Dokter Penakluk Duda Arogant

Dokter Penakluk Duda Arogant
Leni mulai licik


__ADS_3

.


.


.


💕 HAPPY READING 💕


Rumah tangga Bella dan Baskoro saat ini masih terlihat adem ayem saja. Mereka jarang sekali ribut, hanya sesekali saja saat Bella meminta uang dan Baskoro memberinya namun tidak sebanyak yang diminta Bella.


Siang ini, sepasang suami istri tidak tahu diri itu baru saja melepaskan hasrat mereka selama 2 jam. Mereka saat ini sudah mandi dan sedang menyantap makan siang yang sudah terlambat.


" Makan yang banyak sayang, kamu harus mempunyai tenaga ekstra untuk persiapan nanti malam. Malam nanti aku masih ingin memakanmu sampai kamu kualahan melayaniku." Seru Baskoro dengan senyum nakalnya.


" Lihat nanti saja, Beb. Aku sekarang sudah sangat lelah, sepertinya mau istirahat saja sampai malam. Kalau kamu mau sih, kamu saja yang bergerak aku menikmatinya sambil tidur."Jawab Bella dengan santai nya.


" Ok siapa takut."Jawab Baskoro dengan singkat.


Bella dan Baskoro sama sekali tidak bosan melakukannya setiap hari. Bahkan dalam sehari mereka bisa bermain selama 3 kali dan durasi permainan mereka bisa sampai 2 jam. Padahal umur Baskoro sudah tidak muda lagi, akan tetapi staminanya masih tetap full power.


" Oh iya sayang, aku dapat pekerjaan tapi hanya sebagai karyawan biasa saja. Itu juga karena perusahaan itu tidak bekerja sama dengan Widjaya Group jadi aku bisa di terima. " Ucap Baskoro memberitahu Bella jika dia sudah mempunyai pekerjaan.


" Tidak masalah, yang penting menghasilkan uang. Jarang-jarang loh ada perusahaan yang mau menerima karyawan yang sudah berumur seperti kamu, Beb. Pasti mereka melihat riwayat jabatan kamu di Widjaya Group, seorang menejer HRD yang menjabat selama 10 tahun. Kalau bukan karena itu mana bisa kamu kerja kantoran lagi, secara umur juga sudah tua."Ucap Bella seenaknya saja dia bicara.


" Biarpun aku tua dan berumur, kamu suka kan? Kamu puaskan? Sampai merem melek gitu kalau pusaka ku sudah menembus lubang kenikmatan kamu."Seru Baskoro menggoda Bella.


Bella tersipu malu-malu, apa yang dikatakan Baskoro memang benar sekali. Pusaka milik Baskoro sangat membuat Bella puas bahkan sangat puas. Ukurannya yang besar bisa membuat dirinya mabuk kepayang dan melayang-layang sampai ke awan.

__ADS_1


" Beb, sudah ah jangan ngomongin itu terus dong. Aku sudah membayangkan bergelut manja lagi loh, padahal baru juga istirahat. Makan saja belum juga habis nih." Seru Bella dengan senyum malu-malunya.


Hahaaaaaa...


Baskoro tertawa dengan lantang, dia sangat suka menggoda Bella. Wajah Bella bersemu kemerah-merahan dan tersipu malu-malu. Baskoro semakin gemas melihat wajah Bella yang seperti itu.


" Bella sayang, kamu jika sedang tersipu malu-malu begitu sangat menggemaskan sekali. Makanlah yang banyak, kegiatan siang ini cukup kok tapi di lanjut nanti malam lagi. Sepertinya lembur, dan seperti biasa pagi saat bangun tidur juga pasti dong main. Siang aku sudah tidak bisa main lagi, karena kantor lumayan jauh jadi aku siang tidak pulang." Seru Baskoro.


" Iya itu soal gampang. Oh iya, bagaimana dengan perkembangan usaha kamu mendekati mantan istri pertama kamu, beb? Apa sudah ada perkembangan, jika sudah ada perkembangan kamu jangan gegabah. Pelan-pelan ambil hatinya dulu, nah baru deh kamu porotin uangnya."Ucap Bella mengganti topik pembicaraan.


" Setelah ini aku akan kerumah Karti, sepertinya aku memang harus lebih sabar dan lebih ekstra lagi mendekatinya. Sebab dia sampai sekarang susah untuk didekati, tapi aku tidak akan menyerah sayang. Cepat atau lambat Karti pasti akan ada dalam genggamanku." Ucap Baskoro dengan percaya diri yang tinggi.


