
.
.
.
💕 HAPPY READING 💕
Di kantornya, David sama sekali tidak konsentrasi kerja. Dia terus marah-marah dengan karyawan kantornya. Sampai kesalahan terkecilpun bisa membuat dia marah. David benar-benar kesal, Nia susah di hubungi dan kedatangan Kelly dan tante Diana kerumahnya juga semakin menambah amarahnya saja.
Brrrakkkk
David melempar laporan keuangan di wajah sang menejer keuangan. Menurutnya laporan keuangan itu belumlah benar 100 persen, masih ada lagi yang harus diperbaiki.
" Laporan seperti apa ini? Kamu sengaja memberi aku laporan konyol seperti ini? Jika kamu masih mau bekerja di perusahaan ini, segera perbaiki laporan itu dan setelah jam makan siang laporan itu sudah harus ada di meja ku."Seru David dengan amarah yang sudah tidak terkontrol lagi.
" Baa.. Baaaik Tuan."Jawab sang menejer keuangan dengan gagap.
Menejer itupun mengambil laporan keuangan yang tadi di lemparkan oleh David. Setelah itu dia cepat-cepat keluar dari ruangan sang Ceo yang terasa panas itu. Dua AC seakan tidak membuat ruangan itu dingin.
Rendi m3nd3s4h dengan kasar, jika David sudah seperti itu sudah pasti dia yang di sibukkan. Pekerjaan kantor akan dibebankan kepadanya semua, dan hal itu membuat Rendi tidak punya banyak waktu untuk istirahat.
" Rendi !!."Teriak David memanggil Rendi yang ada di depan ruangannya.
" Iya, Iya Tuan."Seru Rendi buru-buru masuk dan menghampiri David.
" Ngapain kamu berdiri di depan ruanganku seperti itu? Apa kamu tidak ada pekerjaan? Jika kamu tidak ada pekerjaan lebih baik kamu ambil berkas-berkas ini dan bawa keruangan kamu."Seru David ketus.
*Sudah kuduga, sudah biasa boss hal seperti ini. Hemmm Non Nia kenapa anda membuat hidup saya sulit. Tuan pasti akan tetap seperti ini selama anda ada disana, dan aku yang akan direpotkan. Mentang-mentang dia boss nya main seenaknya saja.*Gumam Rendi dalam hati.
" Rendi !! Jangan mengumpat ku dalam hati !!." Bentak David kesal.
Rendi langsung gelagapan, dia pun dengan cepat mengambil tumpukan berkas yang ada di atas meja kerja David dan membawanya keruangan pribadinya.
" Ini kalau saya lembur sendiri, atau lembur di rumah ku sendiri enak aku bisa sedikit santai. Kalau lemburnya di rumah tuan David itu yang bikin aku kesal. Sudah seperti zaman penjajahan saja, kerja tanpa ada istirahatnya. Gaji dan bonus memang besar sih, tapi aku capek. Tapi tidak masalah, ini demi masa depanku dengan ayang Miska. Cari cuan yang banyak agar bisa menghalalkan ayang Miska."Ucap Rendi menggerutu sendiri namun di juga senyum-senyum membayangkan wajah Miska.
Ddrrreett Drreettt Dreeetttt
Tiba-tiba ponsel Rendi bergetar, ternyata ada panggilan masuk dari Miska. Pucuk di cinta ulampun tiba, baru saja di fikirkan ternyata Miska sudah menghubunginya.
[ Hallo pacarku sayang. Kangen ya.] Seru Rendi menjawab telepon dari Miska.
[ Kak Rendi dimana? Apa sama kak David? Dia sedari tadi Miska hubungi tidak bisa-bisa juga.] Ucap Miska tidak menjawab sapaan Rendi, namun justru menanyakan David.
Hhuuuufffffttt
Rendi menghela nafas berat, ternyata sang kekasih menelponnya karena menanyakan David dan bukan karena dia kangen dengannya.
[ Tuan David ada di ruangannya, memangnya ada apa sayang?].
[ Kata tante Diana kak David menghamili Kelly dan tidak mau bertanggung jawab, apa benar itu kak? Dan saat ini tante Diana sedang di rawat di rumah sakit?].
[ Benar. Tapi kalau soal menghamili Kelly itu tidak benar, ceritanya panjang.]
