Dokter Penakluk Duda Arogant

Dokter Penakluk Duda Arogant
Menghukum Bella


__ADS_3

.


.


.


💕 HAPPY READING 💕


David kini sudah ada di depan rumah, dia mengepalkan tangannya saat melihat Baskoro yang sudah membuat keributan di rumah mertuanya dan mengganggu acara makan malam mereka. Sepertinya Baskoro memang harus diberi pelajaran biar jera, tidak peduli meskipun Baskoro ayah kandung istrinya.


" Maaf Tuan. Dia memaksa untuk masuk, sudah kami halau tapi dia memaksa dan justru membuat keributan."Ucap salah satu bodyguard menjelaskan dengan suara bergetar karena takut akan membuat David marah.


" Lepaskan dia."Ucap David dengan suara tegas dan terdengar mengerikan yang membuat dua bodyguard itu ketakutan.


Namun beda dengan Baskoro, justru dia tersenyum bangga sambil merapihkan kerah bajunya yang kusut. Dengan percaya dirinya dia mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan David. Namun David sama sekali tidak mau menerima uluran tangan Baskoro.


" Tidak mau bersalaman tidak masalah. Oh iya apakah keluarga mu ada di sini juga? Wah kebetulan dong, selama kamu menikah dengan anakku belum sekalipun aku menyapa keluargamu. Dulu hanya bertemu saat ada urusan di kantor saja. Tunggu apa lagi, ayo kita masuk dan temui keluargamu."Ucap Baskoro dengan percaya diri yang penuh.


Buuggghh


Buuggghh


Tanpa berbasa basi, David langsung melayangkan dua pukulun di wajah Baskoro. David benci dengan kehadiran Baskoro, David juga benci dengan kesombongan dan rasa percaya diri Baskoro yang tidak tahu tempat. Memangnya Baskoro itu siapa, dengan mudahnya bicara layaknya sudah kenal akrab dengan David.


Nia yang istrinya saja tidak mau menganggap Baskoro sebagai ayahnya. Luka yang sudah di torehkan Baskoro sudah membekas dan mendarah daging. Membuat Nia sedih dan malu dengan kelakuan ayah nya itu.


" Aoouww kamu memukulku, David ? Aku ini ayah mertua kamu, kenapa tidak ada rasa hormat mu sama sekali denganku."Ucap Baskoro sambil mengusap hidungnya yang mengeluarkan d4r4h.


" Aku tidak mempunyai ayah mertua sepertimu. Ayah mertua macam apa kamu yang sudah mentelantarkan anak dan istri selama 19 tahun tanpa nafkah sepeserpun. Aku tidak sudi mengakui kamu mertuaku, karena kelakuan mu yang sangat menjijikan !! Pergi dari sini atau aku akan berbuat lebih."Seru David dengan suara mulai meninggi.


Rendi dan Nia ikut melihat keributan itu, mata Nia terbelalak saat tahu jika ayahnya lah yang sudah membuat keributan. Pria itu tidak ada jeranya untuk terus mengganggu kebahagiaanya. Untuk maaf, sudah Nia berikan namun untuk bisa bersikap baik kepadanya hati Nia belum bisa.


" Untuk apa anda kesini? Apa yang ingin anda lakukan dirumah ibuku? Jangan pernah ganggu hidupku dan ibuku lagi, semua kesalahan anda sudah aku dan ibuku maafkan tapi untuk bisa bersikap baik kepada anda aku belum bisa. Tolong hargai keputusanku."Ucap Nia bicara dengan tegasnya.

__ADS_1


" Kamu jangan jadi anak durhaka, bagaimanapun aku ini ayah kandung kamu ! Apa pantas seorang anak bersikap kurangajar seperti ini sama Ayahnya?."Ucapan Baskoro berhasil membuat Nia terdiam.


Memang benar adanya, seburuk apapun ayahnya dia tetaplah ayah kandungnya yang harus dia hormati. Namun rasa sakit dan kesedihan serta penderitaan yang di torehkan oleh Baskoro sampai saat ini masih membekas. Mulut bisa mengucapkan kata maaf, tapi hati tidak bisa di bohongi. Terlebih kelakuan Baskoro itu sudah memalukan dan menjijikan yang sudah berselingkuh dengan anak tirinya sendiri bahkan sampai menikahinya juga.


" Maaf, mungkin aku memang tidak sopan dan tidak bersikap baik kepada anda. Aku dan ibuku memang sudah memaafkan anda, tapi untuk melupakan semua luka dan penderitaan itu butuh waktu lagi. Pergilah dari sini, aku tidak mau acara yang sudah kami buat berantakan karena ulah Anda."Ucap Nia dengan tegas.


David mendekati istrinya lalu merengkuh tubuh nya dan membawa kedalam pelukannya. Mata David memberi isyarat kepada Rendi, Rendi tahu apa maksud dari David. Davidpun membawa Nia kembali lagi bergabung dengan yang lainnya. Sedangkan Rendi membantu dua bodyguard untuk menyingkirkan Baskoro.


" Kalian semua kurangajar !! Aku ini ayah dari istri boss kalian, mau seenaknya saja kalian memperlakukan aku seperti ini."Ucap Baskoro dengan kesal.


