
"Males ngomong," kebiasaan nih Raka, kumat lagi penyakit dinginnya.
"Ihhh nyebelin banget sih, gak mau tau pokoknya harus jelasin," tuh kan Litha ngambek-ngambek manja lagi. Buktinya aja bibirnya Litha langsung manyun.
Duh kalau begini mah Litha jadi kelihatan lucu, imut dan makin cantik. Jangan salahin Raka kalau sekarang dia malah menyubit sebelah pipinya Litha. Raka nyubitnya sambil senyum tuh, sampai memperlihatkan gigi putihnya.
"Awww sakit," Litha gantian menyubit tangan Raka yang tadi dipakai menyubit pipinya.
"Sakit Tha, oke aku bakal jelasin tapi lepasin dulu," pinta Raka.
"Oke," Litha melepaskan cubitannya.
"Aku bongkar identitas asli kamu, karena aku gak mau kalau kamu selalu direndahin sama Dita. Dan pastinya murid lainnya akan ngehina kamu juga, kalo mereka tau hubungan kita," ujar Raka.
"Terus?" Litha butuh penjelasan lagi dari Raka. Litha kurang percaya jika hanya itu, alasan mengapa Raka membongkar identitas Litha.
"Bisa jadi murid-murid itu akan ngejahatin kamu, karena mereka ngira kalo kamu gak akan bisa ngelawan mereka. Menurut ku kalo mereka tau, kamu anak dari pemilik sekolah itu, otomatis mereka akan pikir ulang buat ngejahatin kamu," ucap Raka yang seperti rumus volume balok. Cuman Litha doang yang bisa buat es batu itu banyak ngomong.
Ya jelas sih kalau fansnya Raka bakal nyinyir ke Litha, kalau tahu hubungan Litha dengan Raka. Mereka pasti akan berpikir kalau Litha yang sederhana, gak pantes buat Raka yang berasal dari keluarga Adelard. Tapi kalau mereka mengetahui jika Litha anak dari pemilik sekolah elit tersebut, mereka akan lebih menghormati Litha.
Kalau Raka sih sebenarnya gak terlalu perduli, Litha mau dikenal sebagai anak yang bisa bersekolah di tempat elit karena beasiswa, atau dikenal sebagai anak dari pemilik sekolah elit tersebut. Tapi Raka gak terima jika nantinya Litha dihina oleh fansnya Raka.
"Bukan maksud aku untuk GR atau sombong, tapi aku yakin pasti akan ada cewek yang mau ngerusak hubungan kita. Tapi kalo cewek itu tau kamu bukan orang sembarangan, pasti cewek itu akan pikir ulang buat jadi orang ketiga di antara hubungan kita," tambah Raka.
"Jadi kesimpulannya kamu pengen hubungan kita langgeng dan gak ada yang berani jahatin aku?" Litha menaikkan salah satu alisnya ke atas dan terlihat ada sebuah samar-samar garis melengkung di sudut bibirnya. Litha tidak menyangka bahwa Raka sudah memikirkan keadaan Litha dan hubungannya dengan Litha kedepannya.
"Iya," jawab Raka datar.
__ADS_1
"Cieee yang pengen hubungannya langgeng," goda Litha pada, siapa lagi kalau bukan Raka.
Litha mendekatkan wajahnya di samping kanan Raka, sangat dekat tak lupa dengan menunjukkan senyum-senyum jahil. Raka melirik ke arah Litha dan akhirnya Raka ikut-ikutan senyum juga.
"Litha jangan senyum, nanti Raka diabetes," Raka ngeledekin Litha tuh yang tadi sempat digombalin sama Leon.
"Ihh Raka mah nyebelin," Litha menggembungkan sebelah pipinya.
"Hhh.. oh ya ini pertama kalinya lhoh, kamu manggil nama aku," ungkap Raka.
"Sebenarnya sih gak niat mau manggil pake nama kamu, tapi udah terlanjur dan gak bisa ditarik lagi kan? Ya salah kamu juga, kamu gak pernah memperkenalkan diri kamu ke aku," ujar Litha.
"Jadi harus perkenalan dulu?" gurau Raka. Litha hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum lebar.