[ Apapun alasannya, sekarang tolong minta kak David untuk kerumah. Mama dan papa menunggunya dirumah, ini mama sampai pingsan mendengar kabar tidak mengenakan itu. Jangan lupa cepat sampaikan !!].
[ Iya sayang.]
__ADS_1
Tuutttt Tuuttt Tuuttt
Panggilan telepon langsung di akhiri oleh Miska, padahal Rendi masih ingin bicara dengan Miska. Rendi mend3s4h dengan kasar, dia harus kembali lagi keruangan David untuk memberitahu David jika orang tuanya menunggunya.
Rendi beranjak dari kursi kerjanya, dan menuju ruangan David. Disana terlihat David sedang menyandarkan tubuhnya dengan mata terpejam. Rendi enggan untuk mendekati David, tapi ada amanat yang harus dia sampaikan.
" Antar aku pulang, Ren."Seru David yang mengetahui keberadaan Rendi.
" Emmm iya Tuan. Kerumah utama kan?." Tanya Rendi.
" Iya." Jawab David dengan singkat.
Rendi mengangguk lalu dia keluar ruangan David lebih dulu untuk menyiapkan mobil. Dengan langkah pasti dan sorot mata tajam, David melangkah menuju lobby perusahaan. Disana sudah ada Rendi yang menunggunya.
" Alhamdulillah, Tuan David keluar. Semoga saja dia tidak balik lagi, sehingga aku ada waktu lagi untuk mengejek laporan keuangan ini. Aku tidak tahu salahnya dimana, padahal ini sudah benar semua. Apa karena tadi ada kesalahan ketik saja, yang seharsunya Saldo aki ketik Selda. Tapi masa iya cuma antar A dan E saja semarah itu." Ucap Menejer keuangan yang melihat David keluar dari kantor.
***********
Mobil yang di kendarai Rendi sudah sampai di halaman rumah utama orang tua David. Tanpa menunggu Rendi membukakan pintu, David sudah turun lebih dulu dan masuk kerumah langsung mencari keberadaan orang tuanya.
Pllakk
Pllakk
Dua tamparan menyambut kedatangan David. David yang tidak siap apapun hanya bisa menerima tamparan yang diberikan oleh mamanya itu.
" Kamu kurangajar David !! Bisa-bisanya kamu menghamili sepupu kamu sendiri. Jika kamu tidak punya istri aku bisa langsung menikahkan kamu dengan Kelly. Kalau seperti ini bagaimana dengan Nia, dia sekarang juga sedang hamil. Kamu itu orang besar, dan masalah ini jika sampai di dengar awak media bisa membuat nama perusahaan jelek. Dan nama keluarga Widjaya juga akan jelek !! Kalau mau bertindak itu di fikir fulu David, jangan beratin nafsu saja !!." Bentak Karmila mengeluarkan amarahnya yang sedari tadi sudah dia tahan-tahan.
" Ma, jangan marah-marah dulu. Ingat tadi mama sempat pingsan kan? Biarkan David duduk dulu dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Papa yakin, David tidak sebejat itu ma."Ucap pak Widjaya mencoba menenangkan Istrinya.
David sama sekali tidak membantah, dia duduk lebih dulu dan membiarkan mamanya mengeluarkan semua amarahnya. Jika mamanya sudah tenang baru dia akan menjelaskannya.
" Biar David menjelaskan terlebih dahulu." Ucap Pak Widjaya.
" David jelaskan semua ini, apa benar kamu sudah menghamili Kelly?."Seru pak Widjaya meminta David untuk menjelaskan semuanya.
Hhhhuuuffftttt
David menghela nafas dengan kasar, gara-gara Kelly dan mamanya hari ini David mendapatkan tamparan dari sang mama. David benar-benar muak dengan lelucon yang di buat oleh Kelly dan mamanya.
" Aku tidak menghamili, Kelly. Menjamah Kelly pun aku tidak pernah jadi bagaimana Kelly bisa hamil? Itu semua atas perbuatan Kelly dan pacarnya, kenapa harus melibatkan David?." Seru David bicara dengan santainya.
" Jangan bohong kamu, David !! Kelly bilang dia melakukannya di rumah kamu dan di kamar kamu. Kamu jangan coba-coba menghindar dari tanggung jawab, mau ditaruh mana muka mama jika sampai teman-teman mama tahu masalah ini?." Seru Karmila mulai kembali menangis.
