Gadis Desa bukan Cinderella

Gadis Desa bukan Cinderella
85. Kemarahan ayah #2


__ADS_3

Alfan mencoba menghubungi paman Jay untuk berjaga-jaga. Alfan tau persis bagaimana sang ayah bila sedang marah. Tidak menunggu waktu yang lama paman Jay datang. Dirinya hanya menunggu dari luar pintu ruang kerja sang bos.


Melvin melangkahkan kakinya memasuki ruangan kerja sang ayah. "Duduk" ucap Arya dengan nada tinggi. Melvin menuruti perkataan ayahnya. "Kamu tau kenapa ayah memanggil kamu kesini?" tanya Arya dengan tegas. Melvin mengangguk dengan pelan. "Jawab! Ayah tidak butuh anggukan dari kamu!" Arya mulai meninggikan suaranya.


"Iya tau yah" jawab Melvin. "Apa kesalahan kamu?" tanya Arya lagi. Melvin bingung memulai dari mana karena kesalahannya sudah sangat banyak pada sang istri.


"Kamu tau kan istri mu lagi hamil kenapa kamu seperti itu" ucap Arya dengan suara keras. Melvin menunduk dihadapan sang ayah. "Jelaskan sejelas-jelasnya pada ayah" sambung Arya.


Melvin memulai menjelaskan pada Arya dari awal. Karena Melvin tau Arya akan marah bila dirinya tidak menjelaskan dengan detail masalahnya. "Awalnya memang Melvin dan Serin saling suka yah, tapi kak Alfan juga ternyata suka sama Serin dan itu.." ucapan dari Melvin terpotong oleh Arya.


"Itu ayah sudah tau" sahut Arya dengan cepat dan masih dengan nada yang tinggi. "Melvin tau Serin bukan perempuan yang baik untuk kak Alfan, jadi Melvin mendekati Serin dan memutuskan untuk berhubungan dengannya tanpa sepengetahuan yang lain. Itu sewaktu Melvin sama Dinka sudah menikah yah" lanjut Melvin.


"Kamu sudah tau Serin bukan perempuan baik-baik kenapa kamu malah berselingkuh dengannya sedangkan kamu tau kan Serin itu tunangannya kakak mu dan kamu juga sudah menikah" imbuh Arya. "Khilaf yah" jawab Melvin dengan entengnya.


Arya tertawa dengan keras. Namun suaranya begitu mengerikan. Dilemparkannya buku yang cukup tebal pada sang anak yang berada dihadapannya.


Buku tersebut mengenai pelipis Melvin sampai berdarah. Membuat Melvin sedikit terkejut. Namun dia masih menunduk sambil meletakkan kedua tangannya berada diatas paha. "Kamu bilang khilaf? gampang sekali kamu ngomong!" ucapan Arya kini bertambah keras.

__ADS_1


"Waktu itu Melvin masih menyukai Serin yah, dan Melvin sama sekali tidak punya rasa apapun pada Dinka. Ayah sendiri yang memaksa Melvin untuk menikah dengan Dinka demi bunda Melvin turuti kemauan ayah" jawab Melvin dengan tegas. Kini Melvin berani menatap wajah ayahnya.


"Melvin tau karena pernikahan itu sama sekali Melvin tidak bahagia makanya Melvin menyiksa Dinka diawal pernikahan untuk melampiaskan kemarahan dan kekecewaan Melvin pada ayah" sahut Melvin.


Bukkkk


Seketika bogem sang ayah langsung mengenai wajah tampan nan rupawan Melvin. Darah segar mengucur keluar dari ujung bibir Melvin.


Pada saat inilah paman Jay masuk kedalam ruang kerja bosnya. Melihat wajah Melvin sudah ada darah. Namun langkahnya terhenti setelah melihat Arya memberi kode padanya untuk keluar.


Sang ayah tidak tau sama sekali bahwa Melvin sampai bisa main tangan pada Dinka. Karena Alfan hanya bercerita tentang hubungan diantara Serin dan Melvin.


