
"Aku nggak cemberut..." Katanya menghianati ekspresi di wajah.
Sekali lagi Arka dibuat geli dengan tingkah manis Asri. Melihatnya seperti ini membuat hati Arka jadi gatal, seperti ada tangan yang sedang menggaruk kedalaman hatinya. Membangunkan hasrat primitif yang tersimpan jauh di dalam hati. Sayang sekali mereka ada di tempat asing sekarang, jika tidak udah pasti telah lama mendorong sang istri di atas lautan kapas untuk berbagi kehangatan.
"Mas?" Suaminya tiba-tiba terbengong tidak menjawab.
Menoleh ke samping, udah tertegun melihat mata gelap sang suami mana otaknya dengan ekspresi.. agak menyeramkan. Jangan salahkan dirinya yang berprasangka kepada sang suami, oh tidak, ini bukanlah sebuah prasangka namun naluri perlindungan diri ini tengah berdengung di dalam kepala. Sang suami selalu seperti ini bila mereka melakukan ibadah di kamar dan parahnya lagi suaminya sangat galak di atas ranjang, entah disengaja atau tidak sang suami kerap mengintimidasinya. Pada saat itu dia sangat marah namun juga malu karena Arka sangat sulit diatur bila sudah naik ke atas ranjang.
"Mas... Kamu kenapa-" Sebelum dia bisa menyelesaikan ucapannya, tangan besar Arka tiba-tiba meraih kepala belakangnya sembari menekan area tengkuk.
__ADS_1
"Hemph!" Asri sontak memejamkan matanya terkejut dengan serangan tiba-tiba Arka
Tanpa mengatakan apa-apa, Arka langsung menutup bibir Asri dengan bibirnya hingga membuat sang istri kewalahan dan mulai kehilangan nafas.
"Manis..." Bisik Arka ketika melepaskan Asri dari serangannya.
Wajah Asri sudah semerah seperti kepiting rebus saking malunya. Untuk sejenak dia tidak bisa mengatakan apa-apa selain berusaha menstabilkan nafasnya yang tersendat-sendat. Ciuman Arka sangat gila. Setiap kali mereka melakukanya, Arka pasti akan membuatnya melambung tinggi dan jatuh mabuk karena terbawa suasana. Rasanya manis namun menggairahkan, ini bukanlah sebuah dosa melainkan sebuah rahmat untuk setiap pasangan suami istri di muka bumi ini. Sungguh rasanya memalukan, tapi bukan berarti rasanya menjijikan. Ini adalah ladang pahala untuk para istri, Salah satu ibadah yang membuat seorang wanita bahagia dan pada saat yang sama memanen banyak pahala untuk bekal di akhirat.
Namun sejujurnya dia juga khawatir bila ada orang yang melihat mereka melakukan tindakan intim di dalam mobil.
__ADS_1
Arka tertawa kecil,"Tidak ada yang melihat. Kaca mobil kita tidak transparan bagi orang di luar sehingga mereka tidak bisa melihat apa yang kita lakukan."
Istrinya sangat manis. Mereka sudah menikah beberapa bulan lamanya, tapi Asri masih tidak tahu menahu dan tidak terlalu peduli dengan harta yang ada di tangan Arka. Jika itu wanita yang lain, mereka pasti sudah menggebu-gebu meminta Arka menjelaskan setiap harta yang dia miliki. Tapi untungnya ini Asri, wanita yang paling berharga di dunia ini untuknya.
"Oh benarkah... aku kira-"
Ponsel Asri bergetar. Asri menunduk dan mengambil ponsel di dalam tasnya. Ternyata itu adalah pesan dari Ibu dan Bapak. Mereka bertanya sudah sampai di mana dan kenapa belum sampai juga hingga detik ini? Mereka mendesak untuk segera datang karena acara resepsi sebentar lagi akan selesai.
"Bapak sama Ibu minta kita untuk segera datang. Soalnya sebentar lagi resepsi adikku akan selesai."
__ADS_1
Arka mulai menghidupkan mobilnya.
"Baiklah, hal-hal baik bisa ditunda nanti. Ayo pergi." Dia lalu menjalankan mobil memasuki pedesaan sesuai dengan arahan sang istri.