
.
.
.
💕 HAPPY READING 💕
Sore itu Nia pulang dengan mengendarai ojek online yang sudah dia pesan. Dia masih tersinggung dengan kata-kata David yang menghinanya wanita miskin dan hanya mau dengan hartanya saja. Padahal seujung kukupun dia tidak pernah mengharapkan semua itu. Bahkan dia mau ke rumah David pun lantaran David memaksanya karena Nada sedang sakit.
Nia meminta ojek nya untuk mampir terlebih dahulu di mini market karena dia ingin membeli sabun mandi. Saat Nia turun dari motor dia melihat ke arah mobil yang terparkir di depan minimarket, Nia mengenali mobil itu.
" Bukannya ini mobilnya Kak Vito berarti dia ada di dalam dong."Ucap Nia sembari melihat ke arah mobil hitam yang terparkir.
Takut salah mobil Nia pun melihat plat mobil itu dan ternyata benar itu mobil Vito, sebab Nia hafal dengan plat mobil milik sang pacarnya. Nia pun meminta ojek yang tadi dia tumpangi untuk meninggalkan dia di minimarket sebab dia ingin pulang bersama Vito, ada sesuatu yang ingin dia bicarakan dengan Vito.
Namun sebelumnya Nia membayar full ojek online yang tadi mengantarnya, sesuai dengan rute yang tadi dia pesan.
" Kenapa Kak Vito tadi tidak membalas pesan dariku apa mungkin dia sibuk? Tetapi dia ada di minimarket ini. Baiklah kebetulan ketemu dia di sini, aku ingin bicara penting juga dengannya. Sepertinya aku ingin menerima lamarannya waktu itu, kalau untuk lamaran sebagai tanda ikatan sebuah hubungan aku tidak masalah yang penting kami belum menikah dulu. Menikah tunggu sampai aku benar-benar menjadi dokter, yang karirnya lumayan bagus terlebih dahulu agar aku bisa setara dengan Kak Vito. " Ucap Nia sambil tersenyum senang dan masuk ke dalam minimarket.
Nia sudah di dalam minimarket dan dia mencari keberadaan Vito sang pacar. Namun belum juga dia menemukan Vito, samar-samar Nia mendengar suara Vito dari arah tempat rak yang menyediakan kosmetik untuk wanita. Seperti Vito sedang bercakap dengan seseorang.
* Kenapa Kak Vito ada di rak bagian kosmetik wanita ? Apa jangan-jangan sekarang lagi sama mamanya dan Mama Kak Vito yang memintanya untuk membelikannya. Setahuku adik kak Vito juga laki-laki.* Gumam Nia dalam hatinya. Nia sedikit heran kenapa Vito ada di rak kosmetik perempuan.
" Vito sayang lipstik ini cocok tidak untukku." Tanya seorang wanita kepada Vito.
" Cocok kamu beli saja kalau mau nanti aku bayarin, apa saja yang kamu mau ambil saja." Seru Vito menjawab dengan sedikit acuh.
__ADS_1
Deg...
Nia tertegun saat mendengar suara wanita memanggil Vito dengan sayang. Nia penasaran dan ingin melihat dengan siapa Vito saat ini. Perasaan Nia tidak enak seperti akan ada masalah yang menimpanya. Niapun menuju dimana rak kosmetik berada. Dan pandangannya tertuju kearah Vito dan seorang wanita cantik yang tangannya melingkar dilengan Vito.
" Sayang aku mau ini saja" Ucap wanita itu memanggil Vito dengan panggilan sayang.
" Iya Bella ambil saja. " Ucap Vito singkat.
" Terimakasih sayang. Cup..." Tiba - tiba Bella mendaratkan ciumannya di pipi Vito dan itu berhasil membuat Nia syok.
Apa yang dilihat didepannya membuat Nia syok sampai dia menutup mulutnya. Tanpa terasa air matanyapun menetes begitu saja. Vito dengan wanita itu terlihat sangat mesra dan romantis sekali, sampai Vito tidak menolak saat wanita itu menciumnya.
* Apa ini yang membuat Kak Vito tidak membalas pesan ku. Siapa wanita itu ? Kenapa mereka mesra begitu, apa Kak Vito selingkuh*. Gumam Nia dalam hatinya.
Vito merasakan ada seseorang yang memperhatikannya, Vito pun menoleh kesamping. Dan betapa terkejutnya Nia saat mendapati ada Nia berdiri tidak jauh dari sampingnya. Vito tidak menyangka Nia juga ada di minimarket yang sama dengannya.
Nia lari keluar minimarket dan melupakan niatnya berbelanjanya. Dia segera berlari secepat mungkin agar Vito tidak bisa menghentikannya. Nia benar-benar sedih Bahkan dia sampai menangis sambil berlari tidak menghiraukan pandangan orang ke arahnya.
" Nia tunggu dengarkan dulu penjelasanku ! Ini semua tidak seperti yang kamu Fikirkan Nia. Nia tolong tunggu berhenti." Panggil Vito terus berlari mengejar Nia yang sudah semakin menjauh dari minimarket.
Bella juga ikut berlari keluar mencari keberadaan Vito. Dia melihat Vito yang ada dipinggir jalan dan sedang berdebat dengan seorang wanita. Akhirnya Bella menghampiri Vito.
" Nia, jangan seperti ini. Aku bisa jelaskan semuanya Nia. Dia itu Bella wanita pilihan mama, tapi kamu tenang saja aku akan menolak perjodohan ini Nia. Aku akan memperjuangkan kamu. " Ucap Vito menyakinkan Nia.