Melvin hanya diam tanpa menghindar pukulan dari ayahnya. Paman Jay kembali masuk mencoba menenangkan bosnya. "Tuan besar sudah cukup kasian tuan muda" bujuk paman Jay. Arya menunjuk pada gelas berisi air putih. Paman Jay segera mengambilnya dan memberikan gelas berisi air putih pada Arya untuk diminumnya.


Bila tidak ada paman Jay bisa-bisa anak kandungnya itu masuk ke ugd karena babak belur dipukuli. "Tuan sudah cukup tuan" paman Jay memegangi tangan Arya yang hendak memukul Melvin lagi.


Baru kali ini Melvin mendapat pukulan dari sang ayah biasanya sejak dulu bila dia berbuat salah pasti Alfan yang kena imbasnya. "Ayah terlalu memanjakan mu makanya kamu jadi melunjak seperti itu ya!" teriak Arya.

__ADS_1


"Melvin akui sudah keterlaluan pada Dinka yah tapi Melvin kali ini benar-benar cinta pada Dinka, Melvin juga menyesal melakukan itu semua yah" lanjut Melvin. Rasa perih di ujung bibirnya tidak seberapa dengan rasa bersalahnya.


"Kalau kamu sudah cinta pada Dinka lalu kenapa kamu masih mendekati Serin dan berselingkuh di belakang istri kamu. Kamu ini bodoh atau tidak punya otak sih!" teriak Arya.


"Melvin hanya merasa kasihan pada Serin yah Melvin mendekati Serin juga agar Serin membatalkan pertunangannya sama kak Alfan udah itu saja" jelas Melvin.


Arya tertawa kembali sambil berkata "kamu mau membuat pertunangan kakak mu batal agar kamu bisa menikah dengan Serin iya begitu?". Suaranya kini sedikit mereda.


"Bukan yah tidak sama sekali..Melvin hanya tidak mau kak Alfan mendapatkan wanita seperti Serin karena Melvin tau Serin bukan perempuan baik-baik. Serin tidak pantas bersanding dengan kak Alfan. Ayah denger dulu penjelasan Melvin" jawab Melvin.


Arya terdiam mendengar Melvin berbicara. Melvin kembali menjelaskan tentang semuanya.


"Awal mulanya Melvin dan Serin saling menyukai, Melvin tau bahwa Serin bukan wanita baik-baik namun Melvin kalah dengan rasa sayang Melvin pada Serin yah. Ayah tau Melvin kan kalau Melvin sama persis seperti ayah. Apabila ayah jatuh cinta pada seorang wanita walaupun wanita itu buruk sekalipun ayah akan tetap cintakan. Setelah hidup bersama Dinka Melvin mulai jatuh cinta padanya. Untung saja Melvin bisa melupakan Serin yah. Namun Melvin masih berhubungan dengan Serin karena Melvin mau kak Alfan tau bahwa Serin bukan wanita baik-baik yah" jelas Melvin panjang lebar.


"Melvin coba untuk menyimpan rapat-rapat hubungan ini. Tapi kak Alfan akhirnya tau dan Dinka tau lebih dulu. Melvin sengaja berkorban demi kak Alfan yah. Disaat Melvin mau menjauhi Serin untuk Dinka tapi Serin bercerita bahwa dia tidak punya siapa-siapa lagi kedua orangtua angkatnya sudah tidak menganggap dia sebagai anak yah" sambung Melvin.


"Jadi Melvin merasa kasihan sama Serin dan waktu itu Serin tidak sengaja menabrak seseorang sampai dibawa kekantor polisi jadi Melvin berniat menolongnya" lanjut Melvin.

__ADS_1


"Kemarin-kemarin ayah menghubungi ayahnya Serin dia bilang hubungannya dengan Serin baik-baik saja" ucapan dari Arya membuat Melvin tercengang. "Berarti selama ini Serin bohong padaku" sahut Melvin.


Arya mengambil nafas dalam-dalam untuk mengatur emosinya. Paman Jay dengan siap siaga berdiri dibelakang bosnya.


__ADS_2