"Perkenalkan nama saya Raka Adelard Pangestu dan pacar saya bernama Litha Kusuma Jaya Nagara," Raka mendekatkan wajahnya sangat dekat dengan wajah Litha. Hingga Litha jadi malu-malu kucing, buktinya aja mukanya Litha sampai semerah tomat gitu.
"Di enak-enakin aja. Kalo ada yang lihat dan ada yang berani komentar, nanti aku laporin dia ke polisi. Karena berani lihat kita lagi mesra-mesraan gini," gurau Raka dengan mendekatkan wajahnya lagi ke wajah Litha.
"Dasar kamu tu ya!! Kalo yang ngelihatin bang Umran gimana?" Litha senyum-senyum lagi tuh... Jantungnya kumat lagi tu kalau deket-deket sama Raka. Apa lagi dengan jarak sedekat ini, Litha dapat mencium aroma mint yang segar dan sangat khas dari tubuh Raka.
"Kalo Umran sih boleh aja lihat, karena dia masih punya hak atas kamu sebagai kakaknya. Tapi aku jamin Umran gak akan betah lama-lama lihat kita," ujar Raka.
"Hhhh kenapa?" Litha tertawa lepas, sepertinya Litha tidak ingin melewatkan waktu kebersamaannya dengan Raka.
"Umran gak kuat lihat kemesraan kita, nanti jiwa kejombloannya meronta-ronta," jawab Raka.
"Kamu tu ya, nanti aku bilang ke bang Umran," ancam Litha, tapi ngancemnya sambil senyum-senyum kok.
__ADS_1
"Yahh jangan dong, nanti kalo hubungan aku sama adeknya gak direstuin gimana?" Raka menaik turun kan kedua aliasnya.
"Biarin!!" ketus Litha. Sedangkan Raka hanya terkekeh dengan ucapan Litha.
"Udah ah nanti kalo ada beneran yang lihat gimana?" tambah Litha sambil mendorong kembali bahu Raka.
**Basecamp The Perfect__
"Napa lu? Masih galau mikirin pacarnya Raka?" tanya Jordy pada Leon yang saat ini terlihat murung dan tidak semangat sama sekali. Tetapi Leon tidak menjawab pertanyaan tersebut.
"Udah lah biarin mereka bahagia, Litha itu cinta pertamanya Raka. Kita semua kan ngiranya kalo Raka itu mati rasa, tapi ternyata ada juga satu cewek yang bisa buat es batu itu ngerasain yang namanya cinta. Jadi kita harus ikut bahagia juga kalo sahabat kita bahagia," tambah Jordy yang memberi nasihat kepada Leon.
"Mending lo jadi playboy lagi aja, dari pada galau gini cuman gara-gara satu cewek, gue jadi risih ngelihatnya," ujar Danil.
Sebenarnya Danil ikut pusing karena melihat kegalauan Leon yang ga jelas gitu. Biasanya juga have fun ke sana kemari godain cewek-cewek. Tapi sekarang malah gegana gitu, gelisah galau merana karena satu cewek doang. Itu tuh gak kayak Leon yang dikenal Danil dulu.
"Eh curut awas aja ya kalo lo sampai jadi pelakor dihubungkannya Raka sama Litha," seru Arkan ngegas.
"Eh tikus pelakor itu buat cewek yang ngerebut suami orang. Lhahh gue tu cowok, lagi pula gue gak galau gara-gara Litha. Kalian jangan salah sangka!" ungkap Leon.
"Terus lu kayak galau gitu gara-gara apa?" tanya Jordy penasaran.
"Apa gue bubarin Hariamu Putih aja ya..?" tanya Leon meminta pendapat. Harimau Putih adalah sebuah nama dari geng mafia yang didirikan Leon. Sebuah geng mafia yang sangat ditakuti di dunia mafia.
"What?" Jordy sangat terkejut dengan ucapan Leon.
"Ada masalah?" tanya Arkan.
__ADS_1
"Bukannya mafia itu emang selalu cari masalah?" celetuk Danil santai. Ya gitu Danil kayak orang gak perduli, tapi kalau emang ada masalah dia pasti akan bantu sebisanya kok.