Dokter Penakluk Duda Arogant

Dokter Penakluk Duda Arogant
Jadilah seperti Nia


__ADS_3

.


.


.


💕 HAPPY READING 💕


" Apa ? Nia sudah menikah dan saat ini sudah ikut tinggal bersama suaminya, Bu." Seru Vito yang sore itu datang lagi kerumah Nia.


Niat Vito datang untuk meminta maaf kepada Nia dan ingin hubungam baik antara dirinya dan Nia terjalin lagi. Namun ternyata Vito harus menelan kenyataan pahit, dia tidak mengira jika Nia akan secepat itu menikah.


" Iya, baru tiga hari yang lalu Nia menikah nak Vito. Maaf kami memang tidak mengundang banyak orang. Hanya keluarga dan beberapa tetangga saja. Bukannya nak Vito juga sudah ibu beritahukan soal pernikahan Nia?."Tanya ibu Karti dengan lembut.


" Iya bu. Tapi Vito kira masih lama." Jawab Vito dengan lemas.


* Pupus sudah harapanku untuk bisa memiliki Nia. Huuhh padahal aku ingin memperbaiki hubungan baik dengan Nia, tapi Nia malah sudah menikah. Heemm pasti Nia sakit hati dan cemburu mengetahui aku akan menikah dengan Bella. Aku yakin dia menikah juga hanya untuk pelampiasan.*Gumam Vito dalam batinnya.


Bibir Vito menyunggingkan senyum dengan sinis dan semua itu dilihat oleh ibu Karti. Dan akhirnya Vito pun pamit pulang dan meninggalkan rumah Nia. Vito mengendarai mobilnya menuju kediamannya dengan hati yang tidak menentu.


" Bella masih disini?.:" Seru Vito saat melihat mobil Bella masih terparkir dihalaman rumahnya.


Dengan malas Vito turun dari mobil dan masuk kerumah. Kedatangan Vito disambut oleh Bella dengan senyum yang dibuat semanis mungkin.


" Vito sayang kamu sudah pulang?." Tanya Bella dengan suara manjanya.


" Menurut kamu ? Sudah tahu aku memang pulang pakai tanya segala." Seru Vito menanggapi pertanyaan Bella dengan ketus.


" Kok begitu sih sayang. Emm malam ini kita makan malam yuk, aku sudah pesan tempat romantis untuk kita makan malam." Seru Bella sembari melingkarkan tangannya di lengan Vito.


Dengan kasar Vito menepis tangan Bella, hati Vito sedang tidak baik - baik saja tetapi Bella justru membuat Vito marah dan emosi. Saat ini Vito masih memikirkan Nia yang sudah menjadi istri pria lain.

__ADS_1


" Jangan buat aku matah Bella ! Jika kamu terus manja seperti ini, aku akan batalkan pernikahan kita!." Seru Vito penuh penekanan.


Jdeerrrrr


Bella langsung terdiam, ucapan Vito barusan seperti petir yang menyambar wajahnya. Seketika itu tubuh Bella menegang dan wajahnya memanas. Dia benar - benar takut jika Vito akan membatalkan pernikahan mereka.


" Jadilah wanita yang mandiri dan dewasa. Kamu itu lebih tua dari Nia tetapi kelakuan kamu masih seperti ABG. Ingat Bella, kamu itu sudah 27 tahun tetapi tidak bisa bersikap dewasa. Jadilah seperti Nia.!" Seru Vito dengan ketus.


Tentu Bella tidak terima dibanding-bandingkan dengan Nia. Menurut Bella, Nia bukanlah tandingannya dan tidak selevel dengan dirinya. Bella sekarang tahu jika saat ini Vito sedang memikirkan Nia sehingga kata-kata yang dia ucapkan selalu berhubungan dengan Nia.


" Aku tidak suka ya kamu membanding-bandingkan aku dengan wanita rendahan itu. Dia itu wanita miskin, kampungan tidak selevel denganku atau jangan-jangan kamu memang masih mencintai wanita itu? Ingat Vito kita itu sudah mau menikah dan jangan lupa kamu sudah meniduriku dan kamu juga sudah mengambil keperawananku !! Apa kamu mau semua aku bongkar di hadapan kedua orang tua kamu."Ancam Bella tersenyum sinis ke arah Vito.


" Iya aku masih sangat mencintai Nia, bahkan seujung kuku pun aku tidak bisa melupakan Nia. Aku tidak pernah lupa jika aku pernah meniduri kamu, tetapi aku tidak yakin jika saat kamu tidur denganku kamu masih perawan. Kamu jangan main-main denganku Bella, jangan membuat aku semakin marah dan bertindak lebih kasar lagi."Seru Vito dengan menatap tajam Bella.


Bella tersenyum sinis ternyata dugaannya benar, jika Vito masih sangat mencintai Nia. Sepertinya Bella akan melakukan sesuatu agar Nia membenci Vito. Dan agar Nia dan Vito tidak bisa bersatu, Bella tidak mau kalah dari Nia yang menurutnya hanya wanita kampungan yang tidak selevel dengannya.


" Aku punya video kebersamaan kita di hotel malam itu Vito. Jika kamu membatalkan pernikahan kita, video itu akan menyebar dan kamu pasti akan malu. Bukan hanya kamu, tetapi kedua orang tua kamu juga akan malu. Dan perusahaan orang tua kamu pasti akan bangkrut dan karier kamu juga akan mati." Seru Bella tidak mau kalah dari Vito.


" Jurang ajar kamu Bella !! Ternyata malam itu kamu sudah merekam semua yang terjadi diantara kita? Atau jangan-jangan memang kamu sudah menjebakku, Bella."Sentak Vito dengan lantang.