" Ma, Kelly memang melakukan di rumah dan di kamar David, tapi dia melakukannya bersama pacarnya bukan dengan David. Dan itu bukan yang pertama kali bagi Kelly, Kelly sudah sering melakukannya dengan sang pacar. Kebetulan malam itu pacar Kelly melakukannya tanpa pengaman jadi ya Kelly bisa hamil. Kalau mama tidak percaya, mama bisa tanyakan masalah ini sama Rendi dan istriku. Dia juga tahu masalah ini, sebab malam itu Kelly berusaha menjebakku dengan memasukan obat pet4ngs4ng di minumanku. Tapi bik Jum mengetahuinya, sehingga tanpa sepengetahuan Kelly minuman itu bik Jum buang dan diganti yang baru."Ucap David panjang lebar menjelaskannya.
Rendi juga membenarkan apa yang dikatakan David, dia menceritakan kejadian malam itu sampai pada akhirnya Rendi memanggil pacar Kelly untuk pura-pura menjadi David.
" Apa Kelly tidak tahu kalau pria itu bukan kamu?." Tanya Karmila lagi.
" Saat malam dia tidak tahu karena kamar posisi gelap, tapi saat pagi hari dia tahu bahkan dia berteriak histeris saat mengetahui dia tidur dengan pacarnya. Nia saja tahu, dan dia sempat menghajar Kelly sebelum Kelly pergi dari rumah."Jawab David sangat jelas.
Miska, Karmila dan Pak Widjaya sama-sama saling menggelengkan kepalanya. Mereka tidak menyangka jika Kelly seburuk dan selicik itu, bahkan gaya pacara Kelly sudah tidak bisa di tolerir lagi. Sangat memalukan !!
" Terus bagaimana dengan kehamilan, Kelly? Kasihan dia David, bagaimanapun kamu juga ikut andil dengan musibah yang menimpa dia. Jika kamu tidak memanggil pacarnya, pasti dia tidak akan hamil. Kenapa tidak kamu biarkan saja dia, kamu tidak perlu masuk kamar dan kamu juga tidak perlu memanggil pacarnya."Seru Karmila tetap menyayangkan tindakan David.
" Ma, itu juga bukan yang pertama bagi Kelly. Dia juga tidur tidak dengan satu orang saja, asal mama tahu, Kelly itu juga sering jalan sama om-om hidung belang. Beberapa kali David melihat dia cek in di hotel dengan pria yang seumuran papa, bahkan perut pria itu pun buncit."Seru David membeberkan semua kebusukan Kelly.
__ADS_1
Saat David dan keluarganya sedang membahas soal Kelly, tiba-tiba Kelly dan mama nya datang dengan wajah Tante Diana yang masih terlihat pucat dan kondisi masih lemas.
Kelly memegang bahu sang mama agar mamanya tidak jatuh. Padahal dia masih harus beristirahat di rumah sakit, tapi Diana menolaknya.
" Diana !! Kelly !! Jadi kamu membohongi ku? Kelly tidak hamil dengan David tapi dia hamil dengan pria hidung belang di luaran sana. Aku tidak menyangka ya kalian sejahat ini dengan keluarga ku. Dan untuk kamu Kelly, selama ini aku sudah menganggap kamu seperti anakku sendiri tapi justru kamu punya niat jahat ! Kamu mau menjebak David dan mau membuat rumah tangga anakku berantakan."Seru Karmila dengan kesal sambil menunjuk tepat di wajah Kelly.
Kelly menunduk malu dan ketakutan, tapi tidak dengan Diana. Diana terlihat mengepalka. Tangannya, dia tetap menyalahkan David atas kehamilan Kelly. Jika David tidak memanggil pria lain untuk tidur dengan Kelly, tentunya Kelly tidak akan hamil.
" Maafkan Kelly, tante. Kelly mengaku bersalah, Kelly sangat mencintai kak David dan sangat ingin menjadi istri kak David. Kak, maafkan Kelly." Seru Kelly bicara dengan menunduk.
" Untuk apa kamu meminta maaf, Kelly. Semua ini juga gara-gara David. Jika dia tidak memanggil pria lain untuk tidur dengan mu, sudah pasti kamu tidak akan hamil. David harus tetap bertanggung jawab dengan kehamilanmu ini."Seru Diana tetap meminta David untuk bertanggung jawab.
