusnya menginap saja di rumah suaminya atau di rumah kontrakan Kelly. Mana tante Diana juga menginap lagi, menyebalkan."Seru Miska terlihat sekali dia tidak suka dengan Kelly.


" Miska jangan bicara seperti itu. Kalau Kelly dan tante kamu dengar mereka bisa tersinggung. Sudah biarkan saja mereka malam ini menginap. Lagipula hanya malam ini saja kok, besok mereka juga akan pulang."Ucap Pak Widjaya menasehati Miska.


Tiba-tiba orang yang sedang mereka bicarakan muncul juga dan tanpa tahu malunya langsung duduk di kursi makan tanpa menunggu sang tuan rumah menawarkan terlebih dahulu. Wajah Kelly terlihat masam, sebab dia belum bisa menerima pernikahannya dengan Keanu yang ternyata pekerjaannya hanya seorang waitress di salah satu Cafe namun gayanya sudah seperti anak orang kaya.


Miska tidak menjamin jika pernikahan Kelly dan Keanu akan bahagia dan bertahan lama. Jika dilihat-lihat mereka sama-sama cuek, tapi yang anehnya dulu mereka sepasang kekasih.


" Mbak, sekarang Keanu kan sudah jadi bagian dari keluarga kita. Jadi tidak ada salahnya dong kalau Keanu bekerja di perusahaan Widjaya Group."Ucap tante Diana dengan santainya sembari mengunyah makanannya.

__ADS_1


" Maksud kamu, Keanu bekerja di Perusahaannya David? Kalau soal itu sih terserah David, soalnya urusan perusahaan itu urusan David bukan urusan kami. Tapi apa Keanu bisa bekerja kantoran? Sedangkan dia saja bekerja di Cafe?."Tanya Karmila sebenarnya tidak mau menanggapi permintaan adiknya itu.


" Kalau sudah di perusahaan ya Cafe nya berhenti dong mbak. Masa iya sih mbah harus persetujuan David dulu? Keanu ini sudah menjadi bagian keluarga Widjaya loh mbak."Seru tante Diana terus berusaha membujuk Karmila sang kakak.


" Tante Diana ini aneh loh, keluarga Widjaya itu keluarga besar papa loh bukan keluarga dari mama. Kelly kan anaknya tante, jadi dia bukan dari keluarga Widjaya dong. Yang masuk bagian keluarga Widjaya ya saudara dari papa dong dan kami para anaknya. Jadi biarpun Keanu sudah menikah dengan Kelly bukan berarti dia menjadi bagian keluarga Widjaya."Seru Miska bicara dengan cukup jelas dan tegas.


Diana hanya mendengus kesal mendengar apa yang dikatakan oleh Miska. Dari dulu Miska memang tidak menunjukan rasa hormatnya kepada Diana. Keanu yang sedari tadi mendengarkan obrolan mereka sama sekali tidak tertarik, dia fokus saja dengan makanan yang ada di hadapannya.


" Ma,sudah jangan bikin masalah. Kita ini sedang ada di meja makan, lebih baik cepat habiskan makanan mama setelah itu kita istirahat karena besok pagi kita harus pulang."Ucap suami Diana dengan sabar.


Padahal dalam hatinya dia sudah panas dengan kata-kata Miska tadi. Diana dan suaminya sama-sama orang yang tidak tahu diri dan tidak tahu terimakasih. Sukanya menyusahkan saudaranya saja, jika butuh uang pasti larinya kepada Pak Widjaya dan bilang hutang tapi tidak ada sepeserpun yang dikembalikan.


" Kelly, apa kamu masih mau bekerja di perusahaan?." Tanya pak Widjaya.


" Mau Om. Tapi Kak David sudah memecatku, aku juga bosan kalau cuma jadi staff biasa. Apa tidak ada gitu jabatan yang bagus untukku, jadi menejer atau sekertarisnya kak David gitu. Aku ini Sarjana loh Om masa iya hanya sebagai staff mana aku ini sepupu pemilik perusahaannya. Satu lagi, aku tidak suka dengan Assisten songong itu. Dia sok berkuasa dan suka mengatur-atur ku, mungkin dia juga yang mempengaruhi kak David untuk memecatku."Seru Kelly menjelek-jelekkan Rendi.


Miska mengepalkan tangan kirinya, bisa-bisanya Kelly menjelek-jelekkan Rendi. Dia belum tahu siapa itu Rendi bagi Miska. Tiba-tiba Miska mencengkram lengan Kelly dengan kuat, Kelly yang kaget pun berusaha untuk melepaskan cengkraman Miska.


" Kamu apa-apaan sih Mis? Sakit tahu, lepaskan !."Seru Kelly dengan kesal.


" Miska, kamu kenapa? Lepaskan tangan Kelly, kasihan Kelly dia kesakitan itu."Seru Karmila menegur Miska.


" Mulut wanita ini lemes banget ma. Miska tidak suka dia menjelek-jelekkan kak Rendi. Kak Rendi itu jauh lebih baik dari dia dan suaminya itu. Sekali lagi kamu menjelekkan kak Rendi ataupun kak David akan aku rob3k itu mulut kamu. Paham !!."Seru Miska dengan serius.


Miska pun bangkit dan mendorong kursinya, dia meninggalkan meja makan begitu saja. Padahal makanan di piringya masih ada setengah lagi. Selera makan Miska tiba-tiba hilang karena ulah dari Kelly. Di meja makan sana Karmila dan pak Widjaya saling melempar pandangannya, mereka heran dengan sikap Miska yang tidak seperti biasanya.


* Kenapa Miska marah saat Kelly membicarakan soal Rendi? Atau jangan-jangan Miska ada hati kepada Rendi? Ahh masa iya sih Miska suka sama Rendi? Bukannya Rendi itu sudah dia anggap seperti kakaknya sendiri. Hemm mungkin karena dia sudah menganggap Rendi kakaknya, dia tidak terima saat Kelly menjelekkan Rendi.*Gumam Karmila terus bermonolog pada dirinya sendiri.


Sementara itu di kamarnya, Miska terus menggerutu dan memaki Kelly. Seenaknya saja dia membicarakan Rendi.


" Dasar si muka tebal !! Enak saja dia membicarakan buruk tentang pacar ku, memangnya dia itu siapa? Saudara yang bisanya cuma bikin masalah saja, aku malu mengakui dia sebagai sepupu."Ucap Miska pada dirinya sendiri.


Miska sampai melupakan keponakannya yang imut dan cantik, Nada. Nada memang tidak ikut makan malam bersama, dia makan di kamar disuapi oleh mbak Nur karena dia kurang enak badan. Efek kelelahan seharian ikut acara pernikahan Kelly dan Keanu.


" Kak Rendi kapan kamu balik, aku mau teleponpun tidak bisa. Ihh kak David yang bucin aku dan kak Rendi yang terbelenggu rindu begini. Kenapa juga dia pakai mengajak kak Rendi segala." Seru Miska dengan terus menggerutu sendiri.


Miska tiduran sambil memukul-mukul gulingnya, dan pada akhirnya dia pun lelah sendiri dan dia tertidur. Tidak biasanya Miska tidur di jam yang masih terhitung sore, sebab baru jam setengah 8 malam.

__ADS_1


***********


__ADS_2