" Tidak perlu lagi dijelaskan Kak. Semuanya sudah jelas dengan mata kepalaku sendiri aku melihat Kakak dan wanita itu sedang bermesraan. Aku tidak mau menjadi penghalang hubungan kalian. Mungkin hubungan kita cukup sampai di sini saja, tolong lepaskan tanganku dan hampiri wanita itu lagi Jangan pernah ganggu hidupku lagi Kak. " Ucapnya sambil terisak membuat hati Vito juga ikut merasakan kesedihan yang dirasakan Nia.
Sebenarnya Vito sangat mencintai dan menyayanginya Nia tetapi mamanya sudah menjodohkan Vito dengan Bella anak dari teman arisannya. Mama Vito belum tahu jika Vito sudah mempunyai pacar pilihan dia sendiri. Kejadian hari ini membuat Vito meyakinkan dirinya untuk mengenalkan Nia kepada kedua orang tuanya.
__ADS_1
" Ridak Nia ! aku tidak mau putus dari kamu, aku sangat mencintai kamu. Aku akan mengenalkan kamu kepada orang tuaku, dan aku akan meminta orang tuaku untuk segera melamarmu. Bukankah aku sudah pernah mengatakan jika aku ingin melamarmu."Ucap Vito dengan yakin.
Apa ? Bella mendengar Vito ingin melamar wanita yang saat ini sedang menangis di hadapan Vito. Bella tidak akan membiarkan Vito bersatu dengan wanita yang bernama Nia itu, Bella pun mendekati Vito dan langsung memeluk Vito.
" Vito sayang ayo kita pulang hari sudah semakin sore, tadi Mama kamu sudah menelpon dia meminta kita segera pulang karena mau membicarakan rencana pernikahan kita. " Ucap Bella langsung saja , dia sengaja ingin membuat Nia semakin marah dan cemburu.
" Bella apa-apaan sih kamu? Lepaskan , Siapa juga yang mau menikah dengan kamu? Aku tidak pernah setuju menikah denganmu. Malam ini juga aku akan bicara sama mama jika aku tidak mau menikah dengan kamu. Tetapi aku mau menikah dengan wanita pilihanku yaitu Nia." Seru Vito sembari menarik tangan Nia dan menggenggamnya dengan erat.
Bella menggelengkan kepalanya, dia terlihat marah saat Vito mengatakan tidak mau menikah dengannya, dan lebih memilih Nia yang dia yakini pasti hanya wanita miskin yang hanya mau dengan harta Vito saja. Namun Bella tidak akan menyerah begitu saja semakin Vito menolaknya semakin semangat dia untuk mengejar Vito. Segala macam cara akan dia lakukan agar Vito bisa menjadi miliknya.
" Lepaskan tanganku Kak Vito . Jangan pernah kamu sentuh tanganku lagi, urus saja calon istrimu. Maaf aku permisi." Ucap Nia lalu pergi begitu saja meninggalkan Vito dan Bella.
Saat Vito akan mengejar Nia, Bella dengan cepat menghentikannya dengan menarik tangan Vito. Bella beralasan jika mama Vito menyuruh mereka segera pulang. Vito tidak bisa berbuat apa-apa lagi dan dia pun membiarkan Nia pergi begitu saja. Vito dan Bella menghampiri mobil yang masih terparkir di depan minimarket. Akhirnya tanpa berbelanja mereka pun pulang dan Bella melupan lipstiknya yang akan dia beli tadi.
Sepanjang perjalanan, Vito hanya diam saja sama sekali tidak menggubris apa saja yang dibicarakan oleh Bella. Vito masih kepikiran soal Nia tadi, Vito takut Nia benar-benar menjauhinya dan tidak mau mengenalnya lagi.
* Apa yang harus aku lakukan agar Nia percaya jika aku dan Bela tidak akan pernah menikah? Sepertinya aku memang harus mengenalkan Nia kepada kedua orang tuaku secepatnya. Aku tidak mau kehilangan Nia begitu saja. Sudah cukup lama aku mendekatinya dan mengejarnya."Gumam Vito dalam batinnya.
Sesampainya di rumah Vito segera masuk tanpa mengajak Bella. Bella yang kesal akhirnya membuka pintu mobil itu sendiri dan segera masuk ke rumah mencari keberadaan Mama Vito. Setelah mengetahui jika mama Vito ada di taman belakang, Bella pun menghampirinya ke sana.
" Bella Sayang kenapa kamu cemberut siapa yang membuat kamu cemberut begini? bicara sama tante nanti tante yang akan menghajar dia." Ucap mamanya Vito terlihat sekali dia sangat menyayangi Bella.
" Vito tante. Vito yang sudah membuat Bella seperti ini. Secara terang-terangan Vito menolak menikah dengan Bella. Karena Vito sudah punya pacar dan tadi mereka berantem karena pacar Vito melihat kami berdua di minimarket. Sepertinya pacar Vito itu wanita miskin tante, karena tadi Bella melihat dia hanya berjalan kaki dan penampilannya juga tidak menyakinkan. Bella takut wanita itu hanya mau mengeruk harta Vito saja dan memanfaatkan Vito tante." Ucap Bella sambil terisak menjelekkan Nia dihadapan mamanya Vito.
Pacar ?
Mamanya Vito pun terdiam. Mama Vito heran sejak kapan Vito mempunyai pacar, tetapi tidak pernah dia mengenalkan kepada orang tuanya. Mama Vito pun meminta Bella untuk diam dari menanangisnya dan memintanya untuk pulang terlebih dahulu. Mama Vito menyuruh sopir untuk mengantarkan Bella pulang ke rumah Bella. Saat Bella setuju untuk pulang dan diantar oleh sopir, Mama Vito menemui Vito yang saat ini ada di kamarnya, dia ingin menanyakan kebenaran soal Vito yang mempunyai pacar.
__ADS_1
*********