Ssrekkkkk


Rendi menarik tubuh Baskoro sampai kemeja yang dipakai Baskoro sobek pada bagian sampingnya. Rendi membawa Baskoro keluar dari pekarangan rumah, dan bodyguard itu mengambil kunci mobil dalam kantong Baskoro lalu membawa mobil itu kearah jalanan dimana saat ini Baskoro berada.


Braakkkk


Rendi memasukkan Baskoro dengan kasar ke mobil dan menutup pintu nya dengan kasar. Baskoro tidak bisa berkutik, akhirnya dia pun pergi dan melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh. Dua pukulan David tadi berhasil membuat hidungnya merasakan sakit yang luar biasa.


******


" Bangun !! Dasar istri pemalas ! Aku lapar, cepat sana buat makanan!."Seru Baskoro membentak Bella dengan lantang.


Tubuh Bella menggigil sampai dia tidak bisa bangun. Namun Baskoro sama sekali tidak memperdulikan keadaannya.


" Dingin, tubuhku lemas tolong biarkan aku istirahat. Tolong jangan lakukan ini padaku."Seru Bella dengan suara pelan dengan gigi gemertuk menahan dingin.


Plaakk


Plaakk


Justru dua tamparan yang Bella dapatkan, sepertinya Baskoro memang sudah kerasukan setan. Tidak ingat jika saat ini Bella sedang hamil besar. Bella benar-benar lemas tidak bisa bangun lagi, namun bukannya membantu Bella untuk bangun, Baskoro kembali mengambil air dan menyiramkan ke tubuh Bella.


Byyuur

__ADS_1


Byyuur


" Dasar wanita tidak berguna ! Wanita manja, cepat bangun ! Dan masak untuk ku !." Seru Baskoro dengan lantang.


" Kamu keterlaluan, apa kamu tidak melihat keadaanku. Aku lemas dan kedinginan, tubuhku juga sakit semua. Apa begini cara suami memperlakukan istri yang dia cintai? Apa kamu sudah tidak mencintaiku lagi? Jika memang sudah tidak mencintaiku, kenapa tidak kamu lepaskan saja aku. Atau daripada kamu menyiksaku begini kenapa tidak kamu 8unuh saja aku."Ucap Bella bicara pelan tapi sangat jelas.


Baskoro terdiam, sepertinya akal sehatnya sedang berfikir. Tanpa di duga, Baskoro membantu Bella untuk berdiri dan menuntunya kekamar.


" Cepat ganti baju mu dan setelah itu kamu masak makanan untukku. Cepat tidak perlu berlama-lama, karena aku lapar. Aku tunggu di. meja makan."Ucap Baskoro bicara dengan pelan tapi tegas.


" Tapi aku lemas tidak sanggup untuk memasak. Bolehkah aku istirahat saja?."Tanya Bella penuh iba.


" Jangan membantah ku !! Jika kamu masih mau aku bersikap baik, kamu harus mengikuti apa yang aku katakan. Cepat, aku tunggu 5 menit kamu harus sudah ada di dapur."Ucap Baskoro dengan suara keras.


Braaakkkk


Baskoro keluar kamar lalu dia menutup pintu dengan kuat, sehingga menimbulkan suara yang menggelegar.


" Aku harus bisa lari dari sini, aku sudah tidak sanggup ada di rumah ini. Tapi tidak malam ini, tunggu waktu yang tepat dan saat dia tidak ada di rumah. Jika seperti ini, aku bisa m4ti berdiri."Ucap Bella terus bicara pada dirinya sendiri.


Dengan pelan-pelan Bella mengambil baju yang ada di lemari dan memakainya. Tubuh Bella benar-benar lemah, kedinginan dan sakit-sakit. Bella memakai sweater, tidak seperti biasanya Bella memakai sweater didalam rumah.


Selesai mengganti pakaiannya, dengan langkah pelan Bella berjalan menuju ke dapur. Disana sudah ada Baskoro yang duduk menunggu di kursi makan.


" Cepat sedikit, Bella."Bentak Baskoro.


" Iya."Jawab Bella pelan berusaha menahan dingin di tubuhnya.


Bella membuka kulkas, dia hanya melihat ada telur dan sawi saja. Tidak ada bahan makanan yang lainnya.


" Tidak ada bahan makanan, hanya ada ini."Ucap Bella sambil menunjukan sebutir telor dan seikat sawi.


" Masak mie instan rebus saja. Cepat aku sudah lapar, Bella."Seru Baskoro lagi.

__ADS_1


* Hemm sebenarnya kasihan juga melihat Bella yang kedinginan dan ketakutan seperti itu. Tapi tidak tahu kenapa, hati ku lama-lama mulai tidak menerima kelakuan dan tingkah manjanya. Dulu aku sangat mencintainya dan sangat ingin memilikinya, bahkan tubuhnya sudah menjadi candu untukku. Tapi akhir-akhir ini aku ingin marah dan menghajarnya karena dia terlalu berani dan pembangkang.*Gumam Baskoro dalam hati.


*********


__ADS_2