* Bagus dong kalau ibu tua itu ada dalam genggaman suamiku. Dengan begitu dia akan mudah untuk kami porotin, uang ibu tua itu pasti banyak. Secara anaknya saja seorang dokter dan menantunya kaya raya no 1 di kota ini. Hemm Aku tidak akan kekurangan uang lagi, minimal sebulan 25 juta bisalah masuk dompet pribadiku.*Gumam Bella dalam hatinya.


*******


" Apa aku salah jika mencintai mantan menantuku sendiri? Apa yang salah? Aku sudah tidak bersuami dan Vito juga sudah tidak mempunyai istri. Hemm jadi sah-sah saja dong kalau aku ini mencintai Vito. Tapi apa Vito mencintaiku?." Ucap Leni terus bermonolog pada dirinya sendiri.


Leni memandangi foto Vito yang ada di ponselnya, foto itu Leni dapatkan dari sosial media Vito. Di foto itu Vito tampak gagah dengan bertelanjang d4d4 dan memakai kaca mata hitam.


" Vito, apa aku bisa memilikimu? Siang dan malam aku terus memikirkan kamu, apa kamu juga memikirkan aku? Kejadian malam itu sampai saat ini masih terus aku ingat, bahkan aku berharap ada malam-malam berikutnya. Tapi sepertinya tidak akan pernah terjadi lagi, sebab kamu bilang itu yang pertama dan yang terakhir. Tapi jika aku yang memulai duluan apa kamu bisa menahan hasratmu. Seperti saat aku mendapatkan Baskoro dulu, juga aku yang lebih agresif sampai kami lebih dulu sering melakukannya sebelum kami menikah." Ucap Leni terus mengusap-usap foto Vito yang dia jadikan wallpaper di ponselnya.


Leni mencoba mengetik pesan dan dia kirimkan ke Vito. Dia berusaha untuk mendekati Vito, sepertinya jiwa liar Leni kembali lagi. Namu kali ini bukan suami orang yang di goda melainkan mantan menantunya sendiri.


[ Vito, apa kamu sedang sibuk?] Pesan itu berhasil Leni kirim dan baru ceklis dua abu-abu.


Leni terus menunggu pesan balasan dari Vito namun sampai 30 menit Vito tak kunjung membalasnya. Bahkan dibaca saja belum, Leni tidak mudah menyerah. Dia kembali mengetik pesan dan mengirimkan lagi ke Vito.

__ADS_1


[ Vito, mama hanya ingin mengajak kamu makan malam saja. Sebagai ucapan permintaan maaf mama waktu itu. Apa kamu mau Vito?]


Pesan Leni kali ini langsung ceklis dua biru dan terlihat Vito sedang mengetik balasannya.


[ Maaf ma, apa tidak ada yang salah paham jika kita makan malam berdua saja? Vito khawatir ada Bella ataupun Baskoro yang tahu jika kita makan malam berdua dan mereka akan salah paham. Lagipula kita sudah saling memaafkab dan sudah sama-sama melupakan kejadian itu, Ma. ]


[ Tidak akan ada yang salah paham, lagipula mereka sudah tidak ada hubungannya lagi dengan mama. Mama merasa bersalah sekali, jadi makan malam ini sebagai permintaan mama mama.]


[ Baiklah, mama kirim lokasi tempatnya saja. Nanti Vito akan kesana.] Vito merasa tidak enak hati jika menolak ajakan Leni.


[ Iya Vito, di restoran suka cinta jam 7 malam ya.]


[ Baik ma.]


Leni bahagia sekali, akhirnya Vito mau diajak makan malam bersama. Setidaknya, malam ini dia bisa berduaan dengan Vito meskipun hanya makan malam saja. Leni pun langsung meminta karyawannya untuk membantunya perawatan, malam ini dia ingin tampil maksimal di depan Vito.


" Tumben nih ibu mau perawatan, sepertinya ibu sedang senang nih?." Tanya karyawan Leni.


" Bukannya setiap minggu aku perawatan? Kok bilang tumben sih kamu?."Tanya Leni heran.


" Heheee.. Iya juga sih bu. Ibu lagi jatuh cinta ya? Semoga yang kali ini pria itu benar-benar bisa menjadi pendamping ibu sampai tua bersama ya bu." Seru sang karyawan.


* Aamiin.*Dalam hatinya Leni menggumamkan kata aamiin untuk ucapan sang karyawannya itu.


Selesai perawatan, Leni pergi kebutik untuk membeli baju baru. Malam ini dia ingin memakai baju yang maksimal yang bisa membuat Vito akan terus memandanginya tanpa berkedip.


********

__ADS_1


__ADS_2