
.
.
.
💕 HAPPY READING 💕
Hari-hari berlalu,,tanpa terasa Miska sudah 1 bulan menjalani pekerjaannya sebagai direktur rumah sakit sekaligus dokter di rumah sakit milik keluarganya. Dan sampai sekarang pun belum ada yang tahu jika Miska adalah anak dari sang pemilik rumah sakit.
Meskipun saat ini dia sudah menjadi direktur rumah sakit, Miska tetaplah Miska yang dulu. Tidak sombong dan tetap apa adanya, makan pun dia sering di kantin rumah sakit. Begitipun siang ini, Miska makan di kantin dengan Nia dan Kesa. Kesa sendiri memang sudah tahu jika Miska anak dari sang pemilik rumah sakit.
" Wahh ada dokter Nia sama calon madu nih."Seru dokter Sari yang tiba-tiba datang ke meja tempat Nia dan Miska makan.
Nia dan Miska pun hanya saling beradu pandangan, sebab dia tidak tahu apa yang dimaksud oleh dokter Sari. Dokter Sari sendiri nampak tersenyum sinis ke arah Miska, iya tujuan utamanya adalah mempermalukan Miska di hadapan umum.
" Maksud dokter Sari apa?"Tanya Nia dengan penasaran.
" Sebelumnya maaf ya dokter Nia jika apa yang akan aku sampaikan ini nanti akan membuat dokter Nia bersedih. Tapi saya harus menyampaikan ini semua agar dokter Nia tidak terus di bohongi oleh seseorang. Orang itu sangat dekat dengan dokter Nia tapi dia menusuk dokter Nia dari belakang. Ibarat nya pagar makan tanaman."Seru dokter Sari masih membuat Nia tidak paham arah pembicaraannya.
" Bicara itu yang jelas, jangan berbelit-belit seperti ini."Ucap Miska dengan kesal.
" Ohh tentu, tentunya akan aku perjelas dokter Miska ehh ibu direktur rumah sakit."Ucap dokter Sari.
Miska dibuat kesal dengan kelakuan dokter Sari, dia yakin pasti kedatangan dokter Sari ada hubungannya dengan dirinya.
" Maaf dokter Sari, bicara yang jelas saja ya."Seru Nia dengan ramah dan sopan.
" Perhatian semuanya, saya minta waktunya sebentar. Saya ingin memberitahu jika disini ada wanita yang tega menyakiti sahabatnya, yang tega bermain api dengan suami sahabatnya. Apa kalian mau tahu siapa orangnya?."Tanya dokter Sari membuat semua orang yang ada di kantin penasaran.
__ADS_1
" Kamu ini bicara apa sih? Tidak jelas banget."Seru Miska dengan kesal.
" Waaoowww sepertinya anda mulai kepanasan ya dokter, Miska. Apa anda tidak malu dan tidak kasihan dengan dokter Nia? Anda itu sudah bermain api dengan suami dokter Nia. Apa anda tidak punya hati, lihatlah dokter Nia itu sedang hamil besar."Seru Dokter Sari dengan lantang membuat semua orang yang ada di kantin mendengarnya.
Deegghhh
Miska memandang dokter Sari dengan tajam dan kedua tangannya pun mengepal. Miska bangkit dan berdiri tepat dihadapan dokter Sari. Dokter Sari tersenyum sinis, dia merasa puas sudah bisa mempermalukan Miska.
Plaakk
Plaakk
Dua tamparan Miska layangkan di pipi kanan dan kiri dokter Sari. Kesabaran Miska sudah habis menghadapi dokter Sari yang semakin hari semakin tidak jelas. Bisa-bisanya dia membuat fitnah tentang hubungan dengan suami Nia. Sudah jelas jika suami Nia adalah kakak kandungnya, David.
" Jangan lancang kamu, dokter Sari. Samua itu fitnah. Aku tidak mungkin ada hubungan dengan suami kak Nia. "Seru Miska membela diri.
" Kurangajar !! Jangan mentang-mentang kamu seorang direktur rumah sakit aku akan takut sama kamu. Oh tidak dokter Miska yang terhormat. Dapat jabatan dokter dari cara tidak benar saja bangga. Dulu kamu mendekati dokter Irawan sampai dia menyerahkan jabatan nya kepadamu. Dan sekarang Tuan David yang kamu dekati, padahal anda sudah tahu jika tuan David adalah suami dokter Nia. Sahabat tidak tahu diri !! Ini buktinya."Seru Dokter Sari sambil menunjukan video yang dia ambil secara diam-diam saat David menjemput Nia dan bertemu dengan Miska di parkiran.
" Ya Allah, dokter Miska "
" Kok dokter Miska tega banget sih?."
" Dokter Miska ternyata diam-diam menghanyutkan."
Dan masih banyak lagi cibiran dan hujatan dari para perawat, dokter dan para pengunjung yang sedang makan siang dikantin. Melihat adiknya di hina dan di hujat membuat Nia merasa kasihan. Hari ini juga Nia akan membuka identitas Miska, agar semua yang sudah berfikir buruk tentang Miska mulutnya terbungkam.