David melirik ke arah Rendi, dengan cepat Rendi mengangguk dan mengeluarkan foto-foto dimana Kelly jalan dan tidur dengan beberapa pria paruh baya. Salah satunya juga ada Keanu, pacar Kelly.
Rendi meletakkan lembaran foto itu di atas meja. Mereka semua belum paham apa maksud Rendi dengan foto-foto itu.
" Tante bisa lihat foto-foto itu, setelah itu tante akan tahu kelakuan anak tante yang sesungguhnya. Anak tante itu sudah seperti p3l4cur !." Seru David dengan senyum tersungging sinis.
Ddeegghh
Kelly langsung mendongakkan kepalanya, menatap aneh kearah David. Terlihat tubuhnya sudah dibanjiri oleh keringat, dan tubuhnya mulai bergetar. Pandangan Kelly seperti orang yang kebingungan.
" Apa ini? Kelly, siapa pria dalam foto ini? Ini foto asli apa editan? Kelly JAWAB !!."Seru Diana bertanya dengan berteriak lantang.
" Ya Allah, ini kamu. Aku tidak menyangka ternyata kelakuan kamu serendah ini, Kelly." Seru Miska ikut memberikan komentarnya.
Pak Widjaya dan Istrinya tidak bisa berkata-kata lagi, mereka secara bersamaan langsung meletakkan foto yang ada di tangannya. Sedangkan David ? Jangan ditanya lagu, sudah pasti dia tersenyum senang sudah bisa membongkar kebusukan adik sepupunya.
" Sudah pasti itu asli dong tante. Tante bisa lihat sendiri tanggal dan tahun yang tertera di foto itu, hemm jadi ini anak gadis yang tante banggakan itu? Ternyata hanya wanita murah4n." Seru David sinis.
" Kenapa kak David tega melakukan ini semua, kak David sudah mempermalukan aku !! Aku tidak terima dengan semua ini, pokoknya aku akan tetap memberitahu di luaran sana jika aku hamil karena ulah mu."Seru Kelly mulai berani mengancam David.
" Oh silahkan saja, aku juga akan menyebarkan foto-foto itu di luaran sana. Oh iya, bukan hanya foto saja yang akan aku sebar, tapi Video mu dengan para pria juga akan aku sebar. Jadi impaskan?." Seru David dengan tenang.
Hhiikkss Hikksss Hiikksss
Tangisan Diana sudah tidak bisa di tahan lagi, dia benar-benar malu dan tidak menyangka anaknya semur4han itu. Sekarang bagaimana dengan kehamilan Kelly? Siapa yang akan bertanggung jawab dengan kehamilannya.
" Jahat kamu kak."Seru Kelly dengan kesal.
" Diam kamu, Kelly !! Sekarang siapa ayah anak dalam kandungan kamu itu. JAWAB !!."Seru Diana berteriak histeris.
Kelly menggelengkan kepalanya, sebab dia tidak tahu siapa ayah anak yang dia kandung. Dengan Keanu dia selalu melakukannya dengan memakai pengaman, begitupun dengan para Om diluaran sana ada juga yang tidak mau memakai pengaman dan itu 3 orang. Dan hanya malam itu saat di rumah David, Keanu tidak memakai pengaman dan bisa jadi itu anak Keanu.
* Om Barata, Om Cahyo dan Om Iksan selama ini mereka melakukannya tanpa pengaman. Malam itu Keanu juga, tapi aku juga beberapa kali masih main dengan Om Barata, bisa jadi ini anak Om Barata atau anak Keanu.* Gumam Kelly dalam hati.
" Mungkin anak Keanu, Ma."Jawab Kelly.
Pllakk
Pllakk
Sepertinya Diana sudah hilang rasa sabarnya, kali ini dia melayangkan tamparannya di pipi Kelly dengan sangat keras. Terlihat pipi Kelly memerah dan telapak tangan Diana membekas disana.
" Diana, jangan menyelesaikan masalah pakai kekerasan. Lebih baik sekarang Kelly hubungi Keanu dan suruh dia datang kesini. Kita bicarakan saja bagaimana solusi untuk masalah ini."Ucap Karmila mencoba memberi saran.
" Tapi Kelly tidak mau menikah dengan Keanu tante. Kelly tidak mencintai Keanu, Kelly hanya bersenang-senang saja dengan Keanu." Ucap Kelly dengan begitu bodohnya.
__ADS_1
* Wanita bodoh * Gumam David dalam hati.
********