Pertengkaran antara Bella dan Vito terdengar sampai kamar Hesti. Hesti pun keluar kamar dan menghampiri Vito dan Bella yang saat ini masih ada di ruang tamu. Saat Hesti menghampirinya, mereka masih saja bersitegang dengan tangan Vito yang terangkay dan hampir saja menampar Bella.


" Vito !!" Seru Hesti menghentikan tangan Vito.


" Apa yang ingin kamu lakukan? Bella itu wanita dan dia calin istri kamu. Tidak sepantasnya kamu seperti ini." Seru Hesti.


Bella memeluk calon mama mertuanya dan menangis sesunggukan dipelukan Hesti. Bella mengadukan semua yang baru saja terjadi kepada Hesti, cerita Bella barusan membuat Hesti marah. Hesti langsung mendekati Vito dan memarahi serta menampar Viti.


Plaaakk


Tamparan Hesti mendarat di pipi kiri Vito. Vito hanya diam saja dan tidak mau membantah maupun melawan mamanya. Tetapi Vito tidak mau mamanya terus memarahinya hanya karena membela Bella.

__ADS_1


" Mama tidak suka kamu membanding-bandingkan Bella dengan wanita murah itu, Vito. Bukankah kamu sudah tahu jika wanita itu adalah wanita murahan dan wanita yang tidak bermoral. Kenapa masih saja kamu memikirkan dia, bahkan kamu meminta Bella untuk menjadi seperti wanita itu!! Jangan membuat Mama marah, Vito."Seru Hesti sambil mengepalkan kedua tangannya.


" Mama jangan ikut campur sama urusan Vito dan Bella. Bella itu tidak sebaik dan selembut yang mama kira, Bella itu juga wanita murahan." Seru Vito yakin jika Bell memang sudah tidak perawan lagi saat bersama dirinya.


" Pernikahan kamu dan Bella tinggal 3 minggu lagi Vito, jangan membuat mama dan papa malu. Sampai kamu membatalkan pernikahan kamu dan Bella, jangan pernah lagi kamu panggil aku dengan panggilan, Mama." Seru Hesti dengan penuh penekanan.


Aarrrggghhh...


Vito berteriak dalam batinnya sendiri, daripada dia tidak bisa mengendalikan emosinya. Vito memilih meninggalkan mama dan Bella, dia masuk kamar dan ingin menyendiri terlebih dahulu.


" Mama maaf ya, Bella tadi sudah membuat mama dan Vito berantem." Seru Bella dengan wajah pura -pura menyesal.


" Sudah tidak apa-apa sayang. Sekarang lebih baik kamu pulang saja, biarkan Vito untuk sendiri dulu. Oh iya, jangan lupa batalkan makan malsm kalian. Mama yakin jika semalaman Vito tidak akan keluar rumah."Seru Hesti.


Bella mengangguk setuju, diapun mengambil tasnya dan segera keluar rumah. Bella mengendarai mobilnya dengan pelan, dia pun menepikan mobilnya dipinggir jalan lalu mengambil ponsel dalam tas kecilnya.


" Aku harus mengirim video dan foto-foto ini kepada Nia. Agar dia tidak lagi mengganggu hubunganku dengan Vito, aku khawatir kabar pernikahannya itu hanya untuk tamengnya saja. Padahal dia masih mengharapkan untuk bersatu dengan Vito." Seru Bella pada dirinya sendiri.


[ Haii wanita kampungan ! Aku punya video lucu untuk kamu tonton. Ini aku berbaik hati mengirimkannya kepadamu, tapi saat kamu sudah menonton videonya kamu harus menjauhi Vito dan jangan ganggu Vito lagi.]


[ Ini videonya, tinggal kamu klik saja.]


Selesai mengirim video itu kepada Nia, Bella kembali melajukan mobilnya ke arah jalan menuju rumahnya. Acara makan malam romantis di restoran mewah, terpaksa Bella batalkan. Sebab Vito tidak mau dan sedang ingin menyendiri.


Tidak menunggu lama, mobil Bella sudah sampai didepan rumahnya. Bella turun dari mobil dan dilihatnya mobil papanya sudah terparkir dengan rapi, tetapi mobil mamanya belum ada. Pasti saat ini mamanya Bella masih ada disalon, mamanya Bella memang wanita pekerja keras. Yang jika bekerja pasti sampai lupa waktu, dan jika menginginkan sesuatu juga harus bisa segera dia dapatkan. Seperti saat dia menginginkan Baskoro, tidak peduli Baskoro sudah mempunyai anak dan istri tetap saja dia merebut Baskoro.


" Bella sayang kamu sudah pulang sayang? Kamu seharian ini kemana saja kok pulang sudah menjelang maghrib begini. Papa sudah menunggumu dari jam 5 sore tadi loh, Sayang." Seru Baskoro menyambut kepulangan sang pujaan hati.


" Aku capek pa. Aku mau mandi dan istirahat, jangan ganggu Bella. Malam ini tidak ada jatah untuk papa, sebab Bella ingin istirahat. Nanti minta sama mama saja, lagipula mamaku itukan istri papa. Sudah ya Bella lelah, mau mandi dulu." Seru Bella dengan santainya.


Lastri yang sedang menyiapkan makanan di meja makan, merasa bingung dengan obrolan kedua majikannya. Bukan bermaksud mau menguping pembicaraan, tetapi pembicaraan itu terdengar sampai diruang makan.

__ADS_1


* Jatah ? Jatah apa yang mereka bicarakan? Hemmm sepertinya ada yang tidak beres nih diantara tuan Baskoro dan Non Bella. Apa jangan - jangan selama ini Non Bella dan Tuan Baskoro berselingkuh dibelakanv Nyonya Leni. * Gumam Lastri dalam batinnya.


************


__ADS_2