" Apa anda sudah puas? Puas sudah mempermalukan Miska? Puas sudah mempermalukan aku? Secara tidak langsung kamu juga mempermalukan aku, dokter Sari. Yang ada didalam video itu suami ku, jika itu aib seharusnya anda menutupinya bukan malah menyebarkannya seperti ini."Ucap Nia dengan kesal.
" Kak Nia sudah, lebih baik Kak Nia duduk lagi. Biar aku yang selesaikan sendiri, mungkin memang sudah saatnya semuanya tahu siapa aku. Dan ada hubungan apa antara aku dan kak David."Ucap Miska memegang lengan Nia dan memintanya untuk kembali duduk.
__ADS_1
" Wahhh si Pelakor mau mengakui hubungannya dengan Tuan David. Kasihan sekali dokter Nia, dokter Nia kenapa masih saja membela si pelakor ini sih? Pelakor itu harus dimusnahkan, seharusnya anda itu berterima kasih sama saya karena saya sudah membongkar perselingkuhan teman anda dan suami anda. Teman anda ini srigala berbulu domba."Ucap Dokter Sari masih saja percaya diri dengan berita yang dia sebarkan.
Plaakk
Kini tamparan kembali melayang di pipi kanan dokter Sari. Namun kali ini tamparan itu berasal dari tangan Nia. Melihat Nia yang sudah tersulut emosi membuat Miska khawatir, dia takut kandungan Nia akan bermasalah.
" Kok dokter Nia menampar saya?"Tanya dokter Sari dengan wajah keheranan.
" Tamparan itu pantas dokter Sari dapatkan !! Karena mulut busuk dokter Sari itu sudah menyebarkan fitnah yang tidak bermutu. Seandainya suami saya tahu anda sudah memfitnahnya, aku tidak tahu apa anda masih bisa bekerja di rumah sakit ini lagi?."Seru Nia dengan lantang.
" Jadi dokter Nia mendukung kalau dokter Miska berselingkuh dengan Tuan David?."Tanya Dokter Sari dengan bodohnya.
" Mereka tidak berselingkuh !! Mereka itu adik kakak !!."Seru Nia dengan berteriak agar semuanya bisa mendengar.
Seketika suasana menjadi riuh, mereka kaget dengan apa yang baru saja Nia katakan. Ada yang sebagian percaya dan ada pula yang tidak percaya.
Haaahaaa Haaahaaaa
Dokter Sari tertawa dengan lantang. Dia tidak percaya dengan apa yang dikatakan Nia. Dia beranggapan jika Nia sengaja menutupi perselingkuhan suaminya dengan Miska agar nama baik suaminya tidak tercoreng. Apalagi suaminya orang besar dan orang yang terpandang sudah pasti akan malu jika ada skandal perselingkuhan.
" Segitunya dokter Nia menutupi perselingkuhan Miska dan tuan David. Apa anda takut jika nama baik suami anda tercoreng? Maaf ya Dokter Nia, aku sudah terlanjur membuka perselingkuhan ini."Ucap Dokter Sari masih saja kekeh dengan pendapatnya sendiri.
" Miska dan suami saya itu adik kakak, jadi mana mungkin mereka berselingkuh. Miska itu adik ipar saya, dia anak ke dua dari Tuan Widjaya. Masih anda tidak percaya? Sepertinya saya harus meminta suami saya untuk memecat anda dari rumah sakit ini. Lama-lama saya pun muak melihat kelakuan anda dokter, Sari." Ucap Nia penuh dengan penekanan.
" Kamu kira Paman Irawan akan mudah memberikan jabatannya kepada ku, jika aku bukan dari keluarga Widjaya. Kamu tahu namaku kan? Kenapa ada PW di belakangnya, asal kamu tahu PW itu adalah putri Widjaya. Aku selama ini memang merahasiakan siapa diriku, bahkan teman kuliahku pun tidak ada yang tahu aku siapa. Hanya ke 3 teman akrab ku saja yang tahu, di rumah sakit ini hanya paman Irawan, Kak Nia serta kak Kesa saja yang tahu. Tapi sekarang sudah tahu semuanya kan?." Tanya Miska dengan bangganya dia menanyakan pertanyaan itu tepat didepan wajah dokter Sari.
" Haahhhh... Kamu adik kandung tuan David. Anak kedua dari Tuan Widjaya dan Nyonya Karmila? Apa kamu tidak sedang berbohong, kamu serius?." Tanya Dokter Sari terbata-bata.
Semua orang yang ada di kantin itupun juga langsung terdiam. Tidak ada kasak kusuk yang terdengar lagi. Mereka takut, takut jika mereka akan terkena masalah. Apalagi harus berurusan dengan David.
__ADS_1
" Aku serius !! 100 persen aku adik kandung dari David Putra Widjaya !."Seru Miska dengan serius.
***********